VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Drops Of Blood Chapter 26

2016-01-11 - Ivan96 > Drops Of Blood
245 views | 12 komentar | nilai: 10 (2 user)



Berkat bantuan tak terduga, Geido akhirnya mampu menaklukan Youro. Kini nasib sang shinigami kembar itu ada di tangan Geido.

Tak sedikitpun Geido menunjukan kasiannya, dia sudah hampir mengayunkan sabitnya pada Youro.

"Ahhh...!!" sebuah teriakan dari suara yang tak asing lagi, tiba tiba saja terdengar di telinga mereka.

"Perempuan itu..!!" kaget Geido.

"Erhh...!!" Dengan cepat Geido berlari ketempat Naomi mengurungkan niat eksekusinya.

"Tolong yang disini ya..!!" teriak Geido.

"Hh..!? Huhh.. Bagaimana lagi.." gumam Eirinka.

Drops Of Blood Chapter 26 - Spesial
Penulis : Ivan96

Di tempat Naomi, dia tampak tengah ketakutan dengan memeluk buku Ukite.

"Serahkan buku itu..!" ucap shinigami di depannya itu, Livia.

"Uuhhh.." Dengan cucuran air mata, Naomi menggelengkan kepalanya menolak.

"Ini milik Ukite.."

Livia kini sudah berdiri di hadapannya dengan sabit yang telah terangkat, kali ini tak ada rasa ragu lagi di hatinya.

"Menjauh darinya..!"

Bughhh..!!

Sebuah sepakan kaki telak mngenai wajah shinigami itu.

"Hhh..!?" kaget Naomi dengan kemunculan tiba tiba Geido.

"Kamu ternyata, padahal kukira tadi Crowzan."

Di tempat lain tampak Eirinka masih berdiri tegak, di masih belum membunuh Youro.

"Aura ini..
Jelas miliknya.!!" gumam Eirinka.

Dari balik gelapnya malam, tampak sesosok shinigami dengan aura gelap berjalan kearahnya.

"Crowzan.."

Khoakk... Khoakkk...

Puluhan burung gagak beterbangan keluar dari balik pakaian Crowzan melesat terbang kearah Eirinka.

Battss.. Batsss...

Dengan tanpa kesulitan yang begitu berarti, Eirinka menebas burunt burung itu. Tak seperti ketika melawan Geido, burung yang terkena sabit Eirinka langsung hancur.

"Jangan mengganggu aku sedang kesal sekarang..!" Tiba tiba saja Crowzan sudah dihadapan Eirinkan.

Brachhh..!!

Sabit Crowzan telak mengenwi perut Eirinka.

"Tuan..!" ucap lemah youro.

"Bukunya.. Ada pada anak manusia itu."

Sesaat Crowzan melihat Youro yang masih begitu lemas.

"Kerjamu bagus Youro.. " ucap Crowzan sebelum terbang pergi
meninggalkan tempat itu.

"Aku.."

Brugghh...!!

Eirinka terjatuh lemas setelah menerima serangan Crowzan sebelumnya.

Dannkk...!!

Livia tampak terseret mundur menahan ayunan sabit Geido.

"Aku tak tahu apa yang dikatakan Crowzan padamu, tapi aku yakin itu hanya kebohongannya saja"

Livia menatap tajam Geido, dia sadar kekuatan lawannya itu, namun itu tak menghentikan niatnya.

"Aku hanya ingin meminjam buku nya" Livia berlari cepat kearah Geido mengayunkan sabitnya.

Dankkk...!!

Dengan satu ayunan Geido dengan mudah menangkisnya dan bahkan mengunci sabitnya pada dinding gang.

"Untuk apa..?! Hahh..!! Dan bila memang begitu, kenapa tidak bicara padanya saja"

"Kau ingin mencuri bukunya.. Apa kamu sudah pikirkan apa yang akan kamu hadapi nanti"

"Aku sudah dapat izin dewan" Livia berusaha meloloskan sabitnya.

"Khee.." Geido tersenyum aneh, membuat bingung Livia.

"Yang kumaksud bukan dewan, tapi Ukite, dia takan memaafkanmu!"

"Lalu kenapa.. dia hanyalah shinigami rendah, apa yang akan dia lakukan hah..!!?" ucap sebuah suara, tampak sang pemilik suara itu ternyata Crowzan.

"Crowzan..!!" Geido menatap shinigami itu tajam.

Drasshh..!!

Geido menarik sabitnya dari dinding gang.

"Ughhh..!!" desah Livia, sabit Geido tampak menembusnya.

"Kenapa kau begitu menginginkan buku Ukite hingga kau sampai lakukan ini?!" ucap Geido, dia masih belum menarik sabitnya.

"Owhh.. Kukira kamu temannya, kamu harusnya tahkan kenapa bukunya begitu berharga?" ucap Crowzan, Geido hanya menatapnya tak mengerti.

"Aerhh.." dengan tenaga seadanya, Livia mengayunkan sabitnya kearah Geido, namun begitu, jelas Geido mampu menghindarinya.

"Urhhh.." dengan memegangi perutnya, Livia jatuh lemas menahan sakit.

"Bicara apa kau ini hah.." Geido kembali memposisikan sabitnya.

"Buku itu, buku milik Ukite sangatlah spesial, apa keinginan terbesarmu?"

"Kau hanya perlu menuliskannya di buku itu"

Dengan segala tanya di benaknya, Geido benar benar di terpa kebingungan.

"Lihatlah, dia sendiri, dia begitu lemah, kita bisa mengambilnya dengan begitu mudah"

Geido mengalihkan pandangannya kearah Naomi, Naomi tampak begitu takut, sang penyelamat kini dipertanyakan.

Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 27

Leon Lockhart
2017-01-18 08:49:23
Ukite belum datang '-')
Arizl Kareen
2016-09-25 01:27:16
Apa yg akan dilakukan naomi ?
Zunuya Rajaf
2016-08-20 07:20:00
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Derry Prayoga Hanief
2016-04-01 20:59:33
komen dulu
Eiichiro Maruo
2016-02-03 15:10:21
Next chapter om Ivan96
Avlyne Morgan
2016-01-23 15:36:52
Akhirnya lanjut juga.. udah lama nunggu nih~
Rrrrr
2016-01-14 13:15:01
Numpang komen dan lewat aja..
Phantom Alicia
2016-01-12 07:12:01
Ukite kemana sih, masa ninggalin Naomi yg kesusahan
Acme Nexaru
2016-01-12 04:57:14
.Next
A wahyu
2016-01-11 20:51:32
Akhirnya dilanjut juga
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook