VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Kosuke Arashi Chapter 93

2016-03-01 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
238 views | 11 komentar | nilai: 9.5 (2 user)

Sebelumnya Arashi sangat iri melihat kucing api Kirara milik pangeran Kaito dan gagak petir Gaidora milik Thunder

"elemen kristal: kebangkitan"

"Dyyeess... Dyyeess..." seluruh ruangan bergetar, kristal-kristal bermunculan dari seluruh arah ruangan

"Kirara, habisi naga api dan burung petir itu!! Aku akan mengurus si pengendali petir" perintah Sang pangeran

"Gaidora, lakukan tugasmu!!" ucap Thunder dengan tatapan tajam

"hey... hey... Jangan menyuruh binatang untuk melawanku" ucap Arashi protes tapi tak dihiraukan

"Wuusshh..." dua binatang yang berukuran besar itu melesat kearah Arashi

"Whooaarg... Dyyeess..." Kirara melesatkan cakar api

"Menyebalkan!!" Arashi memundurkan langkah berhasil menghindar

"Kau mengganggu saja!!" Arashi melompat melesat dan menendang perut kucing api Kirara

"Dhyyeess...

Kirara terpental jatuh tapi dapat dengan mudah bangkit lagi dan melesat kembali kepada Arashi

"Wuusshh... Dyeerr... Dyeerr

Dari atas Gaidora sang gagak petir mengibaskan sayap petirnya yang menciptakan kilatan-kilatan petir dibawahnya

"sial..." Arashi berusaha menghindari petir-petir Gaidora

Kilatan-kilatan petir sangat banyak dan terpantul pada kristal-kristal pangeran Kaito

"Dyyeerr...

Arashi terkena serangan petir dan terpental ke arah tembok

"petir-petir terpantul pada kristal rupanya??" Arashi menganalisa

"Whooarg..." Kirara melompat dan berusaha menerkam Arashi

"Sial...!! Terlebih lagi walau mereka binatang tapi mereka bekerja sama untuk mengalahkanku!!" Arashi menahan dengan sayap api

"Dyyeess..." kemudian Arashi kembali menendang Kirara

"sial, disaat pengguna petir dan pangeran itu bertarung aku harus mengurus dua binatang ini!!" umpat Arashi dalam hati

"aku tak punya waktu dengan kalian!!" Arashi melesat dengan kobaran api yang membentuk sayap

Kesisi pangeran Kaito dan pengguna petir Thunder

"bersiaplah!!" Thunder merapal jutsu

"elemen petir: kilatan langit"

"Dhyyeerr..." dari jari-jarinya muncul kilatan-kilatan petir

"percuma!!" pangeran Kaito menangkis dengan perisai kristal

Petir-petir yang menuju pangeran terbiaskan oleh kristal dan terpencar kesegala arah

"Wuussh..." serangan petir tak mempan Thunder lalu melesat dan menyerang dengan pedang

"Ctthhing..." serangan pedang Thunder dapat ditangkis dengan pedang juga oleh pangeran

"seranganmu tak akan mempan!!" remeh pangeran

"benarkah??"

"apa?!" pangeran terkejut ketika pedang Thunder terlapisi petir dan malah secara memotong pedang pangeran

Pangeran lantas memundurkan langkah untuk berjaga-jaga

"Ciihh!!" pangeran membuang pedangnya dan menciptakan pedang baru dari kristal

"dia melapisi pedang dengan elemen petir untuk menambah daya potongnya" batin pangeran

"Rupanya kristal pun dapat dipotong oleh petir"

"tidak akan pernah!! Petir tidak akan pernah menang melawan kristal" pangeran melesat

"Dyyeess..." pangeran menebaskan pedang ketanah dan mencipatakan gelombang tanah yang melesat ke pada Thunder

"Wuusshh..." dengan kecepatan petir, Thunder dapat dengan mudah menghindari gelombang kristal

"Cthing..." keduanya kembali beradu, tetapi kali ini pangeran dengan cepat memundurkan langkah karena tau kristalnya dapat terpotong

"sial, aku harus memikirkan cara untuk mengatasi pedang petir itu!!" gumamnya

"sepertinya aku telah memojokanmu!?" Thunder menatap dengan tatapan remeh

"elemen kristal: kubah pelindung"

Secara perlahan muncul kristal melingkar yang menjulang tinggi lalu menutup yang mengurung Pangeran dan Thunder

"dia mencoba mengurangi pergerakanku!!" Thunder melihat tanah yang berpijak ikut menjadi kristal

Kosuke Arashi Chapter 93 - Kucing dan gagak
Penulis : Kosuke Arashi

"Aku tak punya waktu bermain dengan kalian!!" Arashi berlari menghindari kilatan petir Gaidora

"tap... tap... tap... Jbuuaak..." Arashi berlari dan melompat keudara lalu melesatkan tendangan api pada Gaidora

"Dyyeess..." gagak itu pun terpental dan jatuh ketanah

"Whoorgh... Wuussh..." tak menyianyiakan kesempatan Kirana langsung melesatkan auman api

"Wuussh..." dengan mudah Arashi mementalkan serangan api Kirara dengan kibasan sayap apinya

"Auman Naga Api"

Setelah menangkis serangan Kirara tanpa pikir panjang Arashi melesatkan serangan api kepada Kirara

"Dhuuar..." tercipta ledakan yang dasyat, Kirara terhempas jauh entah kemana

"Dyyeerr... Dyyeerr..." walau belum terbang Gaidora langsung melancarkan kibasan petir

"aku tak punya waktu lagi!!" Arashi terbang diudara dan menukik kepada Gaidora

"Jbuuuaakk...

Dari atas Arashi langsung melesatkan tendangan yang berbalut api

"satu telah kalah!!"

"puuft..." Gaidora yang telah kalah kembali kewujud gagak normal

"terkadang kau lebih lucu pada wujud normal" Arashi memandang Gaidora

"Whooaarg..." Kirara belum kalah dan sekarang berniat menerkam Arashi

"Kucing sialan!!"

"Jbuuuaaakk...

Arashi yang cekatan lantas melapisi tangannya dengan api dan melesatkan pukulan api

"Dyyeesshh... Puuft..." Kirara terpental jauh dan terluka cukup parah kemudian ia kembali kewujud normal

"kucing putih yang menyebalkan!!" gumam Arashi yang memandang Kirara

Kembali ke kubah kristal

"Wuussh... Dyyeerr... Dyyeerr..." Thunder melesat dengan tubuh berlapis petir dan memantul-mantul pada kristal

"akan kupotong kau!!" sambil melesat Thunder menyiapkan pedang petir

"Cthhing..." pangeran mencengkram pedang Thunder dengan tangan berlapis kristal

"mustahil!! kenapa tidak terpotong kristalnya"

"jangan-jangan ia meningkatkan daya keras kristal" pikir Thunder

"Jbuuaakk... Dyyeess... Dyyeess...

Tanpa pikir panjang pangeran Kaito langsung melesatkan tendangan kaki yang terlapisi kristal dan berhasil membuat Thunder terlempar

"rupanya didalam kubah ini kristalmu jadi lebih keras" Thunder mencoba bangkit dengan tatapan tajam

"benarkah?!" jawab pangeran santai

"kreek... kreek..." bagian atas kubah retak

"?!!!?" Thunder dan pangeran Kaito bertanya-tanya terkejut

"bolehkah aku bergabung?? karena kucing dan gagak kalian telah kukalahkan!!" Arashi yang telah berhasil menjebol kubah dan ia berdiri pada puncak kubah

"Tap...

"Aduh...!! Kakiku...!!

"Bruukk..." Arashi melompat dan mendarat dengan tidak keren karena tiba-tiba kakinya terkilir dan ia pun ambruk

"Bhuufp..." walau Thunder dan pangeran Kaito tegang tapi tetap saja tak dapat menahan tawa melihat tingkah Arashi

"hey!! Jangan tertawa!! Itu tadi bagian dari rencanaku tau!!" teriak Arashi kesal dan masih sok keren

"Ah... sial, tadi itu benar-benar tidak keren!!" gumam Arashi

"Andai saja bisa diulang tapi masih untung aku mendarat dengan kaki terkilir bukan dengan kepala dibawah" batin Arashi.

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 94

Ludfy N
2017-01-30 15:24:16
Arashi nggk keren, tpi sok keren, padahal memang nggk keren!
Aruga Hiruya
2016-10-21 18:04:41
Wkwkwk...
Arizl Kareen
2016-09-07 06:11:09
Lucu banget ending chapter ini.. hahaha...
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-08-15 20:42:52
ku beri nilai 10 , kutinggalkan jejak Renungan "Mayat".
Rifky D Dragnel
2016-07-30 08:19:54
Pendaratan yang sangat buruk
Anique HyuUzumaki
2016-03-13 10:03:07
Hadeuh, Arashi sok keren!
Gabriel Dropout
2016-03-02 10:13:24
:v
Phantom Alicia
2016-03-01 19:24:03
Ayo tendang n injak kaki Arashi sampe patah
Shineria of Life
2016-03-01 13:47:39
Wk wkwkwk... ketawa pas baca yg bawah...
Sudawira
2016-03-01 13:25:39
Keren
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook