VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Kosuke Arashi Chapter 108

2016-04-10 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
209 views | 18 komentar | nilai: 9.5 (4 user)

Di rumah sakit tempat Yuza dirawat

"hey, Yuza!! Lima kotak kebawah, kepala yang tak memiliki rambut" Masamune mengisi sebuah teka-teki

"mungkin botak??"

"Bo... Tak..."

"kau benar, Yuza!!" teriak Masamune kegirangan

"Hey!!, daripada kau buang-buang waktu bukannya lebih baik kau latihan untuk Festival Lima Bintang" bentak Yuza

"hey!! hey!! Jangan membentakku, aku sudah berlatih keras tau sejak insiden menyelamatkan Hanami" ucap Masamune santai sambil terus mengisi teka-teki silang

Dalam hati Yuza bergumam "dasar pembohong!!, kemarin saja dia hanya bersantai-santai disini"

"Em... Ngomong-ngomong aku akhir-akhir ini, kok jarang ya?? melihat Rain??"

"entahlah... Aku juga jarang melihatnya, mungkin dia latihan bersama Yami dan Yemi, akhir-akhir ini Yami dan Yemi menghilang" Masamune masih sibuk mengisi teka-tekinya

"kau rindu pada Rain ya??"

"tidak kok!!" Yuza menjawab dengan muka memerah

"Hey Yuza!! Lebih baik kau tak terlalu berharap padanya...

"Rain itu cerdas dan tampan, ia selalu dikelilingi gadis-gadis cantik pasti ia akan pikir-pikir jika memilih pacar" ucap Masamune yang masih sibuk dengan teka-tekinya

"itu benar" Yuza tertunduk dan merenung

"lima kotak, nama lain buah dada...

"em... Oppai?? Benar oppai"

Dalam hati Yuza berfikir "dasar kau pria mesum, kau kesini malah menggangguku bukan menjenguk aku jadi tak tenang disini!!"

"Haloha... Semua!!" teriak Arashi dengan permen lolypop dimulutnya, ia datang bersama gadis bertanduk

"Eh... Arashi!!

"sudah baikan Yuza??"

"ya, aku hampir sembuh, ayahku sendiri yang bilang"

"owh...

"siapa dia, Arashi??" tanya Yuza melirik gadis bertanduk

"entahlah... Aku menemukannya di tempat tidur pagi ini dengan keadaan telanjang pula" ucap Arashi dengan nada biasa

"bercanda ya?? Masak di tempat tidur??"

"tidak" dengan nada datar

"telanjang?? apanya yang telanjang??" Masamune ikut bicara

"tidak apa-apa?? Katanya kemarin kau minum urin?? Ryuzaki?? Memang bagai mana rasanya??" ledek Arashi

"Wah... Sangat enak!!" Masamune kesal dan cuek

"kapan-kapan tolong cicipi urin miliku!!" Arashi makin menghina

"Awas kau!! Jangan menghina terus!!"

"Jbuak... Dyess... Dyess..." keduanya adu jotos

Dalam hati Yuza bergumam "yang satunya aneh dan yang satunya mesum aku benar-benar memiliki teman yang mengebalkan"

"anu... siapa namamu??" tanya Yuza

"Teri... Ma... Ka... Sih..." jawab gadis bertanduk

"apa-apaan dia ini??" batin Yuza dengan tatapan aneh

"Tap... Tap... Tap...

"Tyeeng...

Profesor Jun datang bersama Yui dan langsung memukul Arashi hingga benjol

"aduh... aduh... sakit tau!! Apa yang sebenarnya ingin kau lakukan profesor" teriak Arashi kesakitan sambil memegangi kepala yang benjol

"Begitu rupanya?? Aku sudah mengetauhi siapa gadis ini??, atau lebih tepatnya apa gadis ini??"

"Hah???" Arashi dkk terkejut

"aku telah menceritakan semuanya pada Profesor Jun" ucap Yui

"Hah??" Arashi makin tak mengerti

"Anak ini adalah pemilik dari salah satu enam jalan, jalan iblis" ucap Profesor Jun serius

"Iblis???" Arashi dkk makin bingung

"benar, iblis" Profesor memperjelas

Kosuke Arashi Chapter 108 - Anak Iblis
Penulis : Kosuke Arashi

"Selama bertahun-tahun guruku telah meneliti tentang iblis dan cara berkembang biaknya atau lebih tepatnya cara iblis menambah keturunan...

"aku makin tak mengerti??" Arashi bingung

"cara transplantasi atau menempelkan bagian iblis ke makluk lain dan satunya cara reinkarnasi atau menyimpan cakra iblis pada suatu wadah dan akan bangkit ketika merespon cakra yang ia sukai" jelas Profesor Jun

"Iblis?? Transplantasi?? Reinkarnasi?? Aku tak mengerti" teriak Masamune

"otakmu memang kosong!!" Arashi meledek

"apa kau bilang!!" Masamune bersiap menjotos

"Diam!!" bentak Yuza

"Arashi, apa ada yang terjadi pada mu?? sampai-sampai kau bisa mendapatkan kontrak dengan iblis?" tanya Profesor

"em... entahlah?? Kurasa tidak ada??" Arashi berfikir

"Oh... Ya!! Pria yang meminggal kemarin berkata "Desa Baltar sedang diserang, tolong cari pasukan Alvares untuk membantu" kemudian ia memberiku kotak tapi kotak itu pecah dan mengeluarkan asap hitam yang mengitariku"

"dan kemudian aku lupa??" Arashi mengingat-ingat

"hey, Arashi jangan mengarang!!" teriak Masamune kesal

"aku tidak mengarang kok" jawab Arashi sambil mengemut lolypop

"begitu rupanya?? sekarang aku mengerti??" ucap Profesor Jun

"mengerti apa, ayah??" tanya Yuza

"asap hitam itu adalah perwujudan cakra dari iblis sebelumnya, cakra itu masuk ketubuh Arashi lalu berubah wujud menjadi anak" Jelas Profesor Jun

"Apa???" Arashi dkk kembali terkejut

Dalam hati Arashi berfikir "pantas saja ia tidur denganku dalam keadaan telanjang karena baru dilahirkan ya?"

"Hey!! Hey!! Apa itu benar??" tanya Masamune pada gadis bertanduk yang juga sibuk dengan lolypop

"Teri... Ma... Ka... sih..." jawab gadis bertanduk dengan mengemut lolypop

"hey!! Profesor kenapa dia hanya mengucapkan "terima kasih" dari tadi?" Masamune heran

"tentu saja karena dia masih bayi" jelas Profesor Jun

"Apa??" Arashi shock berat

"jadi ia bukanya hilang ingatan ya? Pantas dari tadi pagi ia hanya berucap terimakasih" Arashi tak habis pikir

"Bhuuft... Ha.. Ha... Ha...

"hey, lihat!! Arashi punya bayi berumur 13 tahun" Masamune tertawa terbahak-bahak

"Diam!!

"Dyyeess..." Arashi menendang Masamune keluar jendela

"ambil saja iblis ini profesor aku tak mau kontrak dengannya" ucap Arashi tak peduli

"kurasa kau tak bisa menolak Arashi atau lebih tepatnya kau harus mengasuhnya" Yui menyela

"Hah... Kenapa??"

"kau terikat dengannya, saat dia terluka kau juga akan terluka, tapi saat kau terluka dia akan baik-baik saja prinsipnya sama seperti elemen darah yang digunakan Master Yamaji untuk mengalahkan Panglima Sakaki (chapter 77)" jelas Profesor

"itu menjelaskan kenapa Ayah memukul Arashi tadi" gumam Yuza

"Sial!!

"Krik... Krik... Krik...

Arashi tak bisa berkata-kata lagi dan makin shock mendengar penjelasan Profesor Jun

"Gya... Ha... Ha... Ha...

"sial, sekarang aku mendapat masalah baru" pikir Arashi dengan tertawa terbahak-bahak mentertawai nasibnya sendiri

"ngomong-ngomong karena dia masih bayi, ayo kita namai dia!!" saran Yui sambil melirik gadis bertanduk

"itu ide bagus!! bagaimana kalau Satau, Karau atau Saya" Saran Yuza

"kau ngaco!! Nama-nama itu jelek!!" bentak Arashi

"begitu ya??" Yuza patah semangat

"em... Bagaimana kalau Yuuk,i aku menambahkan huruf "K" pada namaku, Yui jadi Yuuki" saran Yui memberi ide

"Wah..." gadis yang mengemut lolypop tertarik

"Yuuki... Baiklah sekarang namamu Yuuki, Kosuke Yuuki" Arashi setuju

"terdengar keren bukan!!

"Sekarang panggil aku, Ayah" ucap Arashi

"A... yah...

"Nah... Yuuki, ayo kita pergi, aku sudah kehabisan lolypop!!

Anak iblis yang sekarang bernama Yuuki itupun berjalan pergi mengikuti Arashi

"Yeah!! ayo pergi memborong lolypop!!" teriak Arashi mengajak Yuuki

"sial, lolypop itu sih memang enak, tapi mengasuh anak itu sangat sial"

"Oh.. Ya?? Aku ingat, aku ada kencan dengan Fuyuki nanti malam" pikir Arashi sambil berjalan keluar

"kurasa aku harus menemani Arashi, kerena sekarang ia punya bayi" ucap Yui pada Profesor Jun dan Yuza sebelum menyusul Arashi

"ayah, apa karena anak iblis itu juga? Arashi jadi suka pada permen lolypop" tanya Yuza heran

"kurasa tidak ada hubungannya dengan iblis, Arashi menyukai permen karena keinginanya sendiri" jawab Profesor

"Owh...

Dalam hati Profesor berfikir serius "Arashi yang memiliki jalan naga mengasuh anak dengan jalan iblis, semoga tidak ada hal buruk yang terjadi"

"hah... terlebih hasil laboratorium tentang Arashi juga belum keluar" batin Profesor

"Arraashii!! Akan kubalas kau!!" Masamune berteriak kesal karena ditendang Arashi

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 109

Aruga Hiruya
2016-10-22 05:11:29
wkwkwk..
Kei Takashima
2016-09-08 20:17:01
Hahaa ngacoo, tapi katanya gadis itu akan melindungi arashi.. Tapi kok arashi yang benjol? Karna masih bayi kali y???
Arizl Kareen
2016-09-07 16:48:26
Owh.... bayi ya, tapi kok udah gede ?
Zunuya Rajaf
2016-08-16 09:28:11
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-07-31 06:02:48
Arashi punya bayi tapi udah gede
Kikko Y Azukiela
2016-06-24 13:56:22
Wkwkwkwkwk. . .
Yoshino Kobayashi
2016-05-19 06:55:51
Wakakakaka
azman
2016-05-01 16:01:27
Satu kata bayi "beel"...
Anas Arif
2016-04-28 11:50:54
Numvang lewat
Shineria of Life
2016-04-19 18:42:55
145. cie arashi yg dipanggil ayah. . .
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook