VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Dare mo shiranaidarou Chapter 34

2017-01-01 - Baru Lulus > Dare mo shiranaidarou
59 views | 5 komentar | nilai: 9 (4 user)

Buat yg chapter sebelumnya buat yang kurang paham, kujelasin lagi .-. Jadi sebenarnya Claire itu lagi flashback (tapi aku lupa ngasih tanda flashback) Jadi sebenernya pas pembullyan Miko oleh Sonya, yg ada di Chapter 2, Claire itu liat cuma dia gak sempet ngelerai karena udah di tangani sama Vino dan Rifo. Begitu ._. Paham kan? Oke kita lanjut lagi ._.

*flashback*

Sudah seminggu lamanya sejak Claire bertemu dengan Rango, dan sampai sekarang uang yang dibuang oleh Sonya masih ada di tangannya. Claire tidak bisa menggunakan uang ini sembarangan, karena itu adalah uang milik Rango. Baru-baru ini, Claire tahu bahwa Rango adalah seorang siswa SMA di sekolah khusus laki-laki di dekat stasiun kereta.

Hari ini, Claire berencana untuk mengembalikan uang Rango. Jadinya ketika bel pulang berbunyi, dia segera pergi keluar sekolah menuju stasiun kereta. Baru saja ia keluar dari stasiun kereta, ia melihat seorang pemuda yang berjalan di pingir jalan. Claire tersenyum karena ia tidak perlu pergi ke sekolah Rango.

"Rango!" seru Claire.

Rango menoleh dan mendapatai Claira tengah berlari kearahnya. "Kamu?"

Claire berhenti tepat di depan Rango sambil menyerahkan tas plastik berisi minuman kaleng. "Hehe.. Maaf ya yang kemarin aku tidak sempat membelikanmu minuman kaleng. Sebagai gantinya ini kubelikan, pakai uangmu juga sih, kemarin."

Rango menerima tas plastik itu, dilihatnya isinya, paling tidak ada sekitar 10 kaleng minuman. "Wah.. bukankah uangku kemarin hanya cukup untuk beli 4 sampai 5 kaleng saja? Kalau begini jadinya aku malah berhutang padamu."

Claire menggeleng, "Anggap saja sebagai imbalan kamu sudah mengembalikan dompet Sonya."

"Wah, terimakasih ya... Anu, siapa namamu?"

"Claire, Claire Maezera."

"Ah, iya. Terimakasih Claire."

Dan disaat mereka sedang bercengkrama ria, tanpa mereka sadari sosok yang tidak mereka inginkan datang, muncul di belakang mereka.

"Masih berani ya menemui kakakku lagi?" lagi-lagi Sonya menemukan mereka sedang berdua.

Kali ini Rango tidak mau Sonya salah paham dengan keberadaan mereka berdua. Dia berbalik dan menatap wajah Sonya, namun ia nampak terkejut ketika ia melihat apa yang ada di belakang Sonya. Claire pun tidak kalah kagetnya dari Rango, karena di belakang Sonya ada Shira, Clara, dan Frisa, tiga gadis kawan Claire yang dulu pernah ikut membully Miko. Dan di belakangnya lagi ada seorang pemuda yang sedang menggendong seorang gadis.

"Miko!!" batin Claire.

"Sonya, ada apa dengan Miko?"

"Oh, Miko?" Sonya melirik ke belakang, "dia pingsan di sekolah jadi kami dengan baik hati mengantarkannya ke rumah." Mereka berlima berjalan melewati Rango dan Claire. "Oh ya, ini peringatan kedua, jangan menggoda kakakku ya! Aku tidak suka melihat gadis yang satu sekolah denganku mengganggu dan menggoda kakakku."

Kelima orang itu melanjutkan langkah mereka berjalan meninggalkan Rango dan Claire. Claire masih menatap kepergian mereka dengan tidak percaya.

"Temanmu yang digendong, siapa namanya?"

"Miko?"

"Ya, Miko. Apakah rumahnya ke arah utara?"

"Tidak aku pernah pulang bersamanya, tapi tidak pernah lewat sini. Memangnya ada apa?"

"Gawat, Claire! Miko, temanmu itu dalam masalah. Kamu tahu kan Sonya jika memiliki masalah dengan orang, dia akan menghalalkan segala cara untuk membalaskan dendamnya. Kakaknya dia itu ketua genk-ku, Genk BullBoy. Cepat, Claire kamu harus cari bantuan!"

Wajah Claire memucat, dia segera mencari ponsel-nya dan menghubungi orang yang dapat ia percaya.

<*p align=center> *** <*/p>

Drrrt.. Drrt..

"Duh, kenapa Vino meletakkan ponselku yang jadi miliknya sembarangan, sih?" gerutu Rifo sambil mengangkat telpon dari poselnya.

"Rifo! Gawat, Miko dalam keadaan bahaya! Kamu tahu Stasiun Onoya tidak? Temui aku disana sekarang juga!"</I>

"T-tapi Miko dalam bahaya gimana maksudnya, Claire?"

"Dia dibawa Sonya ke... kemana Rango? Ah ke Markas Genk BullBoy!"

"Kamu tidak bercanda kan?"

"Tidak!" terdengar suara laki-laki dari telpon, "Kami tidak bercanda. Sebaiknya kamu cepat kesini. Sebaiknya kalian juga telpon polisi, ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi."

"Ah, baik." Rifo menutup telpon, dan segera mempersiapkan diri untuk pergi ke Stasiun Onoya.

"Kenapa dengan Miko?" tanya Vino, rupanya ia baru saja selesai bermain basket.

Rifo berbalik dan melihat Vino yang sedang mengusap keringatnya dengan sebuah handok. Ia segera menarik Vino dan mengambil tas mereka dan membawanya lari menuju stasiun Onoya. "Kita tidak punya banyak waktu, Vino! Miko dalam bahaya!"

*flashback end*

Dare mo shiranaidarou Chapter 34 - Thirty-Four
Penulis : Baru Lulus

Claire menarik tangan Sonya, "Sonya! Bukan begini caranya. Bukan begini caranya kamu melampiaskan amarahmu!"

"Diam kamu, gadis murahan!!" Sonya menepis tangan Claire.

"Kau bayar berapa kakakku waktu itu, huh?!"

"Eh?"

"Masa kau lupa sih? Waktu itu, dengan Rango!"

"Oh, waktu itu.. Ah! Waktu itu tidak seperti yang kau kira aku hanya-"

Sonya menatap Claire tajam, "Dan walaupun sudah kuingatkan, kau tetap saja menemui Rango kan?"

"Eh?"

Grep!!

Rifo berhasil memegang tangan Sonya. Dia segera menariknya dan didudukkannya di sebuah kursi, namun Sonya berhasil menendang Rifo hingga tersungkur di lantai. Sonya kini menghadap menatap Claire tajam. Ia menerjang Claire dan membantingnya ke lantai.

"Cukup sudah! Sonya ini sudah keterlaluan!!" jerit Claire, ia tidak bisa tinggal diam, punggungnya memang sakit karena membentur lantai yang keras, namun ia harus bisa bangkit dan menghentikan tindakan Sonya.

"Hahaha, tidak. Ini belum keterlaluan, hahaha..." Sonya tertawa keras namun, belum sempat ia menyerang lagi, Claire bangkit dan menubruk Sonya hingga akhirnya terjatuh, ia segera menduduki perut Sonya dan menahan tangannya.

"Sonya, kami bukan ikut campur masalah kamu. Tapi, tidak baik jika kamu menghalalkan segala macam cara untuk membalaskan semua dendam kamu."

"Masa bodoh dengan itu semua. Yang penting aku bisa puas!!"

"Bukan!! Bukan begitu caranya!! Apa kau tidak berpikir perasaan teman-temanmu akibat perbuatanmu? Apa kau tidak pernah melihat teman-teman bersedih karenamu?!"

Sonya terdiam, dia masih menatap Claire dengan sinis. Ia benar-benar tidak bisa bergerak. Tangan Claire mencengkram tengannya dengan erat. Sementara kakinya terasa mati rasa karena menahan berat beadan Claire.

"Beberapa hari yang lalu aku menemui kakakmu, Sonya."

"?!"

Bersambung ke Dare mo shiranaidarou Chapter 35

Author Of Pain
2017-04-18 09:11:19
Ngeri juga tuh cewek
Sqouts Shadows
2017-01-01 17:53:06
Lanjut vroh
Rudy Wowor
2017-01-01 17:50:32
Vino ditendang cewek langsung tersungkur?
Kyouzo
2017-01-01 14:50:49
Eh? Nggak miring kok
Baru Lulus
2016-12-31 11:25:58
wah jadi miring semua '-'
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook