VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Mainkan Game KampungMaifam
Beast Warriors Chapter 62

2015-03-02 - Tatzumaru > Beast Warriors
295 views | 17 komentar | nilai: 10 (1 user)

"Ayo Hikaru, jelaskan pada kami apa rencana yang kau miliki itu!" ucap Hyde setelah semuanya siap.

"Baiklah dengarkan ini baik-baik karena aku akan menjelaskan rencananya satu kali saja."

"Hmmm.." semuanya mengangguk.

Kemudian Lincoln mulai menjelaskan rencananya..

"Pertama aku membutuhkan kemampuanmu untuk mengacaukan pendengaran monster aneh itu, gunakanlah gelombang kematianmu tepat di telinganya.."

"Yah aku akan mencobanya.." sahut Hyde.

"Setelah pendengarannya terganggu oleh alunan tak beraturanmu aku akan mencoba menghentikan pergerakkan makhluk itu dengan menggunakan sihir magnetku.."

"Apa hal itu bisa bekerja? Bukankah dia tak memiliki besi atau logam di tubuhnya?" tanya Hayate.

"Kau cerdas Hayate, aku sudah melihat kecerdasanmu sejak pertama kau masuk ke akademi.."

Dipuji seperti itu wajah Hayate menjadi merah karena malu.

"Memang tak ada bahan logam atau besi pada makhluk itu, tapi apa kalian tidak sadar bahwa di setiap tubuh manusia memiliki sistem elektromagnetik di dalamnya?"

"Ah kau benar Hikaru, aku melupakan hal sederhana seperti itu.. jadi apa kau akan memanfaatkan aliran listrik yang ada di dalam tubuh sang raja untuk kau gunakan menjadi medan magnet?"

"Yah benar, akhirnya otak berkaratmu mulai bekerja.." ledeknya.

"Dasar kau.. aku hanya malas berpikir saja, sebab itu hanya akan membuat kepalaku pusing saja.." jelas Hyde.

"Hahahaha.. ternyata kau tidak pernah berubah ya Hidegaya.. dari dulu kau memang paling malas jika harus memikirkan sesuatu, maka dari itu kau selalu bertindak tanpa pikir panjang dan ceroboh.." sambung Lincoln.

"Apa kau bilang!? Jangan mengejekku seperti itu ya!!"

Kororu yang tak jauh dari sana malah tersenyum ketika melihat dua teman yang dulu dikenalnya telah kembali ke sifatnya yang dulu.

"Kalian masih seperti dulu, tak ada yang berubah dari sifat kalian.." ucapnya dalam hati.

"Aku sangat bahagia kita bisa berkumpul kembali seperti dulu.." Kororu tersenyum kembali namun entah kenapa air matanya mulai menetes.

Teo yang masih mengobati sang jendral melihatnya, dan ia mulai bertanya.
"Eh kau menangis Kororu-sensei?"

"Tidak, aku tidak menangis. Justru saat ini aku merasa sangat bahagia.." jelasnya.

"Jadi, ini tangis bahagia yah.." Teo menggumam pelan.

"Yah, aku mengerti perasaanmu saat ini.." ucapnya tiba-tiba.

"Eh!?" Kororu melihat ke arah Teo.
Teo hanya memasang senyum di wajahnya.

Sejenak sang jendral hanya diam memandang anak didiknya itu, lalu ia mulai membalas senyuman anak itu.
"Inilah generasi penerus kita teman-teman, generasi penerus semangat bangsa kita ada di pundak mereka.."

"Semangat kita akan terus hidup di dalam hati para anak muda ini.."

"Aku yakin anak-anak ini akan membawa masa depan dunia ini menjadi lebih baik lagi.." ucap Kororu dalam hati.

Beast Warriors Chapter 62 - Amukan Sang Manusia Serigala
Penulis : Tatzumaru

Setelahnya merekapun menjalankan rencananya, namun diluar dugaan rencana yang mereka pikirkan itu gagal total, sebab sebelum sempat Ryuga melakukan serangan anak itu sudah lebih dulu pusing ketika berada di udara..

"Dasar anak bodoh!! Rencananya jadi tidak berjalan dengan lancar gara-gara kau!!" teriak Hayate.

Sang raja telah mampu menggerakkan kembali bagian tubuhnya, lalu tanpa memberi aba-aba, makhluk bertangan empat itu langsung mengibaskan tangan besarnya di udara, membuat Ryuga terlempar cukup jauh, melesat menghantam tanah dan terus meluncur menabrak beberapa pohon hingga tumbang dan terus masuk ke tengah hutan yang lebat itu..

"Ryuga!!!" teriak semuanya khawatir.

"Sial, apa yang harus kita lakukan sekarang?" Hyde kehabisan cara.

"Sialan kau monster!!" Hayate berniat menyerang sang raja.

"Jangan gegabah, Hayate!!" Lincoln secepat kilat menarik kerah bagian belakang anak itu sebelum sang raja menginjak tubuh kecilnya. Bruuaaakk!!

"Hampir saja kau jadi kerupuk.." ucap Lincoln sambil terus menjauh dari jangkauan sang monster dengan menarik kerah baju Hayate.

"Hi-Hika.. ru.. sen.. sei.."

"Kenapa suaramu seperti itu, Kazama-kun?"

"K-kau.. men.. cekik.. kuh.." ucapnya dengan napas hampir habis.

Setelah menoleh Lincoln baru sadar kalau dia hampir membuat anak didiknya kehabisan napas dengan menarik kerah bajunya sambil berlari, "O-oh maaf.. kau tercekik ya?"

Kemudian Lincoln melepas pegangannya pada kerah Hayate.

"Uhukk.. Uhukk.. kau hampir membunuhku guru!!" teriaknya.

"Maaf, itu keadaan darurat."

"Hey apa kau masih punya rencana lain, sensei?" Juno bertanya.

"Jika begini situasinya, lebih baik kita menggunakan serangan jarak jauh agar lebih aman.." Igna memberi usulan.

"Yah sepertinya itu ide bagus, Hikaru.." Hyde setuju dengan usul Igna.

"Kurasa ide itu juga bagus.."

"Baiklah kurasa kau ahlinya menggunakan serangan jarak jauh.." Lincoln melirik ke arah Juno.

"Cobalah serang kedua bola matanya.." kata Hayate.

"Baiklah aku akan mencobanya.." Juno membuat busur dari sugetsunya.

Juno kemudian membuat dua anakpanah dan mulai membidik sasarannya, yaitu mata sang monster.

Juno menarik busurnya sekuat tenaga, dan bersiap melesatkan tembakannya. Anak itu menarik napas dalam sebelum akhirnya menahan napas untuk berkonsentrasi mengincar sasaran yang bergerak dan sangat jauh karena begitu tingginya makhluk tersebut.

"Dapat.." pikirnya.

Setelah menemukan sasarannya, ketua pasukan pemanah itu langsung melesatkan anakpanah sugetsunya sekuat tenaga hingga menciptakan sebuah tekanan udara yang sangat kuat sampai-sampai tanah yang dipijaknya remuk dan terangkat.

"Aoi Yajirushi!!!"

Jbaatts!!! kedua anakpanah itu melesat dengan kecepatan tinggi, membelah udara dan atmosfer yang dilewatinya.

Kedua anakpanah itu berputar seirama hingga menciptakan sebuah serangan yang dahsyat bagaikan sebuah laser yang mengenai kepala makhluk besar tersebut. Baaammm!!! serangan itu meledak tepat di wajahnya, membuat makhluk itu goyah dan hampir menjatuhkannya.

"Hoowwaaarrrggh!!!"

"Berhasil!!" ucap Hyde senang.

"Belum, ini belum selesai.." Juno dengan kecepatannya kembali melesatkan panah beruntunnya sangat cepat dan semuanya tepat mengenai wajah Hulio.

"Kecepatan memanahnya sungguh mengagumkan.." Hyde dibuatnya kagum.

Dan dengan berakhirnya serangan beruntun dari Juno, makhluk setinggi 20 meter itu pun ambruk. Bruuaaggh!!!

"Yeah!! Rasakan itu makhluk jelek!!" Hyde kegirangan.

Namun serangan itu hanya menghentikan pergerakannya untuk beberapa detik saja, sebelum akhirnya monster bertangan empat itu bangkit lagi.

"Sial, sepertinya ini juga tidak terlalu berguna.." ucap Hayate kesal.

Setelah menerima serangan dari Juno, Hulio dalam bentuk Demon-modenya semakin murka dan semakin membabibuta, kali ini makhluk itu mulai menyemburkan kilatan-kilatan petir dari mulutnya. Jdaaarr!! Jdaaarr!! Booommm!!

"Ukh!!" semuanya terhempas oleh elemen petir yang lebih kuat dan besar daripada sebelumnya.

Bahkan bukan hanya itu, sengatan petir yang lebih besar menciptakan kebakaran di mana-mana.

"Harapan masih ada.. dan aku yakin itu.. semangat masih ada dalam diriku.. aku tidak akan menyerah pada apapun.." tiba-tiba sebuah pedang besar melesat sangat cepat diselimuti sugetsu yang begitu banyak dan menancap tepat di dahi sang raja. Batts!!

Makhluk itu kesakitan, dan dari kejauhan terlihat seseorang sedang melesat dengan sugetsu yang benar-benar meluap dari dalam tubuhnya.

"Apa itu.." ucap Hyde masih terkapar di tanah.

"I-itu adalah Cerberus.." ucap Hayate.

Ternyata orang itu adalah Ryuga, dia menunggangi serigala bayangan.

"Di-dia mampu menciptakan seekor srigala menggunakan jurus bayangannya.." Hayate sangat terkejut.

Serigala bayangan itu sangat cepat, hampir menyamai kecepatan yang dimiliki Hayate ketika berada dalam mode Beast.

"Anak itu.."
"Aku tidak menyangka kalau di dalam dirinya memiliki kekuatan yang sangat besar.." pikir Lincoln tak percaya.

"Kau selalu membuat kejutan, Ryuga.." Kororu merasa bangga.

"Aku akan menebus kegagalanku tadi!!"
"Ayo maju serigala bayangan!!"

Kini Ryuga dan serigala bayangannya sudah berada di hadapan Hulio. Sang raja tak mau kalah, ia mencoba menyerang dengan kilatan petir dari mulutnya tapi Ryuga terlindungi oleh perisai bayangan miliknya yang langsung menyerap dan menetralisirkannya. Batts!! Kilatan petir itu lenyap begitu saja.

Namun bukan hanya itu, Hulio pun menyerang menggunakan empat tangannya untuk menghentikan pergerakan Ryuga.

Serigala bayangan Ryuga cukup gesit untuk menghindari empat tangan sang raja, lalu pada saat ada kesempatan Ryuga melenyapkan serigala bayangannya dan menggantinya dengan tangan bayangan untuk memukul pedang yang masih menancap di kepala monster itu.

"Ini untuk para prajurit yang telah kau bunuh!!"

Jbaatts!! satu pukulan tepat mengenai sasaran.

Ryuga kembali melesatkan tangan kiri bayangannya, "Ini untuk teman-temanku yang telah kau lukai!!"

Bang!! serangan kedua membuat tubuh raksaksa itu oleng.

Ryuga menyiapkan tangan kanan bayangannya kembali.
"Ini untuk Kororu-sensei!!!" Ryuga menghantamkan serangan terakhirnya sekuat tenaganya, hingga Cerberus tembus melewati kepala makhluk itu. Blank!!!

"Mati kau!!!!!!" tangan kanan anak itu berubah menjadi tangan iblis dan membuat serangan terakhirnya benar-benar luar biasa hingga menjatuhkan Hulio ke tanah. Buaaaggh!!!

"Ryuga!!" teriak Vida.
"Lanjutkan!!!" teriak Juno.

"Habisi dia!!" teriak Kinousuke.

"Akhiri.. Ryuga!!!!!" teriak Hayate.

Hulio rebah di tanah, namun Ryuga masih belum selesai.

"Aku.. aku.. akan melenyapkan sampah sepertimu dari dunia yang indah ini!!!" Ryuga berubah dan berevolusi kedalam bentuk manusia serigalanya.

Blaaaggh!!! manusia serigala setinggi 15 meter itu mendarat tepat di atas tubuh sang raja.

"Ggggrrrrhhh.." Ryuga mendesis.

"Ryuga berevolusi.. i-itu adalah Demon Beast-mode.." gumam Hayate.

"A-apa itu Demon Beast-mode?"

"Demon Beast-mode adalah bentuk penggabungan Beast-mode dengan kekuatan iblis yang dimilikinya. Dia berhasil menggabungkannya.."

"Sssshhhh.." dari mulut manusia serigala raksaksa jelmaan Ryuga itu mengeluarkan asap bagaikan uap panas.

Hulio menyerang dengan tinjunya, serangan itu tepat mengenai Ryuga tapi ia tak merasakan apapun, Ryuga dalam tubuh Demon Beastnya tak merasa kesakitan walaupun serangan tadi mutlak mengenainya.

Mata Ryuga memancarkan cahaya merah, tanda bahwa ia sangat marah. Manusia serigala itu menghantamkan tinjunya tepat ke wajah monster itu hingga tanah di bawahnya hancur dan benar-benar hancur oleh hantaman pertamanya.

"Groooaaarrr!!!" sang raja benar-benar kesakitan.

Tapi bukannya berhenti, Ryuga dalam bentuk raksaksanya terus melancarkan tinjunya yang semakin lama semakin keras. Baaammm!!! Baaammm!!! Baaammm!!!

Sang raja terus mengerang kesakitan, tapi tetap Ryuga terus saja menghantamkan tinjunya bertubi-tubi hingga tanah disana semakin menjadi kawah yang dalam.

"Ryuga sudah cukup!!" teriak yang lain.

Tapi Ryuga tak mau berhenti, ia terus saja menghantamkan tinjunya ke wajah musuhnya itu hingga benar-benar remuk dan darah berceceran ke mana-mana.

"Sepertinya Ryuga kehilangan kesadarannya!!" ucap Ryu.

Semua prajurit disana benar-benar tercengang tanpa kata-kata, ketika melihat kebrutalan si manusia serigala itu..

"Di-dia benar-benar ingin menghancurkannya.." teriak salah satu prajurit ketakutan.

"Dia kehilangan kendali.." ucap Lincoln.

Ryuga semakin membabibuta, kini ia menarik satu tangan sang raja hingga terlepas dari tubuhnya, "Woorrraaaahh!!!"

"Ini akan berbahaya.." pikir Satoshi.

"Sadarlah Ryuga!!!!!" teriak Hayate sekencang kencangnya. Namun tetap saja Ryuga tak bisa mendengarnya.

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 63

Die And DeAth
2016-08-25 20:03:39
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Chan Kawai
2016-08-16 09:47:00
yaah ryuga selalu hilang kendali
Vor Deour
2016-03-13 01:36:22
Ui... Tazu-sensei. Mau nanya tuh Si Tatsuya kemana ya ?
Anique HyuUzumaki
2015-07-07 07:16:46
Ryuuga klo dlm mode beast pasti hilang kendali. Chapter berikutnya! ^-^
Margono rudi
2015-04-27 19:34:46
Cpt lanjutin
Phantom Alicia
2015-03-04 09:38:36
Lanjutkan, pertarungan yg paling di tunggu Tatsuya vs Ryuga.. Haha
Tampanz
2015-03-03 19:33:57
Tatzumaru !!! keren lu gan !!!!!!
andri
2015-03-03 14:58:53
keeeeerrrrreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen gan. lanjutkan gan. (y) ditungguu. (y)
Sword Art Onepiece
2015-03-03 14:37:56
good story
Elank hunter
2015-03-02 23:18:31
Keren ceritax bro..,
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook