VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
1+1 Chapter 47

2016-05-13 - Clint Mobile Legend > 1+1
268 views | 9 komentar | nilai: 10 (2 user)

Kembali kesisi Peterson melawan Nicko Dizkovich.

Peterson masih terus melakukan jurus tarian kembang api, dia menahan setiap serangan pedang yang terbang itu

Batts... Battss....

Bunyi pisau dan pedang saling berbenturan, menciptakan percikan mirip kembang api

Sementara Nicko masih terlihat santai dengan ditemani segelas teh hangat dan juga dua tusuk sate

"Duh makan sate pas gini, enak banget" ucap Nicko

"Tapi kata kakakku" sambung Nicko sambil memikirkan kata kakaknya

"Makanan yang enak akan terasa lebih enak jika dimakan bersama"

"Ah masa bodoh dengan itu, yang penting hari ini aku makan makanan enak" ucap Nicko yang kini sedang makan daging panggang

Sementara itu Peterson, dia melihat kearah Nicko yang lagi makan makanan enak

"Woh.. Makanannya enak, jadi laper" ucap Peterson

"Hey, elo mau?" tanya Nicko menawarkan

"Maulah! Aku lagi laper, pedang sialanmu ini membuatku lelah" ucap Peterson

"Ah baiklah, aku akan kasih kamu makanan tapi tetap bertarung lawan pedangku" ucap Nicko

Nicko terlihat mulai berjalan mendekat kearah Peterson yang terlihat sangat lelah, itu dibuktikan dengan tubuhnya yang mengeluarkan banyak keringat karena kelelahan melawan sang pedang

"Pilih mana? Sate? Atau daging panggang?" tanya Nicko

"Sate ajah!" ucap Peterson yang sudah sangat lapar

"Baiklah buka mulutmu" ucap Nicko

"Baik!" ucap Peterson

"Biar romantis sedikit" ucap Nicko yang mengedipkan matanya

"Baik deh kamunya" ucap Peterson merayu

Dalam hatinya "Maho njeer"

Peterson mulai membuka mulutnya menyambut sang tamu bernama Sate, namun sedetik kemudian

"Makan nih! Dasar rakus" ucap Nicko memasukkan kertas peledak kedalam mulut Peterson

"Prrrttt...." suara Peterson tertahan, dia tak bisa mengeluarkan sang kertas apalagi saat ini kedua tangannya memegang sang pisau untuk menahan serangan sang pedak

"Jurus ledakan!" ucap Nicko

Seketika kertas itu meledak, namun

Peterson sang Iblis tak akan kalah begitu mudah, saat ini Peterson sudah berada dibelakang Nicko dan menghantamkan pukulannya

Hingga membuat Nicko terlempar berpuluh puluh meter

Nicko kembali bangkit dengan menahan rasa sakit dipunggungnya

"Duh, sialan punggungku sakit, aku jadi berasa tua kayak kakek kakek" ucap Nicko sambil bergaya seperti sang kakek

"Uhuk uhuk, cu, kurang ajar kau cu, kualat entar lu cu, masa gak sopan ama kakekmu yang tampan ini" ucap Nicko bergaya ala kakek

"Hey dasar orang gila" teriak Peterson

Nicko mengarahkan tangannya kearah sang pedang, dia seperti ingin menarik sang pedang, dan berikutnya sang pedang itu kembali ketangan Nicko

Nicko pun merubah sang pedang itu menjadi sebuah tongkat

"Dengan begini aku bagaikan kakek yang tampan" ucap Nicko

"Cucuku ayo sini peluk kakekmu yang tampan ini"

"!!!!" Peterson tak bisa berkata apa apa, namun dia melesat dengan cepat kearah Nicko

"Disini!" Peterson muncul tepat dari arah atas Nicko

Namun Nicko dengan sigap mengambil sesuatu dari kantungnya

"Jurus rahasia! Sang kakek mesum! Jurus memperlihatkan majalah porno!" ucap Nicko sambil memperlihatkan majalah porno kepada Peterson

Seketika itu serangan Peterson tepat berhenti diatas udara.

"Majalah porno keluaran terbaru? Dan modelnya adalah gadis loli dengan oppai super besar, Mikoto Airland?"

"Kakkoi!" sambung Peterson

Dia mengambil majalah porno itu dan langsung melompat kearah depan sejauh 9 Meter

Peterson sudah tak peduli dengan pertarungan

Dia membuka lembaran lembaran majalah porno itu dengan wajah yang berbinar binar

"Wuooh! Oppainya super besar!" ucap Peterson dengan hidung yang berdarah

"Mantap! Bodynya!" sambung Peterson sambil lihat gambar Mikoto yang memakai BH dan CD

"Hoi, masih mau bertarung nggak? Aku jadi ngantuk nih" ucap Nicko yang terlihat sudah berada diatas pohon

"Harus! Aku tak bisa disuap dengan majalah porno seperti ini" ucap Peterson yang sudah serius

"Tenang, bagaimana kalau aku tambahin, Video Hentai? Terus game Eroge? 10 majalah porno edisi baru? Atau mau kukasih film semi?" ucap Nicko menawarkan

"Hentai? Game Eroge? Majalah Porno edisi baru?" Peterson berbinar binar dengan hidung mimisan

Dia membayangkan "Oppai yang besar"

"Lumayan buat hemat pengeluaran plus 10 majalah porno edisi baru kan harganya mahal, jadi aku terima tawaranmu" ucap Peterson

"Sepakat, senang berbisnis dengan anda" ucap Nicko

"Ya silahkan pergi, nanti aku akan mengatakan aku kalah, dan aku bakalan ngecat wajahku dengan warna merah biar dikira berdarah" ucap Peterson

"Eh elu emang udah berdarah coegh, itu elu mimisan" ucap Nicko

1+1 Chapter 47 - Majalah Porno & Janji Davide
Penulis : Clint Mobile Legend

"Iya juga ya" ucap Petersen

Nicko pun akhirnya pergi meninggalkan Petersen yang terlihat sangat senang dengan majalah porno miliknya

"Ternyata, sekuat apapun iblis itu, masih ada sisi lainnya yang tersembunyi, seperti dia menyukai majalah porno atau hal lainnya, ternyata semua ras manusia dan iblis pun bisa disuap" ucap Nicko

"Lilin nomor 2 Mati, Banfield Peterson kalah" ucap Juliet

"Bukan mati dia?" tanya Wilson

"Enggak, tapi dia kalah mungkin karena disuap dengan hal hal porno" ucap Juliet

"Jiah, dasar iblis mesum" ucap Laura

"Dan juga, Yumehara Yumesaki telah kalah"

"Tapi lilinnya enggak mati" ucap Gimnastia

"Itu karena dia yah enggak taulah" ucap Juliet

Lalu, disamping itu Petersen yang dibicarakan oleh mereka terlihat sudah banyak mengeluarkan darah karena mimisan

"Majalah Dewasa Edisi terbaru, memang the best lah" ucap Petersen sambil berbaring dirumput.

Sementara disisi Sylvia dan Liya

"Duh Portsmouth-san, namamu sangat jelek sekali" ucap mereka mengejek

"Sial! Aku ini namaku paling keren seantero jagat raya!" ucap Davide dengan suara yang kecil

"Hey, coba lihat, Davide-senpai sekarang jadi junior kita" ucap Liya

"Hey! Aku senpai kalian!"

"Senpai dari mana? Portsmouth kan udah jadi tuyul" ucap Sylvia

"Huwaah.. Dasar kalian jahat, awas turunkan aku!" ucap Davide

Liya pun menurukan Davide ketanah, Davide saat ini sudah bertubuh kecil seperti semut

"Jangan ikuti aku!" teriak Davide dengan suara yang kecil walaupun sebenarnya dia sudah berteriak sangat keras

"Hahaha, dia ngambek" ucap Sylvia

Davide pun berlari, namun secepat apapun dia berlari, bagi raksasa seperti Liya dan Sylvia, mereka cukup melangkah satu langkah

Hingga menimbulkan getaran tanah, Davide bahkan terkejut karena dia terjatuh

"Dasar bego! Woy kalian mau menginjak aku hah!" teriak Davide

"Makannya cepat besar dong senpai" ucap Liya

"Sial awas ajah kalian!"

Davide kembali berlari lalu sesaat kemudian dia berada didekat sebuah rumah yang sangat kecil sekecil tubuh Davide, namun itu sudah besar jika dalam pandangan Davide

"Wuoh sangat besar" ucap Davide berdecak kagum

Lalu dari rumah itu keluar sang wanita cantik yang tubuhnya kecil seperti Davide

"Wuooh cantiknya.. Oppainya.. Lalu.. Fokoknya semuanya!" ucap Davide

"Halo tuan" sapa sang cewek

"Hey cantik! Apakah kau adalah calon istriku? Ah kenalkan aku adalah Davide pangeran dari timur" ucap Davide

"Tidak, aku mengenalmu, ini adalah wilayah manusia dengan tubuh yang kecil seperti semut" ucap sang gadis

"Hey namamu siapa?" tanya Davide

"Helilium von Ant" ucap Helilium

"Hmm, jadi wilayah ini adalah wilayah manusia kecil yah, ehm, apa aku boleh tinggal disini?" tanya Davide

"Tidak bisa! Dan dua raksasa itu temanmu kan, ah aku ingat kau adalah Davide Portsmouth sang raksasa yang mengencingi daerah ini" ucap Helilum

"Hey kapan aku kencing disini? Aku bahkan aku adalah manusia kecil namaku Davide von Ant" ucap Davide berbohong

"Hey aku ingat!" ucap Helilium

Helilium mengingat Davide yang saat itu masih bertubuh besar

Davide sedang membaca buku hentai sambil tiduran dipohon, lalu disamping itu ada makhluk kecil yang sangat takut melihat rakasa

"Wuoh, ceritanya mengagumkan, dengan tema masuk kedalam dunia eroge lalu terciptalah dunia eroge yang panas" ucap Davide

Davide pun berdiri "Jadi pengen pipis" Davide pun berdiri, lalu berjalan dan seketika dia kencing

Air kencingnya, terpancar ketempat tinggal manusia yang bertubuh kecil

Banyak manusia kecil itu pada pingsan setelah terkena air kencing Davide karena busuk.

"Leganya!"

Flashback berakhir

"Ah aku ingat, eh maafkan aku" ucap Davide

"Tapi, aku akan mengatakan satu hal, jika aku kembali menjadi besar, kalian akan kujadikan manusia normal, karena aku tau kisah kalian, kalian meminum racun hingga membuat tubuh kalian mengecil kan?"

"Bagaimana kau tahu?"

"Aku membaca setiap sejarah dalam dunia, namun satu hal yang pasti, saat aku kembali nanti, aku akan menikahimu, itu lah janjiku, dan laki laki tak akan mengingkari janjinya" ucap Davide

"Baiklah aku akan menunggunya!" ucap Helilium yang akhirnya jatuh cinta kepada Davide.

Davide pun melanjutkan perjalanan diikuti dua raksasa Sylvia dan Liya.

"Akhirnya aku mendapatkan cinta sejatiku! Helilium von Ant" ucap Davide

B

E

R

S

A

M

B

U

N

G

Bersambung ke 1+1 Chapter 48

Leon Lockhart
2016-10-20 17:51:51
Hmmmm... '-')
Aerilyn Chan Kawai
2016-10-08 14:51:45
njir david ngompol sambil berjalan
Kill Me 1st
2016-05-16 12:18:49
Hmm. . .
anonim1002027
2016-05-14 18:17:41
Emm lumayan
gIN taka
2016-05-13 22:40:14
Ahahaha . . . keren
Bikinan Mamah Papah
2016-05-13 14:40:58
<a href="/profile_:getid-site:.xhtml?u=daniel">JAGOAN MAMAH</a>
A wahyu
2016-05-13 07:14:45
Mudah banget jatuh cintanya...
Kikko Y Azukiela
2016-05-13 07:10:34
Njiirr Davide dapat cinta sejati . . .
Rinularo
2016-05-13 05:23:29
Komentar pertamax
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook