VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 83

2016-09-04 - ibongneverland > Dragon si Pemburu Bajak Laut
190 views | 10 komentar | nilai: 9.75 (4 user)

Dragon Chapter 83: Kakak!

Dragon dan Lucy sampai di dalam toko milik Zirconixena. Mereka berdua melihat Fuyuki dan Lumina bermain bersama dengan Green.

Zirconixena, bapak pemilik toko tersebut sedang sibuk bersama menantunya, Imelda.

Dragon berjalan mendekati Fuyuki, lalu berdiri di depan Fuyuki.

"Fuyuki, aku ingin berbicara denganmu sebentar," ucapnya.

Fuyuki yang sedang tertawa, memperhatikan Dragon sambil memasang muka cemberut.

"Kau lupa memanggilku kapten ya?"

Dragon hanya tersenyum. Kemudian memegang kedua bahu Fuyuki.

"Tujuanku..."

Fuyuki terdiam dengan pupil mata yang membesar, dalam pikirannya, dia seperti melihat sosok orang yang pernah bicara dengannya sama seperti yang dilakukan Dragon sekarang.

"Tujuanku masih panjang. Dan aku tidak mungkin tetap bersamamu," ucap Dragon kemudian mengeluarkan kantong uang yang dibawa.

"Gunakanlah ini untuk membeli kapalmu yang baru. Kau tahu, aku yang telah menghancurkan kapalmu kan?"

Fuyuki tidak menjawab, dia tetap diam menatap Dragon. Tanpa dia sadari, tangannya menerima kantong uang pemberian Dragon.

"Yosh! Aku pergi sekarang," ucap Dragon sambil melepaskan Fuyuki dan mulai berjalan menuju pintu toko."Ayo Lumina, Green."

Lumina digandeng Green berjalan mengikuti Dragon.

Tiba-tiba Fuyuki menundukkan kepalanya, air matanya menetes di lantai toko.

"Tidak!!!" teriak Fuyuki.

Semua terkejut mendengar teriakan Fuyuki.

Dragon berhenti dan menoleh ke Fuyuki.

Fuyuki melihat Dragon dengan wajahnya yang penuh air mata,"Ku mohon jangan tinggalkan aku lagi."

Zirconixena bingung, sesekali dia melihat Fuyuki lalu Dragon.

Dragon tersenyum, dia membenarkan sabuk pengikat sarung tongkatnya.

"Fuyuki, ada banyak hal yang terjadi. Dan semua tidak mungkin sesuai dengan keinginanmu. Kau harus berjuang untuknya, dan aku percaya kau bisa," ucap Dragon.

Fuyuki mengusap air matanya, dia kembali menangis.

"Fuyuki, Dragon adalah putra Black Dragon. Orang yang telah kau anggap ayah keduamu," tiba-tiba Zayn berdiri di samping Lucy di depan pintu toko.

Fuyuki sempat berhenti menangis, tapi mendengar ucapan Zayn, dia kembali menangis.

"Menangis tidak akan membuatmu mendapatkan apa yang kau inginkan. Berusahalah Fuyuki, aku mengandalkanmu," pesan Dragon sesaat setelah dia kembali berjalan menuju pintu toko.

"A-apa... Apa kau yakin itu, Zayn!?" Zirconixena nampak gemetaran.

Zayn menanggukkan kepalanya.

"Aku sudah menceritakan apa yang terjadi kepada mereka Ayah. Dan aku juga tidak percaya jika Dragon ternyata adalah putra kapten bajak laut yang Ayah ceritakan. Tapi kenyataannya dia memang putranya."

Zirconixena berlutut, menghadap Dragon, dan menangis.

"Dragon!" seru Fuyuki.

Dragon berhenti lagi lalu menoleh.

"Apa aku bisa menjadi putra kapten juga?" tanya Fuyuki sambil berusaha menghapus air matanya."A-apa kau keberatan?"

Dragon tersenyum, dia menggelengkan kepalanya.

"Tidak, aku tidak keberatan jika kau ingin menjadi putranya, Fuyuki," balas Dragon.

"Hiks... Ayah, aku sekarang putra kapten.. Hiks," ucap Fuyuki sambil menghapus air matanya.

Zirconixena berdiri dan berjalan mendekati Fuyuki, lalu memeluknya.

"Selamat ya anakku, mimpimu akhirnya menjadi kenyataan sekarang," Zirconixena memeluk erat Fuyuki.

"Terima kasih Ayah, aku senang... Hiks."


Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 83 - Kakak!
Penulis : ibongneverland

Dragon dkk mulai meninggalkan toko, Zayn juga sempat mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada Dragon.

"Dia akan menjadi seorang wanita yang kuat nanti," ucap Dragon saat naik ke atas Dragon's Claw.

Lucy memperhatikan Dragon,"Apa kau yakin Dragon?"

"Ya, dia mengingatkanku padamu dulu," jawab Dragon.

Lucy menoleh ke belakang kemudian tersenyum.

Di atas Dragon's Claw, Dragon dkk melihat Fuyuki, Zirconixena, Zayn, Imelda, dan kru kapal Zayn melambaikan tangan mereka di pinggir dermaga.

"Hati-hati Kakak!" teriak Fuyuki kepada Dragon.

Dragon membalas dengan melambaikan tangannya.

"Kau berhasil membuatnya ceria lagi Kakak Dragon," ucap Lucy senang sambil melambaikan tangan.

Dragon meyipitkan matanya dan menoleh ke Lucy,"Kau tidak perlu memanggilku Kakak juga."

Lucy tertawa.

Dragon's Claw mulai meninggalkan pulau Junishi.

Dalam perjalanan mereka menuju pulau Hantaa, mereka melihat puing-puing kapal berserakan di tengah lautan.

"Dragon... Puing-puing kapal ini..." Lucy heran melihat puing-puing kapal yang sangat banyak di depan kapal mereka.

"Seseorang menghancurkan tiga kapal yang kita serang tadi," sahut Dragon serius.

Beerrr! Hawkeye terbang dan bertengger di atas puing kapal yang besar. Seseorang terlihat terlentang di atasnya, salah satu kakinya putus.

Dragon melompat ke atas puing kapal itu setelah Dragon's Claw mendekat.

"Kau, apa yang terjadi dengan kapalmu?" Dragon berusaha mengangkat kepala orang yang terlentang itu.

"Shark...Sha-ark.. Di-dia..." orang itu tiba-tiba tidak sadar.

"Dragon, kenapa dia?" Lucy terkejut.

Dragon meletakkan kepala orang itu dan berdiri.

"Dia sudah mati, Lucy."

Lucy menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Orang itu mati setelah kehabisan darah, terlihat darah di kakinya yang putus juga sudah mulai mengering.

Dan di depan puing tempat Dragon berdiri, puluhan mayat mengapung di atas laut.

"Mereka semua dibunuh!!?" Lucy tidak percaya.

Dragon menarik nafasnya, lalu menganggukkan kepalanya.

Setelah Dragon kembali ke atas Dragon's Claw, dia lebih serius dari biasanya.

"Shark, orang itu mengucapkan kata itu kepadaku," ucap Dragon kepada Lucy.

Lucy masih terlihat pucat.

"Kita harus berhati-hati. Aku tidak yakin siapa Shark itu sebenarnya, bisa jadi dia juga bajak laut, atau angkatan laut. Tapi setelah apa yang dia lakukan sekarang, aku yakin dia akan melakukan hal yang sama kepada kita jika bertemu nanti," ucap Dragon menambahkan.

Matahari mulai terbenam, Dragon dan Lucy memutuskan untuk berjaga-jaga sampai kapal mereka tiba di Hantaa.

Kembali ke pulau Junishi, di dermaga pulau itu.

Kapal kerajaan Zirconixena mulai bergerak, Imelda dan kru kapal sudah berada di atas kapal menunggu Zayn yang masih berdiri di depan Ayah dan Adiknya.

"Fuyuki, ikutlah denganku kembali ke kerajaan," ajak Zayn.

Fuyuki menggelengkan kepalanya, dia menggenggamerat tangan ayahnya, Zirconixena.

"Aku akan tetap tinggal di sini bersama Ayah, Kak," ucap Fuyuki.

Zayn tersenyum, "Baiklah kalau kau tetap ingin tinggal bersama Ayah."

Zayn memutuskan kembali ke atas kapalnya, tapi dia tiba-tiba menoleh ke belakang,"Jika kau ingin membeli kapal baru, katakan kepadaku. Aku akan mengantarmu mencarinya, Fuyuki."

Sekali lagi Fuyuki menggelengkan kepalanya,"Aku akan menyimpan uang ini. Apapun yang terjadi, aku akan terus menyimpannya."

Zayn menganggukkan kepalanya dan meneruskan langkahnya naik ke atas kapal.

Kapal kerajaan Zirconixena mulai meninggalkan pulau Junishi bersamaan matahari yang menghilang.

"Sebaiknya aku mulai membuatkan makan malam untuk kita, Fuyuki," ucap Zirconixena sambil berjalan kembali ke tokonya.

"Aku akan membantumu Ayah,"

"Kau bisa memasak, Fuyuki?" tanya Zirconixena kagum.

"Tidak."

"Haha... Sudah kuduga."

Fuyuki pun ikut tertawa bersama ayahnya.

Di lautan lepas, sebuah kapal kecil terombang-ambing di tengah lautan.

Batss!!! Sebuah anak panah melesat ke atas langit dan tidak lama kemudian sesuatu jatuh di atas kapal kecil itu.

Seorang pemuda dengan rambut acak-acakan berwarna biru laut mengambil sebuah surat yang terikat di kaki burung elang yang baru saja dipanahnya itu.

Pemuda yang ternyata Key itu tersenyum setelah melihat surat yang dipegangnya, surat yang bertanda X.

"Makan malam yang nikmat," ucap Key tersenyum menyeringai sembari kembali ke kemudi kapal.

Bersambung ke Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 84

Fuyuki Zirconixena
2017-01-05 19:46:12
Anjeerr... Aku nemu cerita ini pas cari kata "Fuyuki" di pencarian kata.. Dan ternyata...
Eiichiro Maruo
2016-12-31 16:23:19
fuyuki cowok?
Rifky D Dragnel
2016-09-06 13:23:52
Kemunculan musuh baru yg berbahaya. Ceritanya mulai memanas
Ade Aja
2016-09-05 20:05:45
Shark,,? Sekuat apa dia memangnya, dan surat brtnda x..? Aq jd teringat dgn se2org, apa mgkin ada hubungannya dgn pria itu. Lagi2, mas Adhe sukses membuat pembca penasaran..
Mr Blacky
2016-09-05 18:29:10
Shark terlihat seperti orang berbahaya
Sqouts Shadows
2016-09-05 12:35:34
Dari namanya shark pasti ras ikan hiu
Zunuya Rajaf
2016-09-05 10:50:01
jd itu ya ... knpa kluarga Z bsa mengenal Black dragon,. hmm, spertinya kdpan, orng2 yg brtemu Black Dragon, akn brtmu dgn Dragon...
Shark
2016-09-05 10:20:30
Di tunggu kelanjutan nya
Aerilyn Shilaexs
2016-09-05 08:39:39
semuanya dibunuh, pasti dia musuh baru yang berbahaya
Gawa Ilahi
2016-09-05 07:32:34
Shark syapa dia itu
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook