VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Sekolah/Neraka Chapter 34

2016-02-12 - Whiti Intheforest > Sekolah/Neraka
354 views | 31 komentar | nilai: 9 (5 user)

"Apalagi yang akan terjadi setelah ini?" ungkap Ruki tak tenang dalam benaknya, setelah Kak Alice mengatakan akan memeriksa tugas yang telah diberikan kemarin.

Wajah anak-anak kelas 1 yang mengikuti Klub Novel dan Sastra, jelas-jelas pucat pasi. Ketakutan mereka jelas terlihat dan tampak tak dapat disembunyikan. Bahkan, duo kembar yang mengaku sudah selesai mengerjakan tugas kemarin pun, kini tampak tak tenang.

Anak-anak anggota baru kelas 1 Klub Novel dan sastra yang berkumpul di lapangan ini, jumlahnya tidak banyak. Jumlah mereka hanya 8 orang. Jika ditambah dengan Neo yang saat ini pingsan pun, jumlahnya hanya 9 orang.


Sekolah/Neraka Chapter 34 - Cinderella Klub Novel dan Sastra
Penulis : Whiti Intheforest

Klub Novel dan Sastra memang memiliki jumlah anggota baru yang cukup sedikit. Hanya 9 anggota baru dari total 200 anak yang ada di kelas 1. Klub ini tampaknya tidak cukup populer untuk menarik minat para anak kelas 1. Selain itu, pilihan Klub yang banyak dan beragam di SMA Hoshi, juga menyebabkan sedikitnya anggota yang bergabung pada klub-klub tertentu.

"Kotak kecil, berwarna hitam..." Kata Kak Alice kemudian.

"Tugas itu yang kami berikan 1 hari yang lalu setelah kalian mendaftarkan diri sebagai anggota Klub Novel dan Sastra."

"Di dalamnya ada selembar kertas kecil dengan tulisan, Dewi Fortuna tidak akan datang pada setiap orang, dia hanya menghampiri seseorang yang dipilihnya. Carilah di database kami, mungkin dia akan datang padamu dalam ORGAKU esok" ucap Kak Alice sambil kembali membacakan tugas yang kemarin didapatkan Ruki dan anak baru lainnya.

"Nah sekarang... kita lihat seberapa besar kemampuan kalian dalam memahami tugas yang kami berikan" ujar Kak Alice.

"Sekarang..... Segera keluarkan tugas kalian dan dekap di dada kalian masing-masing" perintah Kak Alice.

Mendengar itu, Ruki dan anak anak lainnya segera mengeluarkan tugas mereka dari tas dan segera melakukan persis seperti apa yang diminta kak Alice.

Setelah selesai, Kak Alice memandangi anak-anak itu dengan teliti.

"Sepertinya.... memang ada yang belum puas memberi saya kekesalan!!" bentaknya setelah melihat 2 orang anak yang tidak mendekap apapun di dada mereka.

"Ada 2 orang sok hebat disini!!" marah kak Alice.

"Cepat kesini!! Keluar dari barisan!!!" teriak Kak Alice sambil menyuruh mereka ke samping barisan.

"Sekarang.... ada 6 orang yang tampaknya mengerjakan sesuatu" kata Kak Alice.

"Kumpulkan tugas kalian!!" perintah Kak Alice sambil berputar dan mengambil tugas dari keenam anak itu.

"Hmmm.. Kakak akan memeriksanya nanti.." ujar Kak Alice.

"Ehh?..." kaget Ruki dalam hatinya.

"Kami tidak akan memeriksa tugas ini sekarang, tidak seperti Klub-klub yang lain, kami perlu waktu untuk memeriksa dan mengoreksi tugas yang sudah kalian kerjakan......."

"Tapi sekarang.... kita akan adakan permainan terlebih dahulu...." kata Kak Alice sambil tersenyum.

"Pe-permainan..? apalagi yang akan terjadi sekarang" gumam Ruki dalam benaknya.

"Angkat lengan kalian yang memakai jam!" perintah Kak Alice pada keenam anak itu.

Sejurus dengan hal itu, Ruki, duo kembar serta 3 anak lainnya segera mengangkat tangan mereka.

"Plok... plok.... plokk.." Suara Kak Alice bertepuk tangan.

"Sekarang kalian berdua.... angkat juga tangan kalian!" perintah kak Alice kepada 2 anak yang tidak membawa tugas yang berada di luar barisan.

"Nah, sekarang... semuanya yang ada disini bisa melihat" ujar Kak Alice.

"2 orang bodoh ini tentunya memiliki poin yang berbeda dari kalian berenam...."

"POIN MEREKA MASIH 0!!!!!!" teriak Kak Alice kencang.

"Itu artinya mereka berdua sama sekali tidak bisa memecahkan dan tidak bisa memahami tugas yang kami berikan!!!! Sungguh memalukan!!!" lanjutnya.

Kak Alice kemudian beralih kepada 6 anak lainnya.

"Plok.. plok... plok....."

"Untuk saat ini kuucapkan selamat pada kalian berenam. Walaupun aku belum tahu tugas yang kalian kerjakan itu benar atau tidak. Paling tidak, kalian sudah bisa memahami teka-teki Dewi Fortuna yang kami berikan. Itu semua dibuktikan dengan poin kalian saat ini yang minimal berjumlah 8 poin.

"Plok.. plok... plok..."

"Tapi aku juga semakin senang karena dari kalian berenam, ada 2 anak yang memiliki poin lebih dari 8. Sungguh sesatu yang sangat membanggangkan di tengah lautan kekesalan kami" senyum kak Alice menghampiri duo kembar itu.

"Hmmmm... wajah kalian sama, apa kalian kembar?" tanya kak Alice.

"I-iya kak" jawab Yori.

"Hmmm... kamu 16 poin dan kamu 9 poin, cukup baik" puji Kak Alice singkat.

Setelah itu Kak Alice kembali ke depan barisan di tengah-tengah para senior lain.

"Baiklah, tanpa berbasa-basi langsung kakak jelaskan saja maksud dari permainan yang kakak sebutkan tadi" ucap Kak Alice.

Semua anak tampak tak tenang menunggu apa yang dimaksud dengan permainana ini.

"CINDERELLA" teriak Kak Alice tiba-tiba menyebutkan kata itu.

"Kalian semua pasti tahu cerita Cinderella. Sebagai anggota Klub Novel dan Sastra, seharusnya kalian tahu dengan dongen klasik seperti itu."

"Sekarang kita akan memainkan hal itu" senyum Kak Alice.

"Cinderella adalah seorang gadis cantik yang baik hati dan tinggal bersama ibu tiri dan kakak tirinya yang jahat. Setiap hari ia disiksa, dengan cara disuruh mencuci piring, mengepel lantai dan melayani mereka."

"Nahh... kalian berdua yang tidak mengerjakan tugas akan menjadi Cinderella" senyum Kak Alice kembali.

"Apalagi kalian berdua juga perempuan, pas rasanya kalau jadi Cinderella" kikih Kak Alice.

"Permainannya begini..." kata Kak Alice mulai menjelaskan.

"Setelah ini kalian akan kami tinggalkan. Kalian semua harus mencari lapangan 8. Sebuah lapangan yang memilili angka 8 di tengahnya. Kalian harus bisa menemukan lapangan itu sebelum matahari terbit besok pagi. Carilah di seluruh hutan ini. kami juga tidak tahu ada dimana" kata kak Alice tersenyum.

"A-apa? Di-di hutan seluas ini?" kaget Ruki dalam hatinya.

"Tugas itu adalah tugas dari Zeriff. Kalian harus bisa menemukan lapangan 8, jika tidak bisa, kalian akan mengikuti prosedur F" terang Kak Alice.

"P-prosedur F? Apa itu?" gumam Ruki.

"Nah... kembali ke permainan kita sendiri tadi. Kalian berdua yang menjadi Cinderella akan menjadi budak dari keenam anak lainnnya. Kalian harus patuh akan perintah mutlak yang nantinya diberikan oleh keenam anak ini."

"Karena.. kalian ada 6, dan ada 2 orang cinderella, maka akan kakak bagi menjadi 2 kelompok. 1 kelompok masing-masing terdiri dari, 3 anak sebagai tuan dan 1 anak yang menjadi Cinderella" jelas Kak Alice.

"Lalu aturan mainnya...."

"Para budak atau Cinderella harus mematuhi apa yang diperintahkan ketiga orang tuannya. Sementara setiap tuan harus berlomba memanfaatkan para Cinderella untuk menambah poin mereka. Semakin banyak kalian melakukan sesuatu pada cinderella ini, poin kalian akan bertambah. Bukankah peraturan kita mengatakan, bisa melakukan apapun kepada yang poinnya kecil" senyum Kak Alice.

"A-apa apa ini?" ungkap Ruki yang terkejut dalam hatinya.

Bahkan kelima anak lainnya pun merasa terkejut. Sementara 2 anak yang menjadi Cinderella itu hanya bisa pasrah dan ketakutan.

"Jadi kalian 2 kelompok, harus menemukan lapangan 8 sebelum matahari terbit esok pagi. Kalian bisa memanfaatkan para budak atau Cinderella untuk membantu kalian mencapai lapangan itu. Tapi ingat, walaupun kalian bertiga dalam satu kelompok memiliki 1 cinderella, kalian harus tetap berlomba."

"Karena jika kalian kalah dalam mengumpulkan poin saat sampai di lapangan 8, kami juga akan menghukum kalian. Jadi manfaatkanlah cinderella ini demi kalian mengumpulkan poin. Bisa dengan menyiksanya, memaksanya ataupun melakukan hal lain yang bisa membantu kalian mencapai lapangan 8 sebelum matahari terbit esok hari serta menambah poin kalian dengan cepat" tegas Kak Alice tajam sambil tersenyum.

Bersambung ke Sekolah/Neraka Chapter 35

Bocah Redoks
2017-01-17 16:26:57
waks. permainan akan mengerikan tampaknya
Dalreba
2016-10-06 10:30:25
Prosedur F?? Apa itu Fucking??
Kei Takashima
2016-09-28 10:52:11
Hmm
ThE LaSt EnD
2016-08-10 12:55:43
itu pemaksaan lg... ruki akan bereksperimen lagi-. ow ya.. boleh nebak..? boleh. jm tangan itu dpasngkn pihak skolah ktika siwa dlm prjalanan k SmA housi. ktika mereka lengah ato trtdur.
Aerilyn Chan Kawai
2016-08-10 07:54:49
seperti itukah permainannya,
Akane Hagiwara
2016-07-15 09:00:00
kasian yang jadi cinderella -3- apa yang bakal dilakuin riku akan hal itu? prosedur F? misteri .-.
Fujioka nagisa
2016-07-09 17:09:36
Apes amat ntu peran yak...
Shu Than
2016-06-14 17:15:54
Plok...plok...plok... Beri tepuk tangan
Racharion
2016-04-06 22:15:58
tuhkan bikin baper :'v
revival
2016-03-29 18:23:38
aduh lumayan tuh dapet cinderella yang bisa da apain semau kita hahaha
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook