VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Kosuke Arashi Chapter 106

2016-04-08 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
272 views | 18 komentar | nilai: 10 (3 user)

Sebelumnya Arashi yang semulanya hanya bersantai-santai dibuat terkejut dengan menemukan seseorang yang mengapung disungai, dan ia lebih terkejut lagi saat pemuda itu memberikan sebuah benda misterius yang tiba-tiba retak dan mengeluarkan asap pekat yang sangat kuat

"Woiy...!! Woiy...!! apa ini??" teriak Arashi dalam asap pekat

"salah satu dari misiku telah selesai" gumamnya dalam hati sebelum pingsan

"Uhuk... Uhuk... Uhuk..." asap pekat mulai membuat Arashi kesulitan bernafas

"Sialan...!!"

"Brruukk...

"apakah ini sebuah racun??" gumam Arashi yang rebah

"Sial, apa gara-gara seperti ini aku akan mati?!?" umpat Arashi yang mulai memejamkan mata

"Sial...!! Sial...!! Sial...!!

"Hah??" Arashi terkejut mendapati asap hitam sudah pergi entah kemana setelah membuka mata

"sial!! Apa tadi itu hanya ilusi??" Arashi mencoba berdiri

"Tidak, itu tadi sangat nyata dan terasa menyakitkan, terlebih lagi..." Arashi memperhatikan kotak hitam yang telah pecah

"sebenarnya apa yang terjadi??

"begitu ya?? ternyata aku beruntung secepat itu menemukan pemilik aslinya" Arashi memikirkan ucapan pemuda itu sebelum pingsan

"Hah...!! tiada waktu memikirkannya" ucap Arashi santai dengan menghembuskan nafas

"lebih baik aku segera membawa pria ini kerumah sakit dan menanyainya saat sadar" Arashi menatap pemuda itu yang terbaring pingsan

"Hah... Orang ini merepotkan, sebenarnya siapa sih??" gumam Arashi yang berjalan menggendong

Di sebuah rumah sakit, tampak Yuza sudah sadar, ia memandang keluar dan mulai bosan

"Hah... Aku bosan!! Gara-gara aku tim kami jadi libur latihan lebih awal deh" ucap Yuza pelan

"Jangan berkata begitu!! Kau lah orang yang telah menyelamatkan Arashi" ucap Ayahnya Profesor Jun yang sedang memeriksa

"benar!! aku telah menyelamatkannya!!" Yuza teringat saat menggunakan elemen darah (chapter 99)

"Ayah kenapa aku masih hidup setelah menggunakan jutsu terlarang itu??

"entahlah!? pemeriksaan labnya belum keluar jadi aku belum bisa memastikan sesuatu" ucap Profesor Jun

"begitu ya??

"entah kenapa saat aku menggunakan jutsu terlarang itu, ingatan kami terhubung"

"terhubung??"

"itu benar-benar aneh??" gumam Profesor Jun dalam hati

"Jduuaarr...

"Halloha... Semua!! Hey Yuza, apa kau sudah sembuh??" Masamune datang secara tiba-tiba dengan menendang pintu

"Ryuzaki?!?" Yuza agak terkejut

"Hey juga Profesor jun!!" Masamune langsung duduk dan meminum minuman dimeja

"Jus ini enak, tapi rasanya agak aneh...

"dasar bodoh!! Yang kau minum adalah urin pasien yang ingin kuteliti" ucap Profesor Jun santai

"Apaaaa??? Ueeeeekkk..." teriak Masamune yang menahan muntah sambil berlari ke toilet

"Hay...

"Arashi?!" Yuza terkejut ketika melihat Arashi datang

"Arashi... Kenapa... Kau disini??" Yuza agak gugup

"biasa aja, aku mengantar orang yang mengapung disungai dan ia terluka" ucap Arashi santai

"benar, aku telah sedikit mengetahui tentang ingatan Arashi, aku jadi sedikit mengenalnya dan aku telah melihat sisi yang rapuh dari seorang Arashi" batin Yuza dengan menatap penuh arti pada Arashi

"ngomong-ngomong kurasa aku tadi mendengar suara Ryuzaki??"

"ya, tadi dia disini tapi sekarang dia ditoilet mutah-mutah karena seenaknya sendiri minum urin yang dikira jus" Jelas Profesor Jun santai

"minum urin??!!"

"Jiahahahahaha...

"itu lebih buruk dari makanan bubuk gatal yang kuberikan padanya (chapter 17) atau saat aku memberinya daging buaya (chapter 31)" ucap Arashi dengan tertawa terbahak-bahak

"seperti apa ya? rasanya urin? kurasa aku harus bertanya pada Ryuzaki" pikir Arashi sambil tertawa

"Tap... Tap... Tap..." seorang perawat berlari tergesa-gesa dan masuk keruangan tempat Arashi

"apakah anda yang tadi membawa pasien yang jatuh di sungai tadi?" tanya perawat dengan ngos-ngosan

"Ya...

"Pasien tadi telah meninggal"

"Begitu ya??" Arashi mengepalkan tangan dengan tertunduk

"jika saja aku membawa kesini lebih cepat" batin Arashi menyesal

Profesor Jun meminta data lab yang dibawa oleh si perawat dan kemudian membacanya

"dilihat dari data ini, mungkin suatu keajaiban bila kau membawanya kesini masih dalam keadaan hidup karena dia sudah berhari-hari mengapung disungai, dia juga terkena racun ular dan tubuhnya terkoyak oleh buaya...

"mungkin satu-satunya hal yang membuatnya tetap bertahan adalah tekat" jelas Profesor Jun

"aku tak peduli!! aku mau pulang!!" ucap Arashi dengan tertunduk dan berjalan pergi

"Arashi..." Yuza khawatir

"Tap... Tap... Tap...

"barusan aku mendengar suara Arashi, apa dia disini??" tanya Masamune santai

"Telat!!!!" bentak Yuza

Kosuke Arashi Chapter 106 - Seorang anak yang tidur denganku
Penulis : Kosuke Arashi

Hari semakin senja dengan terbenamnya sang surya, langit yang mendung menambah suasana menjadi hening seakan-akan langit akan menangis. Arashi duduk dijendela dan menatap langit

"Awan hitam" gumam Arashi yang menatap langit

"Sial, begitu mudahnya nyawa seseorang melayang" Arashi terus memikirkan pemuda yang ia selamatkan

"Aoi, menyedihkan bukan aku ini...

"Yang tidak bisa menyelamatkan mu dan sekarang aku tak bisa menyelamatkan seorang nyawa lagi" Arashi duduk termenung menatap langit

"kau mungkin akan berkata "itu bukan salahmu" tapi aku tetap merasa yang bertanggung jawab" Arashi bergumam sendiri

Senja tak berlangsung lama dan malampun tiba, Arashi yang memandang langit mulai lelah

"Hah... Kurasa aku harus istirahat dan tidur" ucap Arashi yang bergegas

"hari ini menyebalkan!!" gumam Arashi dengan memejamkan mata

"Aoi... Woiy Aoi!! Tunggu aku" Arashi kecil berlari mengejar

"Hihihihi..." Aoi hanya tertawa dan semakin berlari menjauh

"tunggu aku!!"

Arashi kecil terus berlari tanpa henti, tapi semakin dikejar Aoi semakin terlihat menjauh.

"Jurang" tanpa disadari Arashi telah masuk ke jurang

"Uuaaawwwaa...

"Buuaakk...

"hah.??" Arashi terbangun dan sebuah kaki berada di depan mukanya

"Kyyaaa..." Arashi terkejut, secara refleks langsung berdiri menjauh dari ranjang

"siapa kau?? dan kenapa kau telanjang??" teriak Arashi

Gadis itu ikut terbangun mendengar teriakan Arashi, ia duduk mengusap matanya yang masih mengantuk

"siapa kau seenaknya tidur denganku?? Gadis bertanduk!! Dan dimana pakaianmu??" bentak Arashi yang memperhatikan gadis itu

"Hiks... Hiks... Hiks...

"Huuaaah...

Bukannya menjawab gadis itu malah menangis kencang tak karuan

"hey!! Kenapa kau menangis??" Arashi bingung dan panik

Baru pagi buta Arashi telah membuat kekacauan atau lebih tepatnya dibuat kacau oleh gadis telanjang yang tak diketahui telah tidur dengannya, gadis berumur 13 tahun sementara Arashi berumur 17 tahun

"Menyebalkan!!" teriak Arashi frustasi

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 107

Kei Takashima
2016-09-08 20:06:13
Oooooo begituuu
Arizl Kareen
2016-09-07 16:37:38
Apa gadis itu yg berasal dari kotak yaa ???
ThE LaSt EnD
2016-08-16 09:30:50
ada2 saja, itu brarti bisa dkatakan, Senjata iblis ya,. iblis kok cantik ya. .
ThE LaSt EnD
2016-08-16 09:27:49
ku beri nilai 10 dan ku tinggallan jejak Renungan "Mayat".just for fan.
Rifky D Dragnel
2016-07-31 05:44:04
Apakah gadis itu datang dari kotak tadi
David Lopez
2016-05-11 17:55:34
Gadis itu loli dan apakah dia imut?
Shineria of Life
2016-04-17 20:52:16
120? Tiba-tiba ada gadis kecil jadi keinget sama blade dence deh. .
Imajinasi0
2016-04-10 16:41:02
Kereenn (y)
Phantom Alicia
2016-04-10 08:31:13
Hahahaha jadi kepikiran Terminust Est
Sudawira
2016-04-09 11:04:51
Misterius, gadis 13 tahun telanjang.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook