VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Beast Warriors Chapter 103

2015-10-24 - Tatzumaru > Beast Warriors
256 views | 12 komentar | nilai: 10 (1 user)

Ryuga mengarahkan tinju berlapis Sugetsunya tepat ke wajah lawannya, namun Ryu menepisnya ke samping menggunakan tangan kanannya, lalu dengan gerakan cepat pemuda itu menghantamkan tendangan kaki kanannya tepat ke pinggang sebelah kiri Ryuga hingga mau tidak mau anak itu terhempas dan melesakkannya menghantam sampai menghancurkan beberapa batuan besar.

"Ukh..." erangnya.

Belum mau kalah Ryuga yang terlempar jauh langsung berlari lalu melompat mencoba berpijak pada batuan tinggi, kemudian menggunakannya untuk melompat lebih tinggi ke udara.

"Rasakan yang ini!!! Heeeaaaaahhh!!!"

Ryuga bersalto di udara kemudian langsung menghantamkan tumit kakinya menuju bahu kiri lawannya. Batts!!

Namun tetap saja Ryu mampu menahan kaki Ryuga menggunakan tangannya.

Brraaakk!! Tekanan yang diberikan oleh kaki Ryuga membuat kedua kaki Ryu masuk ke dalam tanah saking kuatnya hantaman yang diterimanya itu.

Meski seperti itu, Ryu balas menyerang dengan mengeluarkan Sugetsu dalam tubuhnya hingga membuat Ryuga terhempas oleh tekanan dari Sugetsu Ryu.

"Wooaaah!!" Ryuga terlempar ke atas, tapi dengan cepat anak itu meraih dahan pohon di sampingnya. Tap.

Ryuga terombang-ambing di atas sana sambil terus berpegangan dahan pohon tadi.

"Uwaaah!! Tekanan yang luar biasa!!" Ryuga berusaha sekuat tenaga untuk menarik tubuhnya ke arah dahan yang dipeganginya, tapi hal itu sangat sulit dengan angin yang terus menerpanya begitu kuat.

"Ahh..." Vida memeluk pohon besar yang ada di dekatnya agar tidak bernasib sama seperti anak itu.

Byuuussh!!!! Ryu mengeluarkan tekanan yang lebih dahsyat dari sebelumnya.

"Haaaaaa... Aaaaaaaaa!!!!" jeritnya.

Tekanan Sugetsu yang dahsyat itu menghancurkan tanah yang ada di bawah kakinya. Brruuaaakk!!

"Ooi... Ooi... Ada apa ini?!" teriak Kororu saat bangun tubuhnya berada di udara.

"Kyaaa!!! Kenapa aku terbang!!?" teriaknya saat sadar hampir jatuh ke tanah.

Tapi bukan Kororu namanya jika hal itu saja mampu membuatnya repot. Di udara, Kororu berputar lalu dengan mudahnya mendarat dengan selamat. Tapi...

"Uwaa... Uwwaaa... Uwwwaaaa..." ia lupa bahwa angin kencang itu masih belum berhenti.

Duuaakk!! Kororu terseret dan menabrak pohon yang berjarak beberapa jengkal saja di depannya.

"Uagh..." Kororu terpaksa memeluk pohon yang ditabraknya.

"Sial! Aku tidak akan kalah!!" Ryuga menarik tubuhnya sampai-sampai otot wajah dan otot-otot lengannya keluar semua.

"Aaaaaaa!!!" anak itu terus menarik tubuhnya tapi tanpa diduga...

Krraakk!! Dahan tempatnya berpegangan tiba-tiba patah.

"Sial... Dahannya..." ucap Ryuga dengan tampang konyolnya.

"Kyaaaa!!!!"

Whuuuss!! Tubuhnya terbang terbawa angin.

"Awass kauuu!!"

Clink!! Ryuga terbang ke langit sampai tidak kelihatan lagi.

Beast Warriors Chapter 103 - Guru yang Tidak Bertanggung Jawab!
Penulis : Tatzumaru

Di kedai mie, tampak Satoshi duduk di sana sambil berdoa sebelum menyantap mie pe sanannya di atas meja...

"Selamat makan!!"

Baru saja pria berbadan kekar itu hendak menyantap mienya, sebuah insiden terjadi begitu cepat.

Bruuaakk!! Sesuatu menerobos masuk melalui atap dan jatuh tepat di atas meja Satoshi hingga hancur berantakan.

Meja, mie, air dan tak lupa juga wajah Satoshi benar-benar berantakan dihantam oleh sesuatu yang jatuh dari langit.

Mangkuk mie berserta isinya kini berada di kepala pria bertubuh kekar itu.

"Grrr..." Satoshi menggeram kesal.

Sementara pelanggan yang lain melihat ke arahnya dengan wajah yang masih kaget.

"Ryuga!!" geramnya.

Ternyata sesuatu yang jatuh itu adalah Ryuga.

"Ehehehe... Hai, guru..." sapa anak itu sambil tersenyum memaksa.

Sementara itu di air terjun...

Tatsuya, Rise berserta anjingnya, kini mereka bermain air yang ada di bawah air terjun tersebut.

"Takuma-kun..." panggilnya dari belakang.

"Apa?" tanya Tatsuya sambil menoleh.

"Rasakan!" Rise menciprat-cipratkan air ke arahnya.

"Hentikan, Rise!" pinta Tatsuya yang sekujur tubuhnya mulai basah.

"Tidak akan! Aku akan terus menyerangmu! Hahaha..." gadis itu terus mencipratkan air.

"Aku adalah bangsa Warriors, Hohoho... Aku adalah sang pengendali elemen air terhebat yang pernah ada! Hohohoho..." ucap Rise sembari terus mencipratkan air ke arah laki-laki itu.

Tatsuya yang mendengar gurauan wanita itu tiba-tiba teringat akan siapa ia yang sesungguhnya.

"Kenapa kau tidak menyerangku, prajurit Beast? Apa kau takut melawanku? Hohohoho..."

"Hentikan!!" bentak Tatsuya.

Rise langsung berhenti saat pemuda itu membentaknya dengan wajah yang terlihat marah.

"A-Apa kau marah, Takuma?" tanya gadis itu khawatir.

"Permainannya tidak seru ya? Ka-kalau begitu, aku ganti permainannya." Rise takut jika Takuma marah dengan candaannya barusan.

"Yah! Aku marah!" jelas Tatsuya dengan tatapan mata yang begitu tajam.

"Ma-ma..." Rise sampai-sampai sulit untuk berucap.

"Aku marah padamu! Wahai pasukan Warriors yang kejam..." sambung Tatsuya sambil tersenyum.

Rise begitu kaget, ia kira Tatsuya akan marah, tapi ternyata...

"Akulah manusia serigala! Hohoho!! Aku akan memakanmu, pengendali air! Wehehe..." Tatsuya membalas gurauan Rise.

Mereka kejar-kejaran dan terus bermain hingga tak terasa matahari sudah hampir tenggelam.

---- Beast Warriors ----


Tempat latihan benar-benar terlihat sangat berantakan, nampak Kororu dan Vida berdiri dengan tampang semrawut dan rambut acak-acakannya.

"Dasar bocah, kau terlalu berlebihan." ucap Kororu datar.

Ryu menyadari akan kesalahannya, Kapten tim Eagle itu menudukkan kepalanya, " Maafkan aku sensei... Aku terbawa suasana." ucapnya menyesal.

Tidak lama kemudian, Ryuga berserta Satoshi tiba di tempat itu dengan penampilan yang tidak kalah berantakannya...

"Eh, Satoshi-sensei?" ucap gadis itu ketika melihatnya datang bersama Ryuga.

"Ah, ternyata ada Sa..."

"Kau yang menerbangkan bocah ini!?" potong pria berkuncir itu sewot.

Ryu lalu menjawabnya, " Ma-maaf, Satoshi-san... Aku terbawa suasana tadi..."

"Iya tuh, dia tuh... Sudah marahi saja dia, guru!" Ryuga memanas-manasi.

"Kau..." Ryu semakin kesal pada Ryuga.

"Kau harus dikasih pelajaran." Satoshi langsung menjewer telinga sang Kapten.

"Adududuh... Aku kan sudah minta maaf!"

"Minta maaf saja belum cukup! Kau harus ikut aku untuk membayar semua yang telah kau hancurkan di kedai!" Satoshi menarik telinganya membawa Ryu menuju ke kedai mie untuk bertanggung jawab.

"Yah! Jewer terus dia, guru!" ucap Ryuga menyemangati.

Tapi tiba-tiba telinga anak itu ikut dijewernya, " Kau juga!"

Kini Satoshi menjewer kedua pemuda itu untuk dibawanya ke kedai.

"Oi! Tu-tunggu dulu aduh! Guru! Kenapa aku juga kena!?"

"Diam! Kalian berdua sama-sama salah dalam situasi ini." Satoshi terus menjewer mereka membawanya pergi dari sana.

"Aw... Aduh... Sakit guru!"

"Lepaskan aku, Satoshi-san!" teriak mereka berdua.

Di sisi Kororu dan Vida, mereka hanya melongo tak tahu harus berbuat apa.

"Bagai mana dengan latihannya, sensei?" tanya Vida datar.

Lalu Kororu pun menjawabnya dengan nada datar dan wajah yang tak kalah datarnya juga, " Kurasa latihannya cukup sampai di sini untuk hari ini..."

"Semuanya, kacau..."

Vida hanya menatap dengan tatapan anehnya ke arah Kororu lalu untuk yang ketiga kalinya gadis itu mengatakan, " Memang benar-benar guru yang tidak bertanggung jawab."

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 104

ThE LaSt EnD
2016-08-26 09:55:50
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Shilaexs
2016-08-18 17:29:32
next read
Vor Deour
2016-03-18 18:34:34
Pfftt... Ryu-Ryuga... Nggak pernah sehati
Anique HyuUzumaki
2015-11-21 13:05:01
Huahahaha... Gak berhenti ketawa bca ni chapter.
Phantom Alicia
2015-10-27 10:23:33
Jiahahahahahahaha.. Parah tuh! Nasib sial kalian berhadapan sama Satoshi
Ilham Bachrudin
2015-10-25 03:44:28
Kaga usah tersenyum sambil nangis lh bro, Stay cool aja :)
Lyokovich the Death
2015-10-24 21:23:59
Hidup senpai Tatzumaru next chapter
A wahyu
2015-10-24 07:40:35
Rupanya Tatsuya sudah bisa mengikuti suasana...
Ilham Bachrudin
2015-10-24 07:02:38
Its Awesome, saya baca dari pertama. sungguh menarik (y) lanjut bang
Adhe Kurniawan
2015-10-24 02:14:38
Dan hasil akhir pertandinganpun tidak di ketahui pemenangnya. Ternyata sama kuatnya.
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook