VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
1+1 Chapter 31

2015-09-13 - Clint Mobile Legend > 1+1
327 views | 13 komentar | nilai: 10 (2 user)

Terlihat Arizona Javier sedang mengungumkan sesuatu dengan Mikrophonenya.

"Yohoooo! Diharapkan para peserta grup 2, grup 3, dan grup 4 segera kemari! Dan para warga juga harus menonton ini!!" teriak Arizona..

"Karena dalam keadaan mendesak dan rencana penyerangan negeri Greenwitch dua hari lagi! Terpaksa pertandingan ini harus dipercepat." sambung Arizona.

Sementara di sebuah kamar, " Buset suara apa itu. Raksasa kah." Question terbangun dari tidurnya dengan mata yang sedikit agak kemerahan..

"Oh wasit gila itu." ucap Question yang melihat ke celah celah jendela.

Terlihat semua peserta dan para warga telah berkumpul, terlihat juga seorang bangsawan di sana yaitu Pitman.

"Tampaknya akan seru ini." ucap Pitman.

"Yeah, mereka semua berbakat, ada ninja yang menggetarkan para warga waterpark, yaitu ninja dari Chefland." ucap Ramsey.

"Wah begitu yah tuan." ucap Pitman.

"Apa apaan wasit itu, Aku masih mengantuk, apalagi aku masih malu." ucap Priest yang sudah bangun.

"Yehaa! Aku yang akan bertarung lebih dulu kan wasit!!" teriak Sora ke Arizona.

"Salah salah salah! Pertarungan pertama adalah Nicki melawan Nicki." ucap Arizona.

"Eh? Nicki melawan dirinya sendiri mana bisa." ucap Sora.

"Tenang! Bukan Nicki melawan dirinya sendiri! Tapi Nicki Dizkovich melawan Nicki Rosenberg dari Squad Fighter." ucap Arizona penuh semangat yang membara..

"Oh sudah kuduga." ucap Rosenberg.

"Semangat yah sayang aku mendukungmu." Vii mencium pipi Rosenberg.

"Gyaaa, aku dicium kekasihku yang tercinta." ucap Rosenberg berbunga-bunga.

sementara itu Nicki melihat ke arah Rosenberg yang dicium oleh Vii.

"Kapan ya aku dicium." ucap Nicki.

"Wuooh, mereka berciuman." ucap Davide.

Davide pun mendekat ke arah anggota Squad Fighter, dan mencoba berdekatan dengan Sora.

"Wuih, kesempatan nih.. Aku cium ah." ucap Davide dengan senyuman yang khas.

"Jurus Davide, Ciuman penuh cinta!" Davide akan mencium Sora.

"Mau apa dia."

"Oh mau menciumku." ucap Sora.

"Sturklervio de Fuciet." Sora yang sudah sadar memukul wajah Davide dengan begitu keras.. Hingga membuat Davide terlempar sejauh mungkin..

Banyak orang yang melihat hal itu terutama para anggota Hoshi yang menyamar..

Sebuah logo Hoshi di lengan Davide mulai hampir terlihat oleh Elizabeth, tapi dengan cepat Davide segera menyembunyikan tanda itu..

"Mungkin dia seorang anggota Hoshi." ucap Kurtz yang berada di samping Elizabeth.

"Gawat, dia ketahuan." ucap Laquinta.

Tapi Davide bersikap begitu tenang seperti tidak terjadi apa apa.

"Hei apa yang kalian lihat? Apakah kalian ngefans sama saya." ucap Davide dengan gaya keren.

"Tak, hu hu!!" teriak semua orang itu..

"Oke baiklah! Sekarang Nicki dan Nicki! Segera naiklah ke arena!" teriak Arizona.

"Tapi kok arenanya rusak." tanya Nicki.

"Tenang tenang, sekarang tak perlu khawatir, karena di sini ada si tangan dewa." ucap Arizona dengan senyum khasnya.

"Pak Bangsawan Pitman yang terhormat! Buatlah ini menjadi normal." ucap Arizona.

"Iyalah aku juga." ucap Pitman yang begitu kesal, Pitman segera naik ke Arena itu, dan menyentuh lantai yang telah rusak, seketika itu pun Lantai yang dahulu rusak kembali normal.

Dengan wajah malas Pitman turun dari Arena itu,

"Terima kasih, pak tua Pitman, anda telah membantu kami." ucap Arizona yang sengaja meledek Pitman.

"Sial aku dibilang tua, padahal aku masih muda." ucap Pitman..

"Semangat sayang." ucap Vii.

Nicki Rosenberg pun menaiki Arena disusul oleh Nicki Dizkovich.

"Nama kalian sama, mungkinkah kalian kembar." ucap Arizona.

"Tak mungkin, kembaranku adalah Nicko, dan bukan dia." ucap Nicki.

"Siapa juga yang mau kembar sama kamu." ucap Rosenberg yang biasa biasa saja dan bersikap begitu santai.

"Hei kakak, ini gitarmu, kalau tanpa gitar kamu mana bisa bertarung." ucap Nicko sambil melempar sebuah gitar,

"Terima kasih." ucap Nicki sambil menangkap gitar miliknya..

"Semangat kaka." ucap Nicko

1+1 Chapter 31 - Ada Dua Nicki
Penulis : Clint Mobile Legend

"Apakah kalian sudah siap bertanding." tanya Arizona.

"Tentu!" teriak dua Nicki itu serentak.

"Mungkin kalian kembar, mengatakan tentu saja secara serentak." ucap Arizona.

"Kita tidak kembar!" ucap dua Nicki itu dengan kesal.

"Pffft, sama lagi kan."

"Baiklah sekarang bertarung lah." ucap Arizona, Arizona dengan cepat menghilang." Teleportasi." ucap Arizona.

Arizona terlihat berada dibangku penonton dengan memakan sebuah Burger keju bersama Felipe.

"Elemen makananmu serba bisa." ucap Arizona.

"Yeah, turut berduka cita atas temanmu itu." ucap Felipe.

"Ya terima kasih, tapi tidak apa, dia juga telah tewas secara terhormat, aku juga masih memiliki teman yang banyak, dan tentunya kamu sendiri." ucap Arizona.

Di Arena..

"Akan kubuktikan mana Nicki yang asli." ucap Rosenberg.

"Dua duanya udah memang asli haddeh, lihat wajah kita berbeda, nama belakang kita juga berbeda, dasar payah." ucap Nicki.

"Hei kau mengatakan bahwa aku payah." Rosenberg tak terima dikatakan payah oleh Nicki. Dia begitu marah.

"Vucinic de Frick." Rosenberg berlari begitu cepat memutari Nicki yang berdiri dengan begitu santai.

"Cuma bisa lari lari saja kerjaannya." ucap Nicki.

"Perisai gitar listrik." Nicki mencoba melemparkan perisai gitar listrik itu ke arah Rosenberg yang masih berlari dengan cepat, tapi sayang itu gagal mengenai Rosenberg.

"Jiah gagal." Nicki menepuk Jidatnya dengan tanda kecewa.

"Apakah kakakmu itu tidak memiliki kekuatan yah." tanya Yuuki.

"Dia tidak memiliki kekuatan khusus, dia hanya menggunakan gitar ajaibnya, dan sebenarnya dia bukan seorang tipe petarung, tapi dia adalah tipe orang yang selalu bertahan." ucap Nicko.

"Oh jadi dia tidak memiliki kekuatan kecuali hanya bertumpuk pada kekuatan gitar ajaibnya." ucap Question.

"Kita lihat saja! Kalau pun dia bukan tipe petarung, dia tidak akan kalah begitu mudah." ucap Nicko..

"Hoy, jangan lari lari mulu napa." ucap Nicki yang kelihatan bingung, sesaat kemudian dia mulai pusing dan pingsan." Dia berputar putar terus membuatku pusing." Nicki langsung jatuh dan seperti lagi tidur.

"Eh?" Rosenberg terlihat terkejut melihat lawannya begitu mudah kalah.

"Sudah ditentukan pemenangnya adalah Rosenberg!!" teriak Arizona.

"Hehehe, aku becandah aku masih belum kalah cuma pura pura tadi." ucap Nicki dengan wajah polos.

"Sial aku tertipu." ucap Rosenberg.

"Huh, dilanjutkan kembali." ucap Arizona.

"Hehe, sekarang giliranku yah om." ucap Nicki.

"Pedang Gitar Listrik." Nicki merubah gitarnya menjadi pedang yang penuh dengan aliran listrik.

"Jiah, gitarnya serba bisa." ucap Rosenberg.

Nicki menebas Rosenberg dengan pedangnya.

"Hyaa."

"Tab Tab Tab."

"Eletrika Defender." Rosenberg dengan cepat menghindari serangan Nicki, Rosenberg pun memulai aksi Breakdancenya, dia menyentuh lantai dan melakukan salto, lagi dan lagi, dan mencoba menendang Nicki dengan kedua kakinya.

"Eletrika Defender. Jurus pertahanan dengan menggunakan gaya Breakdance." ucap Vii yang takjub.

"Dancenya gak keren." uca Davide.

"Gyaah." Nicki begitu kaget, " Perisai Gitar Listrik." Gitar nicki berubah menjadi Perisai, dan melindunginya dari tendangan Rosenberg.

Rosenberg yang mengenai perisai listrik itu terpaksa harus menerima sengatan listrik yang begitu banyak, tubuh Rosenberg terdiam terpaku.

"Sengatan listriknya keren kan." ucap Nicki.

tapi Rosenberg belum kalah, dia kembali normal, " Huhu, sakit sekali sengatan listrik itu." ucap Rosenberg.

Rosenberg kembali bersiap siap, " Apakah Seni Breakdanceku ini bisa mengalahkannya yah." sambung Rosenberg yang memikirkan sebuah taktiknya.

"Bertarung menggunakan seni Dance itu keren." ucap Sora yang duduk di samping Davide.

"Masih aku yang keren oey." ucap Davide.

"Kau itu aneh, dan mana mungkin kau keren." Sora menjitak kepala Davide.

"Huh, dasar." ucap Davide.

"Hoey Shuriken Gitar Listrik." Nicki kembali mengubah gitarnya menjadi sebuah Shuriken yang besar.

"Wuih, apa, gitarnya berpariasi yah." Rosenberg terlihat kaget, ditengah kekagetannya itu, Nicki melemparkan Shuriken gitar itu ke arahnya.

"Weh weh, dia melempar."

"Eletrika Shoot." Sebelum melakukan tendangan itu, Rosenberg memakai sebuah Sepatu besi yang begitu berat, dan dia melakukan sebuah Breakdance yang mengagumkan, dia melompat dan meenendang Shuriken gitar itu.

Shuriken gitar itu pun jatuh.

"Sial gagal." ucap Nicki.

#Bersambung..

NB :

[1] Gaya bertarung Nicki Rosenberg terinspirasi dari gaya bertarung Eddie di Game Tekken :v.

[2] Nama Desa Waterpark terinspirasi dari, hanya Priest lah yang tahu :v.

[3] Kebanyakan nama karakter cerita kudapatkan dari nama Atlet, ataupun dari tokoh film, dan juga klub sepakbola. Salah satunya adalah Portsmouth klub sepakbola di ranah Inggris

Bersambung ke 1+1 Chapter 32

Leon Lockhart
2016-10-16 21:50:25
Nicki melawan Nicki lalu Nicki pun menyerang Nicki dan Nicki yang diserang menyerang Nicki, Nicki yang diserngan menyerang Nicki juga
Aerilyn Chan Kawai
2016-10-06 17:00:21
pantas saja aku tidak kenal.
Big bozz
2016-03-29 14:52:01
Eddie? bukannya itu capoera y? emang sih, mirip ngedance.
gIN taka
2016-03-09 02:47:53
hnya mau bilang gaje . . .
Kunai Emas
2016-02-01 17:41:03
Keren Rosenberg sama Nicki
Ibong Neverland
2015-09-13 23:03:04
Sepertinya hasil akhirnya di chapter berikutnya hehe
A wahyu
2015-09-13 19:03:25
hanya mau bilang "Lanjut!"
Kiido
2015-09-13 17:02:08
Hn Oke semoga yg Mati berikutnya Sora :3
Priest
2015-09-13 16:51:13
waterpark . hmm sudah kuduga , gaya bertarung nicki capoeira kah?
Kiido
2015-09-13 15:12:47
sipp laquinta mati di chap berapa?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook