VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Beast Warriors Chapter 90

2015-08-23 - Tatzumaru > Beast Warriors
245 views | 8 komentar | nilai: 10 (1 user)

"Huh.. Huh.. Huh.. Mereka tidak ada habisnya.." Lincoln masih berkutat melawan anggota tim 2 di sana.

Kororu pun sama, anak itu mencabik setiap prajurit yang berusaha mendekatinya dengan tangan Beast-nya.

"Kita hanya menjadi benteng untuk mengulur waktu agar Hyde dan Erika-chan bisa kabur, jadi jangan terlalu memaksakan dirimu, Hikaru!"

Jrraaassh!! Kororu kembali mementalkan satu dari mereka.

"Aku tahu itu.." Lincoln juga berhasil mementalkan dua dari mereka.

"Tapi.. Jika terus seperti ini kita akan mati juga.." anak itu mulai kehabisan tenaga.

"Bertahanlah sebentar lagi.." Kororu langsung menendang rahang bawah satu prajurit. Buuaaakkh!!

Tapi meskipun begitu, kedua anak itu semakin terpojok karena memang jumlah musuh yang mereka hadapi itu terlalu banyak.

"Huh.. Huh.. Huh.. Aku sudah mencapai batasku.. Aku tak sanggup lagi.." Lincoln jatuh terduduk di tanah karena kelelahan.

"Ah.. Huh.. Ini mustahil.."

Sementara Lincoln kehabisan tenaga, pasukan Warriors semakin brutal, mereka bersiap menyerang anak itu menggunakan pedang.." Seraaang!!!!"

Claaassh..

"Ukh.." Kororu melindungi Lincoln dengan punggungnya.

"Apa kau tidak apa-apa?"

"Ko-Kororu..!?" Lincoln benar-benar kaget ketika anak itu menjadikan tubuhnya sebagai perisai untuknya.

"A-Apa yang kau lakukan? Dasar bodoh!" Lincoln mulai menangis.

"Rasakan!!" prajurit itu kembali menebas punggung bocah tersebut. Batts!!

"Uakh.." kali ini darah dari mulut anak itu menetes ke pipi Lincoln yang langsung menyatu bersama air matanya yang mengalir jadi berwarna merah.

"Bangunlah.. Cepat pergi dari sini, bi-biar aku yang menghadang mereka.."

"Tidak! Aku tidak akan pergi.." Lincoln langsung berdiri dan memapah tubuh Kororu yang sudah dipenuhi bekas luka.

"Bodoh.. Tadi salah satu dari kita bisa hidup jika saja kau menuruti kata-kataku.. Tapi kau malah memilih untuk mati bersamaku dasar bodoh.. Ukh.."

"Teman seperti bintang.. Apa kau lupa itu?"

"Eh!? I-Itu.." Kororu kembali teringat.

"Aku lebih memilih mati bersamamu, dari pada aku harus hidup menanggung rasa bersalah seumur hidupku, aku lebih memilih berjuang bersama temanku sampai titik darah penghabisan." duri-duri landak muncul dan menghiasi tangan anak itu.

"Kau.." Kororu hanya bisa menatap wajah serius temannya itu.

"Mari kita selesaikan ini bersama-sama."

"Hmm.."

Beast Warriors Chapter 90 - Bintang Jatuh
Penulis : Tatzumaru

"Aku suka anak bernama Lincoln itu.. Dia memiliki sesuatu yang istimewa di dalam tubuhnya." ucap Jarged pada sang Kapten, mereka hanya menonton saja di belakang.

"Aku juga berpikir sama, Yang Mulia."

Lincoln dan Kororu bersama-sama menyerang ratusan prajurit yang terus saja menyerang mereka.

"Sampai kapan anak-anak itu akan bertahan?" tanya sang Kapten.

"Aku serahkan yang di sini padamu, aku akan mengejar putriku dulu." lalu Jarged mengaktifkan sihir Gardarionnya.

"Oh, baiklah.. Hati-hati di jalan Yang Mulia.." sang Kapten memberi hormat.

Jarged pun akhirnya hilang setelah mengaktifkan benda kubus berwarna hitam itu.

"Hah.. Selalu saja aku diacuhkan olehnya." ucap pria itu dalam hati.

"Ah ya sudahlah.." sang Kapten duduk bersila di atas salah satu bangunan tua di sana sambil menonton pertarungan pasukannya melawan dua bocah itu.

Di sisi anak-anak itu, mereka semakin kualahan melawan prajurit yang begitu banyak itu.

Batts.. Batts..

"Uh.." Kororu terjatuh setelah perut kirinya tertebas dan tak mampu untuk kembali berdiri.

"Gah.." Lincoln terkena sabetan di bahu kirinya, namun anak itu masih mampu berdiri meski harus bersadar ke dinding.

"Sekaranglah saatnya untuk kalian menemui Sang Pencipta!" prajurit Warriors berhasil mengepung dan memojokkan kedua anak itu.

"Hah.. Ternyata hanya sampai di sini saja ya?" gumam sang Kapten di atas sana.

Namun tiba-tiba.. Duuaaarr!!!

"Uwaaaahh!!!!" ratusan prajurit itu tiba-tiba mendapat serangan yang membuat mereka harus terhempas.

"Hahaha.. Ternyata belum berakhir yah.." sang Kapten justru senang.

"Ka-kalian!?" ucap kaget Kororu dan Lincoln.

"Kalian berdua boleh juga.. Kurasa beberapa tahun lagi kalian akan menjadi prajurit yang hebat.." ucap orang berarmor emas yang telah menolong mereka berdua itu.

"Gold-san.. Green-san.."

Yah kedua orang berbaju besi itu adalah Gold dan Green, salah satu anggota dari Sevenwolf.

"Sebaiknya kalian berdua cepat pergi dari tempat ini! Biar kami yang mengurus mereka.." tegas Green yang langsung menarik sesuatu yang melilit di lengan kirinya dan ternyata benda itu adalah sebuah cambuk panjang dengan ujung seperti pisau besar.

Tanpa basa-basi Green langsung melesat menuju sekumpulan prajurit di sana.

"Benar apa yang dikatakan Green, sebaiknya kalian pergi ke tempat yang lebih aman, serahkan semuanya pada kami." Gold mencabut dua benda pendek dari kedua lengan atasnya, lalu menyatukan kedua ujung benda itu dan secara menakjubkan benda itu memanjang menjadi sebuah tongkat emas yang indah dengan dihiasi ukiran-ukiran mirip seperti tribal.

"Pergilah.." ucapnya lagi.

"Baiklah Gold-san.." Lincoln memapah Kororu yang sudah tidak mempunyai tenaga untuk sekedar hanya berdiri.

"Terimakasih.." ucap anak itu kemudian pergi.

"Generasi penerus yang hebat.. Aku akan melindungi semua penerus bangsa kami." Gold memutarkan tongkatnya di udara lalu menghentakkan ujungnya ke tanah. Takh!!

Tiba-tiba tanah di tempat itu bersinar, memancarkan cahaya berwarna emas yang menyilaukan.

"A-Apa ini!?" sontak semua yang ada di sana kaget.

Gold memutarkan tongkatnya kembali, " Bersiaplah menerima jurusku.."

"Sial! Ayo cepat keluar dari cahaya ini!!" teriak salah satu dari mereka.

"Chie no Raito!!"

---- Beast Warriors ----


"Huh.. Huh.. Kita istirahat di sini dulu.. Aku cape.." Hyde menyandarkan tubuh Erika di pohon besar, sementara ia rebahan di atas rumput.

Yah, saat ini mereka tengah berada di atas sebuah bukit yang ada pohon besar di tengahnya..

Dari atas bukit itu mereka mampu melihat letak desa Gio dari sana, yah masih lumayan jauh sih.

"Bagai mana keadaan Lincoln dan Kororu saat ini ya? Semoga mereka baik-baik saja dan langsung menyusul kita." Erika mulai khawatir.

"Mereka akan baik-baik saja.. Mereka itu teman-temanku, aku tahu seberapa kuatnya mereka itu."

Hyde menatap langit yang dipenuhi oleh bintang, bulan juga bersinar begitu terang malam itu. Pemandangan yang begitu indah yang belum pernah mereka lihat selama ini.

"Hei Erika, cepat ke sini! Lihatlah bintang dan bulan malam ini, mereka sungguh indah dan cantik."

"Ah benarkah?" gadis itu menghampiri Hyde yang tengah berbaring di sana.

Gadis itu ikut merebahkan tubuhnya di samping anak itu, " Waaah.. Kau benar.. Aku belum pernah melihat malam yang begitu indah seperti saat ini.." Erika benar-benar takjub melihat pemandangan yang begitu indah di tempat itu.

"Oh.. Ho.. Itu! Ada bintang jatuh!" Hyde menunjuknya.

"Ayo kita ucapkan permintaan." akhirnya kedua anak itu memejamkan kedua matanya sambil menempelkan telapak tangannya masing-masing untuk berdoa dalam hati.

"Aku mohon semoga mereka baik-baik saja.." ucap gadis itu di dalam hatinya.

"Kuharap kelak, aku bisa menikah dan memiliki keluarga bahagia bersama Erika.. Hanya itu saja permintaanku padamu, Tuhan." ucap Hyde dalam hati.

Mereka pun selesai mengucapkan permohonan pada bintang jatuh dan kembali bangkit untuk melanjutkan perjalanan.

"Apa isi doamu tadi, Hyde?" Erika penasaran.

Sontak anak itu langsung gelagapan disertai pipinya berubah warna menjadi merah semerah-merahnya.

"A-ah.. I-itu.. Eh.. A-anu.."

"Aku harus jawab apa?" pikirnya panik.

"Cepat katakan.." desak gadis itu semakin penasaran.

"A-ah.. I-itu.."

"I-Itu tidak boleh dikatakan! Karena kalau doa kita dikatakan maka permohonannya tidak akan terkabul.. Iya takkan terkabul." ucapnya menegaskan.

"A-Aaaah.. Kau benar juga.." jawab gadis itu dengan polosnya.

"Haaahh.. Syukurlah.." gumamnya lega tidak harus mengatakan hal yang sebenarnya.

"Oi kenapa kau menghela napas?" Erika menyadarinya.

"A-ah.. Tidak!! Tidak ada apa-apa.. Aku hanya masih merasa lelah saja.." Hyde kembali gelagapan.

"Oh.." jawab gadis itu singkat.

"Ahaha.. Ayo kita lanjutkan perjalanannya!" teriak Hyde dengan raut semangat yang aneh.

"Sepertinya tingkahmu jadi sedikit aneh.. Apa kepalamu tadi terbentur sesuatu saat kabur tadi?"

"Fufufu.. Tidak ada yang aneh, mungkin hanya perasaanmu saja.. Hahaha.."

Bukannya semakin meyakinkan justru ekspresi dan tingkah laku anak itu semakin meragukan saja..

"Tingkahnya semakin aneh dan mencurigakan.." pikir gadis itu di benaknya.

"Ah sudahlah ayo kita lanjutkan saja perjalanannya!" Hyde bersiap menggendong gadis itu kembali namun tiba-tiba Jarged menangkis tangan anak itu dan menyembunyikan Erika di pelukannya. Tash!!

"Ng!? K-kau!? Da-dari mana k-kau datang!!?"

"Jangan berani menyentuh putriku dengan tangan kotormu itu, dasar binatang." Jarged bersiap mengaktifkan Gardarionnya untuk membawa pergi Erika.

"Lepaskan aku!! Aku tidak mau pergi dengan penjahat sepertimu!!" gadis itu berontak dari pelukan lelaki tersebut.

"Jangan bawa Erika pergi!!" Hyde berlari menuju lelaki itu.

Namun Jarged dan Erika mulai menghilang.

"Erika!!!" Hyde berlari sambil mentikan air mata.

"Hyde!!!!" teriak gadis itu.

Hyde terus berlari sampai akhirnya ia tersandung dan jatuh, " Jangan bawa Erika!!!!"

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 91

ThE LaSt EnD
2016-08-26 06:22:29
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Princes Alien Kawai
2016-08-17 18:56:36
usaha mereka sia-sia
Vor Deour
2016-03-17 17:35:10
Jadi, keinget sama scene dimana Raito di jadikan suami ratu ivlis dan meguri yg berada di posisi Hyde
Anique HyuUzumaki
2015-11-15 20:15:57
Hubungan yang unik...
Phantom Alicia
2015-08-27 09:29:47
Jadi kepikiran pawer rangers goo-ngers
clizdio
2015-08-23 19:37:26
hehe flashback terus
A wahyu
2015-08-23 19:30:36
Jadi keingat ma highschool dxd yg S3
humaidi
2015-08-23 19:22:09
Lanjut
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook