VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 43

2016-02-20 - Ibong Neverland > Dragon si Pemburu Bajak Laut
292 views | 10 komentar

Dragon dan Key bergegas keluar dari dalam gudang menuju gedung tempat pernikahan Fox berlangsung.

Sesampainya di dekat gedung, Dragon dan Key yang mengenakan jubah memerhatikan beberapa orang yang datang dengan topeng diwajah mereka. Dan ada beberapa penjaga yang mengeledah setiap orang yang datang itu.

"Apa mereka penduduk Milestone ? ".

"Sebagian Dragon. Karena jika mereka mendapatkan undangan dan tidak datang, Fox akan menghabisi mereka " ucap Key yang berdiri di belakang Dragon.

"Ada jalan lain untuk masuk ke gedung itu, Key ? ".

"Ikut denganku, aku tunjukkan jalannya ".

Dragon mengikuti Key berjalan melewati lorong di belakang gedung yang berada di depan gedung tempat Fox akan menikah. Beberapa langkah, Key berhenti dan berjongkok di tengah jalan.

KREEK !!!

Key membuka pintu yang terletak ditengah jalan tersebut.

"Saluran air ? ".

"Bukan, ini adalah jalan pintas pasukan kerajaan. Semua orang tahu, tapi pasukan Fox mengabaikan jalan ini ".

Dragon mengerutkan dahinya.

"Mengabaikan ? ".

"Ya, kau tahu… Tanpa sembunyi-sembunyi, Fox sudah membuat kerajaan ini dibawah kekuasaannya. Semua penduduk Milestone sudah pasrah dengan hidup mereka. ".

Dragon menggeleng-gelengkan kepalanya, " Benar-benar tidak bisa di biarkan ".

Key mulai masuk ke dalam pintu rahasia yang dia buka, Dragon mengikutinya dari belakang.

Begitu sampai dibawah, Key dan Dragon mulai menyusuri lorong di bawah kota tersebut.

"Dragon, bukannya kita tidak bisa mendekat jika kita masuk lewat jalan ini ? " tanya Key yang membawa sebuah obor di depan Dragon.

"Setelah penjara Pasir Putih luluh lantah, aku yakin Fox akan memperketat penjagaannya. " jawab Dragon.

Key berhenti kemudian menoleh ke Dragon, " Lalu ? Apa rencanamu Dragon ? ".

"Lorong ini sampai ke gedung itu tidak ? ".

"Tentu saja, gedung itu adalah bekas menara pengawasan untuk semua kapal yang datang ke kerajaan ini. Ujung lorong ini adalah basemen gedung itu " jawab Key meneruskan langkahnya.

Sesampainya mereka di ujung lorong, Key dan Dragon melihat beberapa penjaga bersiaga di basemen gedung.

"Kau benar Dragon. Sepertinya Fox memperketat penjagaan ".

Dragon berjalan ke depan, kemudian menyelinap di belakang sebuah lemari yang berada di basemen.

"Dragon… Kau mau kemana ? " tanya Key lirih, wajahnya nampak panik karena pasukan jendral Fox yang bersiaga di basemen jumlahnya banyak.

"Hei Key, apa panahmu masih mengandung bius ? " tanya Dragon lirih di belakang lemari.

"Oh, kau benar Dragon " jawab Key menyadari bahwa anak panahnya bisa melumpuhkan pasukan jendral Fox.

"Ada tujuh orang yang berjaga disini. Kau lumpuhkan tiga orang yang berjaga di pintu basemen. Aku lumpuhkan sisanya yang berjaga di ruang ini. " lanjut Dragon berjalan menuju ke sisi lain lemari.

Key menganggukkan kepalanya, mengambil beberapa anak panah kemudian membidik ke arah tiga orang yang sedang menjaga pintu basemen menuju ke gedung.

BLASST !!!

GRUBAAAK !!!

Ketiga pasukan jendral Fox yang berdiri di depan pintu basemen langsung jatuh tersungkur.

"Eh? Kenapa mereka bertiga ? ".

"Dragon Arm ! " teriak Dragon mengarahkan pukulannya ke dua pasukan jendral Fox yang berdiri tidak jauh dari lemari.

"Penyusup ! " teriak dua orang pasukan jendral Fox yang melihat Dragon menumbangkan kedua temannya.

Saat mereka berdua berlari menuju ke pintu basemen, Dragon melesat dengan cepatnya.

"Aku butuh kalian " ucap Dragon dengan wajah menyeramkan.

Kedua pasukan jendral Fox yang tersisa nampak ketakutan.

Di dalam gedung dimana jendral Fox dan Lucy akan melangsungkan pernikahannya.

Lucy yang mengenakan gaun putih terlihat melamun, pandangannya kosong. Saat jendral Fox menggandeng tangannya, Lucy mengikutinya tanpa memberontak.

"Kau memang gadis yang sangat baik " ucap jendral Fox yang memakai setelan jas hitam dengan topeng masqurade.

Salah satu pasukan jendral Fox mendekati jendral Fox yang sedang berjalan menuju ke atas panggung di dekat jendela yang mengarah ke laut.

"Jendral, kami tidak menemukan kedua bocah itu " ucapnya sambil menundukkan kepalanya.

"Tetap siaga, atau kepalamu akan menjadi pengganti mereka berdua "

Pasukan jendral Fox kaget dan gemetaran.

"Baik Jendral ".

KREEEK !

Pintu basemen mendadak terbuka, dua orang pasukan jendral Fox keluar dari dalam basemen.

"Hei ! bukankah kalian yang menjaga basemen ? Kenapa kalian kemari ? " tanya seorang pasukan jendral Fox yang menjaga gedung dari dalam.

"Li-lihat " ucap pasukan jendral Fox yang menjaga basemen sambil menunjuk ke arah pintu basemen yang ditutup seseorang dari dalam basemen.

"Oh, masih ada penjaga lainnya, lalu kenapa kalian keluar ? ".

"Itu… ".

BLASST !!!

Sebuah panah langsung menancap di perut pasukan jendral Fox yang berjaga di dalam gedung, mendorongnya sampai menabrak jendela dan jatuh keluar gedung.

"Mereka berdua penyusup ! " teriak pasukan penjaga yang berada di dalam gedung sambil menunjuk ke pasukan jendral Fox yang keluar dari basemen.

"Bu-bukan kami ! " teriak pasukan jendral Fox yang berasal dari dalam basemen ketakutan. Karena ketakutan, mereka berdua berlari menuju keluar gedung dan menyerang pasukan jendral Fox lainnya yang mencoba menangkap mereka berdua.


Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 43 - Bertemu Kembali
Penulis : Ibong Neverland

Keadaan didalam gedung menjadi ricuh, tamu undang terlihat saling berebut berlari menuju keluar gedung.

Jendral Fox yang menyaksikannya terlihat marah.

"Ben ! "

"Ya, Jendral " balas Ben yang berdiri tidak jauh dari Jendral Fox.

"Bereskan mereka ".

Ben langsung berlari menuju ke arah dua pasukan jendral Fox yang berusaha keluar gedung.

Di tengah-tengah tamu undangan yang saling berjejal keluar gedung, kedua pasukan jendral Fox yang berusaha kabur berhasil keluar terlebih dahulu, namun…

SLAAASH !!!

Ben tiba-tiba sudah berdiri didepan mereka berdua.

CRAATT !!!

Dari kedua tubuh pasukan jendral Fox yang berusaha kabur, menyebur darah segar bersamaan tubuh mereka terjatuh.

Para tamu undangan yang berusaha keluar, langsung berhenti dan terdiam dengan wajah pucat ketakutan.

"Siapa saja yang ingin keluar dari gedung ini, maka nasibnya akan sama seperti dua penyusup ini " ucap Ben sambil mengelap katanannya yang bersimbah darah.

Didalam gedung, semua orang terlihat menumpuk di depan pintu masuk gedung.

Tanpa Jendral Fox sadari, seorang penjaga berdiri di atas panggung.

"Hei Fox, aku ambil calon istrimu ya " ucap penjaga tersebut yang ternyata Dragon sambil membuka topeng yang dia kenakan dan langsung menarik tubuh Lucy agar mendekat ketempatnya.

Jendral Fox terkejut, dan dengan cepat Jendral Fox bermaksud mengeluarkan api dari tangannya, Dragon mengeluarkan tongkatnya lalu mengayunkannya ke arah Fox sampai ke Jendela gedung.

PRAANG !!!

Dragon tersenyum, kemudian berlari menuju ke arah jendela yang dia hancurkan lalu melompat menuju lautan.

Jendral Fox kembali menyerang Dragon dengan mengeluarkan api dari tangannya, namun karena Dragon lebih cepat, serangan Jendral Fox tidak mengenai Dragon dan Lucy.

Tubuh Dragon dan Lucy langsung jatuh ke bawah menuju lautan.

BUUUGHH !!!

Dragon dan Lucy jatuh tepat di atas sebuah benda berwarna hijau yang mengapung di atas laut.

"Hei Lucy, Hei ! " panggil Dragon sambil mencoba membantu Lucy berdiri.

Lucy yang tatapannya kosong memerhatikan Dragon.

Plaak !!!

Lucy tiba-tiba menampar Dragon.

Dragon hanya terdiam sesaat setelah Lucy menamparnya.

"Kenapa kau lama sekali, Dragon... " ucap Lucy menangis sambil memeluk Dragon.

Dragon tersenyum kemudian membalas pelukan Lucy.

"Banyak hal yang terjadi, Lucy. Maafkan aku ".

Lucy menganggukkan kepalanya, masih terdengar isak tangisnya.

"Green "

"Ekh !!! " Lucy terkejut karena benda yang mereka injak bersuara.

"Perkenalkan, dia adalah Green, Lucy. Kru kapal kita yang baru " ucap Dragon memperkenalkan Green yang menjadi tempat Dragon dan Lucy berdiri di atas laut.

"Green ! " seru Green dengan wajah tersenyum.

"Dan perkenalkan juga, Dragon's Claw. Kapal yang akan mengantar kita menuju ke sisi barat dunia ".

Lucy menutup mulutnya melihat sebuah kapal yang berada tepat di belakang tempatnya berdiri.

WUSSH !! WUSSH !!

Beberapa pasukan jendral Fox menyerang Dragon dan Lucy dengan panah.

"Lucy, kita naik ke atas kapal dulu. Mereka mulai menyerang kita " ucap Dragon mengarahkan Green mendekat ke Dragon's Claw.

Key dan Suzuki yang berada di atas Dragon's Claw membantu Lucy dan Dragon naik ke atas kapal.

Grubaak !!!

"Kau ! " teriak Lucy langsung menendang Key dengan penuh amarah.

"Tunggu Lucy ! " Dragon menahan Lucy mendekat ke Key.

"Dia harus diberi pelajaran, Dragon ! ".

"Tenangkan dirimu dulu " pinta Dragon, " Green, bawa Dragon's Claw menjauh dari daratan ! ".

"Green ! ".

Rey mengikuti Green ke ruang kemudi.

Terlihat Suzuki mencoba membantu Key untuk berdiri.

"Apa yang ingin kau katakan, Hah ?!! " teriak Lucy yang masih menatap Key dengan penuh emosi.

"Maafkan aku… Maaf… ".

"Dimana kesombonganmu selama ini ? ! " teriak Lucy sambil berusaha melepas pegangan tangan Dragon.

"Kita tidak ada waktu untuk berdebat disini, Lucy " ucap Dragon mencoba menenangkan Lucy.

"Kau ? ! " Lucy menoleh ke Dragon , " Apa yang terjadi ? Kau mencoba membela orang yang telah menculikku ini, Dragon ? ".

"Sudah ku bilang kan ? Banyak hal yang telah terjadi " balas Dragon dengan wajah serius.

.

.

* Dragon dan Lucy akhirnya bertemu ! Apa yang akan terjadi selanjutnya ?

Chapter 44 rilis 3 hari lagi

Bersambung ke Dragon si Pemburu Bajak Laut Chapter 44

Aerilyn Shilaexs
2016-08-24 14:44:42
hahai, rencana berjalan dengan sukses
Rifky D Dragnel
2016-07-26 08:17:43
Lucy jangan galak galak
Kikko Y Azukiela
2016-03-08 10:13:08
numpang ninggal jejak. .
Chiba Michiko
2016-02-23 13:02:55
numpang lewat senpai.. '3'
Pritter
2016-02-21 17:46:21
di tunggu klanjutan.a.. :-)
Davies Wryngearspeed
2016-02-21 14:11:28
Yang akan terjadi dichapter mendatang adalah munculnya si hebat kapten David Wallestein
anonim1001180
2016-02-21 14:08:46
:v wkwkwkk mantep
RedPaper
2016-02-21 09:50:30
Jiah, key. . Aku padamu dah. . Lucy galak amat wkwk
Sudawira
2016-02-20 23:22:08
Keren, kemampuan green apa?
Dadang yg terluka
2016-02-20 22:46:11
next
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook