VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
1+1 Chapter 34

2015-09-18 - David von Riessfeld > 1+1
347 views | 12 komentar | nilai: 10 (2 user)

Pertarungan Nicki dan Rosenberg akhirnya telah berakhir, terlihat Nicki, Rosenberg, dan Vii sedang selfie bareng.

"Udah lama gak ketemu, akhirnya kita ketemu juga." ucap Nicki.

"Huh, dasar kakak." ucap Nicko yang sedang melihat kakaknya itu.

"Ayo biarkan saja mereka berdua, waktunya menonton pertandingan yang selanjutnya." ucap Question.

"Tibalah kita pada pertarungan kedua! Antara Sora Inazumi melawan peserta yang tak dikenal, yaitu L. L" ucap Arizona.

"Dipersilahkan untuk segera naik." sambung Arizona.

"Yeah! Giliranku." ucap Sora yang begitu senang..

"Huum, aku harus melepaskan teknik 1001 nyawaku, agar tak bisa diketahui oleh Elizabeth." ucap Laquinta.

"Lepaskan." sambungnya.. Laquinta saat ini akan bertarung tanpa menggunakan teknik 1001 nyawa jadi dipastikan dia kalau terkena pukulan tidak akan sembuh dengan cepat ya karena dia melepaskan pengaruh jurusnya..

"Aku akan menggunakan jurus yang lain, agar Elizabeth tak gampang curiga." ucap Laquinta.

"Aku harus menang." ucap Sora yang sudah bersiap siap..

"Baiklah sekarang mulai!" teriak Arizona, Seperti biasa Arizona kembali menghilang dan muncul tepat di samping Felipe.

"Felipe, aku lapar, tapi aku gak mau burgermu." ucap Arizona.

"How, Alisha ke sini, keluarkan baksonya." ucap Felipe.

"Baik! Elemen makanan! Semangkuk bakso lezat." ucap Alisha.

Dan Bakso pun keluar, setelah itu Arizona memakan bakso itu.

Kembali ke Arena.

"Aku akan memulai lebih awal."

"Elemen Bom : Pukulan Bom." Sora memukul lantai arena dan terjadi ledakan.

Bruuuuuukkkk...

Bunyi ledakan terdengar.

Asap dari ledakan itu belum juga mereda.

L. L tenang tenang saja sambil berdiam diri tanpa bersiap siap.

"Rusak lagi?" Pitman ternganga.

"Hanya memperlihatkan tingkat pertama." ucap Lopez.

"Aku akan menyerangnya, apalagi dia lengah." ucap Sora.

Sora melompat begitu tinggi tapi sudah ketahuan oleh L. L

"Elemen Crystal : tembakan kristal." Sora menembakan Crystal ke arah L. L itu, saat Crystal akan mengenai tubuh L. L, tubuh L. L secara otomatis telah dilindungi oleh Es.

L. L masih tenang tenang saja.

"Aku hanya akan menggunakan elemen es saja, karena sebagian jurusku sudah diketahui oleh Elizabeth, dan elemen esku belum diketahui." gumam Laquinta yang sekarang namanya menjadi L. L

"L. L itu hebat juga." ucap Elizabeth.

"Dia mengatasi tembakan kristal dengan begitu mudah?" Sora terganga.

"Tidak ada kata untuk terkejut sekarang." ucap Sora.

Sora pun melesat dengan cepat ke arah L. L yang masih berdiri santai, terlihat L. L tangannya tersimpan rapi di kantung jubah yang dipakainya.

"Meremehkanku dia, bahkan bersikap begitu santai." ucap Sora yang masih melesat.

"Rasakan ini."

"Pukulan Bom!" Sora melepaskan pukulan bomnya ke arah L. L yang tanpa persiapan apapun.

Bruuum... Terdengar bunyi ledakan, tapi pukulan Sora hanya mengenai pelindung Es milik L. L

Terlihat pecahan-pecahan es itu mencair dan jatuh kelantai, L. L bahkan belum bergerak sekalipun dari tempatnya itu.

"H-hebat." ucap Nicko.

"Rasakan lagi."

"100 pukulan bom."

Sora melesatkan 100 pukulan bom dengan cepat, terdengar setiap ledakan yang tercipta dan pecahan-pecahan es yang begitu banyak berceceran dilantai.

L. L bahkan belum mengeluarkan jurusnya sama sekali, dia bahkan belum bergerak. Setiap pukulan pukulan yang dilesatkan oleh sora tak mampu mengenai tubuh L. L

L. L terlihat bersiap mengeluarkan jurusnya..

"Hmm, hwaaashhh." L. L meniup Sora dengan sekali tiupan saja, secara mengejutkan tubuh Sora terlempar setelah terkena tiupan L. L

"Uah.." Sora terlihat kesakitan setelah tubuhnya membentur lantai arena..

"Sekali tiupan sudah terlempar? Ternyata paman itu hebat." ucap Yuuki.

"Itu kan paman yang kita temui kan waktu itu." tanya Question.

"Yah, itu paman Laquinta." ucap Yuuki.

Untungnya ucapan Yuuki itu tidak terlalu keras dan tidak didengar oleh anggota dari kubu Greentown..

"Gak hebat hebat amat juga." ucap Davide dengan sinis.

"Davide, mau popcorn?" tanya Ely Kiyovich.

"Eh mau kenapa pula tak mau." ucap Davide, Davide pun memakan popcorn dengan begitu lahap.

"Ayo SORA! Kami mendukungmu!!" teriak Tachibana Kota dan lainnya.

"Jangan teriak teriak, dasar amatir." ucap Iwasawa Miyuki dari squad Eight.

Sora Inazumi mulai bangkit dan berdiri..

"Aku akan kalah, tapi walaupun begitu akan kuperlihatkan perlawananku yang tangguh." ucap Sora.

Sora terlihat kembali bersiap siap melakukan serangan

1+1 Chapter 34 - Perlawanan Tangguh Sora Inazumi
Penulis : David von Riessfeld

"Hyaah!" Sora melompat dengan tinggi.. Dan mengeluarkan tembakan Kristalnya." Elemen Kristal : Tembakan Kristal." Kristal kristal itu ditembakan ke arah L. L yang masih begitu santai..

Saat Kristal itu akan mendarat ditubuh L. L tubuh L. L secara otomatis lagi dilindungi oleh Es.

L. L senyum senyum saja..

"L. L de Fly!" Laquinta terbang dan menuju ke arah Sora yang masih melompat tinggi.

"Pukulan Es!" L. L memukul tubuh Sora dengan pukulan esnya, " Apa?" Sora kaget, Sora tak bisa menghindari serangannya..

Tubuh Sora jatuh ke bawah dengan membeku, saat jatuh tubuh Sora hancur berkeping keping.

"Dia mati?" Ali terkejut.

"Membunuhnya?" Arizona ternganga.

Di saat kekagetan mereka tubuh Sora yang tadi membeku dan pecah itu terlihat menjadi pecahan-pecahan Kristal.

"Pukulan Bom!" Sora muncul tepat di belakang L. L dengan pukulan bomnya, L. L bahkan tidak merasa terkejut, saat pukulan Sora mendarat, tubuh L. L kembali dilindungi oleh Es.

Seperti biasa ledakan pun terjadi lagi, dengan santainya L. L berjalan secara perlahan menyingkir dari situ, dan dia duduk dengan santai di lantai arena.

"Dia begitu keren." ucap Hannover.

"Hei Via, kamu harus menang yah dan buktikan kepada Cleverl bahwa siluman seperti kita juga hebat." sambung Hannover.

"Iya iya." ucap Via.

"Kau juga C. Kau harus menang." ucap Hannover.

"Hmm." C. Tak menyahut dia hanya mendengar dari telinga sebelah kanan dan dikeluarkan ditelinga sebelah kiri.

"Eh duduk?" Sora heran, " Tidak ada kata heran sekarang! Aku harus melawannya!!" teriak Sora.

Sora kembali melesat ke arah L. L yang duduk dengan santainya.

"Pukulan Bom!" Sora kembali memukul L. L dengan pukulan bom miliknya tapi lagi dan lagi Sora gagal, tubuh L. L dilindungi oleh Es lagi.

L. L tersenyum.

"Slidding Tacle." L. L mengarahkan dua kakinya ke arah Sora, Sora tak bisa menghindarinya, kedua kakinya terkena tendangan slidding taclenya.

"Hwaah Kakiku." Sora yang jatuh terkena slidding taclenya kesakitan.

"L. L Red Card! Karena melaKukan Slidding Tacle yang berbahaya." ucap Arizona memperlihatkan kartu merah.

"Ini bukan main bola." ucap L. L dengan santai.

"Eh iya juga." Arizona menepuk jidatnya.

Terlihat Sora masih terkapar dilantai itu karena kakinya mengalami cedera.

"Aku akan mengobatinya." ucap Sora.

Sora mengarahkan tangannya ke kakinya yang sakit, dan tak selang menunggu lama, dia telah bebas dari cedera.

"Hmm, ninja medis yah." gumam L. L

"Aku masih belum kalah!" Sora kembali lagi melesat ke arah Laquinta dengan cepat.

"Pukulan bom." Sora kembali memukul lagi tapi kegagalan yang ia dapatkan karena lagi dan lagi tubuh L. L dilindungi oleh es secara otomatis.

"Bicicle Kick." L. L menyebut sebuah kata kata aneh.

"Eh?" Sora tak mengerti, hingga akhirnya dia melihat L. L melakukan salto.

"Bicicle Kick." L. L menendang Sora dengan tendangan saltonya.

"Perisai Kristal!" ucap Sora, dan tendangan L. L hanya mengenai perisai saja, tapi dengan begitu kerasnya tendangannya perisai kristal sora terlihat hancur, pecahan-pecahan kristal tercecer dilantai itu.

"Hmm." gumam L. L

"Slidding Tacle." L. L kembali melakukan slidding tacle, Sora kembali terkena, tapi hanya satu kakinya yang cedera jadi sora masih bisa bergerak.

"S-sakit." Sora kesakitan.

"Aku akan mengakhiri secepatnya, perlawananmu memang mengagumkan tapi sayang sekali kau bukan tandinganku." ucap Laquinta dengan tersenyum.

L. L menghentakkan kaki kirinya kelantai, dan mengangkat kaki kanannya..

"Bicicle Kick." L. L mengerakkan kaki kanan dan kirinya untuk melakukan tendangan saltonya, Sora masih diam di situ karena dia tak bisa menghindar dari kekalahannya.

Bruuuk!!

Tubuh Sora akhirnya terkena tendangan milik L. L dengan telak, tendangan L. L pun tepat mengenai kepalanya.

Tubuh Sora ambruk dan terjatuh, Sora terlihat tak sadarkan diri setelah terkena tendangan milik L. L itu.

"Untung tendanganku tidak begitu keras, kalau terlalu keras, dia bisa kehilangan nyawanya." ucap L. L

Tubuh Sora tak bergerak, tapi dia masih bernapas.

Arizona memanggil tim medis untuk membawa Sora.

"Dia masih bernapas." ucap Arizona.

"Kalah?" Lopez hanya diam memandang apa yang terjadi.

"Tak kusangka." ucap Kick.

"Tapi dia sudah berusaha untuk melawan." ucap Okazaki.

Tubuh Sora terlihat sudah tak berada di Arena!

"Pertandingan kedua dimenangkan oleh L. L" ucap Arizona.

"Kita lanjutkan lagi ke pertandingan ke tiga." sambung Arizona.

#Bersambung.

NB : Terima Kasih sudah membaca.

(1) Nama Hannover terinspirasi dari klub sepkbola di Jerman, Hannover 96

Bersambung ke 1+1 Chapter 35

Leon Lockhart
2016-10-17 09:05:28
Kekuatannya keren, mirip ama permainan bola sleding takle
Aerilyn Shilaexs
2016-10-06 17:29:57
L L cool.
Kunai Emas
2016-02-01 17:56:17
Sora kalah
Maria Ozawa
2015-09-19 05:11:44
Laquinta kren L.L tu ap?
Adhe Kurniawan
2015-09-19 01:53:23
laquinta itu si L. L ya? saya pikir nicknya cuma huruf L. bang David emang suka bikin nama char unik
THETECKOEZCURUT
2015-09-18 21:16:52
Ada elemen makanan ya..
A wahyu
2015-09-18 21:11:14
Si Laquinta benar2 kuat ya...
Niki96
2015-09-18 18:27:48
nyimak
Priest
2015-09-18 17:48:39
L. L a.k.a Laquinta Chara spesial nih kayaknya :3 sudah terlihat di jurus 1001 nyawa kira" udh brp kali dia terselamatkan oleh jurus ini , esnya kaya pasir gara ya melindungi otomatis..
Uzumaki Naruto
2015-09-18 17:43:32
Lwt
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook