VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Beast Warriors Chapter 105

2015-10-30 - Tatzumaru > Beast Warriors
246 views | 12 komentar | nilai: 10 (1 user)

Puluhan binatang buas itu bergerak bersamaan, melompat ke sana-kemari dengan sangat cepat, berharap agar Kera besar itu menjadi bingung dan tidak fokus.

Satu dari mereka melompat dari belakang, bersiap menerkam. Satu lagi keluar dari dalam tanah, berusaha menangkap kaki raksasa berbulu itu.

Brruuaakk!! Monster tikus tanah berhasil menangkap salah satu kaki si Kera lalu menariknya masuk ke dalam tanah.

Gbruuaakk!! Kaki sang Dewa Kera terperosok masuk sebatas lututnya.

"Whoooaarr!!!!" Monyet itu meringis kesakitan.

Puluhan monster lainnya melompat ke udara kemudian menyemburkan bola cahaya begitu banyak secara berulang-ulang tanpa memberi kesempatan sang Dewa untuk menyerang.

Bzziiiuuuww!! Bzziiiuuuww!! Bzziiiuuuww!!

BLAAAARRR!!! Tembakan bertubi-tubi itu meledak dengan begitu dahsyatnya sampai meleburkan bangunan-bangunan yang berjarak 500 meter dari jarak pertarungan terjadi.

Tempat itu benar-benar hancur lebur, tidak ada satu puing bangunan pun di sana, semuanya lebur menjadi debu. Tak hanya itu, serangan bola cahaya yang sempat meledak tadi membuat kebakaran besar di tempat itu.

Tidak lama setelah itu, Chibaru bersama pasukan Tribal lainnya sampai di sana.

"Te-tempat ini!!?" Hajime terbelalak begitu terkejutnya melihat keadaan dan kondisi perbatasan Lore saat ini.

"A-apa-apaan ini!? Pertarungan macam apa tadi!?" pikir Chibaru tidak kalah syoknya.

Yah, tempat terjadinya pertarungan itu benar-benar rata dengan tanah, api berkobar di mana-mana.

"Di mana Dewa Kera?" tanya salah satu prajurit Tribal yang hanya melihat binatang-binatang raksasa di sana.

"Mu-mungkinkah... Dewa telah kalah...!?" gumam Chibaru dengan wajah tak percayanya.

Beast Warriors Chapter 105 - Pertarungan yang Mengerikan
Penulis : Tatzumaru

Tikus tanah yang menarik kaki Dewa Kera itu muncul ke permukaan. Tapi keluar dalam keadaan mati, tubuhnya keluar dari dalam tanah bagaikan ada yang melemparnya dari dalam.

Brruuaakk!! Mayat tikus tanah itu melesat ke atas, kemudian jatuh menimpa binatang lain di bawahnya.

Pasukan Tribal dan binatang liar lainnya sama-sama kaget dengan kejadian barusan.

"Tikus itu keluar dalam keadaan tubuh tercincang!" ucap kaget salah seorang prajurit Tribal yang langsung muntah-muntah melihat tikus tadi.

Tak berapa lama, Kera besar itu keluar dari dalam tanah sambil mengarahkan tinjunya ke atas. Pukulan keras itu tepat mengenai rahang bagian bawah dari makhluk berbentuk rusa. Begitu kuatnya pukulan Kera itu sampai melemparkan kepala rusa yang terlepas dari tubuhnya itu ke udara. Bang!!

Para prajurit terperangah saat melihat kekuatan si Dewa Kera, " Lu-luar biasa..."

Melihat dua temannya tewas dalam waktu yang berdekatan, para binatang aneh itu marah, mereka menatap tajam ke arah Kera itu.

"Grrrrr!!" desis semuanya.

"Grroooaaarrh!!!!" balas Kera itu.

Di sisi bangsa Tribal, orang-orang barbar itu tak henti-hentinya dibuat kagum oleh sang Dewa Penyelamat.

"Ini bukan pertarungan kita..." ujar Hajime saat melihat pertarungan mengerikan antar makhluk raksasa tersebut.

"Lalu apa yang harus kita lakukan, Ketua!?" tanya pasukannya serempak.

"Lebih baik kita menjauh dari area pertempuran, itu akan lebih aman bagi kita!" perintahnya.

Setelah mendengar perintah untuk mundur, seluruh pasukan Tribal mulai menjauh dari lokasi pertempuran ke tempat yang lebih aman.

Para binatang kembali melompat kemana-mana untuk membuat si Kera kebingungan. Makhluk berbentuk kuda dan banteng melesat bersamaan. Si kuda berbelok ke arah kiri sementara si banteng ke arah kanan. Kedua makhluk itu bergerak sangat cepat dan dari dua sisi untuk menyerang si kera.

BAMM!! Kepala mereka menyeruduk dari sisi kiri dan kanan, sehingga membuat kera besar itu terhimpit di tengah-tengah.

Dewa Kera benar-benar terhimpit di antara dua makhluk bertenaga kuat itu. Tapi meskipun dalam kondisi terdesak seperti itu, si kera tidak kehabisan cara, makhluk berbulu itu mulai mendorong kepala mereka menggunakan kedua tangannya.

Perlahan-lahan celah mulai terbuka, dan si kera pun tidak mau menyianyiakan kesempatan itu, " Jangan menganggap aku akan kalah hanya oleh serangan amatir seperti ini!!!" kera itu langsung melepaskan dua pukulan tepat ke kepala makhluk itu.

Batts!!!! Pukulan itu langsung meremukkan kepala si kuda dan si banteng berkeping-keping.

Setelahnya, monyet besar itu melompat untuk menghindari serangan dari makhluk lain. BLAAARR!!!

Serangan itu hanya meremukkan tanah di sana.

"Kita beruntung bisa menyaksikan langsung pertarungan luar biasa ini." gumam Chibaru yang berada jauh di tempatnya bersama yang lain.

Kembali lagi ke area pertempuran...

Dewa Kera yang masih melayang di udara bersiap melakukan serangan dari atas sana. Kera itu membuka mulutnya lebar-lebar, kemudian dari dalam sana Sugetsu mulai berkumpul menjadi sebuah bola cahaya berwarna kuning keemasan.

Brraaasshh!! Sang Dewa Kera langsung menembakkan bola cahaya tersebut tepat di tengah-tengah kerumunan makhluk aneh itu.

Byuuusss... JBLAAARR!!!!

Tembakan bola cahaya menghancurkan tanah sekaligus menghempaskan binatang-binatang tersebut beratus-ratus meter jauhnya. Lubang bekas tembakan bola cahaya tadi benar-benar besar.

"Aku tidak tahu harus bilang apa..." kata Hajime yang dibuat takjub oleh kekuatan sang Dewa.

Di tempat lain, desa Agraft, kedai mie di tengah desa...

"Kenapa harus aku yang mencuci piring!" pikir Ryu kesal saat sibuk mencuci ratusan piring di sana.

"Ya itu karena salahmu sendiri." sahut Satoshi yang tengah duduk santai minum teh sambil memakan beberapa cemilan di atas mejanya.

Di atap, Ryuga sama kesalnya ketika memperbaiki lubang yang telah dibuatnya saat terlempar dan menghancurkan atap kedai kemarin sore.

"Kenapa aku juga kena!? Padahal aku tidak salah!!" teriaknya.

"Woi, berisik woi!!" bentak Satoshi dari bawah.

Sementara Vida, ia berada di dapur sedang memasak sesuatu.

"Apa-apaan ini? Kenapa aku juga kebawa-bawa sih!?" gadis itu memasak dengan tampang yang kesal juga.

"Vida-chan! Sudah jadi beluuum...?" teriak Satoshi.

"Sebentar lagi, guru!"

Vida memotong wortel dengan geram, " Ini semua gara-gara guru tidak bertanggung jawab itu!"

"Gara-gara dia membolehkan kedua anak bertempramen tinggi itu bertarung, aku jadi ikut kena getahnya!" saking kesalnya gadis itu, alas tempatnya memotong sayuran pun ikut terbelah jadi dua. Krakk!

Di benteng Beast bagian timur, seorang prajurit berlari dengan tergesa-gesa saat memasuki ruangan Jendral Glu Joker...

"Lapor Jendral!" ucapnya dengan kehabisan napas.

Jendral G yang sedang melihat ke luar jendela langsung menoleh, kemudian bertanya pada bawahannya itu, " Ada apa?" tanyanya datar.

"Makhluk yang dijuluki sebagai Dewa Kera muncul di perbatasan Lore! Kera besar itu tengah mengamuk di sana!" ungkap prajurit itu sambil menundukkan kepalanya.

Mendengar laporan orang itu, Jendral G langsung tersenyum puas.

"Begitu ya? Ini hari keberuntunganku..."

Jendral G mengambil topi panjangnya yang ada di atas meja lalu memakainya, kemudian ia berjalan menuju pintu keluar.

"Siapkan pasukan pemburu kelas A!" perintah G pada si pelapor.

"Ayo kita lakukan perburuan!"

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 106

ZeLwHaXeR DeAtH
2016-08-26 09:56:13
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Shilaexs
2016-08-18 18:34:49
next read
Vor Deour
2016-03-18 19:56:18
Sebenarnya ada berapa pasukan elite di Pihak Beast ? Dan dari awal-awal benteng ini selalu disebut-sebut.
Anique HyuUzumaki
2015-11-21 14:00:24
hm... apa ya komennya? like aja deh... ^-^
hagoromo
2015-11-09 12:17:12
ni yg janggal dri beast warrior.tentang jarged seharusnya jarged kan udah mati saat penyusupan lincoln dan hyde.knpa mreka ingin membunuh jarged..kan jarged hilang brsama yagami
anonim625
2015-11-09 12:14:21
ni yg janggal dri beast warrior...tentang jarged ...seharusnya jarged kan udah mati ..saat penyusupan lincoln dan hyde ..knpa mreka ingin membunuh jarged..kan jarged hilang brsama yagami ..
Phantom Alicia
2015-11-01 16:00:46
Red atau Hyde ya? Pasti satu klan sama Tatsuya dan Raiga
A wahyu
2015-10-30 20:26:48
Apa mungkin si dewa kera itu seorang penghianat? Atau mungkin hanya bangsa beast saja yg nggak tau kalau dia itu sebangsa mereka?
anonim541
2015-10-30 19:40:50
Next
Gingga Mahardikq
2015-10-30 17:23:03
SEMANGKA om tatzumaru!, dan mext cp
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook