VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
1+1 Chapter 32

2015-09-14 - Eiichiro Maruo > 1+1
191 views | 13 komentar

"Serangan seperti itu sudah pasti gagal." ucap Rosenberg.

"Aku akan memperlihatkan seni Breakdance yang telah diajarkan temanku waktu kecil." sambung Rosenberg.

"Aku ini entah kenapa tidak memiliki kekuatan khusus, aku lemah dan hanya bergantung pada gitarku." gumam Nicki dalam hatinya.

"Bersiaplah! Terima seranganku!!" teriak Rosenberg..

"Vucinic de Frick." Rosenberg kembali memutari arena dengan begitu cepat hingga menciptakan angin yang begitu dahsyat.

"Cepat sekali dia berlari." ucap Nicki.

"Eletrika Jump." Tiba-tiba Rosenberg berhenti memutari arena dan dia melakukan lompatan salto begitu tinggi.

"Melompat?" Nicki heran.

"Eletrika Shoot." secara mengejutkan tiba-tiba saja Rosenberg mencoba menendang Nicki dengan tendangannya, Rosenberg memakai sepatu besi yang begitu keras.

"Hwaah."

"Perisai Gitar Listrik!!" teriak Nicki.

Saat tendangan Rosenberg hampir mengenai Nicki, terdengar sebuah hantaman yang begitu keras, dan sayang sekali Rosenberg hanya mengenai perisai gitar listrik milik Nicki.

Hal itu pun membuat Rosenberg kembali tersengat listrik, tubuh Rosenberg kejang kejang menerima sengatan listrik itu.

"Untung ada gitar ajaibku." ucap Nicki.

"Aku akan memukulmu." sambung Nicki.

"Hyaah." Nicki melesatkan pukulan ke arah Rosenberg yang masih terbaring dilantai Arena.

Saat Nicki hampir mengenai Rosenberg, Rosenberg langsung mengeluarkan jurusnya." Eletrika Helicopter." dia menaruh dua tangannya kelantai, dan mengerakan kakinya dengan cepat hingga bergerak seperti baling baling helikopter.

Nicki gagal mengenai Rosenberg, Rosenberg dengan kecepatan kakinya berhasil mengenai tubuh Nicki dengan beruntun.

Nicki terkena bertubi-tubi tendangan helicopter Rosenberg.

Ditambah lagi Rosenberg memakai sepatu besi, itu membuat Nicki merasakan sakit yang begitu mendebu debu.

"Eletrika Jump." Rosenberg menghentikan jurusnya Eletrika Helicopter, dia melakukan lompatan salto, " Eletrika Shoot." Rosenberg bersiap siap menendang kepala Nicki dengan tendangannya.

"Oh Tidak dia akan kalah." ucap Nicko.

"Semangat Nicki!!" teriak Laquinta.

"Horee pertandingan ini akan segera berakhir." ucap Sora Inazumi yang berbunga-bunga.

"Helleh." Davide melihat Sora dengan tatapan sinis.

"Eletrika Shoot Helicopter." secara mengejutkan Rosenberg mengeluarkan jurusnya yang begitu unik, dengan tendangan salto terus dengan kaki yang berputar putar seperti helicopter.

Saat Rosenberg akan melesatkan tendangannya, Nicki bersiap siap untuk melindungi tubuhnya." Perisai Gitar Listrik." Rosenberg hanya mengenai Perisai lagi dan lagi, setiap tendangan helicopter yang begitu cepat hanya mengenai perisai gitar listrik.

"Eh dia tak mempan dengan Listrik." Nicki mulai was was.

"Eletrika Jump." Rosenberg melompat kebelakag Nicki, " Eh?" Nicki terkejut.

"Eletrika Helicopter." Rosenberg menggunakan tendangan Helicipternya, dia menyerang Nicki dari belakang.. Sial bagi Nicki dia tidak bisa melindungi diri, karena Rosenberg melakukan serangan secara mendadak.

Hantaman berbagai hantaman mengenai tubuh Nicki, Nicki sudah mulai kelelahan bahkan dia merasakan sakit ditubuhnya.

"Ayah kurasa aku memang lemah, dan aku akan kalah di sini." ucap Nicki yang begitu lemah,

Nicki mengingat kata kata ayahnya sebelum dia kalah..

"Hei Ayah, apa itu arti kematian dan jangan pernah menyerah?" tanya Nicki yang masih begitu kecil.

"Pertanyaan yang bagus, baiklah ayah akan menjelaskan padamu." ucap Ayah Nicki.

"Kematian itu berarti akhir dari segalanya, Masa lalu dan masa depan dapat kamu kalahkan sekejap mata, dan kamu tidak bisa mengulang dari awal lagi, dan lagi, selama kamu masih hidup, berarti masih ada kesempatan untuk menang, orang yang hidup pasti akan menang, Jadi jangan menyerah sampai akhir hayat." sambung Ayah Nicki.

Sementara diingatan Nicki, di Arena tubuhnya selalu terkena hantaman tendangan dari Rosenberg.

"Waktunya aku akan memenangkan ini."

"Eletrika Shoot." Rosenberg mencoba mendendang wajah Nicki dengan tendangan terakhirnya itu.

"Aku tidak akan menyerah sampai akhir hayat!!" teriak Nicki.

Baats.. Tendangan Rosenberg melesat begitu cepat, dan mulai mengenai Nicki, tapi Nicki yang tidak mau menyerah begitu saja berhasil menahan tendangan Rosenberg dengan Tinjunya

1+1 Chapter 32 - Klashkh Rosenberg dan Nicki Dizkovich
Penulis : Eiichiro Maruo

"Rasa sakit ini akan kutahan sampai akhir! Karena rasa sakit yang sesungguhnya adalah menyerah sebagai seorang pecundang."

"Akan kubuktikan bahwa biarpun aku tak memiliki kekuatan khusus, aku bisa menguncangkan dunia." ucap Nicki, terlihat tangan Nicki mengeluarkan banyak darah.

Tangan kanan Nicki mencengkram kaki Rosenberg, dia melempar tubuh Rosenberg kelantai, tubuh Rosenberg pun jatuh kelantai.

"Kakak." gumam Nicko penuh haru.

"Ayo semangat kami mendukungmu!!" teriak Question dan Yuuki.

"Ugh, baru kali ini Eletrika Shootku berhasil di atasi dengan tangan kosong, dia itu seberapa besar kekuatan tinjunya itu." gumam Rosenberg, Rosenberg perlahan lahan berdiri.

"Aku akan mengalahkanmu!!" teriak Nicki.

Nicki melesatkan pukulannya dia mencoba memukul Rosenberg dengan tangan kanannya.

Rosenberg pun tak mau kalah, dia melesatkan pukulan juga dengan tangan kanannya, Hingga akhirnya tangan mereka berbenturan, hingga menciptakan angin yang tidak terlalu dahsyat.

"Uh." Rosenberg dan Nicki merasakan sakit di tangan mereka.

"Hei, apa kau tau, kalau setiap orang bertarung, jika tangan mereka berbenturan, itu akan menciptakan sirklus kebencian yang begitu mendalam." ucap Nicki tersenyum.

"Sirklus kebencian?" Rosenberg terlihat heran.

Perlahan dia mengingat sesuatu.

Rosenberg yang masih begitu kecil sedang dihadang oleh orang yang berusia lebih tua darinya.

"Hei, serahkan makanan itu." ucap orang orang itu.

"Tidak mau, aku masih begitu lapar." bentak Rosenberg.

Mendengar bentakan itu orang orang itu pun langsung meninju wajah Rosenberg, wajah Rosenberg pun akhirnya memar memar, di saat itu juga ada seorang anak yang lewat dengan membawa sebuah makanan, hal yang sama pun terjadi anak kecil itu dihadang oleh mereka.

"Serahkan makananmu dengan baik, kalau melawan akan bernasib sama seperti orang itu." ucap mereka.

"Mengambil barang orang lain dengan cara paksa itu seperti seorang pencuri yang tak punya harga diri." anak kecil itu tidak mau memberikan makanannya, orang orang itu pun marah bukan main, mereka menyerang anak kecil itu dengan serentak.

Tapi dengan cepat dia melakukan gerakan breakdance, teknik eletrika helicopter, orang orang itu terkena hantaman kaki anak kecil yang bergerak begitu cepat.

"Dia anak yang hebat." ucap orang orang itu, tapi ketua dari kelompok itu mencoba memukul anak kecil itu dengan pukulannya.

dengan sigap anak kecil itu menahan pukulan itu dengan tangan kanannya.

"Hei apa kau tahu, kalau setiap orang bertarung, jika tangan mereka berbenturan, itu akan menciptakan sirklus kebencian yang begitu mendalam." ucap anak kecil itu sambil tersenyum.

Sementara orang itu merasa sakit karena tangannya berbenturan dengan tangan anak kecil itu, dia melepaskan tangannya,

"Hei anak buahku yang bodoh, cepat berikan makanan itu ke anak yang menangis itu, lalu kita kabur!!" teriak orang itu, mereka semua akhirnya kabur.

anak kecil itu menghampiri Rosenberg yang masih menangis.

"Hei, laki-laki itu tidak boleh menangis, ini makanmu." anak itu memberikan makanan itu ke Rosenberg.

Rosenberg pun mengambil makannya.

"Terima kasih, namamu siapa." tanya Rosenberg.

"Namaku Nicki, kalau kamu?" tanya Nicki.

"Namaku Klashkh Rosenberg." ucap Rosenberg.

"Maukah kau mengajarkanku jurusmu itu, biar aku bisa melindungi diriku sendiri, dan aku ingin melindungi seseorang yang berharga bagiku." sambung Rosenberg dengan polos.

"Okay baiklah!" ucap Nicki dengan senyum.

Akhirnya Nicki mengajarkan berbagai gerakan Brakdancenya ke Rosenberg, Rosenberg sudah menguasai semua teknik itu, hingga akhirnya ada sesuatu yang memisahkan dua sahabat itu.

"Woy lari semua!!" teriak warga desa KingstoneLand.

Para warga itu berlarian, banyak bom berjatuhan, terlihat Nicki sedang mencari Rosenberg.

"Hei, Nicko, kamu pergi lebih dulu bersama ayah dan ibu, aku akan mencari temanku." ucap Nicki.

"Baik!" ucap Nicko.

Nicki berlari kereruntuhan rumah rumah warga, dan dia melihat Rosenberg yang diam sambil melihat pesawat terbang.

"Dasar bodoh, apa yang dia lakukan." ucap Nicki.

Tiba-tiba ada sbeuah tembakan laser yang mengarah ke arah Rosenberg,

tapi dengan cepat Nicki melindungi Rosenberg, tapi tubuh Nicki terlempar begitu jauh, membentur bangunan hingga bangunan bangunan itu runtuh.

"Nicki?" Rosenberg terkejut, dia berlari kereruntuhan, dan melihat sebuah kain yang sudah robek dengan tertulis nama Nicki.

"Nicki mati? Hwaa." Rosenberg berteriak begitu kencang.

Rosenberg menyangka Nicki telah tewas, padahal sejatinya belum tewas, tubuh Nicki terlihat berbaring ditempat yang aman.

"Untung aku cepat menyelamatkanmu." ucap Kworkles.

Rosenberg pun berlalu pergi dengan kesedihan karena kehilangan temannya.

"Mulai sekarang, untuk menghormatimu, namaku kuubah menjadi Nicki Rosenberg." ucap Rosenberg.

Flashback End.

"Kata kata itu?" Rosenberg akhirnya mengetahui sesuatu.

-Bersambung-

Bersambung ke 1+1 Chapter 33

Manda
2017-01-20 08:36:22
Akhirnya teman lama bertemu.. *terharu*
Leon Lockhart
2016-10-16 22:17:11
"Woy cepat pergi" gk ada kata lain apa ngakak bacanya saat disitu
Aerilyn Shilaexs
2016-10-06 17:11:14
oh oh aku mengerti.
Kunai Emas
2016-02-01 17:45:51
Semakin keren saja
Racharion
2015-09-15 23:31:50
hm.. siiip ngebut ane bacanya lanjuuut
ibongneverland
2015-09-15 22:25:52
Ternyata si Rosenberg adalah sahabat Nicki, benar2 diliar dugaan.
Kazuya Ryuuki
2015-09-15 08:27:20
Keereen (y)
A wahyu
2015-09-14 20:00:19
Sahabat yg terpisah ya....
Sleepwalker
2015-09-14 18:57:58
Qoute nya keren, mereka sahabat dari kecil itu mengharukan
Reonalh Kezy
2015-09-14 15:40:22
Permisi
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook