VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
RPG:REVIVAL POTION Chapter 22

2016-12-27 - botol bekas > RPG:REVIVAL POTION
48 views | 3 komentar | nilai: 8 (1 user)

Sambil mempelajari Aura, kelompok Gun pergi menuju tempat benda pembawa bencana lainnya disembunyikan. Mereka terus berjalan hingga sampai di pinggir jurang yang di bawahnya lautan berombak besar terus menerjang.

"Jadi kemana tujuan kita selanjutnya?" tanya Gun.

"Ke sana!" Mawar menunjuk ke arah jurang.

"Yang benar saja!" seru Log.

"Tsunami Harpa! Di sembunyikan di dalam palung laut dan dijaga oleh sekawanan duyung. Kita akan menyelam!" ujar Mawar.

Gadis itu lalu memantrai dua temannya itu dan dirinya sendiri. Ia menarik tangan Gun dan terjun dari jurang itu. Gun secara refleks menarik tubuh Log.

Byur! Secara ajaib selaput tumbuh di sela jari-jari mereka. Tubuh mereka pun dilapisi lendir seperti belut. Mereka memiliki selaput mata tambahan yang dapat membuatnya melihat jelas di dalam air. Insang pun tumbuh di leher dan lubang-lubang pada tubuh mereka tertutup sendiri.

"Wah! Aku bisa bernafas di dalam air!" seru Gun, "Eh, kok aku bisa bicara dan mendengar di dalam air ya?"

"Sihir." jawab Mawar sambil mengedipkan satu matanya.

Mereka lalu menyelam ke dasar laut. Setelah beberapa saat mereka melihat gerombolan manusia duyung.

"Berhenti! Kalian tidak boleh menyelam lebih dalam di sini!"

"Minggir!" sergah Gun.

Ia menodong para duyung itu. Mereka tak menggubris ancaman Gun lalu menggunakan tombaknya untuk melawan. Klik! Pistol Gun tak berguna di dalam air.

"Sial!"

Para duyung itu menyerang. Log melawan dengan kapaknya, sedangkan Gun dan Mawar melapisi tubuh mereka dengan Aura untuk bertarung. Tubuh para duyung itu babak belur dihajar ke tiga orang itu.

Mereka lalu menyelam lebih dalam lagi hingga melihat pilar yanh terbuat dari es. Di dalamnya terdapat harpa. Mawar menghancurkannya lalu mengambil bongkahan es yang di dalamnya ada harpa. Mereka lalu berenang menuju permukaan.

"Arrghh!" teriak Gun.

Kaki pemuda itu dililit oleh tentakel.

"Itu Kraken!" kata Mawar.

Dengan kapaknya Log memotong tentakel yang melilit kaki Gun. Mawar mendekati dua temannya itu lalu merapal mantra. Tepat sebelum tentakel yang lain menyerang, gelembung udara menyelimuti mereka. Dengan cepat mereka meluncur ke permukaan. Mereka lalu berenang menuju pantai terdekat.

RPG:REVIVAL POTION Chapter 22 - Tsunami
Penulis : botol bekas

Setelah keluar dari air tubuh mereka berubah kembali ke bentuk semula. Log memotong kayu lalu membuat api unggun di pinggir pantai. Mereka beristirahat sambil mengeringkan diri dan mencairkan es yang membekukan Harpa itu. Setelah Harpa itu kering mereka melihat seseorang datang.

"Anggrek!" seru Gun.

Anggrek menyerang mereka dengan pedangnya. Log menangkisnya dengan kapaknya. Dari armor tulang Anggrek muncul tangan dan meninju Log. Pria besar itu terkapar. Mawar menyerang dari samping. Anggrek menangkap tinju gadis merah itu lalu menendangnya menjauh. Ia mendekati Gun. Di depannya tergeletak 2 benda yang ia cari.

"Gun! Lawan dia!" seru Log.

Anggrek menebas Gun. Dia hanya diam saja. Secara reflek Gun menggunakan Aura: Repel sehingga serangan Anggrek meleset.

"Kau harus melawannya! Itu satu-satunya cara menyelamatkannya!" seru Mawar.

Gun mengangkat pistolnya lalu menembaki teman kecilnya yang telah berubah menjadi jahat itu. Anggrek menghindar dengan cepat. Beberapa peluru mengenainya namun tak melukainya. Anggrek merebut Harpa dan Drum itu lalu mundur ke belakang.

"Astaga!" kata Log. "Dia mendapatkannya."

Segera Anggrek menggunakan ke dua benda mistis untuk menciptakan bencana.

"Gawat!" seru Mawar. "Gabungan antara gempa dan tsunami bisa-bisa menghanyutkan kota."

"Kalau kota saja bisa hanyut apalagi kita?!" seru Gun ketakutan.

Mawar segera merapal mantra. Log melirik ke bibir pantai. Air laut surut begitu jauh. Anggrek telah lari menjauhi pantai.

"Arrggh!!"

Air laut menggulung mereka. Semakin lama semakin deras arusnya. Log melihat barang-barang mereka berserakan di dalam air.

"Revival Potionnya!" seru Log.

Ia berusaha mengambilnya agar tidak hanyut. Ia mendapatkan 1 botol, namun saat ia berusaha meraih botol yang ke dua, arus laut berubah arah membuatnya kehilangan botol tersebut. Dengan sekuat tenaga ia menggenggam Revival Potion terakhir yang ia miliki.

"Sial!!" gerutu Log.

Di tengah gelombang tsunami itu Mawar mengeluarkan tali. Ia mengikatnya di pinggangnya. Lalu berenang sekuat tenaga mendekati rekan-rekannya dan mengikatkan tali itu pada kaki Gun dan Log.

"Aku berhasil!" kata Mawar. "Dengan begini kita tak akan terpisah."

Selama beberapa hari mereka diombang-ambingkan oleh ombak. Akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau.

"Untunglah kita selamat." kata Log.

"Barang-barang kita?! Revival Potionnya?!" seru Gun.

"Maaf Gun, aku hanya berhasil mengamankan 1 botol saja. Yang satunya lagi telah hanyut." jawab Log.

Tiba-tiba tanah terasa bergetar.

"Apa ini gempa?" tanya Log.

"Lihat itu!" seru Mawar.

"Raksasa!!!"

Bersambung ke RPG:REVIVAL POTION Chapter 23

Rudy Wowor
2016-12-27 15:58:05
Raksasa? Enak tuh dimakan.
Mutia 4Ra
2016-12-27 10:53:54
tu si anggrek ap g hnyut,kena tsunami jg.d tunggu lnjutnnya
L E Ox Kiruru
2016-12-27 06:57:29
Kcepatan
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook