VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Beast Warriors Chapter 94

2015-09-05 - Tatzumaru > Beast Warriors
253 views | 8 komentar | nilai: 10 (1 user)

Tomozaki terlempar dengan darah yang bercipratan kemana-mana yang keluar dari lengan kanannya yang hancur.

"Aaaaaaaaa!!!!!" pemuda itu menggeliat di tanah, merasakan rasa sakit yang teramat sangat.

"Sudah kubilang jangan macam-macam denganku jika kau tidak ingin mati."

Tatsuya hendak meninggalkan pria itu untuk segera menyusul anggotanya yang lain, tapi ketika ia berbalik dan bersiap untuk pergi ternyata tim Satoshi telah menghadangnya di sana.

"Akhirnya kami menemukanmu, Tatsuya." kata Satoshi.

"Kau takkan bisa kabur lagi dari kami, teman!!" teriak Hayate.

Ryuga yang ada di belakang perlahan maju ke posisi paling depan, " Tatsuya.."

Ryuga menatap tajam ke arah saudara kembarnya tersebut.

Melihat ekspresi yang ditunjukan oleh adiknya itu Tatsuya malah tersenyum puas, " Tak kusangka kau lebih cepat dari dugaanku, Ryuga."

"Kau sedikit terlihat seperti pria dewasa dari pada saat kita terakhir kali bertemu.."

"Semua manusia pasti akan tumbuh dengan seiring berjalannya waktu.. Tapi kau.. Semakin lama aku semakin tidak mengenalimu kakak.."

"Setiap aku bertemu denganmu, aku semakin tidak bisa melihat kakakku di dalam dirimu."

"Yang bisa kulihat darimu saat ini adalah.."

"Sesosok Iblis yang haus akan kekuatan.. Kau mengorbankan hati nuranimu demi nafsu semata.. Aku tidak kenal denganmu.. Aku tidak mau mengenal kakakku yang ada di dalam dirimu saat ini.. Aku tidak mau dan tidak akan mengakuimu yang sekarang sebagai kakakku.. Dasar Iblis."

Ryuga mencabut pedangnya, " Aku akan mengoyakmu dan mengeluarkan Tatsuya yang asli dari dalam tubuhmu.."

"Ryuga.." gumam yang lainnya.

"Aku tidak berubah sedikitpun.. Aku tetap kakakmu.. Justru kaulah yang belum bisa membuka mata tentang kebenaran yang kau anggap salah."

Tatsuya membuka penutup di tangan kirinya juga, " Kaulah yang tidak paham tentang sebuah kebenaran.."

"I-Itu..?" Kinousuke terkejut.

"Dia memiliki keduanya.." ucap Satoshi dengan mata terbelalak.

"Tangan Dewa dan Tangan Iblis.."

Beast Warriors Chapter 94 - 6 VS 1
Penulis : Tatzumaru

"Apa kau benar-benar yakin ingin melawannya, Ryuga?" Satoshi agak kurang yakin dengan kondisi muridnya itu saat ini.

"Jangan khawatir Guru, aku akan tetap melawannya, kau tak perlu risau sebaiknya kau fokus saja untuk menghadapi dua tangan berbahaya itu."

Tapi tetap saja pria bertubuh kekar itu masih kurang yakin untuk menghadapi Tatsuya tanpa persiapan yang cukup matang, " Ini akan sulit.."

Di sisinya, Tatsuya memasang ancang-ancang menyerang dengan kedua tangan yang telah aktif..

"Silakan maju, kalian berenam." ucapnya.

"Dia meremehkan kita.." Taki yang sejak tadi diam mulai kesal.

"Berhati-hatilah.. Dia bukan Tatsuya yang kita kenal dulu.." Hayate memperingatkan semuanya.

"Yah kami tahu itu.." balas Kinousuke, " Tapi.. Beberapa tahun terakhir ini kami juga telah berlatih keras, kekuatan kami juga meningkat dari sebelumnya." pemuda itu menyibakkan rambutnya yang selalu menyembunyikan mata Iblisnya.

"Apa yang dikatakan Kinousuke benar, kami telah berlatih keras selama ini." Teo siap dengan bom-bom kecil di tangannya.

"Ya, tapi tetap jangan lengah menghadapinya. Dia lebih berbahaya dari pada Hulio." sambung Hayate lagi.

"Baik!"

Satoshi, Ryuga, Hayate, Kinousuke, Taki dan Teo, mereka melangkah maju bersama-sama untuk menghadapi Tatsuya.

Sang ahli pedang Taki mengawali serangan mereka, pemuda itu menebaskan pedang samurainya ke arah Tatsuya, namun Kapten tim Destroyers itu berkelit lalu menendang kaki bagian belakangnya. Buuaakk!!

Dari samping kiri, muncullah Satoshi yang siap melesatkan tinju berlapis bayangan. Satt!!

Dengan cepat, Tatsuya menjatuhkan diri ke belakang untuk menghindari serangan itu. Sebelum punggungnya menyentuh permukaan tanah, Tatsuya menendang rahang pria itu. Batts!! Satoshi pun terjungkal.

"Gwaaahh!!"

Dari sisi kanannya, Ryuga datang dengan Cerberus berlapis Sugetsu biru.

"Tatsuya!!!!" Ryuga menebaskannya.

Tatsuya yang belum menyentuh tanah langsung menahan tubuhnya dengan tangan, kemudian ia menahan tebasan Ryuga menggunakan apitan dari kedua kakinya. Tap.

Hayate dengan cepat datang dari atas, pemuda itu siap menusukkan pedang api dan es milik Kuzoumaru.

"Kena kau!" pikir Hayate senang.

Masih dengan posisi menahan Cerberus dengan kakinya, Tatsuya mulai menggerakkan kedua tangannya untuk melakukan tendangan berputar dengan posisi kaki di atas. Tash! Gerakan itu membuatCerberus lepas dan terlempar ke atas, mengarah pada Hayate di udara.

Hayate yang kaget langsung menahan Cerberus dengan dua pedang di tangannya. Ckrraaass..

Akibat hal tersebut, Hayate jatuh dengan tiga pedang yang menancap di tanah tepat di samping tubuhnya. Sementara itu, Tatsuya langsung mengarahkan tendangan berputarnya pada Ryuga hingga pemuda itu harus terjungkal beberapa kali ke belakang. Jbuuaaakk!!

"Gyaaahh!!"

Dari sisi lainnya, Kinousuke dan Teo muncul berbarengan tetapi dari dua sisi yang berbeda. Kinousuke mengaktifkan mata Iblisnya untuk mengarahkan tiga pedang di sisi Hayate melesat menuju sang Kapten. Wussh..

Sementara Teo, pemuda pengguna berbagai macam peledak itu pun melemparkan sepuluh bom kecil yang ada di kedua tangannya sejak tadi.

Dua serangan itu langsung mengarah pada Sang Kapten.

Melihat dua serangan dari berbagai sisi itu, Tatsuya langsung mengaktifkan tangan Dewanya dan apakah yang terjadi selanjutnya? Ternyata tubuh pemuda itu berubah menjadi transparan, dan serangan demi serangan yang mengarah padanya, semuanya tembus seperti hantu saja.

Pedang-pedang itu menancap di pepohonan, sementara bom-bom kecil yang dilemparkan oleh Teo meledak tanpa melukai tubuh Tatsuya seperti roh.

"A-Apa!!?" mereka terheran-heran.

Tak mau membuang waktu, Tatsuya menonaktifkan tangan Dewanya dan tubuhnya kembali seperti sebelumnya. Setelah itu, Sang Kapten langsung mengaktifkan tangan Iblisnya.

Dengan aktifnya tangan Iblis, Tatsuya merubah tubuhnya menjadi bayangan lalu masuk ke dalam tanah.

"Dia menjadi bayangan!!" teriak Kinousuke kaget.

Belum sempat kedua pemuda itu memahaminya, dari dalam tanah tangan bayangan keluar dan langsung mencekik dua anak itu lalu membawanya ke atas sana. Mereka tercekik di udara.

"Kkhhh.."

---- Beast Warriors ----


Di jalanan Desa, Vida, Kimiko dan Seliana tengah berjalan sambil membicarakan tentang pertemuan tadi..

"Ternyata Yagami-san adalah ayah dari si paman bernama Hyde itu ya, aku baru tahu mengenai hal itu.." ucapnya.

"Jangankan kau Vida-chan, aku saja penduduk asli di Desa ini baru tahu tadi setelah mendengar cerita Yagami-san." jelas Kimiko padanya.

"Kalau kamu, Selia-san?" tanya dua gadis itu sembari memandang temannya tersebut.

"Aku tahu.." jawabnya.

"Heee!? Beneran?" teriak keduanya tak percaya.

"Hemm.. Aku tahu hal itu setelah mendengar cerita dari paman bernama Yagami itu." lanjutnya.

"Heee!!? Dasar.. Kami kira kau tahu dari dulu, Seliana.."

"Itu wajar saja sih jika hal itu menyangkut Yagami-san dan yang lainnya. Sebab menjadi anggota Sevenwolf memang diharuskan menyembunyikan identitas aslinya ke publik, tak terkecuali tentang seluruh keluarga dan kehidupan mereka."

"Ya, aku setuju denganmu, Vida." timpal Kimiko.

Kembali ke hutan Oreguss..

Kedua pemuda itu mulai tidak bisa bernapas akibat cekikan yang semakin kuat dan semakin keras di leher mereka..

"Gah.."

Dari bawah, Tatsuya keluar dari dalam tanah dan langsung melompat ke udara.

Pemuda itu mengubah kedua tangannya menjadi pedang bayangan, lalu bersiap menebas orang itu di atas sana.

Belum sempat menebasnya, kedua pemuda itu sudah lebih dulu diselamatkan oleh Hayate dan Ryuga.

Ryuga dan Hayate memotong tangan bayangan dan membawa mereka kembali ke daratan.

"Hampir saja.."

"Uhukk.. Terimakasih Ryuga." ucap Kinousuke sambil mengatur napasnya.

"Huh.. Huh.. Terimakasih, Hayate. Hampir saja kami mati tadi." Teo berterimakasih pada pemuda itu.

"Dia semakin kuat dari yang dulu.. Kekuatannya sangat jauh meningkat." Hayate menyadari peningkatan dari Tatsuya.

"Kenapa? Apa hanya itu saja peningkatan yang mampu kalian capai selama ini? Payah.."

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 95

Zunuya Rajaf
2016-08-26 09:39:42
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Shilaexs
2016-08-18 10:06:15
perbedaan kekuatannya sangat jauh
Vor Deour
2016-03-17 22:35:48
Sasukeeeeeee!!! Narurtooo...!! Ryugaaaaa...!! Tatsuyaaaaa...!!
Anique HyuUzumaki
2015-11-18 00:48:48
ini selalu mjd pertarungan yg ditunggu...
dragon black
2015-09-10 08:52:57
Berjuang ryuga jangan kalah
ibongneverland
2015-09-05 20:07:11
Pertarungan antara sodara. Setelah perjuangannya selama ini mencarinya. Ditunggu lanjutannya bang
A wahyu
2015-09-05 18:36:55
Chapter selanjutnya benar2 ditunggu
Nafys
2015-09-05 13:13:28
Sperti dgaanku tpi bgus lh lnjuuttttt
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook