VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
1+1 Chapter 77

2017-02-04 - Sena Lightspeed > 1+1
252 views | 4 komentar | nilai: 10 (1 user)

"Yeha.. Aku menang!" ucap Davide yang berhasil mengalahkan Mikoto dengan kekuatan kemesuman yang keren.

Mikoto harus rela kalah karena harus merasakan rasa enak yang berlebihan di oppainya, karena Davide mengalahkannya begitu.

"Yeha.. Aku juga menang" ucap Hentai berhasil mengalahkan sang cewek Nathalia da Lopez atau Natasha da Lopez soalnya namanya ada dua.

"Kau menang dengan cara apa?" tanya Davide.

"Menyedot oppainya tanpa henti karena aku berubah jadi beha.." ucap Hentai.

Kesisi pertarungan sang tokoh utama,

"Apakah sekarang giliran kamera yang mengarah kepadaku?" ucap Nicki kemudian melambaikan tangannya ke kamera..

"Baiklah kini giliran kita yang beraksi.." ucap Anto dan sebagainya.

Robert maju kedepan Nicki,

dia melesatkan beberapa pukulan yang dahsyat kearah Nicki..

"Sword Punch!" tangan Robert memanjang seperti pedang berusaha memukul Nicki dengan kecepatan pedang.

Namun Nicki kembali melakukan perlindungan dengan gitar ajaibnya.

"Perisai Gitar Persi Kapten Amerika.." ucap Nicki.

Pukulan-pukulan Robert pun harus rela tertahan oleh perisai kuat Nicki.

Namun diatas udara sang Michelyn melompat, kemudian mengeluarkan jurusnya untuk menyerang Nicki.

"Feek-a-boo.." pukulan sigap bertarung khas petinju.

Walaupun Michelyn dalam posisi tinggi dia melesatkan beberapa pukulan.

"Jab.." ucap Michelyn.

Pukulan jab panjang yang sangat cepat dilesatkan kearah sang Nicki.

Namun...

"Davide Breakdance..." ucap Nicki.

"Kitab porno.."

Serangan-serangan pukulan jab dan Peek-a-boo tak berarti apa-apa karena kitab porno Nicki menangkal serangan-serangan tersebut.

Masih ada Anto da Lopez..

"Million Dollar Punch House.."

"Lo? Pukulan apaan tuh.." ucap Nicki.

Saat Anto melepaskan pukulan Million dollar House..

Dari angin yang tercipta mengeluarkan rumah yang cukup besar untuk menghantam Nicki..

"Kenapa jurusnya makai panggil rumah segala.."

"Maklum ini rumahku yang harganya Million dollar dan gak ditempati udah beberapa lama, jadi daripada gak ditempati mending dibuat jadi teknik memukul lawan yang keren.." ucap Anto..

Nicki kemudian bersiap menerima serangan pukulan rumah tersebut,

Tapi dalam sekejap..

"Contolador Breakdance.."

"Waktu berhentilah.."

"Kenapa dihentikkan.." ucap para penonton..

"Rumahnya mau dicat dulu lah biar keren.." ucap Nicki dalam mode Contolador.

"Seniman Pencat rumah Breakdance.." ucap Nicki.

"Mau pilih cet apa? Nodrop, Nippon Paint, dan blablabla.."

"Gak jadi deh ngecatnya.." ucap Nicki.

Nicki menuju kerumah yang masih melayang karena waktu sudah berhenti..

1+1 Chapter 77 - Pertarungan Tiada Akhir
Penulis : Sena Lightspeed

Hap hap hap...

Dan seketika Nicki masuk kedalam rumah tersebut,

"Rumahnya bagus, pantesan jurusnya Million Dollar Punch House.. Soalnya barang-barang didalam sini mewah.." ucap Nicki.

Nicki kemudian pergi ke dapur..

"Eh...?"

Ternyata banyak makanan..

Dan kemudian Nicki keluar dari rumah tersebut..

"Orang Kuat Bisa Ngangkat Rumah Breakdance.." ucap Nicki.

Dan Nicki mengangkat rumah tersebut dan ia letakkan secara perlahan di daratan lepas..

"Waktu berjalan.." ucap Nicki.

"Eh...!!" Saat waktu kembali berjalan Anto tampak terkejut karena pukulan rumahnya tidak mengenai Nicki.

Dan yang lebih aneh... Ternyata rumah Anto yang Anto lesatkan enggak hancur malahan malah sudah berdiri bagus di daratan..

"Keren.." ucap Davide.

"Hebat." ucap Hentai.

"Kalian jangan iklan disini.. Aku yakin pembaca mikirnya gitu" ucap Nicki.

"Pukulan Gitar Di Kepala kalian breakdance.." ucap Nicki yang kemudian memukul kepala dua orang itu dengan gitar Nicki.

"Njiirt kau ini.." ucap Davide dan Hentai..

Kini giliran Eduardo untuk menyerang Nicki.

Dia bersiap-siap dengan pukulan ataupun tendangan..

"Hiryuu.. Kyukogen no Attack!" ucap Eduardo.

Kemudian pukulan tangan kiri-kanan yang cepat dilesatkan,

Saat Nicki menahan pukulan itu dengan kedua tangannya, Nicki memang selalu bisa menahan serangan.

Namun tidak untuk serangan bawah,

Karena dengan cepat Eduardo beralih serangan dari tangan ke kaki..

Bruak...

Tendangan-tendangan super cepat mengenai perut dan sebagian tubuh Nicki..

"Sialan.. Aku dipojokkan.." ucap Nicki yang selalu terkena tendangan..

"Cyuutsuken.. Ryuumaru no Attack.." ucap Eduardo.

Kaki kanan-kiri Eduardo beralih serangan, yang semula serangan di perut-atau lain-lain.

Kini tendangan super cepat mengenai dagu Nicki.

Bahkan tidak sekali melainkan banyak kali..

"Ryuujin.. End Attack.." ucap Eduardo..

Tendangan terakhir kearah belakang kepala sang Nicki..

Nicki...

"Jangan menyerah sampai kapanpun... Aku yakin aku juga mikirnya begitu.."

"Kata-kata nya.."


"Jika kau menyerah apa yang akan terjadi?"

"Tidak ada yang akan terjadi.. Pihak menang ataupun kalah tidak akan mendapatkan apa-apa.."

"Hingga kemudian.. Dalam jaraknya waktu yang kita tempuh akan ada saatnya dimana hati kita berpikiran untuk menyerah dan siap untuk menerima serangan terakhirnya.."

"Tapi, jangan menyerah sampai kapanpun! Walaupun kau penuh luka, memikul banyak beban yang sulit kau pikul sendirian.. Akan ada saatnya Zone dalam pikiranmu keluar.. Kekuatan terakhir yang kau sembunyikan.."

"Kyrisie Sebastian... Kau mengatakan hal yang sudah lama kulupakan.. Dan kemudian muncul dalam ingatanku lagi.." ucap Nicki..

"Zone Last End..."


"Dalam hidup itu kita seperti sebuah kilauan kembang api.. Namun kembang api pada akhirnya menjadi pecahan indah di langit.. Tapi kita tak perlu mengikuti kembang api.. Karena kita akan terus bercahaya sampai kapanpun.."

"Hingga kemudian.."

Mata Nicki menjadi sedikit kemerahan..

"Zone Last End.."

"Chicougen no Yutsu..."

Dalam sekejap dalam dekatan Eduardo..

Terjadi ledakan sebelum tendangan terakhir Eduardo mengenai kepala Nicki..

"Edisi baru... Gitar Ajaib yang bisa meledak kayak elpiji.." ucap Nicki...

Eduardo yang terkena dampak ledakan terlihat sudah jatuh dan penuh luka karena terkena ledakan..

"Haha.. Aku kalah dengan jurus aneh.." ucap Eduardo..

"Baiklah waktunya tinggal kalian bertiga.." ucap Nicki..

"Jiah dasar payah kau Eduardo.." ucap Anto da Lopez.

B
E
R
S
A
M
B
U
N
G

Bersambung ke 1+1 Chapter 78

Leon Lockhart
2017-02-18 14:22:32
Nama jurusnya makin aneh aja apa Authornya udah kehabisan nama judul? Bisa jadi
Alien Queen
2017-02-05 22:02:06
Jurus perubahan yang menakutkan.
BeeZero
2017-02-05 07:33:33
jiahh contolador itu nama jurusnya ??
Harukaze
2017-02-04 23:41:43
qoute nya "dalam hidup kita seperti kilauan kembang api meskipun kita segera menghilang namun setahun yg akan datang maka akan muncul kembali" :'v
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook