VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Drops Of Blood Chapter 63

2016-05-13 - Ivan96 > Drops Of Blood
189 views | 22 komentar | nilai: 9.67 (3 user)

Euril sudah memunculkan sabit besarnya, untuk ukuran tubuhnya yang kecil sabit itu jadi terlihat lebih besar. Bibirnya sedikit bergerak seperti berbicara tanpa suara.

Duarrdd...!!

Tak lebih dari sebuah kedipan mata, Eglaire dibuat terlempar menghantam belasan pohon karena menahan ayunan sabit Euril.

"Seperti Ukite... bahkan lebih buruk" pikir Ereilgez melihat kekuatan serangan Euril.

Syusshh...!! Rallhh..!!

Tanah disekitar Euril menghambur keudara bersama munculnya Eglaire diatasnya.

Dankk..!!

Euril mampu menahan ayunan sabit Eglaire, keduanya saling memberikan tatapan tajam.

Mulut Euril kembali terlihat bicara tanpa suara, dan tiba tiba saja Euril sudah dibelakang Eglaire memunggunginya dengan sabitnya di leher Eglaire.

"..!?" Tanpa suara, tapi jelas dari ekspresinya, Eglaire di buat kaget dengan hal itu.

Tlapp..!!

Sebuah tangan terlihat menahan sabit Euril.

"Hh?" Euril melirik kebelakang kearah shinigami bertubuh tinggi itu.

Drops Of Blood Chapter 63 - Hiven Lith
Penulis : Ivan96

"Aku tak memintamu melakukan itu!" Eglaire melirik tajam shinigami yang membantunya itu.

"Dia Euril, dia adik Ukite.." ucap Rigualeet.

"Adik?" ucap heran Eglaire.

"Aku tak tahu hubungan jelasnya, tapi dia menyebut Ukite kakak" ucap Rigualeet.

Eglaire melirikan matanya kearah Euril.

"Bukankah kamu bilang tak ingin berurusan dengan Ukite dulu saat ini?"

"Ukite tidak ada di dunia ini" ucap Eglaire.

"Anak ini, dia punya kemampuan yang tak biasa, kamu yang saat ini takan bisa melawannya" ucap Rigualeet.

"Hh?" Eglaire menatap Rigualeet tajam.

Dabbbsssh...!!

Luapan aura shinigami Euril meluap dengan sekaligus.

"Eghh..!!" Eglaire, Rigualeet, bahkan Ereilgez, mereka tersentak kaget merasakan aura milik Euril.

Drapp..!!

Eglaire melompat mundur menjaga jarak.

"Apa ini..!!" bingung dan kaget Eglaire, tubuhnya menghamburkan cahaya.

"Inikah yang telah membunuh ratusan shinigami dulu" pikir Rigualeet.

"Sebenarnya, aku tidak mau gunakan ini karena aku selalu hilang kendali, tapi... kini aku tidak khawatir lagi, selama aku bersama sabitku" ucap Euril dengan polosnya.

"Hhe?" Rigualeet menatap Euril dengan tatapan penuh tanya.

Duarrdd..!!

Seketika, belasan pohon tumbang terhantam tubuh Rigualeet.

"Kecepatannya.. luar biasa" kagum Ereilgez.

"Tapi.. apa ini.. semakin lama, aku merasa seperti kehilangan diriku sendiri" pikir Ereilgez.

Grakkkh..!!

"Aura shinigaminya, membuat jiwa shinigami yang merasakannya terlepas secara perlahan.." Rigualeet kembali bangun dari bawah timpaan pohon.

"Tapi..." dalam sekejap, Rigualeet kini sudah dihadapan Euril.

"Seperti Ukite, kau sangat polos..!"

Dinkk..!!

Satu ayunan keras, sabit Euril di buat terlempar dengan mudahnya.

"Tanpa sabitmu, apa kamu masih bisa?!" Rigualeet mengayunkan sabitnya kearah Euril.

"Ya.." jawab Euril dengan tenangnya, dia menahan sabit Rigualeet hanya dengan dua jarinya yang dibuka seperti huruf V.

"Hh?!" kaget Rigualeet.

"Kekuatan itu bukan dari sabitku, sebenarnya itu adalah penahannya" ucap Euril dengan senyum khas anak anaknya.

Grrrdd...!!

Tanah bergetar, semilir dingin menghembus, menyentuh jiwa shinigami di sana.

Tak hanya Eglaire, Rigualeet, juga Ereilgez pun terlihat menghamburkan cahaya dari tubuhnya.

"Anak itu... sudah kuduga, dia sekuat Ukite.." ucap Geido yang berjalan sempoyongan kesana.

"Apa apaan ini..!!" kaget Rigualeet, Ereilgez bahkan sudah tak mampu lagi bicara.

Brachhh..!!

Sebuah sabit begitu saja menembus dada Euril dari belakang.

"Bila ini penahannya, itu berarti bisa menjatuhkanmu sekaligus.." ucap Rigualeet, dengan sabit Euril, dia menyerang Euril dari belakang.

"Bodoh...!! Bila dia adik Ukite, seharusnya tak begitu" ucap Eglaire.

"He?" Rigualeet melihat Eglaire dengan tatapan aneh.

"Aku tak pernah bertemu dengan Shinigami yang lebih cepat dari kak Ukite" ucap Euril yang masih terlihat tenang.

"Apa yang salah?" Rigualeet menatap heran Euril.

"Ehhh...?" Semuanya merasakannya, aura shinigami Euril tiba tiba saja lenyap tak terasa.

"Kak Ukite tidak memberiku kelemahan.. sabit itu memang menahanku, tapi... hanya bila mantra itu aktif" ucap Euril, tatapannya berubah serius.

Syiisshhh...!!

Angin putih berhembus dan berputar disekitar Euril, Rigualeet melompat mundur menjauh.

"Sabitnya adalah kunci membuka kekuatan penuhnya..." kaget Rigualeet, sementara itu Eglaire hanya terdiam melihat Euril dengan tatapan aneh.

"Cihh... Bocah sialan itu..!!" Geido terlihat kesal melihat Euril yang mulai serius.

"Kekuatannya... setara dengan keempat penguasa wilayah, aku sendiri bahkan ragu bisa mengimbanginya" pikir Ereilgez.

"Tapi... dia tidak terlalu terpengaruh dengan ini, apa dia sekuat anak itu" Ereilgez melirikan matanya kearah Geido.

"Hyahhh...!!!" teriak Euril kencang seiring auranya yang meluap dengan dahsyatnya.

Eglaire, Rigualeet, mereka melangkah mundur merasakan aura shinigami yang seperti menyayat nyayat tubuh mereka itu.

Hiiinggg...!!!

Awan gelap dilangit berputar, kemudian tersingkap seiring munculnya lingkaran bintang berwarna putih yang semakin membesar.

"Itu..!!" kaget Ereilgez.

"Mustahil...!!" Rigualeet juga tak kalah kaget.

"Itu.. mantra kehancuran abadi.." gumam Eglaire yang juga kaget.

"Mantra itu..." Geido menatap simbol putih di langit.

"Itu mantra apa?" ucap Geido yang tak tahu apa apa tentang itu.

Bibir Euril terlihat bergerak gerak seperti bicara tanpa suara, wajah seriusnya benar benar meninggalkan sisi kanak kanaknya.

Simbol simbol rumit mulai terbentuk memenuhi lingkaran mantra di langit.

"Bagaimana dia tahu mantra itu!?" Rigualeet masih belum percaya.

"Ukite.." gumam Eglaire yang seolah tahu siapa yang mengajarinya.

"Hiven lith.." gumam Ereilgez

"Heii.. Itu mantra seperti apa?" tanya Geido.

"Hanya satu iblis yang bisa gunakan mantra itu, mantra yang bahkan tak biasa untuk seorang iblis sekalipunˇ­ mantra untuk membunuh lawan dalam jumlah banyak sekaligus" ucap Ereilgez.

"Maksudmu?" Geido menatap Ereilgez tajam.

"Lari..!!" ucap Ereilgez berlari pergi.

"Heh?!" bingung Geido, namun akhirnya diapun ikut lari.

Sementara itu, Eglaire masih terdiam menatap Euril dengan pandangan tajam namun terlihat bingung.

"Hmm..!!" Euril meraih sabitnya dan menariknya lepas dari punggungnya.

"Maaf kak.. tapi aku harus gunakan ini"

Seketika, lingkaran mantra dilangit tiba tiba saja mengecil, pilar cahaya putih jatuh dengan cepat kearah Euril.

"Hyaahhh...!!"

Duarrrd...!!!

Cahaya putih itu mengenai Euril, diiringi hempasan angin kuat kesegala arah.

"Gahh..!!" Rigualeet bahkan terseret jauh hingga membentur pohon.

Bruarrdd..!!

Cahaya putih keluar dari dalam tanah menghancurkan semuanya dalam sekejap.

Gelap dunia shinigami, untuk sesaat lenyap, seolah menjadi dunia yang baru, terang karena mantra milik Euril.


Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 64

Jack El Jacqueline
2016-11-21 12:15:17
jika kekuatan Euril di satukan sama Ukite apa yg akan terjadi y?
Arizl Kareen
2016-09-25 05:55:05
Mantra macam apa itu ? Apa Eglaire mati ?
Ras D Luffi
2016-09-17 22:45:55
Sadis parah :-D
Zunuya Rajaf
2016-08-22 00:25:08
ku beri nila 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat". just for fan
Meliodas
2016-06-18 13:36:24
Lanjut bos
Eiichiro Maruo
2016-06-16 12:53:24
Hebat amat dia ckck
Snow Blue
2016-06-03 09:58:46
selalu keren
Shineria of Life
2016-05-20 10:49:54
90. Uwo euril kereN. . Eh ada yang datang sepertinya. Kemungkinannya ukite kah??
Luthfi D Nasib
2016-05-14 08:08:57
Euril keren .. Tapi tak sekeren diriku yg punya pisau bajak
gIN taka
2016-05-13 22:51:19
Udah lama di tunggu-tunggu . . .
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook