VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Beast Warriors Chapter 68

2015-05-16 - Tatzumaru > Beast Warriors
316 views | 13 komentar | nilai: 10 (1 user)

Dalam mode Hannya Shikifuujin, Ryuga menyembur Tatsuya dengan api yang berkobar dari mulutnya. Bhuuwwoooss!!!!

Kobaran api yang sangat besar sampai-sampai memenuhi pelindung air yang diciptakan Draggner.

"Ryuga!!" teriak Hayate dari luar.

"Ryuga ikut terlalap apinya sendiri.." seru prajurit yang lain.

Setelah beberapa saat api yang menutupi pandangan semuanya itu mulai menghilang..

Terlihat disana Ryuga aman-aman saja, sebab tangan iblisnya mampu menyerap api dengan sempurna.
Di sisi lain, Tatsuya pun mampu menyerap semua api yang mengarah padanya dengan tangan kirinya.

"A-apakah tangan kirimu itu?"

"Kau benar, tangan kiriku ini adalah tangan Dewa." jelas Tatsuya.

"Akhirnya setelah sekian lama, Iblis dan Dewa pun bertemu kembali.." Tatsuya mengaktifkan tangan kirinya.

"I-ini adalah isi di dalam ramalan kakek tua itu.." gumam Satoshi.

"Ketika mereka saling berhadapan, maka cakar mereka akan saling beradu.." lanjutnya.

"Aku tidak menyangka, bahwa ramalannya benar-benar terjadi.." pikirnya di dalam hati.

"Apa kau benar-benar akan memutuskan hubungan kita, kakak?"

"Hubungan?" Tatsuya tersenyum.

"Siapa bilang aku memutus hubungan huh?"

"Tapi kenapa kau masih bersikeras untuk melawanku?" potong Ryuga.

"Aku tidak akan memutus hubungan diantara kita.. justru hubungan kitalah yang menghubungkan pertarungan diantara kita berdua.."

"Demi menjaga hubungan kita, aku akan bertarung melawanmu dengan serius.." tegas Tatsuya.

Dia melesat dengan tangan Dewa yang aktif untuk menyerang.

"Jadi.. inilah pilihanmu?"

Ryuga kembali masuk ke mode Hannya Shikifuujin. "Baiklah.. aku akan menjawab hubungan kita.."

Ryuga melesat, dua bersaudara itu bersiap melakukan serangan..

"Ryuga!!!!" teriak Tatsuya.

"Tatsuya!!!!" teriak Ryuga.

Tangan iblis Ryuga saling beradu dengan tangan Dewa Tatsuya. Batts!!!! Siiiuuutttt!!!!

Boooommm!!!! Benturan yang amat sangat dahsyat dari pancaran kekuatan Iblis dan Dewa itu menciptakan sebuah cahaya yang sangat menyilaukan, hingga akhirnya ledakan besarpun terjadi di dalam penghalang tersebut.

Beast Warriors Chapter 68 - Kekuatan Dewa dan Iblis
Penulis : Tatzumaru

"Inikah kekuatan dari tangan Dewa dan tangan Iblis? Sungguh luar biasa dahsyat.." pikir yang lain.

Semua orang yang berada diluar penghalang belum mampu melihat apa yang terjadi di dalam sana akibat asap ledakan yang tak mampu keluar dari dalam penghalang..

"Asap ledakan tidak bisa keluar.. kita tidak akan mengetahui apa yang sedang terjadi disana karena asap itu!" ucap Igna.

"Ini tidak bagus.." ucap Shin cemas.

"Ini tidak menguntungkan untuk Ryuga.. dia sangat lemah dalam pertarungan seperti ini.." Hayate mencoba menghancurkan penghalang itu sekali lagi, tapi tetap saja penghalang itu benar-benar dibuat untuk pertahanan mutlak.

"Dasar sial! Cepat lepaskan jurusmu, brengsek!!" Hayate memukul, menendang dan menebas hingga berubah ke wujud Beastnya tapi tetap penghalang itu tak mampu dihancurkan.

"Sudahlah! Kita tidak bisa berbuat apa-apa! Hentikan usaha sia-siamu itu, Hayate!!" teriak Taki.

"Menyingkirlah kalian darisana!!" teriak Ryu yang sedang berlari menuju ke arah mereka.

"Heeee!!! Apa yang akan kau lakukan, Ryu!!!" bentak Taki.

"Hehehe.. ternyata kau juga ya.." gumam Hayate.

"Jangan banyak bicara.. cepatlah menyingkir!! Payah!!" teriaknya lagi.

"Sial, dia serius.." Taki akhirnya menjauh dari penghalang.
Tak hanya dirinya.. Hayate, Vida, Juno, Kinousuke, dan prajurit yang berada di dekat penghalangpun menjauh dari sana.

"Power Punch Metal!!!!!!"

Sang kapten tim Eagle itu melepaskan tinju yang paling keras yang dimilikinya. Jbaaammm!!!!!!!!

Pukulan itu membuat penghalang air tersebut sempat penyok seperti kaleng. Namun serangan terkuat itu pun tak mampu untuk menghancurkan penghalang mutlak sang jendral Warriors itu..

"Mustahil.."
"Tinju terkuat kapten Ryu pun tidak bisa menghancurkannya.. jurus apa ini!?" semuanya benar-benar tak bisa mempercayainya.

"Kau lihat sendiri bukan? Serangan terkuat milikku pun tak mampu untuk menghancurkannya.. jadi sadarlah.. kita hanya bisa berharap padanya." pungkas Ryu.

"Jadi dia hanya ingin menunjukkan hal itu saja padanya? Aku baru mengerti." ucap Taki dalam hati.

"Ma-maafkan aku.. Ryu.. aku hanya.."

"Aku mengerti perasaanmu saat ini, Hayate. Aku tidak menyalahkanmu.. sejujurnya kami semuapun ingin membantunya, tapi kami tak bisa melakukan apapun saat ini.." ucapnya.

"Ryu.." gumam Hayate pelan.

"Yang bisa kita lakukan saat ini hanyalah mempercayai Ryuga sepenuhnya.."

"Jadi.. cobalah untuk percaya pada kemampuannya.." lanjut Ryu mantap.

"Yah.. kau benar, Ryuga memang tak sekuat dirimu, dia tak sepandai diriku, dia tak sesensitif Kinousuke, dia tak segesit Taki, dia tak setegar Teo, dia tak seakurat Juno, dia tak selembut Vida, dan dia tak setangguh Sizuha.. tapi.. meskipun dia tidak memiliki itu semua, dia memiliki satu yang tidak kita miliki yaitu.."

"Selain kebodohan, dia juga memiliki semangat pantang menyerah dan keyakinan yang sangat kuat dibandingkan dengan yang lain." Hayate akhirnya bisa tersenyum.

"Keyakinan yang ada di dalam hatinyalah yang menjadikannya kuat.. dengan hanya keyakinan yang dimilikinya, anak itu mampu melalui masalah dan rintangan yang selalu menghadang jalannya sampai saat ini.."

"Maafkan aku.. maaf aku telah meragukanmu, Ryuga." Hayate bisa lebih tenang dari sebelumnya.

"Heh.. kau memang jenius dalam pelajaran, tapi kau sama bodohnya dengan Ryuga soal seperti ini.." Ryu hanya menggumam dan tersenyum.

Kembali ke pertarungan..

Di dalam kepulan asap, Ryuga terlihat kelelahan akibat pertarungan melawan Hulio yang telah menghabiskan sebagian besar sugetsu di dalam tubuhnya..

"Sial, akibat pertarungan sebelumnya aku hampir mencapai batasanku.. ini buruk." pikirnya.

"Ada apa Ryuga?"

"Jangan bilang kau telah mencapai batas kekuatanmu." terdengar suara Tatsuya, namun tak nampak keberadaannya yang terhalangi asap tersebut.

"Sial! Dia tahu kondisiku saat ini tidak menguntungkan." pikir Ryuga lagi.

"Kau tidak perlu mengkhawatirkan keadaanku, pikirkanlah lukamu sendiri!" balas Ryuga.

Apa yang dikatakan Ryuga benar, ternyata Tatsuya terluka di tangan kanannya. Terlihat jelas tangan kanan Tatsuya remuk, hancur parah. Ternyata sesaat sebelum mereka beradu pukulan, Tatsuya menggunakan tangan kanannya untuk menahan tangan Iblis Ryuga.

"Kenapa kau melakukannya?"

"Kenapa kau mengganti tangan kirimu dengan tangan kanan!? Kenapa!!??"

"Apa kau bodoh? Jika aku tetap mengadu tangan Dewa dan tangan Iblismu itu menurutmu apa yang akan terjadi di dalam penghalang kedap suara ini, huh!?"

"Ledakan dan hempasan yang lebih dahsyat daripada tadi akan membuat kita berdua terbunuh akibat ledakan takkan bisa keluar dari penghalang." jelasnya.

"Kau tidak tahu seberapa mengerikannya jika tangan Dewa dan Iblis bertemu?"

"Jika kedua tangan ini beradu, tidak mustahil satu desa akan rata. Dan jika tadi aku tetap melakukannya di dalam penghalang air ini, maka tubuh kita berdua akan menjadi debu.." jelas Tatsuya lagi.

"Tapi kau bisa menghindarinya! Kau tidak perlu mengorbankan tangan kananmu kan!?"

"Aku tidak membutuhkan tangan yang tidak bisa kugunakan secara maksimal.." ucapnya.

"Apa maksudnya itu?" tanya Ryuga.

Bukannya menjawab, Tatsuya malah melesat untuk menyerang Ryuga.

"Gerakanmu jadi lamban.." gumam Tatsuya yang sudah berada di belakang Ryuga.

"Sial! Aku benar-benar telah mencapai batas kekuatanku, aku tak mampu untuk menghindari serangannya kali ini.." pikir Ryuga yang berniat menyerang menggunakan tangan Iblisnya.

"Kau bodoh.. kau telah masuk perangkapku.."

Grap. Tatsuya berhasil memegangnya.

"Aku ambil tangan kananmu, adik."

Tash!! Dengan cengkeraman tangan Dewanya, Tatsuya meremukkan sekaligus memisahkan Ryuga dengan tangan Iblisnya.

"AAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!" tangan kanannya benar-benar terpotong dengan sekejap mata.

"Aku ambil tangan Iblismu.."

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 69

ThE LaSt EnD
2016-08-25 20:48:04
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Shilaexs
2016-08-16 10:49:57
waah
Vor Deour
2016-03-14 20:56:12
Tangan iblis Ryuga mau di cangkok ke tubuh Tatsuya
Anique HyuUzumaki
2015-07-07 19:52:39
Kasihan Ryuuga... Gmna nasib dy selanjutnya?
Salamander
2015-05-20 11:53:25
keren ceritanya gan,
A wahyu
2015-05-18 11:03:04
Komentar... Keren......
dragon black
2015-05-18 10:35:29
lanjut
Indra
2015-05-17 15:58:31
Wah2 makin seru,seru dan seru ceritanya. Lanjutkan kami siap menunggu. .
Andre Umbu
2015-05-17 15:01:46
Lanjut, gak sabar untuk baca.
yantoanam
2015-05-16 20:58:12
woooow
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook