VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
1+1 Chapter 37

2016-02-10 - Clint Mobile Legend > 1+1
290 views | 21 komentar | nilai: 10 (3 user)

"Pertandingan berikutnya! Astonder Controlador atau si penghenti waktu! Melawan Pride Prime." ucap Arizona Javier sang wasit..

Pride dan Astonder pun maju ke depan arena..

"Hola Como Estas?" tanya Astonder dengan bahasa spanyol..

"Como estas itu apaan yak?" tanya Arizona..

"Apa kabar maksudku.." jawab Astonder..

"Oh baik-baik, kenapa mau ngajak makan bareng elu?"

"Enggak, ngapain buang buang duit ngetraktir elu, gak ada gunanya..

"Terserah kalian nak ngomong apa.. Yang terpenting... Sekarang mulailah bertarung!" ucap Arizona, dan satu detik kemudian Arizona sudah tidak berada di arena, dia terlihat di samping Question dan Yuuki Akakibara..

"Hei, kalian ninja koki, buatkan aku siomay dong.." ucap Arizona.

"Baik! Elemen makanan! Siomay Lezat!" di tangan Question muncul sebuah siomay, dan melihat hal itu Arizona dengan rakusnya memakan siomay itu seperti sedang kelaparan..

"Entah kenapa dia itu sering makan yak." ucap Davide Portsmouth.

"Kamu juga sering makan, tadi popcornku dihabiskan." ucap Ely Kiyovich.

"Setelah popcornnya habis kamu memakan ayam panggang milikku." sambung seorang cewek yang tak diketahui namanya, namanya No Name.. Alias wanita tanpa nama.

"Halo.. Kuharap kamu jangan menyakitiku yah." ucap Pride.

"Cih! Ah aku jadi pengen makan sate bakar." ucap Astonder yang mengeluarkan daging yang ditusuk tusuk tapi masih mentah..

"Hei mau bertarung tidak?" teriak Pride.

"Boleh.." jawab Astonder singkat.

"Baiklah aku yang mulai..." Pride berlari sambil merapal jurusnya...

"Tap tap tap..."

"Elemen api! Semburan api..." Pride yang masih berlari itu menyemburkan api dari mulutnya ke arah Astonder..

"Wah pengguna elemen api, tepat sekali padahal aku ingin makan sate, dan membakar daging yang masih mentah ini." ucap Astonder...

Astonder tak menghindari serangan itu.. Dia pun mengeluarkan jurusnya..

"Tap tap tap..."

"Tiempo..! Tiempo para!" ucap Astonder..

Seketika keadaan pun hening..

Semua objek yang bergerak tampak menjadi patung dan tak bergerak sedikitpun..

"Wuih apinya masih panas, walaupun tak bergerak, tapi api ini panas, dan bisa membuat sate milikku ini matang." ucap Astonder..

Dia dengan santainya membakar sate itu, satenya berjumlah 4 tusuk.. Dan 10 menit akhirnya satenya telah matang, dan dia memakan sate itu dengan begitu lahap.. Saat sate ke-3 habis, Astonder mulai memakan sate yang terakhir..

Dia juga menghindar dari serangan api itu dan berjalan menuju ke arah belakang Pride..

"Tiempo de caminar!!" seketika waktu kembali berjalan lagi..

Serangan Pride hanya mengenai lantai arena, dan dia kaget nggak melihat Astonder di situ...

"Dia dimana?" gumam Pride.

"Wuiih.. Dia cepat sekali menghindar." ucap Sora.

Padahal itu bukan menghindar melainkan Astonder menghentikan waktu..

"Pukulan Stepheant...!!" dua tangan Astonder membesar seperti tangan Elizabeth, tapi kali ini jurus Astonder beda dengan Elizabeth..

Dia memukul Pride dari belakang dengan pukulannya yang teramat keras...

Pride bahkan tak sempat menghindar serangan itu.. Pride terlempar membentur lantai.. Lantai pun terlihat retak retak...

"Bagai mana bisa dia secepat itu? Aku bahkan tak melihatnya?" gumam Pride yang tanpak kesakitan..

Pride kembali bangkit lagi...

Pride berlari ke arah Astonder dengan cepat...

"Pukulan 2001 Api!!" Pride melesatkan 2001 pukulan apinya ke arah Astonder.

Tapi seperti biasa Astonder dengan mudahnya menghentikan kembali waktu seperti sebelumnya...

"Tiempo! Tiempo para.."

Waktu berhenti, Pride kembali mematung tak bergerak..

Astonder melihat ke arah Valeska cewek cantik yang disukainya, tanpak Valeska terlihat imut saat tak bergerak sedikitpun.

"Ah waktunya memanfaatkan kesempatan dalam keberuntungan seperti ini." ucap Astonder.

Astonder berjalan menuju tempat Valeska duduk, dia pun tak lupa mencium Valeska..

"Aku mencintaimu Valeska-chan.."

"Ah, ini kesempatan emas.. Aku pengen lihat oppainya." ucap Astonder dengan mesum..

"Wuiih Oppainya ist the best lah pokoknya." ucap Astonder sampai hidungnya akhirnya pun mimisan..

1+1 Chapter 37 - Pukulan 2001 api yang salah sasaran
Penulis : Clint Mobile Legend

"Oppainya gurih gurih." ucap Astonder..

Setelah selesai melihat cewek yang dicintainya, Astonder kembali turun ke bawah..

Dia melihat Pride yang mematung..

"Pukulan 2001 api? Pukulan macam apa itu? Gak lelah tangannya yak?" gumam Astonder.

"Ah bakalan kujadikan dia memukul dirinya sendiri ah.." ucap Astonder dengan licik..

Astonder mengarahkan tangan Pride yang dahulu memukul ke depan, diarahkan ke perut Pride..

"Gyahaha, Senjata makan tuan nih.." ucap Astonder..

"Tiempo de Caminar!" ucap Astonder, dan akhirnya waktu kembali berjalan...

"Pukulan 2001 api!"

"100 Pukulan.. 200 Pukulan 900 pukulan, 1400 Pukulan..."

tanpak Pride masih enggak merasakan bahwa dia memukul dirinya sendiri..

"Rasakan rasa sakit yang sebenarnya! Hyaa..!!"

"1600 Pukulan.. 1800 pukulan.. 2000 Pukulan.."

"Hei dia memukul dirinya sendiri." ucap No Name.

"Tampaknya dia gila." ucap Davide.

"2001 Pukulan...!!" pukulan terakhir itu begitu keras hingga membuat Pride terlempar terkena pukulannya sendiri...

Braak... Seketika sebuah dinding itu runtuh setelah Pride membentur dinding itu..

"Mengapa aku bahkan tak sadar bahwa aku memukul diriku sendiri?" gumam Pride dengan tidak percaya, Pride sudah terluka parah karena terkena pukulannya sendiri..

"Baru kali ini jurus memakan tuannya sendiri.." ucap Pride hingga akhirnya Pride tak sadarkan diri..

"Kemenangan yang sangat aneh...! Astonder menang tanpa memperlihatkan apa elemen dan kekuatannya." ucap Arizona.

"Oey tadi aku ngeluarin jurus pukulan Stepheant masa lupa sih." ucap Astonder.

"Oh iya yah.." ucap Arizona...

Astonder pun keluar dari arena itu..

"Pitman, buatlah menjadi normal kembali.." ucap Arizona.

"Iyalah aku juga..." Pitman seperti biasa membuat bangunan dan lantai yang tandinya retak dan hancur menjadi normal lagi...

"Baiklah pertandingan berikutnya!! Kazasumi Atsushi melawan Nickenberg Hell."

30 Menit kemudian..

"Head Sollistier...!!" Nickenberg Hell mengakhiri perlawanan Atsushi dengan pukulan palu besar andalannya.. Head Sollistier..

"Braak...!!" Lantai itu hancur.. Diiringi oleh lapisan tanah yang melindungi tubuh Atsushi retak..

Atsushi walaupun sudah dilindungi oleh lapisan tanah tetap saja akhirnya dia kalah dengan telak dan tak sadarkan diri..

"Pukulan palunya mengerikan.." ucap Nicki..

"Pemenangnya adalah... Nickenberg Hell dengan senjata palu andalannya..." ucap Arizona...

#Bersambung...

"Cerita ini adalah fiktif belaka, bila ada persamaan nama, tempat maupun peristiwa, itu hanyalah kebetulan belaka dan tidak bermaksud menyinggung siapa pun." ucap Yuuki Akakibara.

"Akhirnya lanjut lagi ini cerita, maklum baru dapat inspirasi, terima kasih sudah membaca, dan maaaf jika chapter kali ini membosankan dan kurang panjang.." ucap Author..

"Taukah kalian? Saat ujian entahlah lupa tanggal berapa.. Nilai matematika aku warna merah semua.." ucap Davide Portsmouth.

"Makannya belajar cug jangan cuma mikirin Rias saja." ucap Question dengan tiba-tiba

Bersambung ke 1+1 Chapter 38

Leon Lockhart
2016-10-17 11:22:20
Sialan kekuatannya
Aerilyn Chan Kawai
2016-10-06 18:20:08
pengendali waktu adalah orang terkuat.
Kikko Y Azukiela
2016-03-09 06:08:27
missy numvang lewat
Derry Prayoga Hanief
2016-02-11 23:08:01
Teruskan
Derry Prayoga Hanief
2016-02-11 23:07:39
Hadir
Derry Prayoga Hanief
2016-02-11 23:02:51
Lanjutkan
Derry Prayoga Hanief
2016-02-11 23:02:13
Next
Nikki
2016-02-11 16:01:38
Wah si mesum muncul
Dicky D. Awan
2016-02-10 21:14:54
saya sudah mampir atas undangannya...
Death Of Enmando 2
2016-02-10 19:52:55
numpang lewat, ama ninggal jejak "-"
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook