VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Drops Of Blood Chapter 30

2016-01-17 - Ivan96 > Drops Of Blood
240 views | 14 komentar | nilai: 10 (3 user)



"Jadi, apa sebenarnya kunci dan iblis itu?" ucap Ukite, dia masih belum menyerah tuk dapatkan jawaban dari Rindy.

"Relief itu, aku pasti bukan yang pertama membacanya, aku ingin tahu, apa yang disembunyikannya?!" ucap Ukite lagi.

"Karena itulah katakan dimana relief itu sebelum ada yang menemukannya lagi!" bentak Dysilirilinka.

"Dulu, saat dewan masih di pimpin oleh leluhur Aerhao, sebuah insiden terjadi, tiga belas iblis keluar dari neraka, dunia shinigami di buat kacau karenanya" ucap Rinuililinka.

"Kakk..!!" protes Dysilirilinka.

"Bertahun tahun, shinigami tak mampu lakukan tugasnya, dunia manusia mulai kehilangan keseimbangannya."

"Apa dewan tak bisa hentikannya?!" tanya Ukite.

"Hahaa... Memang apa yang bisa mereka perbuat selain menyidang hahh!?" ucap Dysilirilinka ketus.

"Intinya, delapan kunci itu adalah mantra yang digunakan tuk mengurung mereka, dan tiga iblis suci adalah tiga iblis terkuatnya¡­ kau puas sekarang?!" ucap Dysilirilinka dengan kesalnya.

"Delapan kunci itu, menyimpan kekuatan para iblis, bila kuncinya dibuka maka ketiga iblis akan bebas Ukite" ucap Rinuililinka.

"Sekarang kamu sudah tahu kan, sekarang beritahu kami, dimana letak relief itu?"

"Ya, sebelum ada shinigami bodoh lainnya" ucap Dysilirilinka menimpali ucapan kakaknya.

"Kalian takan menemukannya disana, aku sudah memindahkannya" ucap Ukite.

"Kemana?"

"Ketempat yang takan di capai orang lain"

"Hheh?!" Rindy terdiam untuk sesaat.

Drops Of Blood Chapter 30 - Perubahan
Penulis : Ivan96

"Apa kamu menaruhnya pada¡­ dirimu?!" tanya Rinuililinka.

"Dengan mantra itu ya!" Dysilirilinka baru ngeh.

"Cepat keluarkan Ukite, relief itu harus dihancurkan!" ucap Rinuililinka.

"Relief itu adalah sejarah" ucap Ukite, dia tampaknya menolak keinginan mereka.

"Untuk apa sejarah bila hanya akan membuat semuanya jadi sejarah, sejarah yang kelam tak boleh terulang kembali" ucap Rinuililinka, nada bicaranya mulai naik.

"Kau dengar, jangan membuat kakakku marah shinigami bodoh"

"Lalu apa...?!" Ukite tak perduli, dia malah meluapkan aura shinigaminya.

Kedua pihak saling tatap, luapan aura keduanya tak tertahankan lagi, begitu dingin dan mengerikan.

"Walau kalian hancurkan, bagian dari relief itu tetap ada, seseorang bisa membaliknya dengan mantra kuno" Luapan aura shinigam Ukite terus meningkat jauh melebihi Rindy.

Clannkk..!!

Pakaian shinigami Ukite tiba tiba saja berubah, bentuknya lebih besar, namun perubahan terbesarnya jubahnya berwarna putih.

"Itu..!"

"Pakaiannya berubah..!"

"K-kau.. Kau mencuri kekuatan kami..!!" Dysilirilinka tampak begitu marah.

"Beraninya kau..!"

"T-tapi... Bagaimana bisa?!" Dysilirilinka benar benar tak mengerti.

"Tak ada mantra seperti itu Ukite!" ucap Rinuililinka.

"Kalian lebih tahu kan?!" Tatapan Ukite begitu tajam juga serius.

"Pemecah waktu.."

Seketika Rindy terdiam bisu karena ucapan Ukite.

"Tak ada yang menguasai mantra itu!" ucap Dysilirilinka.

"Mantra yang mengorbankan jiwa, tak mungkin dikuasai siapapun" ucap Rinuililinka ikut menimpali.

"Tak ada, kecuali dia.." ucap Ukite, lagi Rindy benar benar dibuat diam.

"Aku tak menghancurkan mantra yang mengikat kalian, tapi aku menyerapnya¡­ kalian tahu mantra itu tak bisa dihancurkan, kan?!"

"Kamu tahu tentang orang itu?!" ucap Dysilirilinka, namun nada bicaranya sedikit berbeda.

"Dia juga pernah melakukannya padaku, tapi jiwa shinigamiku mampu beradaptasi dengan itu, ya walau butuh waktu sih"

"Relief itu ada dengan diriku, itu takan bisa dikeluarkan sekalipun pemilik ruangnya mati" ucap Ukite.

"Ahh.. Aku harus pergi, hmm.." Ukite melihat kearah Sitera yang terbaring lemas.

"Kalian tak bisa membantunya kan?!" Ukite berjallan kearah Sitera.

"Dia hanya bisa keluar bila dia inginkan kehidupannya di dunia ini" ucap Rinuililinka.

"Haahhh... Seharusnya aku tak biarkan dia ikut" Ukite menggendong Sitera.

Clankkk...!!

Pakaian shinigaminya kembali seperti sebelumnya, dia melangkahkan kakinya pergi dari sana.

"Ukite...!" panggil Rindy.

"Huuhh?!" Ukite berhenti dan berbalik.

"Apa yang kau pikirkan?" tanya Dysilirilinka.

"Sejak pertama kali aku melihatmu, kau terlihat lebih buruk dari mereka, tapi... Tak sedikitpun, tak sedetikpun aku melihat perasaanmu, hatimu yang sebenarnya"

"Hmmm.. Coba tebak.." ucap Ukite dengan senyum hangatnya, dia kembali berbalik dan melangkah pergi.

.

"Gearhh..." Puluhan gagak tampak mengerubuni Geido, dengan posisinya menggendong Naomi, dia kesulitan melawannya.

"Bajingan kau Crowzan..!!" teriak Geido.

Battss...!!

Dengan gerakan yang begitu cepat, Geido melesat dan menendang wajah Crowzan, Crowzan yang tak menyangka serangan itu hanya mampu terhempas karenanya.

Gagak gagak yang sebelumnya menyerangpun hilang bersama jatuhnya Crowzan.

"Hei.. Heeii... Sadarlah!" Geido menepuk nepuk pipi Naomi.

"Ah-heh..?!" Naomi tampak kaget, terlebih dia kini dipangkuan Geido.

"Kamu bisa berdiri, cepat larilah..!" Geido membantu Naomi berdiri.

"Aku akan menahannya, cepat larilah sejauh mungkin, jangan sembunyi, lari saja" Perintah Geido.

"Ehh.?!"

"Shinigami kurang ajar, akan kupastikan kau mati" ucap Crowzan dengan aura shinigami yang meluap luap.

"Jangan dirasakan, cepat lari..!" ucap Geido dengan nada tinggi.

"I-iya.." Dengan langkah yang tak seimbang, Naomi memaksakan dirinya tuk lari sebisa mungkin.

"Dia lumayan juga, kupikir dia akan kehilangan kewarasannya" gumam Geido.

"Baiklah gagak nakal, kita bisa bermain sekarang" Geido meluapkan aura shinigaminya, walau jauh dibawah Crowzan, tapi itu cukup besar.

"Ini sebenarnya kusiapkan tuk melawan Ukite, tapi.. tak ada gunanya bila aku kalah darimu" Aura shinigami Geido tiba tiba saja turun, tentu itu membuat heran Crowzan.

.

Dankk... Dankk...

Ditempat lain, benturan demi benturan sabit terus terdengar.

"Ahh-hahh¡­ hahhh... Mereka punya keunggulan, mereka berdua, mereka tak memikirkan pertahan ketika menyerang ataupun sebaliknya, terlebih... mode itu membuat mereka lebih cepat pulih" gumam Eirinka.

"Tapi, dua pribadi berarti dua keinginan" Eirinka menatap Youro tajam.

Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 31

Aerilyn Shilaexs
2017-01-29 14:49:35
Hm, ukite baru selesai bertarungnya, dan wah dia punya atribut baru.
Leon Lockhart
2017-01-18 14:45:25
Ceritanya jadi kayak Bleach '-')
Arizl Kareen
2016-09-25 01:54:43
Benar juga, apa keinginan dari si kembar Youro ?
ThE LaSt EnD
2016-08-20 20:55:33
jd iblis lbih kuat dr shinigami ? akan lbih mnarik jk ukete mnjdi pembunuh iblis.
ThE LaSt EnD
2016-08-20 20:42:15
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Derry Prayoga Hanief
2016-04-01 21:06:01
komen dulu
Rinularo
2016-03-26 14:46:05
Lnjt
Watashi wa David Fox
2016-02-08 14:38:42
Keren pak Ivan96.. Mantapsss...
Snow Blue
2016-01-22 13:38:24
semakin seru
Phantom Alicia
2016-01-17 13:02:41
Wew lanjut lagi! Mau ngebaca nih
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook