VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
1+1 Chapter 20

2015-08-18 - Clint Mobile Legend > 1+1
338 views | 13 komentar | nilai: 10 (2 user)

Setelah pertandingan pertama antara Davide melawan Yuu, dan pertandingan tersebut dimenangkan oleh Davide. Kini pertadingan berikutnya mempertemukan Priest melawan Silvia Escobar.

"Pertandingan selanjutnya! Silvia melawan Priest!!" teriak wasit tersebut..

Di Skip.

sementara itu di negeri Batterland bahaya semakin mendekati mereka. Pasukan-pasukan dari negeri Darkland terlihat telah sampai.. Terlihat juga Nolito memimpin pasukan itu..

Pasukan pengintai mulai menghubungi Nolito.

"Ketua apa kau sudah sampai?" tanya pengintai itu lewat telepon miliknya.

"Tentu, sekarang kalian berkumpul ke sini." balas Nolito.

"Baik ketua! Kami segera ke sana." pasukan pengintai itu segera keluar dari persembunyiannya.

Tampak sekilas pasukan pengintai dan pasukan pimpinan Nolito sudah bertemu..

"Kita melakukan penyerangan dari bagian mana Pedro?" tanya Nolito.

"Kita lakukan dari udara." jawab Pedro singkat.

"Tapi kita kemari tidak membawa pesawat." ucap Nolito.

"Ya ampun, bagai mana kau bisa pintar Nolito, kau selalu saja bodoh, kan ada barang ajaibku." ucap Nocerino sambil mengeluarkan kotak hitam yang aneh.

"Kuambil kartu pemanggilan benda." Nocerino mengeluarkan sebuah kartu yang bergambar sebuah pesawat.

"Untuk apa kartu itu? Kenapa tidak keluar benda?" tanya Nolito dengan sinis.

"Tenang."

"Trasporti Convocazione Ogetti!" ucap Nocerino. Dan dari kartu itu keluar sebuah Pesawat berjumlah 10.

"Hebat sekali jurusmu itu." ucap Pedro.

"Yapz tentu, aku juga sudah memberikan julukan untukku sendiri yaitu." SiTampan Nocerino." keren kan?" ucap Nocerino sambil bertanya..

"Cih memuji dirimu sendiri, Kita ke sini tidak untuk berlibur tapi untuk menyerang negeri Batterland ini, cepat! Kalian sepuluh orang naik pesawat itu." perintah Nolito.

"Aura sebagai pemimpinnya muncul lagi, haddeh." ucap Nocerino.

Nocerino dan Pedro segera menaiki pesawat diikuti oleh 8 pasukan lainnya..

"Sedangkan yang tersisa berjaga-jaga dulu di sini, jika aku memberikan sebuah tanda dan panggilan berarti aku dalam bahaya." ucap Nocerino dan Pedro.

10 pasukan udara itu segera menerbangkan pesawat tempur mereka untuk melakukan penyerangan dari udara.

Para warga tampak masih belum mengetahui bahwa pesawat yang terbang itu akan memborbardir desa mereka.

"Lihat pesawatnya keren." ucap anak-anak yang masih kecil di desa itu.

"Serang sekarang kah ketua?" tanya Nocerino melalui telepon ajaibnya.

"Bagai mana bisa kau menelpon saat terbang bodoh?" tanya Nolito.

"Aku kan si ajaib, jadi biarpun menggunakan telepon dipesawat, pesawat yang kunaiki tidak akan mengalami gangguan, tapi kalau orang lain, pasti pesawat mereka bakalan jatuh." ucap Nocerino..

.

.

Sementara di darat.

Terlihat Cardozo sedang bermain bersama teman-temannya.

"Hei Cardozo, coba rebut bola ini dariku." ucap teman cardozo.

"Kau menantangku? Baiklah." ucap Cardozo.

"Aku akan memperlihatkan kelincahanku." gumam Cardozo.

"Technique Speed!!" teriak Cardozo, dan dengan mengejutkan Cardozo berhasil merebut bola dari temannya dengan kecepatan 2 detik.

"Bagai mana bisa?" teman-temannya kaget.

"Aku kan Cardozo si lincah." ucap Cardozo dengan bangga.

Di Udara.

"Baiklah! Sekarang akan mulai kutembak, yang lainnya mulailah membidik dengan rudal." ucap Nocerino bagaikan Kapten.

"Terkunci!" teriak para pasukan udara serentak.

"Tembak!"

"Bruuuuush Bruuuush Bruuuush." Rudal ditembakan oleh pasukan udara.

Dan.. Rudal itu melesat dengan cepat ke arah desa Batterland...

Bruuumm Bruuum.. Terdengar ledakan yang dahsyat. Banyak warga yang tak tahu ada serangan. Warga warga itu berlarian..

"Ada serangan mendadak." ucap warga.

Mereka masih melakukan tembakan lagi..

"Ratakan desa itu seperti tanah." ucap Nocerino..

Bruuum buuum... Rudal-rudal itu masih ditembakan ke desa Batterland yang kecil itu..

Cardozo dan Lainnya juga kaget desa mereka diserang..

"Tolong kami." warga-warga itu ketakutan..

"Baiklah giliran kita sebagai Ninja Batterland beraksi untuk menjadi pahlawan." ucap Cardozo.

"Tapi kita masih kecil-kecil, mereka yang menyerang pasti sudah dewasa." ucap Nick.

"Aku tahu kita ini lemah dan masih kecil dan tidak mungkin untuk menang, tapi walaupun begitu, kita harus mencobanya, kita tidak akan tahu kalau kita tidak mencobanya!" ucap Cardozo.

"Aku setuju dengan Cardozo." ucap Rider.

"Jika kalian mau menjadi pengecut kalian lebih baik mati saja, biarkan aku dan Rider akan menghajar mereka, orang yang tidak berani melakukan sesuatu pasti hanyalah sampah." ucap Cardozo.

Cardozo dan Rider segera berlari.

"Hei Rider, cepatlah kau bawa aku terbang." ucap Cardozo.

"Baiklah! Technique de Fly!" Rider segera terbang ke atas bersama dengan Cardozo.

"Itu mereka yang menyerang desa kita." ucap Rider.

"Baiklah, aku akan memperlihatkan kekuatanku! Bawa aku ke sana didekat pesawat itu." ucap Cardozo.

"Yapz!" Rider terbang mendekati pesawat tempur.

1+1 Chapter 20 - Pasukan Darkland Mundur
Penulis : Clint Mobile Legend

"Hei ada penampakan aneh." ucap Nocerino.

"Cih mereka masih bocah, itu bukan tandingan kita." ucap Pedro.

"Tembakkan rudal ke arah bocah itu!!" teriak Pedro.

"Siap!" pasukan itu bersiap menembakan rudal ke arah Rider dan Cardozo.

Bruush Bruuush.. Rudal rudal itu menuju ke arah Cardozo dan Rider dengan cepat.

"Mereka dalam bahaya, ketinggian mencapai 40 meter, jarak jangkauan kekuatan laserku sampai 150 meter."

"Baiklah aku akan menghancurkan rudal itu dan Pesawat itu." ucap Nick.

"Technique Shoot Laser." ucap Nick mengarahkan matanya ke arah udara..

Bruuush.. Laser berwarna merah itu melesat dengan cepat.. Dan rudal juga semakin akan menghantam Rider dan Cardozo.

Tapi sebelum rudal mengenai mereka. Laser milik Nick berhasil menghancurkan rudal itu..

Bruuum...! Rudal itu meledak. Rider segera terbang dengan cepat untuk menghindari ledakan.

"Untung sukses." ucap Nick.

"Baiklah giliran pesawat yang akan kuhancurkan." sambung Nick.

"Bagai mana rudal itu bisa hancur." ucap Nocerino.

"Anak yang di bawah itu menghancurkannya." ucap Pedro.

"Tembak dia!" perintah Nocerino.

"Baik!"

Bruuuuush... Para pasukan udara menembakan banyak rudal ke arah Nick.

"Gawat! Rudal itu banyak, aku tidak tahu harus menembak yang mana." Nick semakin bingung...

"Tidak akan kubiarkan kau sendirian!" di samping Nick muncul Lysander.

"Lysander?" Nick menoleh ke arah Lysander.

"Yapz!"

"Stallo!" ucap Lysander. Dan mengejutkan Rudal-rudal itu terhenti.

"Apa?" Nocerino dan Lainnya kaget.

"Sekarang terimalah serangan balasan dari kami."

"Missile impennata verso la ripresa." Lysander mengeluarkan sebuah kata-kata aneh yang berarti.." Rudal melesatlah ke arah yang menembak." saat Lysander mengatakan kata-kata itu Rudal tersebut berbalik arah ke para pasukan udara.

"Rudal itu berbalik ke arah kita." Nocerino gemetaran..

"Trasporti convocazione Ogetti!"

Jurus transportasi benda..

"Aku memanggil parasut." ucap Nocerino.

"Hei Nocerino tolong kami." ucap Pedro dan lainnya.

"Kalian yang lemah sudah seharusnya untuk mati." ucap Nocerino.

Nocerino segera melompat dari pesawat miliknya dan membentangkan Parasutnya..

"Aku bebas!!" teriak Nocerino.

Sementara rudal itu melesat ke arah pesawat..

Tampak sekilas Rudal itu mengenai pesawat tempur milik Pedro dan lainnya..

Bruuukk... Pesawat itu meledak setelah terkena rudal.

"Aku membencimu Nocerino!!" teriak Pedro sebelum akhirnya dia tewas karena pesawatnya terkena rudal..

"Hohoy, Benci ya, apa yang bisa kau lakukan, kau kan sudah mati, pasti kau masuk neraka haha." ucap Nocerino.

"Berhasil." ucap Lysander.

"Aku akan melaporkan ke Nolito."

"Hoy Nolito, di desa ini masih ada ninja yang kuat, pasukan kita sudah mati termasuk Pedro." ucap Nocerino melalui teleponnya.

"Hah? Bukannya mereka mengikuti ujian ninja, kenapa bisa ada ninja." tanya Nolito.

"Kau lupa, di desa ini masih ada ninja yang masih bocah, tapi walaupun mereka bocah mereka hebat." ucap Nocerino.

"Salah satunya si bocah yang terbang, lalu di darat ada 2 bocah lagi si laser dan si magnet." sambung Nocerino..

"Tak kusangka, baiklah pasukan kita akan mundur, kita akan kembali ke negeri darkland." ucap Nolito.

"Baiklah semua pasukan, kita tidak bisa menghancurkan negeri ini untuk sementara karena di negeri ini masih ada ninja, ayo kita mundur." ucap Nolito..

Pasukan-pasukan itu segera pergi menuju ke darkland.

"Sampai ketemu lagi negeri Batterland." ucap Nocerino..

"Kira-kira siapa yang menyerang desa ini." tanya Cardozo.

"Ini perbuatan negeri Darkland, karena aku sempat melihat pesawat mereka tercantum logo khas negeri Darkland." ucap Rider.

"Hufft, pasti mereka akan melakukan penyerangan lagi." ucap Lysander.

"Yapz, kita harus waspada." ucap Nick.

"Tentu, ayo kita melakukan penjagaan yang ketat sampai kembalinya senior-senior kita." ucap Cardozo.

"Yapz! Kalau senior Louise datang kita akan melaporkan penyerangan ini dan kita akan berperang lagi melawan negeri Darkland." ucap Nick.

"Okay! Waktunya kita membantu orang yang terluka!!" teriak Cardozo.

Cardozo, Lysander, Nick, dan Rider segera berlari untuk membantu orang yang terluka karena penyerangan mendadak yang dilakukan oleh orang-orang dari negeri Darkland.

#Bersambung...

Hola. Gracias

Bersambung ke 1+1 Chapter 21

Manda
2017-01-15 16:47:22
Jadi negri darkland bukan negri ninja dan gk jadi nyerang krna takut sma bocah? Wkwk
Leon Lockhart
2016-10-14 22:13:15
Hanya karena beberapa bocah saja mereka mundur, ternyata mereka itu tak kuat sama sekali
Aerilyn Chan Kawai
2016-10-03 18:47:04
ada magneto dan scot.
Luthfi D Nasib
2016-03-10 07:38:19
Magneto yah .. Kira" nanti ada gk yg jd manusia api kyak F4 yah :-D
gIN taka
2016-03-02 00:42:04
bocah . . .
Kunai Emas
2016-02-01 16:43:28
Takut ama anak kecil mereka
Petromax Emblem
2015-08-19 09:25:51
Lysander hebat juga ya, manusia magnet
Question Of Life
2015-08-19 09:11:03
aku juga punya julukan untuk diriku sendiri yaitu the lion who hide his claws
Priest
2015-08-18 22:15:01
huhu pertarunganku di skip :3 \ / :'v . nih anak ternyata ganti lagi namanya bikin keder aja
Sunrise
2015-08-18 21:57:25
Silvi. Wow!
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook