VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Beast Warriors Chapter 81

2015-07-11 - Tatzumaru > Beast Warriors
308 views | 13 komentar | nilai: 10 (1 user)



Ryuga dalam mode Beastnya berhasil menghentikan pergerakan dari X-1. Pemuda itu menghempaskan lawannya hingga menancap di permukaan tebing di tempat itu.

"Kikku Kage!!"

Satoshi menangkap X-1 yang sudah tak mampu berkutik dengan jurus tangan bayangan iblis besarnya.

Paman berkuncir itu juga menarik tubuh X-1 yang terjebak di sana.

"Cepat katakan, siapa yang mengirim kalian untuk menghalangi tim kami!? Jawab!!" bentak Ryuga yang telah kembali ke wujud normalnya.

"Jawab!! Atau kuremukkan tubuhmu huh!?" Satoshi mempererat tangan bayangannya.

"Gah.." X-1 mulai merasa sesak.

Ryuga mengambil Cerberus di tanah lalu dengan cepat pemuda itu melesat dan mengalungkan pedangnya tepat di leher X-1, " Cepat katakan semuanya kalau kau masih sayang hidupmu!" ancam Ryuga yang sudah agak jengkel.

"Kau ingin tahu siapa aku? Siapa yang mengirimku? Benar kan?"

"Jika memang mau kalian seperti itu, aku akan memberitahukan apa yang ingin kalian ketahui."

"Bagus.. Cepat katakan!" pintanya.

Kemudian pria bertopeng itu mulai berbicara dan menjelaskan siapa dirinya yang sebenarnya.

"Aku adalah dirimu.." ucapnya.

"Apa maksudmu?" Satoshi kebingungan.

"Aku adalah dirimu.. Kau dan aku adalah satu.."

"Kau bicara apa huh!? Kami tidak mengerti, sialan!!"

"Masih belum jelas? Baiklah kuperkenalkan namaku.. Aku adalah dirimu, Ryuga Suichi."

"Eeeehh!?" Satoshi benar-benar terkejut, terutama Ryuga.

Beast Warriors Chapter 81 - Ekibiogama
Penulis : Tatzumaru

Ryuga kesal dan langsung membentaknya, " Jangan bercanda kau!!?"

Pemuda itu bersiap memenggal kepala X-1.

"Jangan Ryuga!!" cegah Satoshi.

"Biarkan aku menghabisi penipu ini guru!"

"Aku bilang hentikan!" bentak pria itu.

Akhirnya Ryuga menuruti perintah ketua timnya tersebut, meskipun kekesalan di wajahnya tampak begitu jelas.

"Aku mengerti.." Ryuga menyimpan Cerberus di balik punggungnya.

"Siapa yang mengirim kalian?" Satoshi kembali mengintrogasinya.

"Tuan kami." sahutnya singkat.

"Aku tahu, tapi siapa tuanmu itu!"

"Ya tuan kami.." balasnya lagi.

"Hiiihh.. Kau mempermainkanku ya!?" Satoshi mulai habis kesabaran meladeni orang itu.

Grrkkkh!! Satoshi mempererat cengkeraman tangan iblis bayangannya.

"Jangan main-main denganku!! Cepat katakan!!"

"B-Baik.. Akan aku katakan.." ucap X-1 terengah-engah.

Satoshi melonggarkan jurusnya supaya orang itu bisa mengatakannya dengan jelas..

"Nama tuan kami adalah.."

"Rahasia.." X-1 berhasil melepaskan diri ketika genggaman di tubuhnya melonggar.

"Dasar payah!" ejeknya yang sudah berdiri di permukaan tebing.

"Cih.. Dia menipuku!" pria itu semakin kesal dan geram.

"Kuroi Kage Bokushingu!!"

Tiga tinju bayangan dilancarkan oleh Satoshi ke arahnya, tapi X-1 mampu menahannya dengan jurus yang sama. Batts!!

Serangan mereka saling beradu hingga akhirnya sama-sama lenyap menjadi asap hitam seperti sebelumnya.

Kemudian pria bertopeng itu balik menyerang dengan serigala bayangan. Tiga serigala bayangan langsung mengarah pada kedua orang itu, Ryuga dan Satoshi yang ada di bawah sana.

"Serigala bayangan lagi.." Satoshi berhasil melenyapkan satu serigala bayangan dengan tembakan bola bayangannya.

Berbeda dengan Satoshi yang mampu dengan mudah menghalau serangat itu, Ryuga justru harus menahan dua serigala bayangan itu sekaligus menggunakan tubuhnya. Batts!! Batts!!

Pemuda itu jatuh dengan sangat keras menghancurkan tanah di bawahnya. Duuuaaarr!!

"Ryuga!!"

"Aku tidak apa-apa!!" Ryuga kembali bangkit.

"Benar-benar menyebalkan orang itu." Ryuga berubah ke mode Beastnya.

"Kali ini aku akan benar-benar menghancurkanmu!!"

Ryuga mengumpulkan sugetsu di dalam mulutnya, sugetsu merah itu mulai berkumpul dan siap untuk ditembakan.

"Ekibiogama!!"

Buuurrssttzz!! Tembakan sugetsu merah melesat begitu cepat sampai-sampai X-1 tidak sempat menghindarinya.

Bzzzzttth!! Booommm!!

Ledakan Ekibiogama sangat besar dan kuat, menghancurkan sekaligus melongsorkan sebagian tebing di sana. Tidak hanya itu, suara dan getaran yang tercipta dari serangan itu pun sampai tersara ke tempat tim Destroyers berada.

"Apa kalian dengar?" tanya Kirina.

"Sepertinya tadi itu suara ledakan!?" Tomozaki juga mendengarnya.

"Sepertinya ada pertarungan di luar sana." sambung Kuro.

"Sebaiknya kita secepatnya kembali ke markas sebelum pengganggu itu datang ke tempat ini." jelas sang kapten, Tatsuya.

"Kurasa bantuan datang untuk menyelamatkanku.." ucap Jibon yang masih terikat di balik punggung Kuro.

"Ha.. Hahaha.. Bantuan kau bilang? Siapa yang akan menyelamatkanmu, dasar cebol!" Tomozaki mengejeknya.

"Kau lihat saja sendiri!" pungkasnya.

"Eh, aku kesal sekali ketika melihat wajahnya." Tomozaki menahan kekesalannya.

"Sebaiknya kita pergi.. Insting kapten benar, mereka datang untuk menyelamatkan si pendek ini." ucap Kirina.

"Ternyata penglihatanmu itu sangat berguna, tidak sia-sia kau berada di tim ini." ujar Jinma.

"Kita ambil jalan memutar, sebisa mungkin hindarilah pertarungan yang tidak berarti." Tatsuya pergi duluan.

"Cih, kenapa orang pengecut sepertinya bisa menjadi kapten tim?" gerutu Tomozaki.

Sriiink!! Tiba-tiba dua pedang sudah berada di leher lelaki dengan gaya rambut funk itu.

"!!?"

"A-apa yang kau lakukan, Rourui?" ucapnya gemetar.

"Sekali lagi kudengar kalimat sampah yang keluar dari mulutmu mengenai kapten, kepalamu akan hilang." ucap Rourui dingin, sedingin es.

"Ba-baiklah.. Ma-maafkan aku.."

Beralih ke Agraft..

Vida berlari tergesa-gesa, sementara dua temannya mengejar dari belakang..

"Tunggu Vida-chan!!"

"Tunggu dulu!!" Kimiko dan Seliana kecapean setelah berusaha mengejar temannya tersebut.

"Tidak!!" teriaknya.

Gadis itu terus saja berlari, hingga akhirnya ia menabrak seseorang di jalan..

Bruuaaakk!!

"Aduh.."

"Auw.." mereka terduduk di tanah.

"Ma-maaf, aku terburu-buru.." Vida meminta maaf kepada orang yang tak sengaja ditabraknya.

"Ah tidak apa-apa.. Aku yang salah karena tidak memperhatikan jalan." orang itu memungut peta yang tadi dipegangnya.

"Dia menabrak seseorang.." Kimiko dan Seliana berhasil mengejarnya.

"Oh iya, apakah kalian tahu di mana lokasi markas pusat?" tanya orang itu sambil membuka penutup kepalanya.

"Ya tahulah.. Kami adalah anggota pasukan di markas pusat." ungkap Seliana.

"Ah baguslah, aku tidak perlu repot-repot mencari tempat itu.."

"Perkenalkan, aku adalah Yagami, pemimpin tim Sevenwolf!" ucapnya.

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 82

Die And DeAth
2016-08-25 23:50:57
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Chan Kawai
2016-08-16 18:33:03
next read
Vor Deour
2016-03-15 09:16:55
Nice. !! Bentrokan antara para gadis dengan yagami auichi
Anique HyuUzumaki
2015-11-15 09:04:12
Para cewek ketemu dengan Yagami?? Makin seru!
Tanaka
2015-07-28 06:21:01
sugoi
dragon black
2015-07-19 12:27:59
lanjut terus gan
kuncoro
2015-07-12 23:59:47
makin seru tpi gua udh pda lupa siapa aja karater yg ada d cerita ini
clizdio
2015-07-11 19:48:25
makin seru nih
Ilham Uzuchiha
2015-07-11 12:35:29
seru kak tatzu trusin aja
Phantom Alicia
2015-07-11 08:24:49
Yagami muncul.. Next kak tatzu
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook