VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
1+1 Chapter 50

2016-05-20 - Gabriel Dropout > 1+1
263 views | 13 komentar

Davide kini berada diatas bahu sang Stephan

"Rencananya apa yah?" gumam Davide lagi

"Loh bukannya saya udah ngasih tau kekamu panjang lebar" bentak Stephan

"Ah aku ingat" ucap Davide

Davide pun turun dari atas bahu Stephan

Dia kini berjalan diatas air..

"Kekuatanku.. Elemen Kristal, aku berelemenkan Kristal" gumam Davide

"Hey kau mau melawanku kecil?" tanya Wilson yang melihat Davide berjalan kearahnya

Davide berlari dengan cepat namun jarak Davide dan Wilson sangat jauh karena tubuh Davide jadi kecil

"Huh.. Melelahkan.. Dia berada dijarak yang jauh" ucap Davide berlari

"Duh larimu sangat lambat" ucap Wilson yang melangkah sebanyak 4 kali dan kini telah berada di depan Davide

"Maklum.. Saya kan kecil, sedangkan kamu raksasa" ucap Davide dengan santai

"Mati... Kau...!" teriak Wilson yang akan menginjak Davide si kecil

"Satu.. Dua.. Tiga.."

"Elemen Kristal... Jarum kristal...!" ucap Davide dan tiba tiba saja saat Wilson menginjak Davide

Dia malah menginjak Kristal jarum milik Davide..

"Gyaah... Sakit..." teriak Wilson

"Jangan remehkan aku.. Aku adalah Portsmouth yang tampan" ucap Portsmouth a.k.a Davide

"Cih..."

Wilson kembali menginjak Davide dengan bertubi tubi, namun Davide selalu menyelam ke air agar tak terkena serangannya

"Serangannya bertubi tubi seperti serangan cintaku kepada Sora Inazumi... Namun semakin aku mencintainya.. Semakin... Luka luka luka yang kurasakan bertubi tubi yang kau berikan.." ucap Davide yang kini kembali berada diatas air

"Dia melawan siapa? Kenapa dia seperti menangkap angin?" ucap Claudia

"Dia pasti melawan Davide" ucap Sylvia

"Ya itu benar, sebelumnya orang yang masuk dipakaianmu adalah Davide, sang pangeran dari timur" ucap Liya

"Woy Davide.. Mau kubantu" teriak Stephan

"Suaranya besar sekali seperti suara raksasa.." ucap Davide yang terlempar karena terkena angin yang keluar dari mulut Stephan

"Mulutnya mau Ikan pedas" sambung Davide

"Hey kecil! Dimana kau" teriak Wilson

"Aku daritadi dipanggil kecil, baiklah aku akan berubah menjadi besar walaupun hanya bertahan 1 jam" ucap Davide

"Coba kalau aku nggak mati tadi, aku pasti bakalan tetap sebesar manusia normal dan jika aku memakai kekuatanku yang berubah wujud mungkin aku bisa sebesar gunung" pikir Davide lagi

Wilson yang terlihat berlari dia mulai mendekat kearah Davide

Lalu menginjak Davide

Namun berikutnya..

Davide menjadi besar sebesar manusia normal tapi kepalanya tetap kena injak..

"K-kepalaku..!" teriak Davide

Saat Wilson menginjak kepala Davide, dia melompat sedikit kearah belakang dan kembali menendang Davide

Davide yang masih pusing tak bisa menghindar wajahnya terkena tendangan Wilson

Davide terlempar beberapa meter dengan darah yang keluar dari bibirnya

"Argh..."

Davide kembali bangkit..

"S-siapa saja.. Tolong perlihatkan celana dalam kalian.. Ataupun oppai kalian yang indah.. Jika aku tak melihatnya usahaku akan sia sia.."

"Hah?." semua cewek kaget..

"Kumohon.. Perlihatkan celana dalam kalian... Perlihatkan sedetik saja.. Eh sejam saja.." ucap Davide mengambil kesempatan

"K-kumohon... Setiap kekuatanku.. Aku bisa mengeluarkannya jika bisa melihat sesuatu yang ingin kulihat.."

Sylvia pun memperlihatkan oppainya..

"O-oppai..." Davide berbinar binar dengan hidung yang mimisan..

"Oppainya indah banget beuh..." ucap Vicky yang juga mesum

Nicko juga sang pangeran mesum mimisan lalu pingsan seketika karena hidungnye mengeluarkan darah yang banyak

Fokoknya semua laki laki yang enggak mesum dan yang mesum pada mimisan ngelihat oppai Sylvia

"Moto dariku sebelum bertarung adalah... Lihat oppai dulu.. Eh perlihatkan celana dalam kalian! Semuanya harus ngikut cara Sylvia! Dua oppai tak cukup! Satu celana dalam kalian tak cukup" ucap Davide menagih

1+1 Chapter 50 - Rencana Mesum
Penulis : Gabriel Dropout

"Duh kau buang buang waktu saja" ucap Wilson yang kini memegang dua pisau listrik

"K-kurasa mereka semua nggak bakalan memperlihatkan sesuatu.. Cuma Sylvia saja yang ketipu ucapanku" gumam Davide

Davide mengambil permen dari saku celananya.. Lalu dia memakan permen itu

"Kenapa dalam kondisi seperti itu dia masih makan permen?" tanya Claudia

"Itu permennya bisa diubah jadi pelindung, dia pernah melakukannya saat melindungi kami" ucap Sylvia dan Liya bersamaan

Wilson melesat.. Mengarahkan dua pisaunya kearah Davide yang masih mematung, seperti dia ingin menerima serangannya..

Semakin mendekat, semakin mendekat..

Saat mendekat..

Davide mengeluarkan permennya dengan meludahinya kearah pisau listrik milik Wilson...

Lalu.. Secara mengejutkan pisau itu terbelah jadi dua..

"P-patah?" kaget Wilson

"Permenku... Adalah sebuah permen buatan khas pabrik Portsmouth dinegeri Winderhere.. Negeri yang berada di bawah tanah.." ucap Davide

"Dan.. Setiap kekuatan.. Aku tak gampang dikalahkan.." sambungnya

Wilson lalu mencoba menyerang lagi, dia
melompat keatas udara dengan satu pisau listriknya yang tersisa

"Woh.. Tinginya.." ucap Davide dengan pose melihat seperti sang pemain golf

Lalu Wilson kini turun melesat dengan kecepatan penuh..

Brash....

Serangan Wilson bertubi tubi, dia menyerang diudara lalu saat Davide menghindar dia kembali menyerang lagi dan lagi

Sementara ditempat yang tak jauh dari pertarungan itu

"Kat.. Actingmu kurang bagus" ucap Produser film

"Turunkan hujan buatan" ucapnya lagi

Tiba tiba saja.. Ada air yang terpancar seperti hujan dan air itu adalah air dari tempat pertarungan Davide dan Wilson

"Lihat.. Aku adalah produser hebat, saat aku bilang buatlah hujan buatan, hujan yang sesungguhnya akhirnya turun"

Rupanya sang produser itu tengah membuat film berjudul Duff

Dan yang menjadi bintang utamanya adalah Ifran Kallstrom dan Nathalia da Lopez

"Hujannya indah ya" ucap Nathalia yang kini beradu akting dengan Ifran

Kembali kesisi pertarungan

"Aku lelah ngindar terus.. Ambilkan sesuatu untukku" ucap Davide

Lalu Sylvia melempar tas milik Davide kearah Davide

Davide menangkapnya..

"Apa kau tau.. Aku adalah tipe orang yang membuat musuhnya lelah lebih dulu, aku seperti menguasai jalan pertarungan" ucap Wilson yang menyerang Davide bertubi tubi

Lalu Wilson menembakkan api dari tangannya kearah Davide

Davide berlarian menghindari serangan itu..

"Sampaikanlah.. Sampaikanlah.." teriak Davide

Lalu Wilson melesat cepat kearah Davide yang berlari..

Davide melihat kearah belakang, Wilson semakin mendekat.. Semakin mendekat..

"Jurus rahasia..." ucap Davide dengan licik...

"Satu oppai, dua oppai, tiga oppai.. Stoooop gaaaan...!" teriak Davide dengan keras.

Entah apa yang terjadi Wilson terhenti..

"Ada apa hah?" tanya Wilson yang entah dia bodoh atau apa

"Tunggu gan.. Aku keinget majalah porno edisi terbaru dan aku belum membacanya.. Dan modelnya adalah Mikoto Airland" ucap Davide

"Lalu masalahnya apa..?" bentak Wilson

"Alasannya.. Karena moto andalanku adalah... Baca majalah porno dulu sebelum bertarung" ucap Davide

"B-baca majalah porno?" Wilson kaget dengan alasan Davide

"Stephan, kasih time out" ucap Davide

"Time Out!" ucap Stephan meminta waktu

"Jurus rahasia akan kuperlihatkan" ucap Stephan

Lalu Davide dan Stephan mereka duduk diatas air sambil baca majalah porno

"Wew... Oppainya.." ucap Stephan

"Mantap" ucap Davide yang kini mimisan..

"Hey! Apa membaca majalah porno itu lebih penting daripada bertarung denganku?" teriak Wilson

"Justru ini lebih penting! Karena Mikoto Airland adalah cewek loli beroppai besar yang kukagumi. Jadi kau tak penting karena aku bukan maho" ucap Davide

Entah apa yang terjadi Wilson mulai gementaran dan gelisah

"A-aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi... B-bolehkah aku bergabung melihat majalah pornonya..!" teriak Wilson

"Jurus rahasia berhasill" ucap Davide dan Stephan

Wilson pun bergabung dengan Davide membaca majalah porno itu

Wilson mimisan, begitu juga dengan Davide dan Stephan, lalu berikutnya Vicky dan Nicko juga bergabung membaca majalah porno itu

B

E

R

S

A

M

B

U

N

G

NB : pertarungannya masih berlanjut, di chapter mendatang karena Wilson belum kalah, dia hanya masuk jebakan Davide dan Stephan

Bersambung ke 1+1 Chapter 51

Vero19
2016-10-21 08:25:22
Kumpulan para jomblo2 ngenes nan mesum
Aerilyn Shilaexs
2016-10-12 20:53:03
gile, kumpulan jones mesum.
Rinularo
2016-05-30 04:19:30
Ckckck... *geleng-geleng pala* parah, Kak Portsmouth aka David. Parah semuanalah. . .
Kill Me 1st
2016-05-23 08:08:39
Mesum semua....!!! Njir.. XD
Kurosaki Yoshimura
2016-05-20 22:42:14
Anjir....gila enk bener bisa liat oppai...hmm kpn aku bisa liat and pegang pa hrs nikah dulu kurasa 7 thn lgi aku kn merasakan oppai cewe...*mode mesum
No Name
2016-05-20 22:12:49
karakternya mesum semua
gIN taka
2016-05-20 21:55:53
Ohh ia . . . next aja senpai
gIN taka
2016-05-20 21:53:21
Uhuyy . . . bagian oppai'ny bikin itu loh . . .
Octaviya maria
2016-05-20 20:19:44
Omes nih konochan
Boss Besar
2016-05-20 18:35:28
ternyata gw masih jadi tokoh di cerita 1+1
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook