VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
1+1 Chapter 29

2015-09-06 - David Bluezskynschky > 1+1
363 views | 17 komentar | nilai: 10 (2 user)

"Hei wajahmu kelihatan lucu kalau sedang marah." ucap Long dengan santai.

"Aku akan mengalahkanmu!!" teriak Arizona.

"Coba saja." ucap Long.

Arizona semakin marah, hingga akhirnya dari tubuhnya keluar sebuah aura putih. Kekuatan Arizona tak terkontrol lagi.. Perlahan lahan tubuhnya berubah menjadi Harimau Putih..

Long yang melihat penampakan itu terkejut dan baru mengetahui bahwa ditubuh Arizona terdapat White Shaks.

"Harimau Putih, Jangan jangan dia memiliki White Shaks, wah jadi aku tak perlu repot repot lagi pergi ke negeri Pialand." ucap Long.

"Menyeramkan." ucap Tatsuya. Tatsuya yang ketakutan segera lari dari area itu.

Arizona yang berwujud harimau putih itu melompat ke arah Long dan menerkam Long, tapi Long dengan cepat menebaskan pedangnya.

"Mistic Raiton." ucap Long, Arizona yang berwujud harimau itu terkena tebasan pedang yang dipenuhi oleh petir, Arizona terlempar.

Long kembali berlari ke arah Arizona yang masih berwujud harimau putih itu..

"Skteil Vryuchinic." Kaki Long dilapisi oleh aliran petir yang begitu banyak, dan mencoba untuk menendang tubuh Arizona,

Braaak...

Tubuh Arizona terkena tendangan petir yang begitu keras, hingga akhirnya Arizona kembali terlempar, terlihat dia kembali ketubuh manusianya.

"Baru begitu saja sudah kalah." ucap Long.

"Baiklah aku akan mengambil White Shaks dari tubuhmu." sambung Long.

"Mistic Raiton." Long mengeluarkan teknik pedangnya, dan mencoba untuk membunuh Arizona.

"Rasakan Ini." Long menusukkan pedang ketubuh Arizona, " Perisai Gitar." ucap Nicki. Tapi apa yang terjadi, pedang Long ditahan dengan gampangnya oleh Perisai gitar milik Nicki.

"Untung masih sempat." sambung Nicki.

"Hah, kenapa masih ada yang bisa lolos dari ilusi keheningan malam milikku." ucap Long.

"Itu karena dia." Nicki menunjuk ke arah Davide Portsmouth, orang yang tidak mempan akan ilusi.

"Hay." Davide menyapa Long dengan santai.

"Cih, masih ada tikus tikus yang berkeliaran." ucap Long.

"Hei Sora Inazumi, gadis yang cantik sini kemari, kau kan katanya ninja medis, ayo cepat obati dia." ucap Davide dengan santai.

"Jangan panggil dengan nama lengkap segala kali." ucap Sora dengan sewot.

Sora Inazumi berjalan menuju ke arah Arizona yang terkapar dengan begitu santai.

Dan terlihat Long mencoba melepaskan pedangnya dari gitar perisai milik Nicki, dan akhirnya terlepas juga, Long tersenyum begitu licik merencanakan sesuatu.

"Mistic Raiton." Long mengeluarkan teknik pedangnya dan mencoba menebas Sora yang berjalan begitu santai. Sora pun kaget." Kyaaa!!" teriak Sora.

"Elemento Terra : Shield Livello del terreno solido dieci." tiba-tiba saja tubuh Sora dilindungi oleh tumpukkan tanah.

Pedang Long hanya mengenai tanah itu dan gagal mengenai tubuh Sora.

"Oh Cheryl, syukurlah kau tak terlambat." ucap Davide.

"Iya kaka." ucap Cheryl dengan tersenyum.

Terlihat Arizona sudah begitu lemah, Long yang lolos dari pengintaian Nicki berlari ke arah Arizona.

"Akan kuakhiri hidupmu."

"Mistic Raiton." Long mencoba menusuk Arizona dengan pedangnya.

tapi dengan repleks yang cepat Astonder mengentikan waktu.

"Tiempo! Tiempo para!" ucap Astonder, dan gerakan semua orang berhenti.

"Untung masih sempat." ucap Astonder.

Terlihat Astonder mengambil sesuatu disaku celana milik Priest.

Dia membaca sesuatu.

"Jarum penyembuh." Astonder mengambil jarum suci itu dan ditusukkan ke Arizona yang terkapar.

Astonder kembali berjalan ke arah Priest mengambil jarum lagi.

"Jarum beracun." Astonder mengambil jarum itu dengan santai dan ditusukkan ke Long yang masih berhenti.

Dan tak lupa pula Astonder mencium gadis cantik yang dia suka yaitu Valeska. Dia juga membawa tubuh Arizona ketempat lain dengan santainya.

"Sangat menyenangkan bisa menghentikan waktu." ucap Astonder.

Astonder kembali mendekat ke arah Long, " Aku akan memukulmu jangan marah ya." ucap Astonder.

"Pukulan Astonder yang ketjeh."

Bruuuuk... Astonder memukul tubuh Long yang masih tidak bisa bergerak.

"Tiempo de Carminar." ucap Astonder, dan waktu kembali berjalan lagi, pemandangan yang begitu mengejutkan semua orang entah kenapa tubuh Long terlempar dengan sendirinya

1+1 Chapter 29 - Bantuan Datang Untuk Arizona
Penulis : David Bluezskynschky

"Gyaah, aku terkena pukulan." Long terlempar sejauh 1 meter.

Dan Long jatuh tepat di hadapan Priest, Priest mengeluarkan jurusnya.

"Youso Hari : Niudorusutari aki no jutsu." ucap Priest, dan tiba-tiba saja ribuan jarum berbentuk segel bintang mengurung tubuh Long.

"Hah, Aku terkurung." ucap Long begitu kaget.

Priest kembali bersiap untuk menyerang.

"Youso Runpuuru : Doro!" Priest menyemburkan lumpur ke arah Long.

"Youso Hari : 1000 Niudoruzu dokusei." ucap Priest, dan tiba-tiba saja ribuan jarum beracun mendarat ditubuh Long, Long terkena racun yang begitu banyak.

"Sudah pasti dia mati." ucap Priest. Priest kembali bersiap siap lagi, "Tendangan Braunscweigh." Priest melakukan tendangan akrobatik yang mengagumkan, Wajah Long terkena tendangan yang begitu telak." Grrr." Long merasakan kesakitan luar biasa...

Sora Inazumi terlihat masih mencoba untuk mengobati Arizona, walaupun sudah ditusukkan jarum penyembuh tetap saja Arizona tak kunjung sadar.

Tapi Long belum kalah juga dan mencoba untuk meloloskan diri dari jeratan jarum berbentuk segel bintang.

"Huhu, aku setrum." ucap Priest.

"Nidoru Yobidanshi-gawa Raitoningu." Priest menusuk Long dengan Jarum petir, tubuh Long terkena aliran petir yang begitu banyak.

Tapi Long masih belum mati dan kalah juga, di saat itulah muncul Elizabeth.. "Hei, Pria Aneh, biar aku yang mengakhirinya." ucap Elizabeth.

"Stockerlyvyovic de Tucker." tubuh Elizabeth menjadi berwujud dua pisau raksasa.

"Hei, Priest lepaskan segelnya, Elizabeth akan mencabik orang itu." ucap Davide.

"Udah tauh, " Lepaskan!" akhirnya sudah terlepas." segel itu terlepas dan dua Pisau raksasa itu melesat dengan cepat ke arah tubuh Long yang lemah.

"Waktunya mengakhiri."

"Stockerlyvyovich de Finish." Elizabeth yang berwujud pisau itu memotong tubuh Long dengan seketika, terlihat tubuh Long terpisah pisah..

"Mengerikan." ucap Sora yang melihat itu.

"Tidak seberapa kok." saat Elizabeth melihat tubuh yang terpotong dia melihat yang mengejutkan ternyata itu adalah sebuah bom..

"Bruuuuuuum." bom itu meledak, tapi dengan cepat Davide melindungi tubuh Elizabeth dengan elemen kristal miliknya.

"Jebakan yang keren." ucap Davide, saat ledakan berhenti Davide melepaskan pelindung kristal itu, dan semua ninja berkumpul melihat keadaan Arizona.

"Ayo kita bawa dia." ucap Sora.

Sementara itu dikejauhan terlihat Long." Mereka bisa mengalahkan tubuh tiruanku yang memiliki kekuatan setara denganku, dan ternyata Arizona memiliki White Shaks ditubuhnya itu." ucap Long, terlihat Tatsuya juga di sebelah Long.

"Jadi apakah penyerangan dua hari lagi akan dilaksanakan." tanya Tatsuya.

"Tentu." ucap Long.

Sementara di ruang medis..

Arizona terlihat sudah mulai pulih, " Aku dimana." tanya Arizona.

"Dasar wasit bodoh." Elizabeth menjitak kepala Arizona.

"Kami menyelamatkanmu dari orang itu." ucap Priest.

"Guru Long?"

"Oh jadi kau mengenalnya yah." tanya Sora.

"Tentu, dia merencanakan akan mengambil Gold Shaks yang berada ditubuh Ramsey Knightmoore." ucap Arizona, Arizona melihat ke ranjang sebelah, dan dia melihat Arjun yang sudah tak bernyawa.

"Suatu saat nanti aku akan membunuh orang yang telah membunuhmu." ucap Arizona sambil meneteskan air matanya.

"Kami pergi dulu yah." ucap orang orang serentak, Davide, Nicki, Sora, Priest, Astonder, Elizabeth, Cheryl, dan Valeska. Mereka pergi dengan serentak meninggalkan ruang medis.

#Bersambung...

NB : Akhirnya selesai juga huffth

Bersambung ke 1+1 Chapter 30

Meimei
2017-01-17 14:26:20
Hmmm pertarungan yang rumit dan ternyata cuma long palsu..
Leon Lockhart
2016-10-15 22:41:11
Kupikir Long bakalan mati, ternyata masih belum '-')/
Aerilyn Shilaexs
2016-10-05 17:44:51
jiah udah susah payah nyerang, eh cuma tubuh tiruan.
Kunai Emas
2016-02-01 17:30:31
Astonder mencium Valeska
Rin Nohara
2015-09-08 20:05:50
Makin seru aja , ane ketinggalan ceritamu
Adhe Kurniawan
2015-09-07 00:48:15
banyak nama baru ya, atau aku yang belum tahu ini hahaha
Harukaze
2015-09-06 18:00:04
wah yokatta na
Harukaze
2015-09-06 17:54:12
karna aku udah ngejitak jadi harus kabur :V
Harukaze
2015-09-06 14:38:06
*jitak "love u too! *kabur
Harukaze
2015-09-06 14:21:54
hmmmm entahlah XD
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook