VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


NEW!!! Sekarang kamu bisa melakukan register tanpa perlu melakukan proses validasi Facebook!!!

Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Drops Of Blood Chapter 54

2016-03-01 - Ivan96 > Drops Of Blood
278 views | 22 komentar | nilai: 10 (3 user)



Kondisi di ruang dewan terasa begitu panas, bagaimana tidak, Ukite dengan mudahnya membunuh salah satu dewan di hadapan seluruh dewan bahkan dewan tertinggi, Aerhao.

"Kau membunuh Gurea?!" Seorang shinigami yang paling dekat masih terlihat kaget.

"Kenapa kamu membunuhnya, apa kau ingin berontak?!" ucap shinigami dikiri Zeize.

"Tidak.." jawab Ukite dengan ekspresi yang sudah kembali normal.

"Tidak bisa di maafkan, dia membunuh shinigami... bahkan dihadapan tuan Aerhao" teriak shinigami berambut biru muda panjang, Eglix.

"Ukite..." Kali ini Aerhao yang bicara, namun dari ekspresinya, terlihat bila dia masih merasa heran dan bingung.

"Kenapa kamu melakukannya, apa kamu tahu bahwa itu melanggar aturan?"

"Membunuh shinigami adalah sebuah dosa" Aerhao menurunkan penutup kepalanya. Rambut hitam kehijauan, juga sepasang mata ungu pudar, dia tak terlihat tua namun seperti seumuran Ukite.

"Aku hanya perlu menulis tuntutannya" ucap Ukite dengan tenangnya. Sabit ditangan kanannya berganti jadi sebuah pulpen, diapun menyibak jubahnya dan menulis di tangan kirinya.

Semuanya memasang wajah penuh tanya, menunggu apa yang dilakukan Ukite.

"Ehh..?!" Ryisina terlihat kaget, tulisan tiba tiba muncul di buku Ukite.

"Dia menuntut Gurea..." ucap Ryisina.

"Apa?!" kaget shinigami shinigami disana.

Drapp...!!

Ukite kembali ke tempat berdirinya sebelumnya.

Drops Of Blood Chapter 54 - Goresan Dalam Hukum
Penulis : Ivan96



"Itu tidak benar, dia tidak menulis dibukunya langsung" ucap Eglix.

"Itu takan mengubah sesuatu, aku dulu juga menggunakan mantra itu" ucap shinigami di kanana Highigi.

"Itu benar, itu Abeled juga menggunakan mantra itu" ucap Highigi.

"Tapi tetap saja, dia menuntut shinigami, seharusnya dia menghukum manusia bukan shinigami" ucap Eglix.

"Kenapa kau begitu tegang hah?!" ucap Ergei.

"Kau.. apa maumu hah!" ucap Eglix tak terima.

"Tugas shinigami bukan menghukum manusia, tapi menghukum para pendosa, aku baca itu di buku aturan" ucap Ukite.

"Dan pendosa itu manusia bukan shinigami!" teriak Eglix.

"Bukankah lucu, bahkan kudengar seseorang membantai hewan yang tak punya pikiran hanya demi memenuhi bukunya dan masuk kursi dewan" ucap Ergei.

Semua mata dewan shinigami tertuju pada Ergei.

"Apa maksudmu?" tanya Kazuo.

"Abaikan saja, aku hanya berucap sendiri" ucap Ergei.

"Tapi itu benar kan, ee... bagaimana kamu tahu?" tanya Ukite.

"Menurutmu siapa Ukite?" tanya Ergei dengan senyum yang menyimpan sesuatu.

"Dia..." ucap Ukite dengan wajah polos santainya sambil menunjuk Eglix.

"Herhh..!?!" Eglix menatap Ukite tajam.

"Kau jangan asal menuduh pembunuh!" teriak Eglix tak terima.

"Kau tulis saja nama Ukite, dengan tuntutan bohong bila kau tak merasa" ucap Ergei.

"Kau, sebenarnya apa tujuanmu, kau ingin membelanya hah!" Eglix menatap Ergei tajam.

"Tak berani?" Ergei tersenyum menantang Eglix.

"Kau..!!" Eglix sudah meluapkan aura shinigaminya.

"Hentikan.." ucap Aerhao, hanya satu kata, Eglik dan Ergei langsung kembali duduk dengan tenang.

"Kita selesaikan itu nanti.." ucap Aerhao, keadaan disana kembali terlihat normal.

"Apa yang kamu katakan memang benar, tak tertulis bahwa shinigami hanya boleh menuntut manusia, tapi... menghukum shinigami adalah tugas dewan" ucap Ukite.

"Lalu kapan kamu bertindak..?" tanya Ukite, seketika saja semua shinigami disana dibuat kembali kaget, Ukite berucap dengan entengnya meski pada dewan tertinggi.

"Kamu seharusnya melaporkannya pada kami, dan kami yang akan menyelesaikannya" ucap Aerhao.

"Kalau itu kulakukan, sebagian dari kalian hanya akan memihaknya, dan Crowzan pun akan menyangkalnya" ucap Ukite, ekspresinya berubah jadi serius.

"Masih banyak cara kita buktikan" ucap Aerhao.

"Aku bertanya padamu, di dunia shinigami ada sebuah kota yang begitu bebas, apa kamu tahu?!" tanya Ukite.

Untuk sesaat, Aerhao terdiam mendapat pertanyaan itu.

"Iya, aku tahu.." jawab Aerhao, dia mulai terlihat serius.

"Ada ribuan shinigami yang melanggar aturan disana, jadi kapan kau bertindak"

"Kami sedang berusaha, kau tahu jumlahnya begitu banyak kan?" ucap Aerhao.

"Ukite.." ucap shinigami berambut putih, Azeiz.

"Apa yang ingin kamu katakan sebenarnya?" tanya Azeiz.

"Aturan dilarang membunuh shinigami, dibuat karena asumsi bahwa yang menghukum takan melakukan salah"

"Tapi, kenyataannya, ada banyak shinigami yang melanggar hukum, apa yang bisa di katakan aturan itu?" ucap Ukite begitu lantang.

"Apakah aku salah menghukum shinigami?" tanya Ukite.

Tak ada satupun shinigami disana yang berucap, hanya diam tak bisa menjawab.

"Baiklah, aku mengerti maksudmu... Itu memang benar, aturan itu dibuat karena shinigami dianggap bersih, tapi... menghukum shinigami tetaplah tugas kami" ucap Aerhao.

"Tuan, dia juga membiarkan bukunya di tangan manusia, dia berbicara dengan manusia bahkan melakukan aktifitas manusia" ucap seorang shinigami berambut ungu.

"Kali ini, apa pembelaanmu?" tanya Aerhao.

"Tak ada, itu memang benar.." ucap Ukite.

"Tuan, saat disana, dia juga tak membiarkanku menghukum manusia itu, dia dan teman temannya bahkan menyerangku" ucap Cruel.

"Ukite.." gumam Azeiz, dari raut wajahnya dia terlihat khawatir.

"Cih, kini bagaimana kau akan lolos, Ukite.." ucap Ergei dalam hati.

Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 55

Aerilyn Shilaexs
2017-02-07 09:20:32
Perdebatan semakin memanas.
Leon Lockhart
2017-01-21 21:46:02
Ukite memang keren '-')9
Jack El Jacqueline
2016-11-21 11:42:11
ukite benar-benar terlihat sangat santai y.
Arizl Kareen
2016-09-25 05:00:25
Lanjut...
ThE LaSt EnD
2016-08-21 20:14:20
wah trnyta bnyk dewan yg brdosa.
ThE LaSt EnD
2016-08-21 20:13:38
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Snow Blue
2016-03-09 15:09:14
ukite memang berani
gIN taka
2016-03-03 19:42:57
kok cerita'ny tamat . . . lanjut lgi min . . .
David Blueskhniczky
2016-03-03 13:31:33
Eirinka-chan, bolehkah aku memelukmu?
Chiba Michiko
2016-03-03 12:29:49
next om..
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook