VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Drops Of Blood Chapter 32

2016-01-19 - Ivan96 > Drops Of Blood
237 views | 18 komentar | nilai: 10 (4 user)

Dalam sekaratnya, Souval menemui seseorang dihadapannya, walau dalam keadaan lemas, perlahan dia mengangkat wajahnya melihat keata, kearah sosok dihadapannya itu.

"Ukite.. Ap-pa kau Ukite!?"

"Crowzan mengejarnya, dia dalam bahaya.."

"Hmm.. Aku memang merasakan ada aura shinigami miliknya, juga beberapa lainnya" Ukite mengalihkan pandangannya kearah lain.

Kembali pandangan Ukite teralih pada Souval, sejenak dia memperhatikan tubuh shinigami itu yang menghambur jadi cahaya.

"Terima kasih sudah menjaganya"

Bracchh...!

Tanpa di duga, Ukite justru malah menusukan sabitnya pada souval.

"Heggh-gahh..." erang Souval.

Tlapp..!! Tlapp..!!

Ukite membalikan tubuhnya, dia lalu berjalan pergi meninggalkan Souval yang hampir lenyap.

Drops Of Blood Chapter 32 - Queen
Penulis : Ivan96

Jraachh..!!

Dada Crowzan tampak jelas tertembus sabit Geido, namun begitu Crowzan masih bisa tersenyum.

"Sudah kubilang, percuma saja¡­ kau takan bisa membunuhku" ucap Crowzan diiringi lenyapnya tubuhnya jadi asap.

Batttss..!!

Crowzan mengayunkan sabitnya dari arah kanan Geido, sabit itu kaluar dari balik dinding gang.

"Kau menyedihkan Crowzan, bersembunyi dibalik dinding" Geido mampu menghindarinya, dia kini jongkok di dinding gang lainnya.

"Kau lupa kita siapa?"

"Kita bukan bagian dari ini semua, semua yang kau lihat ini, ini ruang yang berbeda" Crowzan keluar dari dinding itu.

"Sungguh, aku tak mengerti yang kau katakan" ucap Geido.

"Eghh... Aku tak punya banyak waktu lagi" batin Geido.

"Ada apa dengan wajahmu?! Apa waktu pertunjukannya hampir habis?!" Crowzan tersenyum dengan menyeringai.

"Cihh.. Cukup untuk menghancurkanmu!"

Buakkk...!!

Geido mengayunkan sabitnya memukul bagian samping kepala Crowzan membuatnya kelimpungan.

"Sudah kubilang percuma, kau takan bisa membunuhku" teriak Crowzan.

"Tapi aku bisa membuatmu kesakitan.." ucap Geido yang sudang menghantamkan ujung pegangan sabitnya keperut Crowzan.

"Dan, akan kubuat kau inginkan kematianmu sendiri..!!" teriak Geido.

Baggh..!! Buggh..!! Bakkk..!!

Geido mengayunkan sabitnya brutal, menghajar Crowzan dengan bagian tumpul sabitnya.

"Arghh-gahh¡­ houghh-garhh.."

"Kubbh-rang aj-garh khagg-uhh.."

Tak ingin berakhir seperti itu, Crowzan berusaha menahan serangn Geido dengan sabitnya.

Dannnkk..!!

Namun pemikiran Geido tampak selangkah di depannya, mengincar mata sabitnya sehingga jadi tertarik dari cengkraman Crowzan.

"Ehh!?" kaget Crowzan.

Geido memutar sabit Crowzan dengan sabitnya, kemudian diraihnya denan tangan kiri.

"Mati saja kau.." teriakan Geido menjadi awal kebrutalan lainnya, dengan dua buah sabit, serangan Geido jadi lebih butal.

"Hyarrrhhh...!" kecepatan serangan Geido semakin meningkat, Crowzan terhantam kesana kemari, dirinya sudah tak mampu mengelak lagi.

"Sudah saatnya¡­"

Bakkhh..!!

Crowzan terpelanting mendapat hantaman keras di dagunya hingga wajahnya mengadah kelangit.

"Kau¡­"

Jrangg..!!

Geido menancapkan sabit Crowzan pada dinding hingga pegangannya dalam posisi horizontal dibelakang lehernya.

Geido kemudian mempisisikan kaki kanannya menopang ujung lain pegangan sabit itu.

"Untuk mati..."

Buakk..!!

Hantaman yang begitu keras dengan sabitnya dilancarkan Geido manghantam kepalanya hingga Crowzan terlempar, dan terkapar.

"Hahh.. Harrhhh..." Geido berusaha mengatur nafas, tak jauh dihadapannya Crowzan tampak terbaring lemas.

"Hahhh... Hahhh... Sial.." Geido menapakan tangan kirinya pada dinding gang menahan dirinya agar tak jatuh.

"Aku mengalahkannya, seorang dewan." Dalam lelahnya, Geido tersenyum begitu bangganya.

"Ehhh?! Benar, anak manusia itu." Geido teringat dengan Naomi.

"Hhh.. Aku yakin dia belum mati" Geido melihat sekitarnya.

"Ughh..." Geido melangkahkan kakinya.

"Payah.." Geido berusaha lari, namun apa daya tenaganya terkuras habis, langkahnyapun jadi tak begitu cepat.

.

Di suatu tempat, itu seperti sebuah jalan namun dalam masa perbaikan.

"Ahhh-haahh... Haahh..." Eirinka sudah tampak begitu buruk, beberapa lubang tampak pada pakaian shinigaminya, lubang bekas sayatan juga tusukan mata sabit.

Berdirinyapun tak lagi tegak, dengan agak membungkuk, tangan kiri memegangi bahu kanannya, dia menatap lawan yang seolah tak merasa lelah.

"Ukite..!" gumam Eirinka begitu saja teringat Ukite.

"Payah, kalau begini, nanti Ukite akan bilang, Eirinka kamu lemah sekali"

"Terus... terus dia akan bilang, maaf yah, jangan dekati aku lagi"

"Wuahh..." Entah mengapa, Eirinka tiba tiba saja berucap sendiri dengan pikiran tak jelas.

Dipihak Youro, dia juga tampak bingung melihat lawannya bergumam sendiri dengan ekspresi suram begitu.

"Dahh Eirinka.." ucap Ukite dalam imaginasi Eirinka.

"Haaahh... Itu tak boleh terjadi, Ukite tak boleh pergi" Tiba tiba saja aura shinigami Eirinka kembali naik.

"Takan kubiarkan dia menjauhiku...!"

Batsss...!!

Eirinka melesat kearah Youro mengayunkan sabitnya.

"Hheh..?!" Dalam benaknya, Youro bertanya tanya, bagaimana Eirinka masih bisa bergerak begitu.

"Eahhh...!!" dengan sekuat tenaga, Eirinka melawan batas dirinya, walau serangannya selalu dihindari Youro dengan mudah.

"Uhhh.. Aku.. Tak bisa lagi.." Eirinka sudah benar benar kelelahan, dalam serangan yang tengah ia lancarkan kakinya sudah kehilangan keseimbangannya.

Youro yang menganggap itu kesempatan baik, dia melompat menghindari sabit Eirinka dan mengayunkan sabitnya kearah kepala Eirinka.

"Ukite.. Maaf.." Eirinka sudah pasrah, dia sudah tak ada lagi kekuatan tuk menghindarinya.

Jriinnngg...!!

"Ughh.." Eirinka terjatuh.

Tampak seseorang berdiri di depan Eirinka, sosok pria yang sangat dia kenal.

"Ukite?!" gumam Eirinka.

Dankkk...!!

Salah satu sabit Youro jatuh menancap di belakang mereka.

Entah apa yang dia rasakan, sebuah kebahabiaan Ukite ada dihadapannya, namun disisi lain dia kaget dengan kedatangannya yang tiba tiba.

".!?" Untuk sesaat Youro menatap Ukite penuh tanya, namun tak lama dia kembali bergerak mengayunkan sabitnya pada Ukite.

Dlapph..!! Dankk..!!

Ukite dengan tenangnya menendang sabit Youro guna menepisnya, dia kemudian mengayunkan sabitnya, walau Youro madih sempat menahannya namun daya serang yang ia terima membuatnya terseret jauh.

"Kamu tidak apa?" Ukite membalikan tubuhnya menghadap Eirinka yang masih terduduk diam.

"Ahh.. I-iya, aku baik" Eirinka segera bangun dan berdiri.

"Dia kuat yah?" ucap Ukite.

"Ahh iya, dia lumayan kuat, tapi aku masih bisa kok" ucap Eirinka.

"Kamu yakin?!"

"Ya, lagipula kamu harus menyusulnya sekarang, dia bersama Geido tapi aku tak merasakan aura shinigaminya lagi" ucap Eirinka.

"Hmm.. Baiklah, aku percaya padamu.." Ukite tersenyum kemudian berlari pergi.

"Huu.. Aku mau bilangnya bantu aku Ukite, tapi..."

"Dia Ukite kan?! Dia kuat" ucap Youro.

"Hh.!? Ya itu memang Ukite" jawab Eirinka.

"Seharusnya kamu katakan sebenarnya, kamu membuang kesempatannya" uca Youro, dia sudah mengangkat sabitnya kembali.

"Ya, aku menyesal..."

"Tapi, dia mempercayaiku..."

Wushhh...!!

Eirinka melemparkan sabitnya kelangit, Youro menatap aneh Eirinka.

Tiba tiba saja awan tampak menebal dilangit, gemuruh guntur terdengar.

.

Diatas sebuah pagar, Ukite melihat kearah Eirinka berada.

"Shinigami kembar dilatih untuk pertarungan, tapi¡­ Queen terlahir dengan kemampuan bertarung" gumam Ukite.

.

Ditempatnya, tampak aura shinigami Eirinka meluap meluap luap.

"Ughh.. Ini?!" Youro yang tahu Eirinka sudah begitu lemah tadi, kini dibuat bertanya tanya.


Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 33

SHiniGami GhoUL
2017-02-06 10:53:54
Gambatteee Eirinka-chanm..!!!
Aerilyn Shilaexs
2017-01-29 15:14:08
Eirinka itu menyukai ukite yah..
Vero19
2017-01-18 20:39:00
Kalau julukan Eirinka itu Queen, artinya dia hebat dong '-')
Arizl Kareen
2016-09-25 02:07:38
Jadi Eirinka itu shinigami Queen.... BTW, ada berapa macam shinigami ?
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-08-20 21:10:57
Quenn menyukai ukete.
LaZiEsT SiLeNt DiZzY
2016-08-20 21:10:21
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Derry Prayoga Hanief
2016-04-01 22:15:00
gingga s
Gabriel Dropout
2016-02-09 07:53:06
Haddeh cerita ini membuatku suka.. Aku akan mengikuti ini demi menyaksikan My Girlfriend Eirinka-chan bertarung
Gabriel Dropout
2016-02-09 07:49:49
My Girlfriend Eirinka-chan kamu tetap kuat dan enggak menyerah aku jadi ingin melamarmu besok
Snow Blue
2016-01-22 13:45:26
siapa Queen nya? apa Eirinka suka sama ukite ?
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook