VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
1+1 Chapter 39

2016-02-13 - Eiichiro Maruo > 1+1
177 views | 15 komentar | nilai: 10 (1 user)

Nampak sekilas pesawat gitar yang dikendarai oleh Nicki akhirnya mendarat dan singgah dinegeri Hotskleand.

"Oey turun udah makan dulu, bangun kalian." ucap Nicki.

"Padahal aku masih ngantuk." ucap Davide dan tak sengaja dia memegang sesuatu yang empuk..

"Kok kayak ada empuk empuknya gitu? Wuiiih lembutnya..." ucap Davide yang masih terus mengelus entahlah apalah itu..

"Pukulan Kemarahan...!!" Sylvia melakukan pukulan yang dahsyat ke wajah Davide.

"Oh ternyata gunung dua kembar yang aku elus elus tadi pantesan lembut dan kayak ada gurih gurihnya gitu." ucap Davide hingga akhirnya dia pingsan...

"Kasihan Davide-senpai, tadi pingsan sekarang pingsan lagi." ucap Yuuki.

"Ngapain juga nih orang mesum diajak ajak." ucap Question.

Sementara itu menampilkan 5 trio penjahat kocak...

"Pijit dong ah...!!" teriak Voltkreutz.

"Akhirnya setelah percobaan terbang ke-42 akhirnya pijit dong ah bisa terbang tanpa repot repot mengayuh seperti mengayuh sepeda." sambung Voltkreutz.

"Oey ngemudiin pijit dong ah itu harusnya cepat... Entar cewek sma bakalan ninggalin aku." ucap Vicky sambil mengeluarkan air mata penuh haru karena dia sudah enggak sabar melihat cewek sma yang di idam-idamkannya..

"Tertawalah saat senang.. Tertawalah saat sedih... Hahahahahaha." tertawa khas Cleonatasha mengiringi terbangnya robot yang diberi nama oleh Voltkreutz pijit dong ah...

"Pemandangannya indah..." ucap Viena sambil memejamkan matanya...

"Wooh.. Nampaknya itu mereka.. Mereka singgah dinegeri Hotskleand itu tuh pesawat mereka.." ucap Elephino sambil mengamati dengan teropong..

"Voltkreutz!! Turunkan pijit dong ah itu di negeri Hotskleand..." perintah Cleonatasha.

"Haik... Boss.." ucap Voltkreutz.

"Horeee ada cewek SMA!!" teriak Vicky dengan kegirangan dan matanya berbinar binar...

"Mendaratlah...!" Voltkreutz mulai mendaratkan pijit dong ah itu dengan kecepatan penuh... Semakin mendekat... Semakin mendekat..

"Oey rem rem.." ucap Vicky..

"Remmnya blong.. Haddeh ini pijit dong ah kenapa remmnya blong sih..."

1 Detik kemudian...

Brak...

Robot mereka jatuh di tanah dengan cepat... Diiringi oleh tertawa khas Cleonatasha...." Hahahahaha.."

"Huh.. Apaan tuh ribut ribut.. Kayak ada suara benda jatuh." ucap Davide yang tampak sudah sadar.

"Eh ini di mana yak kok kayak ada horror horronya gitu?" sambung Davide.

Davide pun turun dari pesawat gitar itu dan melihat sekitar negerti Hotskleand..

"Loh kok ada yang aneh? Kok di sini banyak cewek cewek cantik yak?" gumam Davide sambil melihat sekeliling negeri itu..

"Halo cewek boleh goda." sapa Davide ke seorang gadis.

"Enggak boleh...!" ucapnya, gadis itu pun tak menghiraukan Davide..

"Wih... Bahenoll.. Oppainya gede.. Apalagi yak? Ah aku gak tau..." ucap Davide.

Sementara itu Sylvia dan Liya sedang berbelanja CD dan BH..

"Ukuran oppaimu berapa?" tanya seorang pedagang yang juga seorang wanita.

"Enggak tau." jawab Sylvia.

"Oh oppaimu enggak besar besar amat, ukurannya H-cup."

"Wuiih.. Oppainya mantap tuh." ucap Vicky yang tampak sedang menguping penjual pakaian dalam itu..

"Cewek SMA.." tiba-tiba saja Vicky menatap sekumpulan gadis gadis imut yang memakai baju khas sekolah..

"Hei hei.. Apakah kalian cewek SMA?" tanya Vicky.

"Iya.. Kami cewek SMA.. Ada apa mau ngajak kamu karaoke?" tanya mereka serentak..

"Mau...!! Jurus andalan Vicky! Pelukan penuh cinta!!" Vicky berlari mendekati sekumpulan gadis gadis itu namun tiba-tiba saja Voltkreutz menarik tubuh Vicky.

"Cewek SMA ajah dipikirin.. Ayo kita cari Cleonatasha nampaknya dia tersesat.." ucap Voltkreutz.

Nampak Sylvia dan Liya sudah selesai berbelanja dan kembali naik ke pesawat gitar.

Sementara itu Davide masih terus menggoda cewek cewek...

"Hei nona! Kamu bagaikan bidadari yang jatuh dari pesawat..." ucap Davide dengan lebay.

"Lah? Kalau gue jatuh lah mati lah.." ucap cewek itu..

"Tenang... Aku akan berubah menjadi superhero yang akan menyelamatkanmu dan kita akan menikah...!" ucap Davide.

"Maaf maaf.. Sebetulnya aku sudah punya 4 anak..." jawab cewek itu.

"4 anak? Lelucon macam apa itu?" Davide pun kembali pingsan..

1+1 Chapter 39 - Negeri Hotskleand
Penulis : Eiichiro Maruo

"Ayo kalian semua belilah kumbang musim salju dari negeri Westerland..." ucap Elephino.

"Apakah kita berhasil menipu mereka?" tanya Cleonatasha..

"Yah semoga berhasil." ucap Viena.

"Ayolah..ini bisa bergerak loh..." ucap Elephino, nampak terlihat kumbang mainan itu bergerak.

"Walau pun sebenarnya kumbang palsu ini digerakan dengan magnet." sambung Elephino dengan pelan...

"Wah... Kumbangnya ajaib..!!" ucap seorang anak kecil.

"Ya ini adalah kumbang musim salju dari negeri Westerland... Harganya 4 keping perak.." ucap Elephino..

"Aku hanya punya 2 keping saja.. Apakah boleh?" tanya anak itu.

"Yah baiklah.." ucap Elephino..

"Ambil ini." Elephino memberikan kumbang mainan itu keanak kecil..

"Namaku Nakata Ichiro.. Aku ingin memperlihatkan kumbang ini untuk ibuku.. Ibuku sedang sakit.. Terima kasih yah..." ucap Nakata sambil berlalu pergi..

"I-itu untuk Ibunya? Kita sudah keterlaluan membohonginya." ucap Viena.

"Hei tunggu tunggu..!!" teriak Elephino.

"Heh?" Nakata tampak berhenti..

"Sebenarnya kumbang itu bisa bergerak bila ada magnet ini, dan ini dua keping perak aku kembalikan... Memang tak mudah untuk menjual barang dengan harga mahal dinegeri yang miskin ini.. Tapi lebih sulit lagi jika membohongi seseorang yang membelikan itu untuk Ibunya.."

"Jadi aku memberikan ini untukmu secara gratis.. Buatlah ibumu tersenyum.. Suatu saat kita akan bertemu lagi." sambung Voltkreutz..

"Sebagian dunia begitu menyedihkan.. Semakin lama dunia ini semakin membusuk... Tunggu saja Yatorruman aku akan memberikan centilan untukmu...!" ucap Cleonatasha..

NB : Negeri yang dikuasai oleh Yatorruman adalah kota Westerland.. Dan kota Westerland itu memiliki 3 Kota lainnya.. Hotskleand, Vrianland, dan Heirland.. Sedangkan tempat markas Yatorruman itu digunung terlarang, Yatorruman itu bekerja sama dengan para siluman yang berada digunung terlarang..

.

.

.

"Kalian ini kenapa terpisah pisah.. Aku daritadi nyariin kalian bahkan sampai pingsan.. Ternyata kalian malah sudah ada dipesawat butut ini." ucap Davide.

"Sapa suruh kamu megang oppainya Sylvia." ucap Liya.

"Sudah sudah ayo kita lanjutkan perjalanan.." ucap Nicki.

"Aku belum makan.." ucap Davide.

"Sapa suruh enggak makan.."

Sementara itu Vicky dan Voltkreutz sedang membuat robot baru..

"Kali ini aku akan membuat Pijit dong ah model baru..!" ucap Voltkreutz.

"Entar jangan jatuh lagi." ucap Vicky sambil melihat mengunakan teropong.

"Eh tampaknya pesawat mereka sudah mulai terbang lagi tuh." ucap Vicky.

"Tenang.. Pijit dong ah yang kubuatkan ini menggunakan energi pendorong berupa roket.. Dan pijit dong ah ini bakalan melesat secepat kilat." ucap Voltkreutz.

"Kolta-sama sini sama aku." ajak Cleonatasha.

tampak seekor babi itu tiduran dipaha Cleonatasha.

Di sisi lain Elephino sedang memandangi langit..

Lalu diikuti oleh Viena yang membuat sebuah patung dengan sebuah salju..

"Lihat patung salju buatan Viena sama seperti kita." ucap Vicky.

"Eh itu aku kan?" ucap Cleonatasha..

"Semuanya masuk.. Termasuk Kolta-sama.."

"Hei Voltkreutz.. Pijit dong ah itu udah jadi belum?"

"Belumlah.." jawab Voltkreutz..

"Apa yang kita lakukan di gunung terlarang itu?" tanya Yuuki.

"Mengambil berlian yang sudah direbut oleh mereka dari teman baikku bernama Cleverl." ucap Nicki.

"Aku si terserah saja.. Lagian aku ingin sekali bertarung." ucap Question.

"Aku juga ingin sekali bertarung." ucap Davide.

"Ya! Jadi marilah kita sama sama mengalahkan semua siluman itu dan mengambil berlian dari tangan mereka!" ucap Nicki.

"Setuju!" ucap Nicko dan yang lainnya...

#Bersambung...

Bonus..

"Chapter kali ini gaje yak." ucap Ari Hussein.

"Iyalah gaje amat." sambung Question..

"Segaje gajenya chapter ini, yang terpenting aku muncul masa aku sebagai tokoh utama di sini malah jarang muncul." ucap Nicki pudung dipojokan.

"Nasibmu sama sepertiku.. Baru mulai balapan eh malah masuk rumah sakit dan terpaksa gak balapan deh." ucap Federico Luciano.

"Kasihan nasib ente." ucap Vicky Nasciamento...

Episode bonus ini diakhiri dengan munculnya Vicky Nasciamento

Bersambung ke 1+1 Chapter 40

Leon Lockhart
2016-10-18 17:40:48
Apa ini yang kenyal-kenyal dan lembut
Aerilyn Shilaexs
2016-10-07 17:44:43
haduh, baru aja bangun udah megang oppai.
gIN taka
2016-03-11 22:59:22
kurang mesum . . . ! ! !
Sleepwalker
2016-03-09 18:50:10
Makin mesum aj ni cerita..
Bikinan Mamah Papah
2016-02-15 21:20:25
Vicky muncul, episode bonusnya habis
Red Choco
2016-02-15 15:16:40
e-err.... '-' *speechless*
Chiba Michiko
2016-02-15 12:48:21
gila..! gw slh mampir cerita, ini isinya oppai :'v
Muhammad Aprianor
2016-02-14 16:44:12
Makin keren cuyy,,
Lexy Joan Arc Jenne
2016-02-14 14:03:52
authornya mesum..
Uvicech Lanie
2016-02-14 11:28:42
Numpang lewat biar dapat poin
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook