VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Drops Of Blood Chapter 60

2016-03-15 - Ivan96 > Drops Of Blood
234 views | 21 komentar | nilai: 10 (2 user)

Dengan wajah cemberut Ukite melangkahkan kakinya mengikuti Dysilirilinka.

"Seharusnya tadi aku pergi saja" ucap Ukite menyesal.

"Mungkin Naomi sekarang sudah memberikan susuku"

"Diamlah, kita sudah sampai" ucap Dysilirilinka.

"Hh?!" Ukite mengangkat kepalanya.

Dihadapannya, sebuah pohon besar berdiri kokoh, dan seorang perempuan berambut hitam panjang hingga kepahanya, berdiri disana.

"Aku sudah menunggu kalian" ucap perempuan itu tersenyum manis.

Dia mengenakan jubah putih dengan bahan agak transparan hingga dres putih dengan sentuhan kuning di bagian dalamnya terlihat. Di bagian kanan kepalanya, dia juga menaruh bunga merah, sewarna dengan mata merahnya.

Drops Of Blood Chapter 60 - Pemimpin Dunia Putih
Penulis : Ivan96

"Hemm.. perkenalkan, dia Ukite.." ucap Rinuililinka memperkenalkan Ukite.

"Aku tahu..." ucap perempuan itu.

"Hmm... begini, sebenarnya kami membawanya kesini untuk..."

"Iya..." ucap perempuan itu memotong ucapan Dysilirilinka.

"Hehh?!" Perempuan itu melihat Ukite yang sejak tadi diam dengan wajah polosnya.

"Apa yang kau lihat hahh.." Dysilirilinka melirik Ukite tajam.

"Matanya mirip seseorang, dan... pakaiannya itu.." ucap Ukite sambil menunjuk perempuan itu.

"Ya, aku yakin kamu pernah melihatnya.." Perempuan itu memasang senyum yang indah.

"Jadi Ukite... kamu tahu kenapa kamu kesini?" tanya perempuan itu.

"Iya aku tahu, tapi tunggu... apa dia orangnya?!" tanya Ukite sambil melihat Rinuililinka.

"Iya, dia pemimpin dunia ini..."

"Namaku, Akimiko.... mungkin kamu bingung, disini tak ada dewan seperti di dunia hitam, dan disini juga tak ada bangunan bangunan" ucap perempuan bernama Akimiko.

"Lalu, bagaimana bila ada masalah?!" tanya Ukite.

"Kami punya tujuh hakim tinggi... mereka hanya akan datang bila aku membutuhkannya" ucap Akimiko.

"Ada hal lain lagi yang ingin kamu tahu?" tanya Akimiko.

"Ya ada..." ucap Ukite.

"Apa itu?"

"Hmmm... ada berapa ikan disungai itu?" tanya Ukite dengan polosnya.

"Ehh?!" Akimiko terdiam menatap Ukite, namun dia kembali tersenyum.

"Sebanyak roh manusia yang mati" ucap Akimiko.

"Hoo?!" Ukite memasang wajah polosnya.

"Apa maksudnya mereka roh manusia yang mati?!" ucap Ukite.

"Sudah jangan bertanya lagi, cerewet.." ucap Dysilirilinka, dia sudah tak sabar dengan tingkah Ukite itu.

"Tidak apa kan, dia saja tak apa" ucap Ukite.

"Kamu bisa bertanya nanti Ukite" ucap Rinuililinka.

"Jadi, bagaimana dengan anda... dia memang agak nakal, tapi..."

"Aku tidak keberatan.." ucap Akimiko memotong ucapan Rinuililinka.

"Lalu Ukite, bagaimana denganmu?" tanya Akimiko.

"Aku tidak mau.." ucap Ukite seadanya.

"Aku tak mau harus tinggal disini, disini tak ada melon dan susu" ucap Ukite.

"Heh?!" Akimiko melihat Ukite bingung.

"Kamu tak harus tinggal disini" ucap Akimiko.

"Hehh?! Sungguh?" tanya Ukite.

"Tapi aku tetap tak mau menikah denganmu"

"Ehh?!" Kembali Akimiko memasang wajah bingung.

"Ee.. bagaimana kalian menjelaskannya?" tanya Akimiko pada Rindy bersaudara.

"Heh?! Apanya?!" Dysilirilinka malah balik tanya.

"Bukan menikah yang kamu pikirkan Ukite, hanya membuat ikatan" ucap Akimiko.

"Bukan?" Ukite memasang wajah polos.

"Iblis sudah mulai bergerak, dunia hitam akan di kacaukan, dan dampak lainnya pada dunia manusia..."

"Dunia hitam, tak bisa menghadapi mereka sendiri, tapi... kami shinigami di dunia inipun tak bisa masuk kesana" jelas Akimiko.

"Rinuililinka sudah jelaskan itu tadi" ucap Ukite.

"Dan agar bisa membuka jalan kesana kita harus menyatu" ucap Ukite.

"Yaa.. itu benar" ucap Akimiko.

"Kalau begitu aku tidak mau" ucap Ukite.

"Heii.. ini untuk ketiga dunia..!!" ucap Dysilirilinka.

"Biar saja.. aku mau tetap jadi diriku, aku gak mau menyatu.." ucap Ukite.

"Itu tidak berarti kamu menyatu Ukite, kamu hanya akan saling menukar bagian jiwa, tanpa ada kesatuan pribadi" ucap Rinuililinka.

"Hmm.. seperti mengunci jiwa iblis, bukankah kau juga pemegang kunci iblis!" ucap Dysilirilinka.

"Lalu kenapa tadi kalian bilang menikah, kenapa tidak katakan bigitu saja" ucap Ukite.

"Menikah adalah membuat ikatan, itu lebih mudah... kupikir kau mengerti itu" ucap Dysilirilinka.

"Baiklah Ukite, kamu sudah tahu.. jadi bagaimana?" tanya Akimiko.

"Hhmm.." Ukite terdiam memikirkan sesuatu.

"Apa yang kau pikirkan hah?!" ucap Dysilirilinka.

"Saat aku mengikat iblis itu, itu berupa mantra lalu.. tapi kitakan hidup... jadi itu berarti.."

"Eee..!!?" Ukite menunjuk bibirnya.

"Apa maksudnya harus..."

"Iya.." jawab Akimiko sambil tersenyum.

"Karena itu kusebut menikah, dan setelah ini.. satu sama lain akan terhubung" ucap Dysilirilinka.

"Aku tidak mau.." ucap Ukite dengan setengah berteriak.

"Ada apa denganmu, sudah lakukan saja!" teriak Dysilirilinka.

"Sebelumnya aku mendapat masalah gara gara melakukan itu, aku tidak mau.." ucap Ukite.

"Kamu pernah melakukannya dengan orang lain?!" kaget Dysilirilinka.

"Tidak sengaja, dan aku memudar" ucap Ukite.

"Hemm.. iya itu memang benar, memang menaruh bagian lain pada jiwamu akan membuat jiwamu dan jiwaku saling dorong... sulit bila kamu tak bisa mengendalikannya, tapi... mungkin alasan memudarmu karena perasaanmu, tapi jiwa shinigami putih tak memudar karena perasaan" ucap Akimiko.

"Jadi..?!" ucap Dysilirilinka menanyakan point utamanya.

"Memudar itu mungkin, tapi bila kamu bisa mengendalikannya, kamu takan memudar' ucap Akimiko.

Clankk..!!

Sabit Ukite muncul di tangan kanannya.

"Ehh?!" kaget mereka.

"Baiklah.." ucap Ukite.

"Apanya yang baiklah?!" ucap Dysilirilinka.

"Hmm.." Akimiko berjalan mendekati Ukite.

"Bila kamu sudah di batasmu, lepaskan saja" ucap Akimiko sambil tersenyum.

"Ee.. Putri, apa anda yakin, dia.."

"Tidak apa.." ucap Akimiko menjawab keraguan Dysilirilinka.

Perlahan wajah mereka mulai mendekat, Dysilirilinka dan Rinuililinka hanya terdiam melihat keduanya saling menempelkan bibir mereka.

Prayy...!!

Tubuh Ukite seketika menghamburkan bulir cahaya, Dysilirilinka dan Rinuililinka terlihat kaget.

"Tubuh Ukite.." Dysilirilinka memperhatikan tubuh Ukite yang memudar.

"Ukite.." Hati Rinuililinka bergumam kecil, khawatir dengan Ukite di rasakannya.

Krettk..!!

Bunga di kepala Akimiko membeku, tak hanya bunga itu saja, pakaiannya juga secara perlahan mulai membeku.

"Aghh..!! Hahh-haahh..." Akimiko melepaskan ciuman itu, dia terlihat mengatur nafas.

"Ukite mengambil lebih banyak dari..." Dysilirilinka terlihat kaget.

"Mustahil, apa jumlah aura shinigaminya lebih besar..." pikir Dysilirilinka.

"Ukite, kamu tidak apa?!" tanya Rinuililinka khawatir, Ukite masih terdiam mematung dengan tubuh masih menghamburkan cahaya.

"Ukite?!" Akimiko juga terlihat khawatir melihat Ukite yang terdiam mematung.

Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 61

Leon Lockhart
2017-01-21 22:14:27
Awalnya aku tak mengerti, namun akhirnya aku mengerti '-')
Arizl Kareen
2016-09-25 05:36:13
Apa yg terjadi sama ukite ?
Ras D Luffi
2016-09-17 18:45:03
Asekasek josh
Zunuya Rajaf
2016-08-21 21:50:43
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Zunuya Rajaf
2016-08-21 21:50:15
wah transfer jiwa lewat. hmm... aneh jg dsbut nikah
Snow Blue
2016-03-19 18:52:29
ada naomi,ada eirinka,lalu sekarang tambah akimiko
Luthfi D Nasib
2016-03-16 21:21:15
Yaaaach .. Abis cerita nya .. Padahal aku lg semangat nich .. Apa perlu aku ganti'in ukite
Shineria of Life
2016-03-16 11:15:31
ukite gak mati lagi kan kak ivan????
gIN taka
2016-03-15 23:11:09
Ivan, kelanjutan'ny kapan nih . . . ? ? ? slalu penasaran nih . . .
Sudawira
2016-03-15 21:24:29
Ukite, suka susu dan melon, tapi belum merasakan melon bersusu.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook