VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 78

2016-08-30 - Adhe Kurniawan > Dragon si Pemburu Bajak Laut
218 views | 5 komentar | nilai: 9.5 (4 user)

Dragon Chapter 78: Coral's Leaf

"ARGH!!!"

Dragon dan Lucy terkejut, mereka langsung berlari menuju asal suara.

"Ada seseorang yang masuk ke dalam kapal!"

"Lumina!!" Lucy histeris.

Sesampainya di dalam kapal, tepatnya di depan kamar Dragon. Mereka berdua terdiam mematung melihat Lumina mengeluarkan aura menyeramkan sambil mengigit leher seorang pria yang sedang telanjang.

"Ka-kau kenal orang ini Lucy?" tanya Dragon menggaruk-garuk kepalanya.

Lucy menganggukkan kepalanya, "Dia orang yang aku lawan di kapal Rocky."

"Semoga Lumina segera kembali normal, aku melihat auranya sangat mencekam..." ucap Dragon sedikit ketakutan.

Tak lama kemudian, Lumina akhirnya tertidur. Dan James pingsan dalam keadaan kaget setengah mati.

"Aku yakin dia akan trauma masuk ke tempat orang tanpa permisi dulu," ucap Lucy menutupi tubuh James dengan sebuah selimut.

Dragon kemudian mengikatnya lalu menarik tubuh James ke luar ruangan kapalnya.

Dungg!!! Dragon melempar tubuh James ke kapal milik Rocky.

Jduaak!!! James mendarat tepat di tumpukan kru bajak laut Rocky.

"Woi!! Sakit james!" seru kru bajak laut Rocky.

James masih tak sadarkan diri dengan mulut menganga.

Di perjalanan mereka, sebuah kapal angkatan laut tiba-tiba muncul di dekat kapal Dragon dan kapal milik Rocky.

Dragon mendekat ke pinggiran kapal.

"Kau kah itu kapten Ryuga?" tanya Dragon sambil mencoba melihat seseorang yang berdiri di kapal angkatan laut itu.

"Kau benar, Dragon. Kebetulan sekali kita bertemu," ucap Ryuga sambil melepas topinya."Kau juga membawa bawaan cukup banyak sepertinya?"

"Haha... Ya, kau tahu, aku seorang pemburu bajak laut haha," balas Dragon sambil tertawa.

Tidak lama kemudian, kapal milik Rocky di bawa kapal angkatan laut milik Ryuga dan Dragon mendapatkan imbalannya.

"Tumben kau menerima uang imbalannya, Dragon?" tanya Lucy heran.

"Aku ingin memberikan uang ini untuk bapak pemilik toko," jawab Dragon.

"Kau berencana kembali ke pulau Junishi?"

"Setelah Hawkeye sembuh, aku akan minta tolong kepadanya," jawab Dragon.

"Green!" Green tiba-tiba memanggil Dragon.

Dragon mendekati Green,"Ada apa Green?"

"Green!" Green bergegas masuk ke dalam ruang kapal. Dia menuntun Dragon dan Lucy menuju ke kamar Dragon.

"Lumina!!!" Dragon dan Lucy berlari mendekati Lumina.

Tubuhnya berubah warna biru pucat, matanya berubah putih semua.

Dragon menaruh kepalanya di dada Lumina.

"Masih ada," ucap Dragon.

"Apa yang terjadi padanya?" Lucy bingung.

Dragon mengangkat tubuh Lumina dan meletakannya di atas tempat tidurnya.

Dragon duduk di samping Lumina.

Cukup lama Dragon memperhatikan Lumina hingga dia menyadari sesuatu. Dengan tergesa-gesa Dragon mencoba mengeluarkan buku catatan kecil yang selalu dibawanya. Kemudian mencari sebuah catatan yang pernah dia baca sebelumnya.

"Nightshiren, sebuah keadaan dimana tubuh seorang ras vampir menjadi biru pucat dengan mata memutih. Penyebabnya adalah banyaknya darah yang diminumnya, terutama jika darah ras naga..."

"Jadi kakek sudah memberitahuku tentang para ras dalam buku ini, aku sama sekali tidak menyadarinya," gumam Dragon masih memperhatikan catatan dalam buku yang dibawanya.

"Dragon, kau kenapa?" tanya Lucy.

Dragon menunjukkan catatan pada buku yang dibawanya kepada Lucy.

"Kakek sudah memberikan kita petunjuk tentang apa yang akan kita hadapi di perjalanan kita, Lucy. Dan inilah alasan lain kenapa nenek memberikan buku ini kepadaku," ucap Dragon.

Lucy melihat Dragon dan terdiam sejenak. Kemudian matanya bergerak ke arah Lumina.

"Nightsiren... Apa ada cara untuk menyembuhkannya Dragon?"

"Coba aku lihat, Lucy... " jawab Dragon sambil membuka halaman dalam buku itu,"Cara mengobati dengan memberikan darah ras naga yang di campur dengan Coral's Leaf..."

Lucy bersandar di dinding kapal, pandanganya sayup.

"Bagaimana kita mendapatkan daun itu, Dragon?"

"Coral's Leaf adalah tumbuhan langka yang terdapat di terumbu karang raksasa..." Dragon menundukkan kepalanya,"Kita tidak akan sampai... hanya keajaiban yang bisa menyembuhkan Lumina."

Lucy berjalan mendekati Dragon dan memegang bahunya.

"Kita harus secepatnya menemukan kedua orang tuanya sebelum Nightsiren ini semakin parah."

Dragon menganggukkan kepalanya pelan sambil melihat Lumina.

"Green?"

Dragon dan Lucy menoleh, mereka melihat Green memberikan sebuah daun yang bersinar.

"Coral's Leaf? Da-darimana kau menemukannya Green?"

Secara tak terduga, Green menumbuhkannya dari tubuhnya.

"Jadi... tumbuhan ini adalah bagian tubuhmu?" Dragon mencoba memetik sebuah Coral's Leaf yang tumbuh di kepala Green.


Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 78 - Coral's Leaf
Penulis : Adhe Kurniawan

Brukk!! Green terjatuh setelah Dragon memetik tumbuhan itu.

"Green!!!" Dragon berusaha membangunkan Green.

"Green..." Green menjadi lemah setelah menumbuhkan Coral's Leaf.

Dragon mengangkat tubuh Green dan meletakkannya di sebelah Lumina.

"Beristirahatlah Green. Aku akan menyembuhkan Lumina untukmu," ucap Dragon.

"Green..." Green mencoba mengangkat tangannya tapi tidak kuat.

Dragon tersenyum,"Ya, aku akan berusaha."

Dragon kemudian menyiapkan perlengkapannya. Dengan pisau tajam, dia membuat luka di jarinya kemudian menaruh darahnya di atas gelas. Lucy membantu Dragon menumbuk Coral's Leaf.

"Apa mungkin karena tumbuhan ini hanya Green yang bisa menumbuhkannya sehingga tumbuhan ini menjadi langka, Dragon?" tanya Lucy berusaha keras menumbuk tumbuhan yang sekeras batu itu.

"Iya Lucy. Apalagi saat dia dalam bentuk besarnya, tidak ada seorang pun berani mendekatinya," jawab Dragon."Kakek menuliskan tentang Coral's Leaf saat perjalanannya sampai di sebuah dinding raksasa yang penuh monster kaktus."

"Itu artinya kakek sudah pernah bertemu Green sebelumnya?"

Dragon menanggukkan kepalanya.

"Kakakku dan Rosinante juga mengenal Green dengan baik," ucap Lucy semakin penasaran.

"Itu artinya Green sudah lama bersama keluarga kita, Lucy."

"Tapi... kenapa kakek tidak pernah menyinggung tentang Green?" heran Lucy.

Dragon menoleh ke Lucy,"Mungkin seperti keluargamu, kakek juga menyembunyikan tentang Green kepada kita."

Lucy terdiam sejenak.

"Sebaiknya kau mulai menghaluskan tumbuhan itu lagi, Lucy. Kita pikirkan urusan itu lain waktu," ucap Dragon mulai membakar darahnya yang sebelumnya dia masukkan ke dalam sebuah panci.

Tidak lama kemudian, Dragon mengoleskan seluruh ramuan yang dibuatnya di tubuh Lumina.

Setelah selesai mengoleskan, Dragon dan Lucy melihat asap biru muncul diseluruh tubuh Lumina.

Pupil mata Lumina yang berwarna putih berangsur-angsur berubah warna menjadi biru seperti kekuatan Dragon. Bersamaan dengan hilangnya asap biru di tubuh Lumina, pupil mata Lumina berubah warna menjadi merah seperti biasanya.

"Dragon! Kita berhasil!" seru Lucy melihat tubuh Lumina kembali normal.

Dragon mengusap keringatnya, kemudian memegang tangan mungil Lumina.

"Tubuhnya sudah hangat kembali Lucy," ucap Dragon sambil tersenyum.

Dragon kemudian memperhatikan Green.

"Hei, kau tidak apa-apa kan kawan?" tanya Dragon melihat Green mulai membuka matanya.

Green berusaha duduk, Dragon membantunya.

"Green!" jawab Green senang.

Dragon memeluk Green.

"Jangan lakukan itu lagi ya Green... Aku pasti akan mencari jalan lain untuk menolong Lumina, aku tidak ingin kehilanganmu hanya untuk menolongnya," ucap Dragon mempererat pelukannya.

Lucy mengusap air matanya yang tiba-tiba keluar. Dia juga berusaha tersenyum melihat Dragon dan Green berpelukan.

Coral's Leaf tidak dapat dicari, tapi kau bisa mendapatkannya dengan memetiknya dari tubuh monster kaktus karena Coral's Leaf adalah bagian dari soul monster kaktus. Konsekunsinya, mereka akan mati jika terlalu sering menumbuhkan tumbuhan langka itu. Tulisan ini bagian terakhir catatan yang tidak dibaca oleh Dragon tapi Green mengetahuinya.

Bersambung ke Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 79

Kuroko Akashi
2017-02-14 22:51:09
Strange Vampire...
Ade Aja
2016-08-30 19:27:39
Untung sja ada buku catatan mengenai penyembuhan berupa penyakit, kalo tdk enth apa jdnya nasib lumina. Tpi sangat disygkan, Dragon tk membca bgian akhir catatan mngenai coral's leaf
Aerilyn Shilaexs
2016-08-30 17:39:43
ah vampir aneh, sukanya minum darah naga dan makanan naga, itulah akibatnya
Rifky D Dragnel
2016-08-30 15:23:54
Dragon harus hati" agar lumina tidak menggigitnya lagi. Klo tidak green dalam bahaya
ThE LaSt EnD
2016-08-30 12:45:30
hmm,darah vampir dan dan naga keduanya saling berpengaruh trhadap ras mereka.., tpi gigitan vampir memperkuat ras naga,.. vampir menjdi biru jika trlalu bnyak minum drah naga, smentara ras naga akn tr
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook