VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Drops Of Blood Chapter 9

2015-05-31 - Ivan96 > Drops Of Blood
341 views | 23 komentar | nilai: 10 (4 user)

Di kamarnya terlihat Naomi tengah membaca buku.

"Kau senang?" ucap Ukite tiba tiba muncul dengan pakaian shinigami juga sabitnya.

"Hh..?" kaget Naomi.

"Berhenti menulis nama sesukamu, atau namamu yang akan ada di bukuku berikutnya" ucap Ukite, tatapannya begitu tajam, aura membunuhnya benar benar membuat Naomi berkeringat dingin.

"Kau tahu, kau merusak bukuku" bentak Ukite.

"M.maaf.. t.tapi.. tapi.. anak itu.."

"Berhenti bermain main.." Ukite menatap Naomi tajam.

"Kita buat aturan baru.."

"Kau hanya boleh menuliskan satu nama dalam satu hari" Ukite menunjuk Naomi dengan sabitnya.

"Tiga nama sekaligus, yang benar saja" kesal Ukite pergi melewati dinding.

"Hh.." Naomi masih terdiam tak mampu berbuat apa apa, tubuhnya gemetar, keringat dingin memenuhi tubuhnya.

"Hmmm.. di mana ya?" Terlihat Ukite tengah berdiri di atas bangunan sambil menggaruk garuk kepalanya.

"Ya, apa boleh buat.." gumam Ukite.

Slangg...!

Drops Of Blood Chapter 9 - Hunter Shinigami
Penulis : Ivan96

Sebuah sabit besar melayang melengkung dari kanan belakang Ukite.

"Hh..?" Ukite melompat kebelakang menghindari sabit itu.

"Namamu, Ukite kan?" ucap seorang laki laki berpakaian shinigami, di sebagian wajahnya terpasang topeng tengkorak.

"Ehh..?" Ukite membalikan tubuhnya menghadap shinigami itu.

Dabbp..!

Sabit yang sebelumnya di lemparkan kembali ke tangan Enzo.

"Hunter?" Ukite memiringkan kepalanya menatap Enzo.

"Tapi apa yang kamu inginkan dariku?" lanjutnya.

"Hanya bukumu kok" ucap Enzo santai.

"Buku-ku?" Ukite mengeryitkan dahinya.

"Whua keren, Quiver masuk daftar buruan, berapa harganya..?" ucap Ukite berbinar.

"Hh..?"

"Dia malah senang" gumam Enzo depresi.

"Cukup tinggi, lima puluh juta core" ucap Enzo

"Lima puluh..?"

"Khuhh.. kecil sekali" ucap Ukite kecewa.

"Kecil.., memangnya berapa yang dia inginkan, untuk nyawa seorang shinigami tingkat empat saja itu sudah lumayan tinggi kan?" ucap Enzo dalam hati.

"Hmmm... kalau harganya segitu.."

"Ahh.. ya, bagaimana kalau kamu kembali, dan katakan pada pemintanya untuk menaikan harga tawarannya, ya setidaknya tidak lebih kecil dari harga yang dewan berikan" ucap Ukite.

"Hhe..?"

"Apa dia bodoh, tidak.. kurasa dia gila" gumam Enzo.

"Memang berapa harga yang dewan berikan pada bukumu sebelumnya hah?" ucap Enzo.

"Sekitar seratus tiga puluh juta, aa... tapi aku tidak ingat lebihnya" Ukite menaruh telunjutnya di dagunya dengan kepala dimiringkan.

"Seratus tiga puluh?"

"Apa dia berbohong, tapi aku tidak melihat kalau dia itu sedang berbohong" Enzo menatap Ukite tajam.

"Bukannya kamu hanya shinigami tingkat dua?" Enzo menatap menyelidik.

"Aa.. ya.. itu memang benar sih.." ucap Ukite polos.

"Ahh.. tunggu, bukannya kamu ingin merebut buku-ku?"

"Tapi sayang, aku sedang tidak membawanya" ucap Ukite.

Enzo menatap Ukite tajam, berbagai pikiran berkecamuk di benaknya.

"Shinigami seperti apa sebenarnya dia, berucap dengan begitu santainya.."

"Dia seperti tidak terancam dengan keberadaanku, apa dia memang kuat, memang sekuat apa sih shinigami tingkat dua" Enzo berpikir keras menanggapi tingkah Ukite.

"Baiklah... kalau begitu katakan di mana buku itu!" Enzo mengangkat sabit besarnya.

"Harus ya kukatakan?" ucap Ukite dengan wajah polosnya.

"Khehh.. dia mempermainkanku" gumam Enzo.

"Sudah cukup, berhenti bersikap seperti kau itu bodoh sialan" teriak Enzo.

Dapp..!

Enzo melesat cepat ke arah Ukite.

"Apa aku terlihat bodoh ya?" tanya Ukite dengan polosnya.

"Diam kau bodoh.." Enzo mengayunkan sabit besarnya dari bawah ke atas.

"Hei..." Ukite melangkahkan kakinya mundur menghindari ayunan sabit itu.

Ukute melepaskan sabit di tangan kanannya, dia lalu menangkap pegangan sabit Enzo.

Dankk..!

Ukite menendang pegangan sabitnya hingga mata sabitnya berputar ke arah Enzo.

"Dia.." Enzo mengayunkan kaki kirinya menendang bagian samping mata sabit Ukite.

Slingg..!

Ukite tiba tiba menghilang, dan kini sudah berada di belakang Enzo dengan sabit kesayangannya di tangan kanannya.

"Apa, c.cepat sekali.." Enzo menundukan tubuhnya menghindari tebasan Ukite.

Dapp..!

Enzo lalu melompat ke depan menjaga jarak dari Ukite.

"Dia.." Enzo menatap Ukite tajam.

"Kinki.."

"Bagaimana mungkin, shinigami tingkat dua menguasai tehnik itu" ucap Enzo dalam hati.

"Eeh..!" kaget Enzo, tiba tiba Ukite sudah berada di kirinya mengayunkan sabit besarnya.

"Sial..!" Enzo memposisikan sabitnya di depannya, namun meski begitu serangan Ukite lebih kuat dari pertahan Enzo dan berhasil menyeretnya kebelakang ke ujung bangunan.

"Apa ini hinki?" gumam Enzo, tangannya gemetar setelah menerima serangan Ukite.

"Haduhh... kupikir itu sudah keras loh, ternyata masih bisa di tahan" ucap Ukite.

"Kupikir?"

"Apa maksudnya itu belum sepenuhnya?" ucap Enzo dalam hati.

"Ahh ya, apa kamu tidak mau menyerang?" ucap Ukite.

"kheh.. jangan remehkan aku!"

Enzo melesat cepat ke arah Ukite dan mengayunkan sabitnya.

"Wooo...!" Ukite melompat tinggi menghindarinya.

"Hh..!" Enzo mengangkat wajahnya menatap Ukite yang masih di udara.

Drap..!

Lantai pijakannya retak bersama lompatan Enzo yang mendahului Ukite.

"Jangan bercanda" teriak Enzo mengayunkan sabitnya dari atas kebawah.

DANKK..!

Ukite menahan ayunan sabit itu dengan sabitnya.

Drabb..!

Lutut Ukite tertekuk menahan serangan Enzo, tampak wajah Enzo begitu serius.

"Uu.. hunter memang sangat kuat" ucap Ukite.

"Dia ini, dia masih bisa berucap begitu, apa dia masih belum serius" ucap Enzo dalam hati.

"Hmm..!" Ukite tersenyum penuh arti.

Drap..!

Ukite memutar kaki kanannya, mengayunkan sabitnya.

"Ehh.!" Enzo bergerak mundur menghindari tebasan Ukite.

Buggh..!

Naas tendangan kaki kiri Ukite tak mampu di duganya.

"Ughh..!" Enzo berusaha menyeimbangkan tubuhnya kembali.

"Itu jebakan.." gumam Enzo.

"Dia memutar kaki kanannya seolah dia memposisikan sabitnya yang sebenarnya dia mengatur posisi kaki kirinya untuk menendang" ucap Enzo dalam hati.

"Apa..!" kaget Enzo melihat mata sabit Ukite sudah di depan wajahnya.

Grankk..

Sabit milik Enzo terjatuh, darah berceceran di lantai, tampak sabit milik Ukite berhasil di tahannya dengan kedua tangan, namun tangan kanannya terkena bagian tajam sabit Ukite.

"Hmm..!"

"Replek yang bagus" ucap Ukite.

"Kau tahu, sebenarnya aku berpikir kalau kamu adalah hunter pemula" ucap Ukite, Enzo menatap Ukite tajam.

"Ya, meski kamu masih kurang dalam pengalaman bertarung, tapi kemampuanmu memahami gerak lawanmu cukup hebat" ucap Ukite, Ukite menarik sabitnya melepaskannya dari tangan Enzo.

"Aa.. tapi itu saja terkadang tidak cukup loh, terkadang mengukur sampai mana batas kemampuan lawanmu saja masih kurang, karena pilihan sebenarnya adalah, alasan kenapa kamu tidak boleh mundur" ucap Ukite.

"Alasan?"

Enzo menatap Ukite penuh tanya, dalam benaknya penuh dengan berbagai pikiran.

"Sebenarnya, apa maksudmu?" ucap Enzo.

"Tak ada.." ucap Ukite santai.

Enzo menatap Ukite tajam, dahinya mengeryit menandakan dirinya tengah berpikir keras memahami kata kata Ukite sebelumnya.

Bersambung ke Drops Of Blood Chapter 10

Bocah Redoks
2017-02-13 10:24:55
Apa dia seperti hexari yg menolak kenaikan pangkat. Jadi sebenar nya pankatnya cukup tinggi
Kuroko Akashi
2017-02-04 21:58:15
Lnjuttt...
Leon Lockhart
2017-01-15 10:47:02
Ukite masa bodoh orangnya
Aerilyn Shilaexs
2016-12-29 08:52:11
haha malah kagum karna buku miliknya di incar.
Arizl Kareen
2016-09-24 23:36:45
Kinki, hinki ? Apa itu semacam jurus atau teknik beladiri
ThE LaSt EnD
2016-08-18 21:54:05
ku beri nilai 10 dan kutingalkan jejak renungan "Mayat" .just for fan
Kurosaki Yoshimura
2016-05-06 15:50:48
uktie keren...gila kuat banget lu uktie.
Kyouzo
2016-03-30 07:23:38
Main tebak kata atau kalimat, eh?
Rita En
2016-03-26 11:39:38
Lnjt
Derry Prayoga Hanief
2016-03-19 18:11:25
komen dulu
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook