VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 79

2016-08-30 - ibongneverland > Dragon si Pemburu Bajak Laut
169 views | 8 komentar | nilai: 9.67 (3 user)

Dragon Chapter 79: Fuyuki Z

Dragon yang masih tertidur tiba-tiba terbangun setelah sebuah ketimun jatuh di kepalanya.

Dragon berusaha membuka matanya, dan dia melihat Hawkeye berdiri di depannya.

"Ah kau, selamat pagi, Hawkeye."

Dragon kemudian duduk di tempat tidurnya. Dia menoleh ke Hawkeye lagi.

"Sayapmu sudah sembuh? Coba aku lihat."

Hawkeye mendekati Dragon, kemudian Dragon memeriksa sayapnya.

"Sepertinya sudah tidak perlu diperban lagi. Ramuan dari buku kakek memang hebat," ucap Dragon senang.

Begitu perban di sayapnya terlepas, Hawkeye berusaha mengepakkan sayapnya.

Dragon tersenyum melihat usaha Hawkeye.

"Dragon, bangun! Kau tahu ini sudah..." Lucy berhenti berbicara setelah melihat Dragon dan Hawkeye bersama, lantas dia tersenyum.

"Sepertinya sudah ada yang membangunkanmu, Dragon?"

"Ah, ya kau benar, Lucy," balas Dragon sambil mengambil ketimun yang diberikan oleh Hawkeye.

"Kau juga dapat sebuah ketimun Dragon? Kau pasti senang sekali," ucap Lucy sambil tersenyum.

Dragon mengangkat ketimun yang diberikan Hawkeye, "Ya kau benar..."

"Tu-tunggu dulu!" batin Dragon. Dia memperhatikan seksama ketimun yang dibawanya.

Pak! Pak! Hawkeye tiba-tiba terbang keluar kamar Dragon.

"Woi! Ini ketimunku! Kau mencurinya lagi ya, Hawkeye! Kemari kau pencuri!" teriak Dragon sambil berlari mengejar Hawkeye sampai keluar ruangan kapal.

Lucy yang mengikuti Dragon dari belakang memasang muka datar.

"Kalian berdua memang tidak berubah sama sekali."

"Pagi Dragon!" seru Lumina dari ruang atas kapal.

Dragon mendongak ke arah Lumina lalu tersenyum, "Kau sudah ceria lagi, Lumina?"

"Iya... Terima kasih Dragon, Lucy sudah menceritakan semuanya..." balas Lumina sedikit murung.

"Berhentilah memasang muka jelekmu itu, Lumina," ucap Dragon.

Lumina mengeluarkan kedua tangannya dan menghitung dengan jarinya.

Dragon bingung melihat tingkah Lumina.

"Huff... Aku harus menghemat darahmu, karena aku tidak bisa meminumnya setiap hari," keluh Lumina.

Mendadak Dragon menjadi kesal.

"Kau itu!"

Ngekk!! Lucy menjewer telinga Dragon.

"Sudah-sudah... Sarapan dulu," ajak Lucy sambil berjalan naik ke ruang atas kapal.

Dragon dengan wajah kesalnya melihat Lumina yang tertawa senang.

Setelah selesai sarapan, Dragon memilih duduk di depan kapalnya. Dan perhatiannya kemudian teralihkan oleh kapal bajak laut yang berhenti di depannya.

Dragon langsung berdiri, dia mengambil tongkatnya yang disarungkan di punggungnya.

Tiba-tba Hawkeye bertengger di bahu kanan Dragon.

"Jadi kau mau membantuku, Hawkeye?"

"Kwaaak!!"

"Saatnya berpesta!" teriak Dragon melesat ke kapal bajak laut yang sudah dekat dengan kapalnya.

Blaarr!!!! Dengan tongkatnya, Dragon memukul-mukul kapal bajak laut kecil itu hingga terbelah menjadi dua dan mulai tenggelam.

Beberapa saat setelah kapal bajak laut itu tenggelam, beberapa puing-puing kapalnya yang terbuat dari kayu terapung.

Dragon menjadi heran.

"Aneh, kapal ini tidak ada orangnya..."

"Dragon, ada apa?" tanya Lucy yang menggandeng Lumina di depan kapal.

Dragon menoleh ke Lucy, "Kapal bajak laut ini tidak ada orangnya."

"Hohoho! Aku adalah bajak laut terkuat di lautan ini, aku adalah calon raja bajak laut! Hohoho!" teriak seseorang di atas puing-puing kapal bajak laut yang dihancurkan Dragon.

Dragon dan Lucy menyipitkan mata mereka.

"Kalian ketakutan ya? Tidak berani menunjukkan batang hidung kalian! Hohoho!" teriaknya lagi.

"Heh??!!" Dragon menjadi kesal.

"Aku ada dibelakangmu bodoh!" teriak Dragon melihat orang itu membelakanginya dan Lucy.

Orang itu yang ternyata seorang anak kecil menoleh ke belakang. Dengan wajah serius, dia melihat Dragon.

"Kalian siapa?"

Dragon dan Lucy terkejut.

"Harusnya aku yang bertanya seperti itu!" teriak Dragon dan Lucy bersamaan.

Beberapa saat kemudian, anak perempuan itu sudah berada di atas kapal Dragon. Dia duduk di depan Dragon, Lucy, dan Lumina.


Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 79 - Fuyuki Z
Penulis : ibongneverland

"Siapa namamu?" tanya Dragon.

Mendadak anak itu berdiri, sambil menenteng tangan, dia berteriak,"Aku adalah calon raja bajak laut!"

Dragon dan Lucy melongo melihat anak itu.

"Aku adalah putra ayah dan ibuku. Aku dilahirkan di sebuah desa kecil!"

Dragon dan Lucy memiringkan kepalanya.

"Aku adalah anak terakhir mereka. Menjadi seorang ksatria lautan terhebat. Mengarungi lautan, menjelajahi pulau-pulau, dan menciptakan ketakutan diseluruh ujung dunia!"

Dragon dan Lucy menundukkan kepala mereka berdua.

"Aku adalah..."

Dragon dan Lucy langsung antusias melihat anak itu. Mereka berpikir kalau anak itu akan menyebutkan namanya.

"Aku adalah bidadari bersayap besi..."

"Stop!!!!!" teriak Dragon dan Lucy dengan wajah kesal.

"Sebutkan namamu saja!"

"Huff... Kalian tidak tahu ya," ucap anak itu.

"Makanya aku tanya!" Dragon dan Lucy sampai melotot saking kesalnya.

Anak itu tiba-tiba serius.

Dragon dan Lucy ikut menjadi serius.

"Namaku adalah Fuyuki Z..."

Suasana hening sejenak.

"Fuyuki Z..." ucap anak bernama Fuyuki itu lagi.

Dragon dan Lucy saling berpandangan.

"Fuyuki..."

Dragon dan Lucy bingung melihat Fuyuki menundukkan kepalanya.

Tiba-tiba dia mencekik leher Dragon.

"Siapa namaku! Katakan!" teriak Fuyuki sambil menangis."Katakan siapa namaku!"

"Memangnya aku tahu!" balas Dragon dan Lucy bersamaan.

Fuyuki malah semakin keras tangisannya.

"Anak ini berisik sekali," ucap Dragon berusaha menutup telinganya.

Krucuk! Krucuk! Bunyi perut Fuyuki terdengar keras.

Fuyuki pun berhenti menangis.

"Sepertinya kau lapar, Fuyuki. Apa kau sudah makan sebelumnya?" tanya Lucy berusaha tetap tenang.

"Kalau kalian punya makanan, sebaiknya kalian segera menyajikannya kepadaku," jawab Fuyuki.

"Heh!!!? Memangnya kau itu siapa!" teriak Lucy marah sambil menjewer telinga Fuyuki.

"He-hentikan Lucy, kau bisa memutuskan telinga anak ini," ucap Dragon mencoba menenangkan Lucy.

Lucy kemudian melepas jewerannya, dengan sedikit kesal, dia berteriak kepada Green," Green! Buatkan makanan untuk Fuyuki!"

Tidak lama kemudian, Green turun membawakan sepiring makanan.

"Makanlah," ucap Lucy sambil memberikan piring berisi makanan kepada Fuyuki.

"Aku tidak suka sayur-sayuran," ucap Fuyuki.

"Cerewet! Sudah makan saja!" teriak Dragon sambil berusaha memasukkan makanan sepiring-piringnya ke mulut Fuyuki.

Jtak! Lucy menjitak kepala Dragon.

Fuyuki akhirnya menghabiskan makanan yang dibuatkan Green.

"Makanannya enak," ucapnya.

"Kau bilang tadi, tidak suka sayur-sayuran. Tapi kenapa habis?" tanya Dragon kesal.

"AKu lapar," jawab Fuyuki.

Dragon memasang wajah menangis.

"Kenapa ada makhluk mengesalkan seperti ini di dunia sih..."

"Fuyu, apa yang kau lakukan di atas kapal bajak laut itu?" tanya Lucy.

Fuyuki terdiam, kemudian melihat ke lautan. Dia melihat puing-puing kapalnya berserakan di laut.

"Siapa yang menghancurkan kapalku!" teriak Fuyuki histeris.

Dragon dan Lucy memasang muka datar.

"Aku harus menemukan orang yang telah menghancurkan kapalku dan menuntut ganti rugi kepadanya!" ucap Fuyuki dengan wajah serius.

"Aku yang sudah menghancurkan kapalmu," ucap Dragon.

Fuyuki melirik Dragon.

"Tidak mungkin," ucapnya dengan wajah dingin.

"Grr..." Dragon berusaha menahan amarahnya. Kemudian tiba-tiba dia mengambil tongkatnya lagi lalu mempraktekkan saat dia memukul-mukul kapal Fuyuki dengan tongkatnya.

"Kau lihat? Seperti itu aku menghancurkan kapalmu."

"Aku tidak percaya," jawab Fuyuki enteng.

Dragon tiba-tiba menjadi lemas.

Lucy menghela nafas," Ya, baiklah kita akan membantumu mencari orang yang telah menghancurkan kapalmu itu Fuyuki. Tapi bisa kau katakan kenapa kau ada di lautan sendirian?"

"Baiklah, mulai sekarang kau kru kapal bajak lautku, dan kapal ini adalah milikku," ucap Fuyuki.

"Heh?!!!! Terserah kau saja!" teriak Dragon dan Lucy bersamaan dengan wajah kesal.

Fuyuki tiba-tiba terdiam.

Dragon dan Lucy berubah bingung.

"Aku... Aku mencari ayahku.." ucap Fuyuki.

"Ayah?!!!"

Bersambung ke Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 80

SHiniGami GhoUL
2017-02-14 23:00:55
Neng Fuyu Nyebelin Bgt yakk...
Fuyuki Zirconixena
2017-01-05 20:32:16
Wanjeerr... Warbyazahh... Gue banget tuh gilanya... \ /
Darklight
2016-08-31 17:25:53
Akhirnya chapter 1-79 selesai kubaca, ceritanya keren om, lanjut aja dah
Gawa Ilahi
2016-08-31 08:02:05
Nyeselin mah anak kecil itu
Aerilyn Chan Kawai
2016-08-31 05:20:22
nama anak itu kaya si ranking 3, anak yang menyebalkan
Die And DeAth
2016-08-30 21:35:16
hmm..mungkin Dragon akan menolong anak itu, Z. mungkin. atau jngan2 dia jg ras vampir.. lanjut saja dulu..
Ade Aja
2016-08-30 19:48:23
Fuyuki Z, dari desa kecil..? Emm,, siapa gerangan, mgkinkh dia anak pemilik toko yg smpt dihncurkn 300 x oleh bjak laut. Atauu.? Akh sebaikny aq tggu chpter slnjutNy mas Adhe.
Rifky D Dragnel
2016-08-30 15:34:32
Bener" anak yg aneh. Oh ya Z itu kepanjangannya apa ya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook