VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
1+1 Chapter 38

2016-02-12 - Clint Mobile Legend > 1+1
289 views | 9 komentar | nilai: 10 (2 user)

Di tempat lain.

"Kemampuan Astonder itu menghentikan waktu, jika kita menyerang sekarang pasti kita akan kalah dalam hitungan detik." ucap Perez.

"Begitulah, jadi kita harus membuat Astonder tak sadarkan diri dulu kan?" ucap Tatsuya.

"Itu ide yang bagus, pertama tama sang penghenti waktu itu disingkirkan lebih dulu." ucap Otani.

"Tapi bagai mana caranya?" gumam Griezmann.

"Serahkan saja itu padaku, aku kan si ahli jenis racun, tidak ada racun yang tidak aku ketahui di dunia ini." ucap Perez.

"Ya bagus." ucap Long sang ketua dari rencana penyerangan itu.

Kembali ke arena..

Memperlihatkan Ash sedang melawan C.

Ash menangkis serangan serangan C. Menggunakan dua pisau yang dipegangnya..

"Baiklah, kecepatan dimulai..." Ash mengigit jarinnya hingga keluar darah..

"Ultimate SPEED..." Tiba-tiba saja Ash sudah tak berada di depan C. Dia muncul di belakang C. Dengan tiba-tiba dan menyayat dua tangan C. Dengan dua pisau itu..

"Cepatnya? Aku bahkan tak tahu dia akan menyerang secepat itu." ucap C. Yang tak menyadari tangannya tersayat oleh pisau..

"Kecepatan adalah hal utama, tak peduli aku kalah ataupun menang yang terpenting aku memiliki kecepatan." ucap Ash.

Diiringi ambruknya C.

"Aku sudah menaruh racun di pisauku.. Tapi racun itu tidak berbahaya paling hanya membuat orang tak sadarkan diri selama 30 menit." ucap Ash.

"C. Telah kalah dengan begitu mudah! Ash memenangkan pertarungan ini." ucap Arizona.

Sementara itu memperlihatkan Nicki, Nicko, serta Question dan Yuuki.

"Yosh kita akan melanjutkan petualangan kita kegunung terlarang.." ucap Nicki Dizkovich.

"Enggak lihat pertarungan sampai selesai ya kak?" tanya Nicko.

"Ogah lah.. Itu buang buang waktu." ucap Nicki.

"Ya lagian sekarang pertarungannya tidak seru." ucap Question.

"Ya, apalagi Arizona sang wasit sering minta makanan ke kita." ucap Yuuki.

"Salah kalian, sapa suruh memiliki elemen unik seperti itu." ucap Nicki.

"Oey kalian mau kemana." tanya seseorang yang tiba-tiba datang, Davide Portsmouth dan juga dua temannya, Liya Heildenberg, Sylvia Kleinschman.

"Mau ke gunung terlarang." jawab Nicki.

"Ah kebetulan sekali kami bertiga mau ke sana, apa kami boleh ikut?" tanya Sylvia.

"Tentu boleh." ucap Nicki.

"Hei kenapa langsung disetujui? Entar kita bakalan berdesak desakan." ucap Nicko.

"Biarin, orang yang punya Gitar ajaib aku ngapain elu sendiri yang sewot." ucap Nicki.

"Baiklah tapi apa yang ingin kalian lakukan ke sana?" sambung Nicki seraya bertanya kepada Davide.

"Ah aku ditugaskan oleh seseorang untuk menemukan Berlian di sana." jawab Davide.

"Mungkinkah kamu adalah siluman dari hutan terlarang yak?" tanya Nicki.

"Hmm Siluman? Padahal bukan ah aku akan berbohong sedikit deh." gumam Davide dalam hati.

"Iya kok tau?" tanya Davide.

"Cuma nebak, ayo cepat naik." ajak Nicki.

Flashback..

"Hoy Davide, Sylvia, Liya, kalian bertiga akan kusuruh mencari berlian ke gunung terlarang.." ucap Christina.

"Lah?" gumam Davide.

"Mau protes? Mau nanya Laquinta? Dia kan sudah selesai bertugas walaupun gagal sih." jawab Christina sambil makan donat.

"Iyalah aku juga." gumam Davide.

Flashback End.

Davide Portsmouth, Sylvia Kleinsman, dan Liya Heildenberg pun naik ke gitar milik Nicki yang sekarang berevolusi menjadi pesawat.

Di Arena.

No Name berhasil mengalahkan Fox dengan satu kali pukulannya..

"Love's End Dances...!" No Name memukul Fox dengan pukulan sambil melakukan tarian andalannya...

Fox tak mampuh menghindari serangan itu.. Hingga akhirnya Fox kalah dengan telak.

Sementara itu Perez sudah menyiapkan jarum yang sudah ditaburi racun olehnya..

"Baiklah Alexia Yoel, kamu pergi ketempat Astonder duduk itu dan tusukkan jarum ini ketubuhnya fokoknya mana-mana saja tubuh yang kamu pilih untuk ditusukq ucap Perez.

"Baiklah..." ucap Yoel.

Sementara itu pesawat Nicki sudah terbang dengan cepat..

"Wuiiih.. Tingginya." ucap Davide.

"Aku jadi pengen muntah, mana paha kalian wahai cewek cantik, aku mau tidur biar kagak muntah." sambung Davide sambil melirik paha Sylvia dan Liya.

"Paha ndasmu..!! Pukulan gabungan!!" teriak Sylvia dan Liya bersamaan sambil melesatkan pukulan mereka.

Davide pun akhirnya terkena pukulannya, matanya agak berwarna kebiruan.

"Pulo gak bolong full coklatnya gak bolong." ucap Davide hingga akhirnya dia pingsan seketika.

"Kasihan yah Davide-senpai." ucap Yuuki.

"Orang mesum gitu tak usah dikasihani." ucap Nicko.

"Kamu juga mesum pakai ngatain dia mesum segala." ucap Nicki.

Di negeri Westerland.

"Wuih pesawatnya bagus banget." ucap Vicky McKnickman sambil ngelihat pesawat yang dikemudikan Nicki.

"Gw kejar ah, sapa tahu di situ ada cewek oppainya gede, cewek sma." ucap Vicky.

"Apaan itu cewek Sma bos?" tanya Elephino.

"Itu hanya libidoku saja." ucap Vicky.

"Voltkreutz, cepat gunakan pijit dong ah." ucap seorang cewek kecil bernama Cleonatasha.

"Haddeh aku belum buat robot itu untuk mengejar mereka." jawab Voltkreutz

1+1 Chapter 38 - Munculnya Trio Penjahat Lucu, Cleonatasha, Elephin
Penulis : Clint Mobile Legend

"Emang mereka mau kemana?" tanya Viena.

"Nampaknya mereka bakalan ke gunung terlarang deh." ucap Elephino.

"Oey gara gara elu gak buat robot gue gk bisa ngejar tuh pesawat.. Goodbye cewek Sma, semoga kita bertemu lagi." ucap Vicky dengan perasaan yang sedih.

Di antara 5 orang itu ada satu seekor babi yang sedang makan, nama babi itu adalah Kolta-sama.

"Aku lapar, pengen makan Kolta-sama, dagingnya enak enggak yak?" tanya Elephino.

Sesaat kemudian Kolta-sama tubuhnya bergetar karena mendengar dia bakalan dimakan.

"Enak saja, Babi di negeri Westerland ini adalah hewan yang terhormat, iya kan Kolta-sama."

"Ho'oh." Kolta-sama menganguk..

Kembali ke arena.

"Vii-chan berhasil mengalahkan Caeff, Vii-chan ist the best." ucap Klashkh.

"Pemenangnya adalah Vii, dengan jurus andalannya cambuk cinta." ucap Arizona.

Sementara itu Alexia-Yoel van Kriesthberg berhasil menusukkan jarum beracun ketubuh Astonder, Alexia juga menusukkan jarum itu ketubuh Valeska, karena Valeska berhasil melihat hal yang dilakukan Alexia.

Di arena tampak Fernando Lopez berhasil Mengalahkan Leonardo dengan begitu mudah.

"Ayo bilang menyerah, kalau enggak nyerah kaki kamu bakalan aku pecahkan, kan kaki kanan kamu sekarang membeku, kalau dihancurkan ya kamu gak bakalan punya kaki kanan." ucap Fernando Lopez.

"Haddeh aku menyerah..." ucap Leonardo.

"Pemenangnya adalah Lopez." ucap Arizona.

Pertandingan berikutnya Centorea Aikawa dikalahkan oleh J. Frieberg.

"Stepheilheldr Ueal Finnish...!" J. Frieberg menendang wajah Centorea tanpa perasaan kasihan.

Aikawa pun jatuh dan tak sadarkan diri.

"Pemenangnya adalah J. Frieberg." ucap Arizona.

"Berikutnya pertandingan antara Ely Kiyovich melawan Shizuka Misaki."

Tampak mereka tarik menarik rambut seperti pertarungan wanita yang sebenarnya.

"Apa kamu bilang aku enggak cantik hah!!" teriak Ely.

"Memang, dasar nenek sihir." ejek Misaki.

"Kurang ajar..."

"Pukulan Boom!!" ucap Ely sambil melesatkan pukulan bomnya.

"Pukulan Besi!!" Misaki enggak mau kalah dia juga melesatkan pukulan andalannya...

Braak...

Kedua tagan mereka saling bertabrakan.. Sedangkan mereka berdua akhirnya terlempar, Ely menabrak dinding, sedangkan Misaki membentur lantai..

Mereka berdua tampak tak sadarkan diri.

"Wah pertarungan yang seimbang, tak ada pemenangnya.. Mereka berdua sama sama hebat." ucap Arizona.

Di Westerland.

"Kecepatan pijit dong ah!" ucap Voltkreutz sambil merakit robot miliknya dengan kecepatan penuh.

"Aduh apa di sana digunung terlarang ada pasukan Yatorruman." tanya Vienna.

"Ho'oh kita akan memberikan mereka centilan dan membantu pesawat yang menuju ke sana untuk melawan mereka." ucap Cleonatasha.

"Kalau silumannya cewek sma beroppai gede aku enggak tega menghabisi mereka." ucap Vicky Mcknickman.

"Cewek sma terus yang dipikirin." ucap Elephino sambil memakan daging panggang.

"Vienna-chan apakah oppaimu gede? Ukurannya berapa? Perlihatkan ke aku dong oppaimu itu." ucap Vicky dengan berbinar binar.

"Enak saja.."

Vienna menendang selakangan Vicky hingga akhirnya Vicky pun pingsan.

"Pijit dong ah akhirnya telah jadi horayy..." ucap Voltkreutz.

Elephino, Vienna, Kolta-sama, Cleonatasha, beserta Vicky yang diangkat oleh Voltkreutz masuk di dalam robot yang aneh itu.

Mereka pun kini berada di dalam.

"Lah kok enggak terbang ini robot?" tanya Cleonatasha.

"Pijit dong ah ini hanya digerakan seperti sepeda baru bisa terbang." ucap voltkreutz.

"Baiklah aku akan memulai tertawa dengan keras." ucap Cleonatasha.

Mereka menggerak gerakan sebuah entahlah nama yang apalah itu yang buat gerakin sepeda biar jalan..." Terbang terbang terbang." ucap Vienna.

Robot jelek itu pun akhirnya terbang, di situ pun Cleonatasha mengingat apa kata ibunya.

"Di saat sedih tertawalah dengan keras, dengan begitu kesedihan akan hilang." ucap Dorokhi emaknya Cleonatasha..

"Hahaha hahahaha hahaha." Cleonatasha pun tertawa.

Baru 5 menit mereka terbang diudara tiba-tiba saja robot mereka mulai jatuh perlahan diiringi oleh Cleonatasha yang masih tertawa." Hahaha hahaha."

"Anginnya segar." ucap Vienna.

Hingga akhirnya." Braaakk..." robot mereka jatuh.

"Vienna-san apa kau tidak apa apa?" tanya Vicky.

"Gpp." jawab Vienna.

Sementara itu.

"Oey Nicko, mampir bentar yuk di negeri Hotskleand." ucap Nicki.

"Iyalah harus mampir, orang akunya sekarang lapar." ucap Nicko.

#Bersambung.

NB : Cleonatasha, Elephino, Voltkreutz, Kolta-sama, Vicky, Vienna terinspirasi dari char anime Yoru no Yatterman, Leopard, Elephantus, Voltkatze, Oda-sama, Galina, Alouette, serta adegan mereka jatuh terinspirasi dari episode yoru no yatterman entahlah, di saat mereka jatuh.

Dorokhi juga terinspirasi dari nama emaknya Leopard, namanya Dorothi :v.

Yatorruman terinspirasi dari Yatterman :v

Bersambung ke 1+1 Chapter 39

Leon Lockhart
2016-10-18 07:06:10
Mana orang yang sering nyebutin "lagi pula aku masih malu." Dimana dia? '-')/
Aerilyn Chan Kawai
2016-10-06 18:29:30
banyak nama baru
Dadang yg terluka
2016-02-16 00:37:12
Keren
Sudawira
2016-02-12 21:11:40
Oppai apaan ya, bisa kasih gambar gak? Yg asli ya?
Ashura Senju
2016-02-12 19:45:01
chika ceritanya bagus
RedPaper
2016-02-12 17:02:45
Kalto-sama itu, babi?
Muhammad Aprianor
2016-02-12 14:35:36
Oppai ? Hmm... *bayangin*
Boss Besar
2016-02-12 14:21:54
anjirr gw nyengir bacanya apalagi waktu vicky tanyain oppai
Question Of Life
2016-02-12 14:15:29
"hey lihat disitu ada cewek SMA beroppai gede sedang mandi" ucap Question kegirangan karena dapat melihat cewek mandi di sungai dari atas pesawat gitar
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook