VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Beast Warriors Chapter 104

2015-10-27 - Tatzumaru > Beast Warriors
258 views | 12 komentar | nilai: 10 (1 user)

Malam hari di hutan Oreguss...

"Hari sudah malam, sebaiknya kita pulang! Takutnya kakek akan mencemaskan kita!" Tatsuya mengajak Rise untuk segera pulang.

Saat pemuda itu hendak berdiri dari duduknya, Rise menahan tangan Tatsuya agar dia tidak pergi dulu.

"Ada apa Rise?" tanya Tatsuya dengan tatapan herannya.

"Jangan pergi dulu, duduklah sebentar lagi! Aku ingin menunjukkanmu hal yang paling indah saat malam hari di tempat ini." jelasnya.

Gadis itu duduk sambil memangku anjingnya yang tengah terlelap tidur di pangkuannya. Tatsuya akhirnya kembali duduk di samping gadis itu.

"Apa yang ingin kau tunjukkan di tengah hutan seperti ini?"

"Kau juga akan tahu nanti..." ucapnya sambil tersenyum manis.

Tatsuya tiba-tiba tersipu malu sampai-sampai wajahnya memerah saat sinar rembulan menerpa dan menerangi wajah gadis itu. Kala itu Rise yang wajahnya terkena pancaran sinar rembulan benar-benar terlihat cantik menurutnya dan hal itu pula yang membuat pemuda itu malu sendiri.

"Ah, ini dia!" kata gadis itu semangat.

Di tengah gelapnya hutan, ribuan kunang-kunang mulai bermunculan memenuhi tempat yang indah itu. Tatsuya langsung berdiri dari duduknya.

"I-Ini?"

"Cantik bukan? Inilah yang membuatku sangat menyukai air terjun di sini!" balas Rise lalu berdiri sambil menggendong anjingnya.

Rise berjalan mendekati Tatsuya, " Bagaimana? Apa kau juga menyukainya, Takuma?"

Tatsuya mengangguk, " Hm.. Aku sangat menyukainya."

Mendengar jawaban puas dari pemuda itu, Rise kembali tersenyum senang, " Kalau kau menyukainya, setiap malam aku akan membawamu ke sini!"

"Hm.. Terimakasih atas kebaikan dan ketulusanmu, Rise." Tatsuya kembali tersenyum tanpa beban.

Sementara itu, Viro ternyata sejak tadi berada di balik semak dan pepohonan yang ada di belakang mereka, pemuda itu mengintip mereka dari tempat persembunyiannya...

Melihat tawa lepas perempuan itu, Viro merasa bahwa Tatsuya lah yang mampu membuatnya merasa bahagia. Viro terlihat murung plus galau, tapi anak itu tetap tersenyum.

"Ternyata seperti itu..."

"Kurasa Rise akan baik-baik saja. Mungkin kekhawatiranku saja yang terlalu berlebihan..." Viro berbalik berniat pergi kembali ke desa.

"Jika itu pilihanmu, aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi." pemuda itu berjalan menjauh dari tempat itu.

"Yang terpenting, aku bisa melihatmu bahagia itu sudah cukup bagiku."

Beast Warriors Chapter 104 - Pertolongan Dewa Kera
Penulis : Tatzumaru

Pagi itu di perbatasan Lore...

Chibaru yang menjaga di menara kembali dikejutkan oleh puluhan binatang-binatang liar yang bentuk dan ukurannya tidak lazim sedang bergerak dengan kecepatan tinggi menuju ke arah menara pengintai.

"Eh, bi-binatang dari mana me-mereka semua!?" teriak penjaga itu panik.

Tanpa menunda-nunda, Chibaru langsung melaporkan kejadian itu sebelum para binatang buas tersebut melewati perbatasan, apalagi jika hewan-hewan itu sampai masuk ke desa.

"Gawat tuan Hajime-san! Hewan-hewan liar dengan ukuran dan bentuk yang aneh tengah menuju perbatasan Lore! Mohon ki―" belum sempat penjaga itu menyelesaikan laporannya, tiba-tiba Dewa Kera terjun dan mendarat sembari menginjak dua hewan liar yang hendak memasuki perbatasan.

Duuaaarr!! Injakan dari kedua kaki monyet raksasa itu langsung membunuh dua hewan liar yang diinjaknya. Saking kuatnya tekanan yang tercipta sampai-sampai menara dan bangunan di dekat perbatasan pun ikut hancur dan roboh. Tak terkecuali menara tempat Chibaru berjaga.

"Kyaaa!! Tolooong!!" Chibaru menjerit minta tolong saat menara tempatnya berjaga runtuh dan dirinya terjatuh dari atas sana.

"Kali ini aku akan benar-benar mati―!!!" Chibaru memejamkan kedua matanya.

Beberapa binatang melesat ke arah jatuhnya penjaga itu.

"Groooaarrh!!" lima binatang melompat sekaligus untuk menerkam pria tersebut.

Tapi Dewa Kera melihatnya, makhluk itu tidak membiarkannya begitu saja. Dewa Kera melompat tinggi, monyet itu lebih cepat daripada binatang-binatang buas di sana.

Dewa Kera menangkap tubuh Chibaru di udara lalu melindunginya di dalam kepalan tangan besarnya.

Buuaaakk!! Dua kakinya menendang dua binatang buas, lalu tangan kanannya ia gunakan untuk memukul salah satu hewan yang ada di bawahnya. Bang!

Pukulan Dewa Kera mendorong tiga binatang buas sekaligus, membuatnya mengantam tanah bagaikan roket yang sedang ditembakkan.

Jiiiuuussh!! Booommm!!!!

Tanah tempat mereka terjatuh sampai bergelombang dan hancur menjadi kawah se dalam puluhan meter.

Saat Kera besar itu mendarat, ia membuka tangannya kemudian menurunkan Chibaru secara perlahan.

"Pergilah untuk berlindung!" perintah Kera itu.

"Eh? K-kau bisa bicara!?" teriak penjaga perbatasan itu terkejut ketika mendapati sang Dewa Kera bisa berbicara.

"Itu tidak penting, sebaiknya kau cepatlah cari tempat berlindung! Mereka binatang yang cukup berbahaya!"

"Eh, ba-baik!" Chibaru akhirnya pergi untuk berlindung.

Dewa Kera melirik ke arah puluhan binatang yang masih hidup, " Kurasa mereka bukan hewan liar..."

"Tidak salah lagi... Mereka semua adalah prajurit!" ucap Kera itu dalam hati.

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 105

ThE LaSt EnD
2016-08-26 09:55:59
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Princes Alien Kawai
2016-08-18 18:21:11
next read
Vor Deour
2016-03-18 19:49:08
Owh... Sih monyet itu bisa bicara toh..
Anique HyuUzumaki
2015-11-21 13:10:40
Itu siapa sih si dewa kera?
Phantom Alicia
2015-10-28 22:12:37
Wew, Red beraksi! Itu pasti Red tebakan abal2an
Clint Mobile Legend
2015-10-28 17:52:05
Nitip jejak senpai , udah baca jadi anonim kemarin maklum lg gak badmood
Kikko Y Azukiela
2015-10-28 11:11:53
next chapter
Ibong Neverland
2015-10-27 21:13:11
Untung ada dewa kera. Tapi serangan monster2 itu lumayan bikin kaget juga ya.
anonim999516
2015-10-27 20:22:08
Dikit Amat
Gingga Mahardikq
2015-10-27 19:12:01
next cp
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook