VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Beast Warriors Chapter 93

2015-09-01 - Tatzumaru > Beast Warriors
253 views | 12 komentar | nilai: 10 (1 user)

Hyde terus berlari sambil menggendong Erika di punggungnya, " Sebentar lagi kita sampai, Erika."

"Emmm.." angguk gadis itu.

Tapi tanpa sengaja, Hyde tersandung sebuah akar pohon hingga mengakibatkan tubuhnya oleng dan kehilangan keseimbangannya.

"Kyaaah.."

Bruuukk!! Akhirnya kedua anak itu pun jatuh.

"Aah.." Erika meringis kesakitan sembari memegangi lututnya yang berdarah.

"Ukh.." wajah Hyde mencium tanah di sana.

"Adu-du-duh.. Wajahku.." anak itu mengusap-usap wajahnya yang perih.

"Oh apakah kau baik-baik saja?" Hyde mendekat ke Erika yang masih meniupi lukanya.

"Wah lututmu berdarah.."

"Aku tidak apa-apa, ini hanya luka kecil saja.."

"Eh.. Apa itu punyamu?" Erika menemukan sebuah liontin di tanah.

"Ah.. Liontinku.." Hyde memungutnya tapi benda itu sudah rusak, mungkin saat mereka terjatuh tadi.

Hyde terlihat begitu sedih ketika tahu liontinnya itu rusak, " Apakah ini bisa diperbaiki.."

"Sepertinya ini masih bisa diperbaiki. Oh iya, aku punya seorang kenalan yang bekerja di tempat perbaikan barang-barang, mungkin jika kita membawanya ke sana dia bisa membetulkan liontinmu." jelas gadis itu.

"Benarkah..? Syukurlah.." Hyde sangat senang mendengarnya.

"Oh iya kenapa kau sangat sedih, apakah liontin itu sangat berharga buatmu?"

"Yah.. Liontin ini adalah pemberian dan peninggalan terakhir dari ibuku. Aku harus menjaganya." Hyde menunjukan foto di dalamnya, foto ayah dan juga ibunya yang sedang menggendong Hyde saat masih bayi.

"Apakah bayi itu kamu?"

"Yah seperti itulah.. Benda ini adalah benda berharga milikku, hanya liontin inilah yang mengingatkanku pada ibuku.."

"Oh jadi begitu.. Pantas saja benda itu sangat berharga untukmu.."

"Tenang saja saat kita kembali ke desa, aku akan langsung membawamu menemui kenalanku."

"Terimakasih.. Erika.. Kau sangat baik, meskipun galak."

"Heee!? Apa!?"

"A-ah.. Tidak.. Tidak apa-apa.."

"Kenapa tiba-tiba perasaanku jadi tidak enak ya?" pikir Hyde.

"Kenapa kau melamun? Apakah ada sesuatu yang mengganjal pikiranmu?"

"Entahlah.. Tiba-tiba perasaanku jadi tidak enak.."

"Semoga saja ini hanya kekhawatiran yang berlebihan saja.."

"Ayo kita lanjutkan.. Sebentar lagi kita akan sampai."

"Yah.." akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanan.

Beast Warriors Chapter 93 - Alur Waktu
Penulis : Tatzumaru

"Apa kalian baik-baik saja?" Green menghampiri keempat anggota timnya yang masih terkapar.

"Bagian medis, cepatlah ke sini! Obati mereka!" teriaknya.

Kemudian beberapa orang dari bagian medis langsung merawat luka keempat orang itu.

"Hei Silver.. Aku jarang melihatmu terluka sampai separah ini. Jika kau saja sampai seperti ini bisa dipastikan bahwa musuh yang kalian hadapi sangatlah kuat. Siapakah dia?"

"Dia adalah Jarged, Raja bangsa Warriors."

"Oho.. Pantas saja seorang Silver mendapat luka serius.. Ternyata yang dihadapinya adalah biangnya.. Hahahaha.."

"Sudah puas kau, huh!? Tertawa saja terus!"

"Sabar.. Aku cuma bercanda kok.."

"Oh iya, apakah monster tadi adalah Red?"

"Benar.." jawabnya.

Di sisi Gold dan pasukannya, mereka tengah memeriksa sesuatu..

"Armor Red berserakan, tapi kemana orang pergi?" ucap Gold dalam hati.

Yah di sana hanya ada Armor Red, sementara Yagami dan Jarged tidak ada di sana, mereka hilang begitu saja bagaikan ditelan Bumi saat cahaya putih itu lenyap.

"Apa yang harus kukatakan pada keluarganya jika mayatnya tidak ditemukan?"

"Tidak akan ada yang percaya jika kukatakan mereka lenyap begitu saja.."

---- Beast Warriors ----


"Lalu apa yang terjadi?" tanya Shin penasaran.

"Aku juga tidak begitu paham, tapi.. Saat aku bangun aku masih berada di bukit itu namun di sana terlihat tandus dan gersang. Aku hanya seorang diri di tempat itu, lalu aku memutuskan untuk pergi ke desa orang untuk memulihkan kondisiku selama 2 tahun, dan setelah aku merasa benar-benar sudah baikan aku memutuskan untuk kembali ke desa." jelas Yagami.

"Tapi saat ini sudah 20 tahun lebih sejak kejadian itu, apa yang terjadi sebenarnya?" Shin semakin bingung.

"Kurasa ini ada hubungannya dengan Gardarion." potong Tanzao.

"Apa maksudmu?" Jun tidak mengerti.

"Bukankah waktu itu Red menggunakan Cerberus untuk menghancurkan Gardarion?"

"Ya itu benar, lalu..?"

"Kurasa pada saat itu, Gardarion sempat aktif tapi sebelum benda itu berpindah, Red sudah lebih dulu menyerangnya dan hal itulah yang membuat alur waktu yang Yagami lewati terjadi sebuah kesalahan."

"Ng!? Kesalahan? Seperti korsleting maksudmu?"

"Yah seperti itulah.."

"Bukankah waktu itu Red berserta Jarged lenyap tanpa jejak?" Tanzao bertanya untuk memastikan.

"Ya, Kirizuki lah yang melihatnya sendiri." sahut Tabe.

"Ternyata benar seperti apa yang kupikirkan sejak tadi bahwa Red telah melewati waktu dan terkirim ke masa depan.. Jika ia merasa baru 2 tahun menghilang, itu berarti perbandingan waktu yang dipakai adalah 1 berbanding 10." jelas kakek bernama Tanzao itu.

"Kemampuan menganalisamu memang tidak ada duanya, Tanzao-san." Master Shin memujinya.

Hutan Oreguss..

"Apa kau masih ingin melawanku, Tomozaki?" Tatsuya benar-benar tidak ragu untuk membunuhnya.

"Aku tidak akan menjilat ludahku sendiri!"

Tomozaki bersiap dengan kemampuan fisiknya. Pemuda itu membesarkan otot-otot lengannya hingga menjadi kekar dan besar.

Di sisi lain, tim Satoshi mendapat sebuah keberuntungan akibat longsornya tebing hingga memudahkan mereka untuk memanjat naik ke hutan Oreguss..

"Ha! Kita beruntung.. Akibat pertarungan melawan para X itu membuah jalan yang kita lalui jadi lebih mudah." ujar Hayate sambil melompat-lompat dari satu batu ke batu lainnya.

"Oh iya Ryuga.."

"Eh, ada apa?"

"Apakah kau siap jika harus bertarung melawan kakakmu nanti?" tanya Kinousuke.

"Entahlah.. Tapi siap tidak siap, aku harus melakukannya.." jawabnya.

Kembali ke tengah hutan..

"Mereka semakin mendekat, Kapten!" teriak Kirina.

"Kalau begitu kalian pergilah duluan, biar aku selesaikan masalahku dengannya.." Tatsuya tidak mau membuang waktunya untuk meladeni Tomozaki.

"Baik Kapten!" akhirnya anggota yang lain pergi dari tempat itu.

"Permainan ini sudah tidak menarik lagi.." ucapnya.

"Jangan banyak bicara kau!!"

Dengan kekuatan otot yang luar biasa, Tomozaki melepaskan pukulan terkuatnya.

"Rasakan ini keparat!!"

Namun Tatsuya bukan tipe orang yang mau diam saja, pemuda itu juga melesatkan pukulan tangan Iblisnya.

"Kau terlalu berisik seperti adikku!"

Jbaatts!!!! Tinju mereka saling beradu satu sama lain.

"Hyaaaaaaahh!! Akulah Kaptennya!!" Tomozaki menekan terus kemampuan otot lengannya sekuat tenaga hingga urat-uratnya jelas terlihat.

"Kau benar-benar ingin mati huh? Kukabulkan keinginanmu.." tangan Iblis Tatsuya aktif dan..

Satu tekanan yang sang Kapten berikan pada pukulannya membuat lengan kanan Tomozaki mengembang seperti balon hingga akhirnya..

"A-Apa!!?"

Duuaaarr!! Tangan pemuda itu meledak dan hancur berserakan.

"Aaaaaaaaaaa!!!!!!!!" Tomozaki terlempar dengan darah yang bercipratan kemana-mana.

"Sudah kubilang jangan macam-macam denganku jika tidak mau mati.."

Tatsuya hendak pergi dari tempat itu, ketika ia berbalik rombongan Satoshi sudah berada di sana untuk menghadangnya.

"Tatsuya.." Ryuga menatap tajam ke arah sang kakak.

"Kau lebih cepat dari dugaanku, Ryuga.."

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 94

Die And DeAth
2016-08-26 09:38:58
ku beri nilai 10 dan ku tinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Chan Kawai
2016-08-17 19:32:30
next read
Vor Deour
2016-03-17 18:36:09
Dan si Generasi awal-awal akan membuka perang besar kedua
Anique HyuUzumaki
2015-11-15 20:52:36
Jadi tau alasan Hyde menangus saat hutan tempat Silver dkk hancur...
Phantom Alicia
2015-09-08 21:37:50
Yey, babak kedua dimulai!
Andro
2015-09-04 16:15:21
Terbalik...
Andro
2015-09-04 16:15:07
Terbalik...Cerita yg bagus
Prince Alvin
2015-09-04 15:07:27
Waduh, bersambung...
ibongneverland
2015-09-01 20:40:06
Kemungkinan Red masih hidup, berarti si Jarged juga ya. Lanjutkan hehe
A wahyu
2015-09-01 19:58:32
Jadi si Hyde kemana2 selalu bawa foto ya...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook