VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Drops Of Blood Chapter 68

2016-05-17 - Ivan96 > Drops Of Blood
219 views | 28 komentar | nilai: 10 (4 user)

Darah terlihat berceceran dijalanan, juga di sabit Ukite bersama waktu yang kembali pulih.

"Aaa...!!" jerit seorang perempuan yang keget melihat Luralfi tergeletak dengan darah disekitar.

"Apa.. siapa dia sebenarnya?" bingung Qiqiun.

"Lourialfi Rugor Dezixa Val Amidit Dereoga, dia yang menulis di buku itu" ucap Ukite.

"Haa... tapi entahlah, mungkin Luralfi atau Liuralfi, hee... aku bingung dengan namanya itu" ucap Ukite sambil menaruh telunjuknya di dagu.

"Luralfi atau Lourialfi... itu benar.." ucap sebuah suara.

"Ehh..?!" Qiqiun dan Ukite menoleh.

"Aa.. Pak tua Ranouf.." sapa Ukite.

Terlihat puluhan wilbist telah bersiap di sekeliling mereka dengan sepasang pisau besar di tangan.

"Cihh... hewan hewan bodoh" Qiqiun melirik sinis mereka.

"Ukite.. seharusnya kamu tahu kan, dia tak boleh di dunia manusia" ucap Ranouf.

"Iya iya..." ucap Ukite menunduk.

"Kau sudah melanggar perjanjiannya peri iblis.." Semua wilbist seketika bersiap dengan kuda kudanya bersama ucapan Ranouf itu.

Qiqiun mengeratkan pegangannya pada sabitnya, Qiqiun sudah bersiap.

Battss..!! Drinkkk...!!

Serentak, semua wilbist menyerang bersamaan kearah Qiqiun termasuk Ranouf.

Drops Of Blood Chapter 68 - Rusaknya Waktu
Penulis : Ivan96

"Eehh.. Ukite?!" kaget Qiqiun, tak mengira bahwa Ukite akan menahan semua serangannya.

Jari, tangan dan kaki kirinya, Ukite menahan semua serangan dari para wilbist, hanya serangan dari Ranouf yang ia tahan dengan sabitnya.

"Ukite... kau..!!" Ranouf menatap Ukite tajam.

"Kami punya kesepakatan, dan dia belum berikan aku madu" ucap Ukite, di belakangnya, Qiqiun hanya tersenyum kecil mendengar jawaban Ukite.

"Madu!?" Ranouf benar benar kehabisan kata.

"Bila dia melakukannya berlebihan, aku yang akan menahannya" ucap Ukite.

"Caranya..!?"

"Kau lupa, kau dulu dibakarnya dan kau hampir mati"

"Itu kan dulu..." senyum Ukite.

Drapp..!!

Ranouf melompat mundur menjauh.

"Baiklah, tapi bila dia melakukan diluar batas, aku dan semua kelompokku akan membunuhnya, tak perduli bahkan bila kau menghalangi" ucap Ranouf sambil mengangkat tangan kirinya bersama perginya semua wilbist diikuti dirinya.

"Aaa aaduh..duh..." Ukite melompat lompat kesakitan.

"Kupikir itu tak sakit.." ucap Qiqiun dengan senyum manisnya.

"Pisau mereka tak bisa menembus tubuh Ukite... mantra apa yang dia pakai" pikir Qiqiun.

"Eee Ukite, terima kasih ya.." ucap Qiqiun.

"Huu... sakit sekali" Ukite memegangi kakinya.

"Ukite, sebenarnya dia itu apa, maksudku tadi itu dia.. dan, kenapa dia tak membunuhmu saja bila akhirnya dia juga.."

"Dia tidak bisa.." ucap Ukite, Qiqiun menatap Ukite tajam.

"Dia inginkan pena itu.."

"Pena? Dia juga bilang tentang pena, sebenarnya pena apa?!" tanya Qiqiun.

"Aku tidak bisa jawab.." Ukite mengangkat wajahnya menatap Qiqiun.

"Kenapa?!" Qiqiun menatap Ukite tajam.

"Pak tua Ranouf takan mengampunimu bila kamu tahu itu" ucap Ukite.

"Lalu kau..?!"

"Aku diberitahu Girst.." ucap Ukite sambil tersenyum.

"Hhmm.." Ukite melihat orang orang yang mulai berdatangan karena tubuh Luralfi yang tergeletak disana.

"Dia bukan shinigami?!" Qiqiun melihat tubuh Luralfi yang berdarah.

"Dia membelah waktu dan mengacaknya dengan saat dia masih jadi manusia"

"Hh?!" Qiqiun menatap Ukite tajam.

"Mantra seperti apa itu?!" kaget Qiqiun.

"Dan... Apa dia mati?" Qiqiun menatap mayat Luralfi tajam.

"Hmm.." Ukite mengangkat satu jari telunjuknya, tentu itu jadi tanya bagi Qiqiun.

"Dia akan benar benar hidup bila dia mati sebanyak seribu kali... tapi, setiap kali mati, satu mantra dilupakannya" terang Ukite.

"Apa maksudmu dia sudah.."

"Ummh.." angguk Ukite.

"Leluhur Aerhao, dialah yang membunuhnya.." ucap Ukite.

"Apa..!!?" kaget Qiqiun.

"Ahh benar, Naomi..." Ukite baru ingat, dia langsung berlari pergi.

"Lourialfi... siapa sebenarnya dia" gumam Qiqiun.

.

"Hikss.. Hikss...!!" Isak tangis terdengar di kamar Naomi, dia terlihat tertunduk meringkuk dengan tangisnya.

"Tenanglah, Ukite pasti punya cara.." ucap Souval dengan tubuh menghamburkan cahaya.

"Hoyy Naomi..!!" panggil Ukite dengan penuh riang masuk kekamarnya.

"Ee?! Ada apa?!" bingung Ukite yang melihat Naomi terdiam menangis.

"Hikks.. Ukite.." Perlahan Naomi memutar tubuhnya dan berbalik menghadap Ukite.

Sesuatu terlihat berbeda dari dirinya, Naomi terlihat lebih tua, bahkan seperti nenek nenek.

"Ukite, kamu tahu cara mengembalikannya kan?" tanya Souval.

"Tidak bisa.. waktu yang rusak, tak dapat di kembalikan" ucap Ukite.

"Eehh..!!" Naomi terlihat begitu syok, tubuhnya gemetar penuh ketakutan dan putus asa.

"Kecuali kalo dia mau mati" ucap Ukite.

.

"Ughh... erhh.. Payah... Kalo Ukite melihatku begini, itu akan jadi kematianku" ucap Geido, dia terlihat tergeletak tak berdaya di sebuah gang.

"Dan..." Perlahan, begitu pelan, dia mengangkat tangan kirinya dengan gemetar.

"Aku... tak merasakannya, efek mantra itu begitu terasa" gumam Geido.

"Ukite... sekuat apa kau sebenarnya, kau seperti burung, aku yang merayap tak mampu menggapaimu"

"Kau Geido bukan?" ucap sebuah suara.

"Hh?!" Geido mengadadahkah kepalanya kebelakang, melihat sosok anak perempuan disana.

"Siapa?!" bingung Geido, anak perempuan berambut putih itu tersenyum begitu manis.

"Apa kamu tidak ingat aku?" tanya anak itu cemberut.

"Apa aku mengenalmu?" ucap Geido.

"Ahh..!!?" Geido melihat mata kanan anak itu yang berwarna merah.

"Ukite.."


Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 69

Bocah Redoks
2017-02-14 06:41:19
Gara gara luralfi semuanya jadi kacau. Yg muncul d hadapan geido siapa lagi
Aerilyn Chan Kawai
2017-02-07 14:25:08
Wah efek dari waktu yang rusak.
Arizl Kareen
2016-09-25 21:15:33
Lanjut... Naomi jadi nenek2
Die And DeAth
2016-08-22 00:26:34
ku beri nila 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat". just for fan
FansnyaFujiokaNagisa
2016-06-17 12:59:44
Naomi jadi nenek nenek
Snow Blue
2016-06-09 23:00:29
siapa?
Qiujote I
2016-06-01 13:35:00
Waktu yang rusak, masa lalu....
Shineria of Life
2016-05-22 09:53:10
127. Itu siapa lagi yangdatang? kenapa Geido manggilnya Ukite?
Kill Me 1st
2016-05-19 15:26:29
Misteri baru?
KazuKiri NaruIchi
2016-05-19 10:11:46
Penuh misteri ....
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook