VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Drops Of Blood Chapter 35

2016-01-23 - Ivan96 > Drops Of Blood
246 views | 20 komentar | nilai: 10 (3 user)

Dankkk...!!

Crowzan terseret jauh kebelakang, kemarahan masih terpancar jelas darinya.

"Hee..!" Namun tiba tiba ekspresi Crowzan berubah, dia tersenyum licik. Aura shinigaminya meluap dengan dahsyatnya.

"Apa kau merasakannya, gemelutuk tulang tulangmu... dasar shinigami rendah, seharusnya kau tetap sembunyi" ucap Crowzan, seringainya melengkapi luapan auranya yang begitu mengetikan.

"Ada apa... tak bisa bicara?!" Crowzan tersenyum penuh kepuasan.

"Aku baru ingat, aku belum ambil jatahku" Ukite berbalik kearah Naomi yang disebrang jalan.

"Heii.. apa orang itu mengambil susuku?!" tanya Ukite sambil menunjuk Geido.

"Ee..?!" Crowzan terdiam kaku, bingung, heran, juga kesal karena Ukite malah memikirkan susu.

"Kau.. bisakah kau serius.. aku tak minum susumu, dia melarangku!" teriak Geido kesal, dia ingin sekali bangun dan memukul Ukite.

"Kau suka bohong, kaukan selalu ingin punyaku" ucap Ukite.

"Krrhh... lawan saja dia, kalau kau mati kau tetap tak bisa meminumnya kan!" ucap kesal Geido.

"Memang siapa yang mati?!"

"Harrhh... sudah cukup..!!" teriak Crowzan penuh kemarahan, aura shinigaminyapun semakin meluap.

"Kau mempermainkanku..!" kesal Crowzan.

Dannkk..!!

Gerakan Crowzan begitu cepat, dengan satu ayunan sabitnya Ukite dibuat terlempar hingga jumpalikan.

Drops Of Blood Chapter 35 - Terbelah
Penulis : Ivan96

"Sekarang kau akan tahu berurusan dengan siapa!" Crowzan melayang mendekati Ukite yang masih belum bangun.

"Memang siapa peduli itu" Ukite kembali bangun, dia menepuk nepuk pakaian shinigaminya.

"Huhh.. untung gak kusut" ucap Ukite masih dengan ekspresi santainya.

"Kau.." geram Crowzan.

Dannkk...!!

Benturan sabit Ukite dan Crowzan begitu keras, salah satu pegangan sabitnya bahkan terlihat retak.

"Hehh?!" kaget Crowzan, dia mungkin tak menyangk Ukite dapat mengimbangi gerakan dan serangannya.

Dari raut wajah Ukite, terlihat dia sudah mulai serius. Aura shinigaminya pun kembali naik, walau tak sebesar Crowzan, namun rasa dinginnya cukup tuk dirasakan Crowzan.

"Ughh.." Geido berusaha menggerakan tubuhnya, walau hanya bisa membalikan wajahnya tapi itu cukup untuk melihat pertarungan mereka.

"Ukite tak sekuat aku, tapiĄ­ serangan pertamanya bisa lebih menyakitkan" ucap Geido dalam hati, walau sedikit, Geido tampak tersenyum.

"Jadi, ini kekuatanmu yang sebenarnya?!" Crowzan masih menunjukan senyum yang terkesan merendahkan itu.

"Ehh.!?" kaget Crowzan, tiba tiba saja Ukite kini sudah dibelakangnya.

Bracchh...!!

Sabit Ukite terlihat jelas menembus tubuh Crowzan, namun begitu Crowzan masih tersenyum santai.

"Tidak buruk untuk shinigami tingkat dua, tapiĄ­ ini takan bisa membunuhku" Tubuh Crowzan hancur jadi asap diiringi munculnya dia dibelakang Ukite mengayunkan sabitnya.

Bracchh...!!

Sabitnya terlihat menembus tubuh Ukite hingga kedadanya.

"Mati kau..!" ucap Crowzan dengan seringainya.

"Itu sakitĄ­"

"Tapi, kau meleset" ucap Ukite, tentu Crowzan dibuat kaget, dia jelas tak menyangka Ukite masih bisa bicara setenang itu.

"Dasar tukang pamer.." ucap Geido, tapi dia tersenyum senang.

"Ba-bagaimana bisa?!" bingung Crowzan.

"Kenapa kau begitu kaget?!" Ukite berjalan kedepan hingga sabit Crowzan terlepas dari dirinya.

Bracchh..!!

Begitu cepat, gerakan Ukite yang tiba tiba itu berhasil memotong pinggang Crowzan.

"Percuma saja..!!" Crowzan kini sudah diatas Ukite mengayunkan sabitnya.

Drankkk...!!

Sabit Crowzan hanya mengenai jalanan, Ukite tampak berdiri santai tak jauh darinya.

"Hanya ini saja kah kekuatanmu?!" ucap Ukite.

"Kau..!" Crowzan tampak begitu kesal.

"Hee... begitu ya, kamu meremehkanku" Crowzan tersenyum aneh, aura shinigaminya meluap semakin besar.

Koakhh..!! Koakhh..!!

Burung burung gagak keluar dari tubuhnya, beterbangan di sekitar Crowzan.

"Burung itu lagi.." guman Geido
khawatir.

Khoakkh..!!

Serentak, semua burung itu terbang kearah Ukite diiringi melesatnya Crowzan kearah Ukite.

"Gyahahahaa...!!" tawa Crowzan seraya mengayunkan sabitnya.

"Ada yang lucu?!" Ukite tampak lebih dulu mengwnai Crowzan dengan sabitnya.

Baakk..!!

Begitu cepat, sebuah sepakan kaki membuat Ukite kelimpungan.

"Ya.. sungguh lucu shinigami tingkat dua berbicara seperti itu padaku" Crowzan mengayunkan sabitnya.

Ukite menundukan tubuhnya menghindari serangan itu, tak hanya itu dia juba mengayunkan sabitnya memotong tubuh Crowzan.

Namun seperti biasa, tubuhnya kembali hilang jadi asap.

Cracchh...!!

Punggung Ukite tersayat sabit Crowzan.

"Erhh..!!" Ukite segera berbalik dan mengayunkan sabitnya, kembali tubuh Crowzan terpotong. Namun, belum hilang sepenuhnya Crowzan sebuah sepakan kaki lebih dulu membuat Ukite terlempar.

"Dia jadi lebih cepat muncul, apa sebelumnya dia tak serius.?!" pikir Geido.

.

Di tempat lain, Eirinka kini yang mengendalikan pertarungannya. Walau raut wajahnya tak terlihat tertutup topeng, tapi jelas Youro merasa terdesak saat ini.

"Kamu bertaruh dipihak yang salah. kamu hanya dimanfaatkannya.!" Eirinka menatap tajam Youro.

Youro mengangkat sabitnya, dia bersiap kembali dengan kuda kudanya.

"Kau tak tahu tuan Crowzan..!"

Battss..!!

Youro melesat cepat mengayunkan sabitnya, namun Eirinka dengan mudah menghindarinya.

"Kaulah yang tak tahu Ukite..!" Eirinka mengangkat sabitnya bersiap.

Dannkk...!!

Youro tedorong kebelakang menahan serangan Eirinka, dia berusaha menyeimbangkan dirinya

"Sebagai shinigami, kau jelas tak memilikinya.." Eirinka kini sudah dihadapan Youro.

"Ehh?!" Youro mengayunkan sabitnya secara horizontal.

Drankk..!!

Eirinka dengan mudah menepisnya, tak hanya menepisnya Eirinka kembali mengayunkan sabitnya secara vertikal.

"Hhh..!!" Youro tampak terdiam kaku, tampak retakan pada topeng shinigaminya.

Klakk..!! Tlaakk..!!

Topeng shinigami Youro belah, salah satunya tampak lepas dan jatuh.

"Ba-bagaimana bisa!?" kaget Youro, dengan terbuka sebagian topengnya, kini jelas terlihat wajah kaget Youro.

Tlankk..!!

Sabit ditangannya jatuh, rasa kaget tak percayanya membuat sang shinigami itu gemetar.

"Api yang kau lihat itu, dia melukai jiwa shinigamimu, menyerapnya dan menjadikannya serangan yang lebih keras!" ucap Eirinka.

"Ta-tapi.." Sebagian topeng Youro hancur jadi cahaya.

"Aku tahu, aku tahu... topeng shinigami itu keras, itu tak bisa dihancurkan.."

"Tapi, ternyata bisa kan?!" Eirinka mengangkat sabitnya.

"Si-siapa kamu sebenarnya?!" tanya Youro, dia tampak sudah pasrah.

"Aku?! Eirinka Vaiz Artamibi Demeona Ra Qiuna"


Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 36

Bocah Redoks
2017-02-13 14:57:10
Ninggalin jejak ahh
Kuroko Akashi
2017-02-06 13:03:21
Uhuyym.. Mken ceru ajee... (Y)
Princess Alien
2017-01-29 15:50:52
Ada misteri lagi dengan ukite.
Leon Lockhart
2017-01-18 21:00:35
Nama yang cukup panjang namun keren '-')
Arizl Kareen
2016-09-25 02:26:51
Buset, namanya tuh...
ThE LaSt EnD
2016-08-20 22:56:25
erin menang, lalu bgaimana dgn ukete
ThE LaSt EnD
2016-08-20 21:45:41
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Derry Prayoga Hanief
2016-04-01 22:28:56
gingga
David Lopez
2016-02-09 17:34:23
Eirinka Vaiz Artamibi Demona Ra Qiuna-chan namamu sangat cantik beb nama lengkapku? David Van Ressfield de La Veirinha.. Nama kita bagaikan bangsawan kan jadi menikahlah denganku Eirinka-chan! :
Snow Blue
2016-02-01 12:07:45
panjang namanya
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook