VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Drops Of Blood Chapter 19

2015-08-11 - Ivan96 > Drops Of Blood
280 views | 15 komentar | nilai: 10 (4 user)

"Kenapa kamu begitu bahagia?" ucap Ukite dengan nada polosnya dan tentunya membuat semuanya terbelalak kaget.

"Sudah kuduga kalau kamu itu keras kepala." Ukite kini sudah ada di belakangnya.

"A. Apa.. Ba-bagai mana bisa?" kaget Hairiza.

Buakk..!

Ukite menendang Hairiza hingga dia menabrak meja meja di sana.

"Dia itu."

"Dia pasti bukan shinigami tingkat dua."

"Iya, mana mungkin shinigami tinggat dua begitu kuat." ucap shinigami shinigami di sana.

"Ka-kau ke-kenapa kau tak mati."

"Se-seharusnya kau sudah ma-mati." ucap Hairiza begitu kaget.

"Dia tidak akan mati kecuali lawannya mati." ucap sebuah suara.

"Hh..?" semuanya memandang ke arah suara itu.

"O hai.. Ukite..!" sapa seorang shinigami perempuan berambut hitam dengan jubah besar dan sabit yang arah lengkungnya terbalik.

"Kau..!" kaget Ukite dengan tampang konyolnya.

"Kenapa ada kamu..!"

"Sebenarnya aku berniat turun ke dunia manusia, ya karena kudengar kamu suka main di sana." ucap Reiny.

Drops Of Blood Chapter 19 - Mantra Kutukan
Penulis : Ivan96

"Tapi aku melihat seseorang, dan kupikir aku kenal dia." ucap Reiny.

"Kau, kau akan mati, Reiny cepat bunuh dia." titah Hairiza.

"Itu bila anda ingin mati." ucap Reiny datar.

"Hh..!" kaget Hairiza.

"Aku sudah mencari tahu kemampuanmu, itu adalah mantra kuno kan yang membuatmu tak bisa mati kecuali lawanmu mati lebih dulu." ucap Reiny.

"Mungkin orang akan menganggap ucapanmu itu hanyalah ucapan biasa, tapi.. Itu adalah sesungguhnya kan?" Reiny menatap tajam Ukite.

"Mantra kuno, apa apaan, mana ada yang seperti itu." ucap Hairiza tak percaya.

"Ya, sebenarnya Ukite, aku mencarimu karena sesuatu." ucap Reiny.

"Kabar mengatakan, kalau kamu salah satu pemegang dari delapan kunci iblis."

"Aku ingin meminjamnya, hanya sebentar." ucap Reiny.

"Delapan kunci iblis."

"Apa itu benar?"

"Apa apaan, kupikir itu hanyalah shinigami tingkat atas."

"Tapi dia kan hanya.." Shinigami shinigami di sana dibuat kaget dan bertanya tanya.

"Tidak mau." ucap Ukite santai.

"Heh..!?" Reiny menatap Ukite tajam.

Tap.. Tap..

Ukite melangkahkan kakinya ke arah Hairiza.

"Bila kau membunuhnya, aku juga bisa membunuhmu kan?" ucap Reiny.

Namun begitu Ukite tetap tak berhenti dia tetap melangkah ke arah Hairiza.

"Kau..! Kau tak dengar dia hah!"

"Kau ingin mati!!" teriak Hairiza berkeringat dingin.

"Cobalah..!"

Brathh..!

Ukite mengayunkan sabitnya hingga mengenai pinggang Hairiza hingga dia terlempar ke belakang.

"Arrhhh..!" Erang Hairiza memegangi pinggangnya yang sobek.

"Aku menggunakan mantra kutukan, kau takan mati hingga kutukan itu hilang."

"Dan kutukan itu takan hilang kecuali kau lakukan syaratnya." ucap Ukite.

"Apa..!" Hairiza tampak kaget tak percaya.

"Kutukan?" Reiny menatap tajam Ukite.

"Kutukan..!"

"Dia bilang itu kutukan."

"Mantra macam apa itu."

"Kalo dia tak bisa mati, apa itu berarti dia juga tak bisa dibunuh?" ucap shinigami di sana bertanya tanya.

"Pergilah dan katakan padanya.."

"Aku menunggunya.." ucap Ukite, tatapannya begitu tajam.

"Hh..!" Hairiza semakin berkeringat.

"Tunggu, siapa yang kamu maksud?" ucap Reiny.

Ukite sudah mengangkat sabitnya, aura shinigaminya sudah mulai naik.

"Hh.. Aaa.. Ba-baik ak-aku akan pergi." Hairiza berusaha pergi walaupun sangat sulit dengan lukanya itu.

"Ukite..!"

"Kau belum menjawab pertanyaanku!!" teriak Reiny.

Tap.. Tap..

Ukite melangkahkan kakinya keluar dari tempat itu.

"Ukite berhenti..!"

"Atau.. Akan kugunakan caraku."

Clinkk..!

Mata sabitnya menggeser ke bawah hingga pegangannya terbalik dan kini terlihat seperti sabit umumnya.

Draap..!

Ukite menghentikan langkahnya, perlahan dia membalikan tubuhnya.

"Jangan campuri urusanku." ucap Ukite, tatapannya begitu dingin dengan aura shinigami yang begitu dingin.

"Ehh..!" Reiny tersentak kaget, tubuhnya gemetar tak mampu bergerak.

Ukite kembali membalikan tubuhnya dan melangkahkan kakinya pergi.

Srehkk.. Srehkk..

Lembar demi lembar buku terus dibuka, tampak Naomi tengah belajar namun dia tak bisa konsen.

Dia melihat ke tempat tidurnya, ada banyak susu dan permen.

Tlapp..! Tlapp..!

Derap langkah terdengar masuk ke kamarnya.

"Hh..!" Naomi berbalik cepat, tampak senyum di wajahnya, namun perlahan senyum itu pudar saat melihat sosok di hadapannya.

"Di mana dia?" ucap Livia.

"Ehh..!" Naomi bergerak mundur ke sudut ruangan melihat sosok shinigami di hadapannya.

"Di mana Ukite?" ucap Livia.

"A. Aku tidak tahu." ucap Naomi ketakutan.

"Wahh, jadi Ukite tidak ada ya?!" ucap Geido masuk ke tempat itu.

"Hh..?" Livia menatap Geido tajam, berbeda dengan Livia Naomi semakin takut saja kedatangan shinigami lainnya.

"Shinigami yang kamu katakan tidak ada ya?" ucap seorang Shinigami yang juga masuk.

"Ti-tiga..!" Naomi makin takut saja.

"Ya, tapi tak apa, aku tanya padamu saja lah." Geido menatap tajam Livia.

"Apa yang spesial dari buku Ukite?" ucap Geido, Livia tak menjawab, dia hanya menatap Geido balik.

"Ya, baiklah.. Salah bila kupikir kamu akan jawab." ucap Geido.

Dankk..!

Geido memukul keras Livia dengan pegangan sabitnya hingga dia terlempar menghantam dinding.

"Ahhh..!" Livia berusaha kembali bangun, namun tiba-tiba sebuah sabit mengacung kelehernya.

"Ya, aku memang tak sekejam Ukite, tapi aku takan menarik sabitku." ucap Geido.

"Aku hanya ingin katakan, apa kau memilih pihak yang benar?!" ucap Geido.

"Hehh..!" Livia menatap tajam Geido.

Houffh..!

Livia memanfaatkan dinding di belakangnya, dia lari menembus dinding.

"Apa kita akan mengejarnya?" tanya Souval.

"Tidak, biarkan saja.."

"Aku ingin dia bertemu Crowzan." ucap Geido.

"Ahh.. Kamu.., kamu yang memegang buku Ukite kan?" tanya Geido.

"Hh..!!?" Naomi tampak begitu takut.

"Hmm.. Santai saja, aku tidak berniat mencuri bukunya, tapi apa kamu tahu dia kemana?" tanya Geido.

"Hmm.." Naomi menggelengkan kepalanya.

"Yah.. Apa boleh buat, kita hanya bisa menunggunya." Geido memandang Souval.

"Dia mungkin kedunia shinigami." ucap Souval.

"Aku tak merasakan energi kehidupannya lagi di kota ini." lanjutnya.

"Ya, kurasa begitu." ucap Geido.

"Ee.. Kau bisa merasakan energi kehidupan milik shinigami lain, kamu belum bertemu dengannya kan?" ucap Geido dengan tatapan aneh.

"Ada dua aura kehidupan di ruangan ini, salah satunya milik dia, jadi satu lagi pasti milik shinigami itu kan?" ucap Souval.

"Hmm.. Kemampuan yang unik.. Tunggu..!"

"Kau tidur dengan Ukite?" Geido menatap tajam Naomi.

"Aa.. Ti. Tidak kok, ak-aku.." Naomi tampak pucat di tanya sekaligus begitu.

"Jangan bohong, dia tidak tidur di luar kan." ucap Geido.

"Ta-tapi.. Itu..!"

"Ada aura kehidupan dia di tubuh perempuan itu." ucap Souval.

"Hheh.? Sudah kuduga.." Geido mengacungkan sabitnya.

"Hmm.. Tidak, itu hanya pakaiannya." ucap Souval.

"Hh..? Kau yakin?" tanya Geido.

"Ya.."

"Baguslah, dan kau.." Geido menunjuk Naomi dengan sabitnya.

"Jangan pernah berpikir, kalau Ukite bisa kau anggap seperti manusia." ucap Geido, tatapannya begitu tajam.

Di sisi lain, terlihat Ukite tengah berlari di sebuah hutan.

Krapp..!

Langkahnya tiba-tiba terhenti mendapati beberapa pasang mata di sekitarnya.

Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 20

Bocah Redoks
2017-02-13 12:43:05
Gimana gk takut kalau di hadapannya ada shinigami. Tiga lagi
SHiniGami GhoUL
2017-02-05 10:16:12
Yaakkk... Udah dkat Rindy... :V
Leon Lockhart
2017-01-17 19:30:27
Ukite mau kemana? Apakah jalan menuju ke dunia Shinigami itu ke hutan? '-')
Aerilyn
2017-01-09 16:35:58
Kalau buku yang diambil Hairiza itu gimana? Kok enggak diceritain.
Arizl Kareen
2016-09-25 00:40:48
Ukite masih di dunia shinigami
METABEE
2016-09-10 01:39:00
Lanjut
ThE LaSt EnD
2016-08-19 23:31:29
menarik, menarik dan menarik, walau alurnya lompat loncat.
ThE LaSt EnD
2016-08-19 23:22:30
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Kurosaki Yoshimura
2016-05-14 20:53:56
gila....uktie bnr kuat...
Derry Prayoga Hanief
2016-04-01 20:52:33
komen dulu
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook