VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
1+1 Chapter 42

2016-04-01 - FansnyaFujiokaNagisa > 1+1
213 views | 9 komentar

Sementara disisi tim Nicki, mereka telah dihalangi oleh Iblis Nomor 1-4

"Aku Iblis nomor 1. Yume no Phoenix" ucap Yume

"Aku si nomor 2. Banfield Peterson"

"Aku si nomor 3. Kirkland Wildzardczxcz"

"Aku si nomor 4. Napoleon"

"Wah ada Iblis yang menghalangi jalan kita."

"Baiklah, Aku akan melawan si Yume, sedangkan Nicko melawan Peterson, lalu Question melawan Kirkland, dan terakhir Yuuki melawan Napoleon" ucap Nicki

"Lah? Kenapa bukan aku saja yang melawan cewek itu?" tanya Nicko

"Dia terlalu kuat untukmu" ucap Nicki

Kembali ke sisi pertarungan Davide melawan Rodwell

"Baiklah aku akan serius melawanmu!" ucap Fox

"Itu yang aku harapkan dari semen tiga roda sepertimu" ucap Davide

"Semen tiga roda? Cih!"

"Liya-sama, Sylvia-sama, Aku hanya ingin melindungi kalian berdua, jadi aku akan bertarung demi kalian berdua, lihatlah kehebatanku" gumam Davide dalam hati

"Eemen petir! Sambaran petir!" Rodwell memanggil petir lalu petir itu diarahkan ke Davide

serangan Petir tampak mengarah kepadanya, namun Davide hanya tersenyum

"Pedang Elektrika!"

"Penghisap petir!" Davide menahan serangan petir itu menggunakan pedang penghisap petir

"Elemen petir! Hujan petir!" Rodwell kembali menyerang Davide menggunakan elemen petirnya

Hujan petir tampak menyambar tempat Davide berdiri

"Sial! Hujan petir!" ucap Davide

Davide memakan sebuah permen lalu meludahkan permen ke arah tempat Liya dan Sylvia

Tiba tiba saja permen itu menjadi sebuah perisai permen

"Eh permen?" Sylvia dan Liya kaget

"Perisai seperti itu gak bisa melindungi mereka, Permen kan sesuatu yang gampang pecah" ucap Rodwell

"Tentu saja bisa, karena setiap pecahan yang di akibatkan oleh petir dalam satu detik bakalan kembali normal lagi loh" ucap Davide

"Sekarang giliranku untuk menyerang!" teriak Davide

"Pedang Elektrika!" Davide melesat dengan cepat kearah Fox

Fox pun melesat dengan pukulan petirnya

"Pukulan petir!"

"Penghisap Petir!"

Braak...!! Pukulan petir Rodwell mengenai pedang Elektrika milik Davide

Namun tampak petir Rodwell yang melapisi tangannya sudah mulai menghilang karena dihisap oleh pedang Elektrika

"Aku sudah tau, cara yang sama untuk menyerang tidak akan berguna biarpun selalu mencobanya, pada akhirnya pedang itu tetap bisa menghisap petir biarpun dicoba berkali kali pasti akan tetap sama" ucap Rodwell

"Ya kurasa begitu, dasar lem Fox, kau tidak berfikir dulu sebelum menyerangku" ucap Davide

"Tapi, kau sudah masuk jebakanku. Sayang sekali ya" ucap Rodwell

"Heh? Jebakan bagaimana?"

"Karena kau sudah berada di tengah tengah lautan petir" ucap Rodwell

"Eh?" Davide terkejut karena sudah masuk jebakannya. Namun dia tersenyum "Tetap saja pedangku tetap bisa menghisap semua petir"

"Kurasa tidak, karena saat aku memukul pedang itu, pedangnya juga terlempar, tangan kananmu telah putus karena terkena percikan petir yang dihisap oleh pedang milikmu" ucap Rodwell

"Wah, tak kusangka kau memang begitu pintar, namun aku bukanlah tipe orang yang gampang mati" ucap Davide

"Sylvia-chan bantu aku dong" teriak Davide

"Baik!" ucap Sylvia

"Elemen tanah: tumpukan tanah!" Sylvia meninju tanah lalu tanah pun menjadi tanjakan yang mengarah ke arah Rodwell

"Elemen Petir! Kilatan petir!" namun tanah itu hancur setelah terkena petir milik Rodwell

"Liya, bantuin" ucap Sylvia

"Elemen tanah! Bom tanah!" Liya menghempaskan ribuan bom tanah ke arah Rodwell

"Elemen petir! Kilatan petir!" namun Bom yang berada di udara itu akhirnya meledak di udara karena terkena kilatan petir milik Rodwell

1+1 Chapter 42 - Aku.. Hanya Ingin,
Penulis : FansnyaFujiokaNagisa

"Pada akhirnya tanah tak mampu mengalahkan petir, kalian jangan memaksakan diri untuk menolongku" ucap Davide

"T-tapi! Kau belum menikahi kami berdua!" ucap Liya dan Sylvia

"Pada dasarnya aku tak akan melamar kalian berdua, karena aku kata mereka lebih cocok dengan Ely Kiyovich, eh tapi ah lupakan, atau mungkin aku lebih cocok dengan Sora Inazumi" ucap Davide

"Ada kata terakhir sebelum mati?" tanya Rodwell

"Tidak ada!"

"Kalau begitu, setelah kau mati, aku akan membunuh mereka berdua juga" ucap Rodwell

"Kamu takkan bisa membunuh mereka berdua!" ucap Davide

"Hah, berarti ini adalah kata kata terakhirmu!"

"Elemen petir! Kuburan petir!" Petir petir mengelilingi tubuh Davide

Namun Davide hanya tersenyum, seperti sudah pasrah untuk mati

Namun terlihat tangan Kiri Davide menggenggam dua buah kalung yang dibuat dari Kristal

"Elemen Kristal! Dinding Kristal!" Davide mengeluarkan Kristal dari tangan kirinya lalu Kristal itu membentuk menjadi dinding yang mengurung Davide dan Rodwell

"Sayang sekali, biarpun kau mengurungku begini, aku tidak akan mati, karena aku dilindungi oleh petir" ucap Rodwell

"Kau hebat, namun juga bodoh!"

Davide memakan sebuah permen, lalu meludahkan permen ke arah Rodwell

"Hei kau masih berani melawan saat sudah hampir mati"

"Elemen Petir!: sayatan petir!" Petir petir itu menyayat tubuh Davide, namun Davide tetap tersenyum

"Elemen kristal! Kuburan Kristal!" kristal kristal itu tampak menumpuk menjadi banyak

Lalu Davide melemparkan sebuah bom, nampaknya Davide berniat mati bersama dengan Rodwell

"Ledakan!" ucap Davide

"Perisai Petir!" tampak Rodwell melindungi tubuhnya dengan petir

"Tidak berguna, pada akhirnya petir akan dihisap oleh permenku yang kuludahkan tadi, itu adalah permen penghisap petir" ucap Davide

Boom sudah mulai meledakkan diri

Sebelum itu terjadi Davide melemparkan sebuah kalung yang dibuat dari kristal

"Ini kalung kristal untuk kalian berdua! Selama kristal itu masih berkilau maka aku masih hidup! Namun jika kristal itu akan hancur, maka aku telah mati!" David melemparkan kalung itu beserta meludahi dinding kristal yang mengahalangi dengan permennya

Nampak dinding itu berlubang setelah terkena permen, lalu kalung itu terlempar dan keluar.

"K-kalung?"

Ledakan dahsyat pun terjadi setelah Liya dan Sylvia mengambil kalung itu

Dalam ledakan yang terjadi tampak Davide tubuhnya sudah mulai hancur

"Selama kristal itu ada pada kalian, maka aku akan tetap hidup, karena aku bisa bereinkernasi dari kristal itu, karena sebenarnya aku bukanlah manusia, aku hanyalah orang yang tercipta dari pecahan kristal"

"Aku hanya ingin melindungi kalian berdua, pada akhirnya aku berakhir seperti ini, tewas dalam ledakan, parahnya ledakan itu ledakanku sendiri"

Akhirnya tubuh Davide dan tubuh Rodwell Fox telah hancur setelah terkena ledakan

Pertarungan antara dua orang itu akhirnya berakhir dengan seri

"Davide-senpai!" teriak Liya dan Sylvia

"Pada akhirnya hanya kenangan yang kita bawa"

Flashback

"Hey Davide-senpai, apa yang akan kau lakukan jika aku dalam bahaya?" tanya Liya

"Aku juga! Apa yang akan kau lakukan?" tanya Sylvia

"Jika kalian berdua dalam bahaya, aku hanya.. Ingin.. Melindungi kalian berdua. Apapun yang terjadi, bahkan jika aku harus mati"

"Tapi sebagai balasannya, kalian harus menyimpan kristal yang aku berikan, atau harus menyimpan anggota tubuhku yang kalian temukan, tidak masalah kalian menemukan mata, atau bahkan hanya rambut saja. Itu tidak masalah. Karena aku akan bereinkarnasi lagi dengan benda itu" ucap Davide

Flashback berakhir

"Davide-senpai!"

"Tenang dia belum mati, dia kan mengatakan jika kristal masih berkilau maka dia tetap hidup" ucap Liya

Liya dan Sylvia tampak mengambil tangan kanan Davide yang tampak masih memegang pedang Elektrika dengan erat

"Hanya tangan kanannya lah yang tersisa" ucap Liya

---

Sementara disisi Question

Question tidak menghindari setiap serangan Kirkland, tubuh Question setiap kali terkena pukulan akan menjadi tepung

"Dasar manusia tepung, bikin repot saja kau" ucap Kirland

"Kau takkan bisa mengalahkanku dasar payah" ucap Question

#BERSAMBUNG

Makasih telah baca :v akhirnya karakter mesum di cerita ini telah tewas :v terima kasih sudah membaca :v

Bersambung ke 1+1 Chapter 43

Leon Lockhart
2016-10-19 16:35:33
Maksudnya Rainkarnasi ya? '-')/
Aerilyn Chan Kawai
2016-10-07 18:36:43
rainkarnasi atau regenerasi?
Shineria of Life
2016-04-14 16:40:03
Fifty eight, davud mati? tapi kan masih beregenerasi lagi..
gIN taka
2016-04-02 10:07:28
gk bnyak komen ahh . . .
Sakata Hana
2016-04-02 05:31:33
Davide bakal muncul lagi kan?
Derry Prayoga Hanief
2016-04-01 22:32:23
lala numpang lewat
Kikko Y Azukiela
2016-04-01 20:28:10
Sayonara David . . . semoga amal ibadahmu diterima disisi NYA
Big bozz
2016-04-01 16:57:31
Davideee!!! tidak!!! berani sekali kau fox sialan, aku akan membunuhmu bahkan jika kau sudah mati!!!
A wahyu
2016-04-01 15:39:59
Sayonara David... semoga kau diterima disisi NYA
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook