VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Drops Of Blood Chapter 43

2016-02-06 - Ivan96 > Drops Of Blood
239 views | 18 komentar | nilai: 10 (4 user)

Derap langkah perlahan terdengar semakin dekat, sosok shinigami perempuan berambut hitam dengan sabit yang lengkungannya terbalik.

"Jangan mengacau di wilayahku, jangan buat aku melawanmu, Geido.." ucap shinigami itu, Reiny.

"Jangan bicara seolah kau lebih kuat dariku..!!" ucap Geido, dia menatap Reiny tajam.

"Aku memang merasa begitu.." Aura shinigami Reiny meluap semakin besar.

"Itu bahkan tak lebih besar dari Crowzan" ucap Geido dengan senyum mengejek.

"Kau sendiri, apa yang kau punya..!" Tantang Reiny, tatapannya tajam menatap Geido.

"Tidak ada." jawab Geido enteng.

"Khee.. sejak dulu kau memang cuma modal mulut" ejek Reiny.

"Ya, itu pandanganmu... pertarungan sebelumnya membuatku mengerti sesuatu, bukan seberapa besar kekuatan yang di butuhkan, tapi seberapa besar yang bisa kulakukan" ucap Geido.

"Khee.. terdengar seperti kata kata pecundang... kalau begitu, tunjukan padaku apa yang bisa kau lakukan"

Glankk..!!

Mata sabit Reiny turun, dan kini sudah seperti sabit pada umumnya.

"Dan ngomong ngomong, itu sabit Ukite kan.. ada apa?! Dia tak mungkin menitipkannya padamu kan?!"

"Sayangnya, dia memang menitipkannya.."

Darrrdd...!!

Serangan yang begitu kuat dan cepat dilancarkan Geido, Reiny tampak terseret kebelakang dengan kaki melesak kelantai.

"Itu mustahil, dia menyebutnya teman, kemana dia sebenarnya?!" Reiny mendorong Geido dengan sabitnya.

"Kenapa kau begitu ingin tahu hah?!" Geido mengatur posisi berdirinya dengan tangan yang memegang sabit kebelakang.

"Ya, baiklah, mungkin aku tak bisa bertanya dengan baik padamu" tatapan Reiny berubah tajam.

Darrdd..!!

Keduanya melesat dan saling membenturkan sabitnya, seiisi ruangan dibuat bergetar karenanya.

"Kau tidak mungkin mengalahkannya kan, apa kau mencurinya?!"

Geido tak menanggapinya, dia kembali mengayunkan sabitnya, berulang kali Reiny berhasil menangkisnya, namun itu tak menyurutkan serangannya.

"Dia lebih kuat dari seingatku" pikir Reiny.

"Kenapa, kau sepertinya terganggu dengan pembicaraan ini, Geido.."

Drops Of Blood Chapter 43 - Siapa kau?
Penulis : Ivan96

Dankk..!!

Mereka terhenti, keduanya saling membenturkan sabit.

"Ukite, dia sudah mati.." ucap Geido.

"Hh.?!" Reiny menatap penuh kaget tak percaya.

"Apa maksudmu, siapa yang berhasil membunuhnya?!"

"Kupikir, dia mengalahkan Crowzan.."

Graank..!!

Keduanya saling menghempaskan sabitnya mendorong satu sama lain.

"Dia memang mengalahkan Crowzan, dia tak mati oleh Crowzan.. ya, entahlah.. aku tak mengerti keadaannya"

"Yang jelas, dia memiliki masalah sejak sebelumnya" ucap Geido.

"Masalah... masalah apa?!"

Tiba tiba saja keduanya memasang ekspresi kaget, terlebih Geido. Sesosok shinigami tiba tiba saja muncul tepat di belakang Reiny.

"Ehh?!" Reiny yang menyadari keberadaannya memutar tubuhnya cepat, namun itu jadi kesalahan baginya, shinigami itu seketika langsung mencekiknya.

"Ehhkk..!!" Reiny berusaha melepaskan cekikan itu, namun itu terlalu kuat.

Disisi Geido, dia masih terdiam kaku, kedatangan shinigami itu cukup membuatnya kaget hingga tak mampu berkata.

"Ekh-kehh..!" Reiny mengangkat sabitnya hendak menyerang balik, namun dirinya lebih dulu dilemparkan.

"Aghh.. khahj. haahh... U-kite?!" Reiny menatap sosok shinigami itu. Dari wajah, potongan rambutnya, dia benar benar seperti Ukite, hanya jubah yang ia kenakan lebih besar.

"Kupikir, tadi Geido bilang dia.."

"Apa dia berbohong?!" pikir Reiny.

"K-kau..?!" Geido masih bingung, entah apa yang ia pikirkan saat ini, namun jelas rasa kagetnya terpancar dari wajahnya.

"Berikan sabitku!" ucap shinigami mirip Ukite itu.

"Ada yang salah, Ukite.. dia mirip sekali, tapi..." Geido menatap curiga.

"Aura shinigaminya hampir sama, tapi ini.. bukan milik Ukite" Geido menatap shinigami itu tajam.

"Ku?! Siapa kau, kau bukanlah Ukite kan?!" ucap Geido.

"Walau kau mirip dengannya, kau lupa untuk meniru pakaiannya.." Geido tersenyum penuh arti.

"Jadi, siapa dia?!" Reiny sudah kembali berdiri.

"Yah.. siapapun dia, aku tak peduli..!" Reiny melesat cepat kearah shinigami itu, dari samping kanannya, Reiny mengayunkan sabitnya.

Namun shinigami itu begitu tenang, dia sedikit menundukan kepala nenghindari sabit Reiny.

"Apa?!" batin kaget Reiny.

Tlapp..!!

Tangan shinigami itu menangkap sabit Reiny dengan mudahnya, dan dengan mudahnya pula dia melepaskan sabit itu dari tangan Reiny.

"Hh?!" kaget Reiny, namun belum sempat Reiny berpikir banyak, shinigami itu sudah menusukan sabit rampasannya kedada Reiny.

"Reiny..!" kaget Geido.

Tak cukup sampai disana, shinigami itu lalu menarik sabitnya kasar hingga menyobek tubuh Reiny.

"Itu..?!" Geido memperhatikan kobaran seperti api berwarna hitam pada sabit di tangan shinigami itu.

"Ein..?! Jadi, setidaknya dia setingkat dengan Eirinka atau Ukite ya" pikir Geido.

.

"Aa... jadi, seperti apa dia?!" ucap Eirinka, dia dan Youro kini berada di dunia shinigami.

"Setahuku, mereka punya aura yang berbeda.. entah, aku juga belum pernah bertemu dengan mereka" ucap Youro.

"Huhh.. kupikir ini takan sulit" ucap Eirinka lesu.

.

Di sekolah, Naomi tampak tengah berjalan lesu.

"Aku baru mengenalnya sebentar, tapi.."

"Kak.." ucap sebuah suara menghentikan lamunannya. Seorang anak perempuan berambut panjang berdiri didepan Naomi.

"Kamu?" Naomi melihatnya.

"Hemm.. apa kak Ukite masih belum masuk?" tanya Itani.

Naomi sejenak terdiam, raut wajah sedihnya terlihat jelas.

"Dia mungkin takan kembali, jadi.. tolong jangan menanyakannya padaku terus" ucap Naomi sambil berlalu pergi, air matanya tampak jatuh menetes.

Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 44

Bocah Redoks
2017-02-13 16:29:49
Apa dia salah satu iblis ?
Aerilyn Chan Kawai
2017-02-06 16:34:05
Wah wah sosok makhluk menyerupai ukite muncul.
Leon Lockhart
2017-01-20 20:24:49
Cerita yang menyedihkan *peluk Naomi*
Arizl Kareen
2016-09-25 03:15:53
Next.... drama yg sedih
Zunuya Rajaf
2016-08-21 07:14:13
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Kikko Y Azukiela
2016-03-08 16:50:46
Komentar . . . Hadir az deh. . .
FansnyaFujiokaNagisa
2016-02-13 18:35:32
Oh itu kembarannya Ukite namanya Davide dan dia adalah pacarnya Eirinka-chan mungkin
A wahyu
2016-02-07 14:28:47
Apa yang mirip ukite itu adalah Iblisnya?
Allupi
2016-02-07 07:31:07
Semua orang menghawatirkan ukite ya.
Kill Me 1st
2016-02-07 06:42:53
Hadir gan, Buat nambah poin kamu & juga poinku..
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook