VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 93

2016-11-20 - Adhe Kurniawan > Dragon si Pemburu Bajak Laut
235 views | 10 komentar | nilai: 8.75 (4 user)

Dragon Chapter 93 : Dragon Bearth

Kota Rockstar adalah kota yang dibangun di atas kota Langit Biru. Setelah pasukan Melodia mendudukinya, kota Langit Biru diganti namanya.

Kehidupan di kota Rockstar sangat kacau, semua rakyatnya dituntut untuk membayar pajak 100% dari hasil usahanya. Sebagian rakyatnya memilih pindah ke kota lain, sebagian bertahan karena kota tersebut adalah kota kelahiran mereka. Kota Rockstar sendiri merupakan benteng terluar dari kerajaan Melodia. Basis pertahanan yang digunakan Melodia untuk memperluas daerah kekuasaannya. Sampai saat ini, kota Rockstar tinggal dihuni oleh beberapa rakyat yang dipaksa memenuhi kebutuhan pasukan Melodia. Keberhasilan pasukan Revolusioner merebut kota Rockstar dari Melodia tak lepas dari matinya hampir seluruh pasukan Melodia yang tinggal di kota Rockstar yang diserang oleh George dalam bentuk naganya.

Begitu Arlaym menginjakkan kakinya di gerbang kota Rockstar, pasukan Revolusioner berdatangan.

"Selamat datang kembali Pemimpin!"

Riuh kegembiraan terlihat jelas di wajah mereka.

Arlaym yang terkenal berwajah dingin, tersenyum melihat kegembiraan mereka.

"Senang kau kembali, Pemimpin!" Seorang wanita berdiri tepat di depan Arlaym.

"Ya, terima kasih Angeline."

Wanita bernama Angeline itu tersipu malu, kemudian perhatiannya tertuju ke arah Allupi dan Lumina yang berdiri di samping Arlaym.

"Ah... Kau bersama istri dan anakmu juga, Pemimpin?"

Arlaym mengangguk lalu melanjutkan langkahnya. Angeline melihat Allupi tersenyum kepadanya saat mereka berpapasan.

"Menyerahlah Angeline, Arlaym tidak mungkin meninggalkan istrinya," ucap Jeremy.

"Diam kau!" Angeline memukul Jeremy yang disambut gelak tawa pasukan Revolusioner lainnya.

"Senang melihatmu kembali, Arlaym," ucap seorang pria setelah Arlaym masuk ke dalam bangunan di pusat kota Rockstar.

"Senang bertemu denganmu juga, Hokkaido." Arlaym menjabat tangan Hokkaido, salah satu Pimpinan pasukan Revolusioner.

"Aku dengar kalian bersama pahlawan Milestone? Aku ingin bertemu dengan mereka juga, Arlaym."

Lucy berjalan ke depan.

"Dragon sedang memindahkan kapal mereka ke dermaga kota ini. Dia Lucy, dia juga salah satu pahlawan Milestone, Hokkaido," ucap Arlaym memperkenalkan Lucy.

Hokkaido mencium tangan Lucy," Suatu kehormatan bisa bertemu dengan pahlawan Milestone. Aku sangat berterima kasih atas bantuanmu di kampung halamanku."

"Ah ya...," jawab Lucy malu-malu.

"Kalau tidak salah, kau juga cucu Jendral Zeff ya, Lucy?" tanya Hokkaido.

"Iya, kau benar paman."

Hokkaido terlihat senang.

"Jendral Zeff sangat berjasa untuk pasukan Revolusioner ini. Tanpa dia, kami tidak akan bertahan sejauh ini."

Hokkaido menoleh ke Arlaym.

"Arlaym, kau kembali? Benarkan?"

Arlaym mengangguk.

"Sebaiknya kita bicarakan hal ini empat mata, Hokkaido."

"Jeremy, antar tamu kita ke ruangannya. Aku dan Arlaym akan membicarakan tentang pasukan kita di ruanganku. Tolong, panggil Erobus ke ruanganku juga.," perintah Hokkaido.

"Baik pimpinan," jawab Jeremy sambil mengajak Allupi dan yang lain untuk mengikutinya.

Edison mendekati Lucy, "Lucy ikut denganku sebentar."

Lucy mengikuti Edison.

Di sebuah ruangan kosong, Edison mengeluarkan sebuah benda. Benda yang mirip seperti cangkang mutiara.

"Apa itu paman?"

"Ini adalah benda yang selama ini aku simpan. Dan ini adalah bagian dari tugasku selama ini, Lucy."

"?" Lucy bingung.

"Kekuatan Dragon... Kapten sepertinya sudah memperhitungkannya." Edison memberikan benda itu kepada Lucy.

"Nama benda itu adalah Dragon Bearth. Bisa dibilang, benda itu untuk mengendalikan kekuatan ras naga. Bukan ras naga, lebih tepatnya keluarga Dragon."

"Keluarga Dragon?"

"Iya Lucy. Alat itu adalah ciptaan kakekmu, Zeff. Alat itulah yang membuat kapten kalah saat bertarung dengan kakekmu."

"Hah? Kakek dan ayah Dragon pernah bertarung?"

"Iya, mereka pernah bertarung. Dan kapten kalah.... Sebaiknya kita bicarakan tentang ini di lain waktu. Sekarang yang terpenting adalah tentang Dragon Bearth ini."

Lucy mengangguk.

"Aku khawatir Dragon akan kembali melepas kalungnya lagi. Tentu saja, semua keluarga Dragon juga cemas akan hal itu. Karena Godlike ras naga memiliki efek yang besar. Hampir semua ras di dunia dapat merasakan kekuatan dari Godlike. Ini akan memicu permasalahan baru, terutama dengan pemerintahan dunia dan angkatan laut."

"Lalu bagaimana caraku mengunakan benda ini, paman?"

"Tekan pada permukaan punggungnya, jika dia terbuka, masukkan jarimu didalamnya."

Lucy menekan permukaan benda mirip cangkang mutiara itu. Tiba-tiba benda itu terbuka. Dengan cepat, Lucy memasukkan jarinya.

"Argh!!" Lucy berteriak.

"WaahH!!" Edison ikut terkejut.

"Benda ini mengigit jariku..."

Edison memasang wajah datar,"Aku pikir kenapa..."

Tidak lama kemudian, Dragon Bearth mulai bersinar biru dan berkedip-kedip seperti bernafas.

"Apa yang terjadi pada benda ini?"

"Ya, karena dia bersinar seperti sedang bernafas. Makanya dinamakan Dragon Bearth. Dan saat benda itu aktif, dia akan menyedot kekuatan Dragon sehingga dia tidak akan mampu membuka kalungnya lagi."

"Apa orang lain bisa menggunakannya juga paman?"

"Tidak Lucy. Bahkan aku tidak dapat menggunakannya. Saat aku menekan permukaan cangkangnya, Dragon Bearth tidak bereaksi sama sekali. Entah apa yang Zeff lakukan, tapi yang aku tahu hanya keluarga Danger yang bisa menggunakannya."

"Apa semua ras naga akan terkena efeknya juga?"

"Aku belum pernah melihatnya. Tapi sepertinya tidak Lucy."

Lucy memperhatikan Dragon Bearth mulai padam.

"Ras naga sebenarnya memiliki asap putih. Dan satu-satunya yang berasap putih di keluarga Dragon hanya Natasha, ibu Dragon. Asap yang dimiliki kapten, Silva, Rosinante, dan Dragon berbeda dengan ras naga lainnya."

"Apa mungkin itu sebabnya kekuatan Dragon berbeda dengan ras naga lainnya?"

"Aku pikir juga seperti itu Lucy. Tapi sampai sekarang aku juga tidak tahu kebenarannya."

"Hei, kenapa kalian ada disini?"

Lucy dan Edison terperanjat melihat Dragon sudah berdiri di pintu ruangan.

Dengan tergesa-gesa, Lucy menyembunyikan Dragon Bearth.

"Ah, tidak apa-apa... kami hanya ngobrol sebentar sambil menunggu kedatanganmu Dragon," balas Edison dengan wajah berkeringat.

"Oh... paman Arlaym mengumpulkan semua orang, apa kalian tidak ke sana?" tanya Dragon.

"Tentu saja kami ke sana Dragon," jawab Edison.

Dragon lantas berjalan meninggalkan pintu ruangan dimana Edison dan Lucy berada.

"Ingat pesanku, Lucy."

"Iya paman," jawab Lucy menyelipkan Dragon Bearth di dekat gulungan yang dibawanya.


Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 93 - Dragon Breath
Penulis : Adhe Kurniawan

Saat Edison dan Lucy berkumpul di tempat Arlaym dkk.

Arlaym terlihat serius.

"Aku mendapat kabar dari mata-mata kita, bahwa Melodia sudah tahu Rockstar sudah jatuh ditangan kita. Untuk mempertahankan kota ini, tentu saja itu hal yang tidak mudah."

Arlaym membuka sebuah peta dan meletakkannya di depan meja besar di depan semua orang.

"Melodia mungkin akan mengirimkan pasukan pembersihnya ke kota ini. Kekuatannya tidak dapat diperkirakan karena pasukan pembersih berisi pasukan elit Melodia juga."

"Aku sudah berhasil mengontak Ryuga, Arlaym," ucap Jeremy setelah seekor burung elang laut bertengger di lengannya.

"Bagus Jeremy, langkah kita semakin mudah."

Arlaym memperhatikan semua orang yang berdiri di depannya.

"Apapun yang terjadi, kita pertahankan kota ini. Kota ini sudah bukan kota Rockstar lagi, kota ini adalah kota Langit Biru."

Arlaym berhenti sejenak.

"Sampai pasukan angkatan laut datang, kita pertahankan kota ini..."

"Itu tidak perlu Arlaym."

"Ryuga?"

"Haha... kejadian semalam sudah diketahui angkatan laut, jadi aku datang ke tempat ini."

"Pantas saja, burungku langsung kembali," ucap Jeremy melihat burung elang lautnya.

"Tidak mungkin mengubah nama kota ini lagi, karena PBB akan mempertanyakannya nanti. Ini akan menjadi bumerang untuk kita dalam mempertahankan kota ini."

Ryuga meminta salah satu pasukannya membawakan sebuah peta yang kemudian dia buka di atas meja.

"Aku akan mendirikan pos angkatan laut di kota ini, dan memastikan pasukan Melodia tidak memiliki kesempatan untuk merebutnya lagi."

"Terima kasih untuk bantuanmu, Ryuga."

Ryuga menoleh ke Arlaym dan mengangguk.

"Melodia sudah lama menjadi duri untuk perdamaian dunia. Semua angkatan laut juga sudah tahu tentang hal itu. Kita tinggal berharap, salah satu laksamana yang menguasai wilayah ini akan membantu kita juga."

Arlaym menghela nafas,"Aku tidak yakin jika dia bisa membantu kita."

"Laksaman Zou adalah musuh dalam selimut, apa angkatan laut tidak menyadarinya?"

Ryuga menggelengkan kepalanya.

"Dia mungkin akan meminta kita untuk mundur, tapi selama aku yang mengendalikan pos angkatan laut di kota ini. Dia tidak akan berkutik."

"Ryuga, bagaimana dengan pulau Hantaa?" tanya Seven.

"Seagull akan membantuku menjaganya. Selain itu, Zou akan berpikir dua kali untuk mengirimkan pasukannya di pulau para pemburu bajak laut itu."

Seven berpikir sejenak.

"Kau benar Ryuga. Kalau begitu, biar aku juga berjaga di kota ini."

"Kapt?!!"

"Ya, kita buat kota Rockstar menjadi bagian dari kota Hunter."

"Aye kapten!!!!"

Sementara itu, di pulau tempat Dragon dan Lucy bertemu dengan wakil pemimpin pemberontak pertama kali terjadi pertarungan yang sangat dahsyat.

Tidak jauh dari pulau itu, kapal Sparkling Crow berlabuh.

"Laksamana, apa sebaiknya kita membantunya?"

"Ini adalah pertarungan antara dua orang, kalau kalian mau membantunya, berenanglah dari sini."

"Gyaaaa!!!!" pasukan angkatan laut kaget.

Jarak kapal dan pulau yang dimaksud mereka sekitar 10 kilometer. Dan beberapa ikan hiu terlihat berenang di sekitar pulau tersebut.

"Jelas?" Karasu dengan wajah serius melihat pasukan angkatan laut.

"Siap Laksamana!" jawab pasukan angkatan laut dengan posisi hormat.

Bersambung ke Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 94

Kuroko Akashi
2017-02-15 12:38:13
Lanjuttt tyuusss....
Ade Aja
2016-11-22 21:22:02
Knp wrna lmpu Dragon Bearth berwarna biru, mgkinkah ayah Dragon memiliki asp wrna biru. Jd kakek Zeff membuat alat khusus utk mengalahkn ayh Dragon. Dan alat tsb hny brlaku utk ras naga asp biru..
Mr Blacky
2016-11-21 17:10:01
Siapa yg tengah bertarung???
Rifky D Dragnel
2016-11-21 16:09:36
Makin menarik lanjutkan bro
Gouenji Shuuya
2016-11-21 02:53:59
Next
chichay
2016-11-20 22:40:45
next senpai.d tunggu
Rudy Wowor
2016-11-20 21:42:31
Harusnya Dragon bisa mengendalikan Goodlike biar tambah kuat. Mungkin cerita ini akan lama tamatnya dan butuh chapter yang banyak kayak One Piece hehe
kyoushi
2016-11-20 21:39:25
Lanjut gan.
ThE LaSt EnD
2016-11-20 21:31:09
keluarga ras Naga Drgon spesial.. asap hijau, merah dan biru untuk Dragon. mungkinkah Dragon Bearth brpenaruh pda saudara dragon jga?,. stidknya ini akn jd kelemahan dragon.
Jack El Jacqueline
2016-11-20 20:18:37
lanjutkan senpai...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook