VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Kosuke Arashi Chapter 87

2016-02-16 - Kosuke Arashi > Kosuke Arashi
262 views | 13 komentar | nilai: 9 (5 user)

"Tap... Tap... Tap..." Torano berlari di dalam lorong.

"Akhirnya sampai juga!!" ucap Torano ketika melihat cahaya di ujung lorong.

"Aappaa...!!" Torano terkejut.

"Wuusshh... Dhuuaarr..." sebuah misil menuju kepada Torano dan meledak sebelum ia sampai.

"Kau licik!! Kau bahkan tidak memberi kesempatan pada lawanmu untuk menunjukan diri." ucap Wolfman berdiri dengan penuh luka ledakan misil.

"Seorang pemburu tak memberi kesempatan pada mangsanya." ucap Ibusaki pengawal pangeran dengan menodongkan bazoka ke Wolfman.

"Aaauuu..." auman serigala menggema keseluruh ruangan, Torano berdiri di atas reruntuhan.

"Bahkan sang siluman serigala sempurna saja kalah." Torano memandang remeh Wolfman dengan versi ketiga penuh luka-luka ledakan.

"Ciihh..." gumam Wolfman kesal.

"Kukira kau akan langsung kalah??" ejek Ibusaki kepada Torano.

"Kita lihat siapa yang akan kalah!!" Torano melesat cepat.

"Dhuuar... Dhuuar... Dhuuar..." Ibusaki langsung membrondong Torano yang melesat mendekat dengan beberapa misil.

"Wuusshh... Wuusshh... Wuusshh..." Torano berlari zigzag menghindari setiap misil.

"Ini tak mempan!! Dyeesshh..." Torano menendang misil yang mengarah padanya.

"Apa...??" Ibusaki terkejut ketika semua misilnya tak berpengaruh.

"Terima ini!!" Torano memcabut belati pemberian Yuza dipunggungnya.

"Ctthiing..." belati Torano ditahan dengan bazoka Ibusaki.

"Cakar serigala." tak hanya belati Torano melesatkan cakarannya.

"Tap..." Ibusaki berhasil menghindar ke belakang.

"Berubahlah!!" Ibusaki memfokuskan cakra pada bazoka secara perlahan kedua bazoka Ibusaki berubah menjadi senapan laras panjang.

"Menggunakan bazoka bisa meruntuhkan tempat ini, dan aku bisa tertimbun." ujar Ibusaki.

"Jadi kau menggunakan laras panjang agar lebih ringan." sahut Torano.

"Dooorrr... Bruukk..." Ibusaki menembak Wolfman yang berdiri penuh luka, Wolfman pun ambruk rebah.

"Apa yang kau lakukan?? Kenapa kau menyerang lawan yang tak berdaya." Torano geram akan tingkah Ibusaki.

"Di dalam dunia perburuan tidak ada namanya belas kasihan, yang ada hanyalah mangsa dan buruan." jelas Ibusaki tersenyum puas.

"Hataya Ibusaki dari Blue Pegasus kau benar-benar membuatku muak." ucap Torano geram.

"Hi... Hi... Hi... Buruan tak seharusnya punya perasaan??" ejek Ibusaki.

"Wuusshh... Doorr... Doorr... Doorr." Torano melesat Ibusaki membrondong dengan peluru senapan.

"Sial..." gumam Torano kesal dengan beberapa luka tembakan di kaki dan pahanya.

"Ctthiing... Ctthiing... Ctthiing..." dengan belatinya Torano menangkis beberapa peluru.

"Sial, dia menjadikan cakra sebagai peluru jadi selama dia memiliki cakra pelurunya takkan habis." gumam Torano dengan menangkis peluru.

"Dhoorr... Arrggh..." sebuah peluru mengenai pergelangan tangan Torano.

"Wuusshh..." belati Torano terlepas dan berputar diudara menancap entah kemana.

"Sekarang semuanya akan mudah." ucap Ibusaki dengan tersenyum melihat Torano tanpa senjata

Kosuke Arashi Chapter 87 - Sesama serigala
Penulis : Kosuke Arashi

"Sial..." gumam Torano tanpa senjata.

"Dhoorr..." Ibusaki menembakan senapannya.

"Aarrggh..." Torano kesakitan memegang paha bagian kanan.

"Bagai mana sakit bukan??" ucap Ibusaki puas.

"Dhoorr..." tak hanya paha kanan sekarang paha kiri Torano juga tertembak.

"Kau sengaja menembak kedua kakiku agar aku tak bisa bergerak, sungguh licik!!" ucap Torano meringis kesakitan.

"Benar!!" jawab Ibusaki tersenyum licik.

"Dhoorr... Dhoorr..." Ibusaki menembak kedua lengan Torano.

"Uuaawwaakk..." Torano terduduk tak dapat bergerak kesakitan.

"Bagiku siluman serigala dan serigala sama saja, mereka sama saja seperti hewan buruan." Ibusaki memandang rendah Torano.

"Huh... Huh... Huh..." Torano tertawa tipis.

"Bagiku orang yang tak dapat menghargai kehidupan lain lebih rendah dari hewan." ucap Torano memprovokasi.

"Jbuuaakk..." Ibusaki tanpa am pun menendang Torano.

"Ada kata-kata terakhir setengah siluman??" Ibusaki lantas menodongkan senapan pada kepala Torano.

"Sial, aku tak bisa melawan!!" batin Torano yang rebah.

"Kalau tak ada matilah!!" teriak Ibusaki yang akan menembak.

"Jlleeebb..." sebuah belati menusuk Ibusaki dari belakang.

"Kau!!" Ibusaki geram dan menoleh ke belakang.

"Aku benci seseorang yang merendahkan kehidupan yang lain." ucap Wolfman yang menusuk Ibusaki.

"Brruukk..." keduanya jatuh rebah.

"Kenapa kau menyelamatkanku??" tanya Torano kepada Wolfman.

"Aku memang benci kepada kerajaan Alvarez tapi aku lebih benci kepada orang yang merendahkan kehidupan siluman." jelas Wolfman.

"Apa ada alasan lain kenapa kau menyelamatkanku." Torano masih belum puas dengan jawaban Wolfman.

"Mungkin karena kita sama-sama memiliki jalah kehidupan serigala." jawab Wolfman seenaknya.

"Huh... Jangan harap aku mengucapkan kata terima kasih!!" ucap Torano kesal

Bersambung ke Kosuke Arashi Chapter 88

Ludfy N
2017-01-30 14:37:45
2 srigala hbat juga
Kei Takashima
2016-09-08 16:04:05
Berapa vs berapa ini?
Arizl Kareen
2016-09-07 05:31:30
Keren...next.
Zunuya Rajaf
2016-08-15 19:50:55
ku beri nilai 10 , kutinggalkan jejak Renungan "Mayat".
Rifky D Dragnel
2016-07-30 05:40:43
Semuanya rubuh hasilnya draw
Kikko Y Azukiela
2016-03-10 05:32:30
Sesama serigala yang menghargai kehidupan. . .
Anique HyuUzumaki
2016-03-08 18:33:43
Hoho, lawan malah jdi penyelamat.
FansnyaFujiokaNagisa
2016-02-17 17:16:57
Serigala terakhir
Sudawira
2016-02-16 20:15:48
2 serigala berbulu domba.
Dzibril Al Dturjyana
2016-02-16 16:56:54
hoe ucapkan makasi walau itu lawan
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook