VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Beast Warriors Chapter 61

2015-02-27 - Tatzumaru > Beast Warriors
272 views | 12 komentar | nilai: 10 (1 user)

"Ma-makhluk apa itu?"
"Aku baru kali ini melihat makhluk mengerikan seperti ini.." para prajurit syok melihat perubahan wujud dari Hulio.

"I-itu monster!!" teriak salah satu prajurit ketakutan.

"Itu bukan monster.. ta-tapi dia adalah iblis.." teriak prajurit lain dengan tubuh bergetar.

Monster itu telah mencapai bentuk sempurnanya, makhluk bertangan empat itu memiliki tinggi mencapai 20 meter yang membuat sosoknya semakin menakutkan.

"Ini gawat! Cepat bawa jendral Kororu ke tempat yang lebih aman!!" pinta Hyde.
"Pergilah Igna, biar aku dan Hyde yang menangani makhluk menjijikkan ini!!" lanjut Lincoln.

"Tapi.."

"Pergilah, kalian hanya akan merepotkan kami berdua saja!!"

"Ba-baiklah.."
"Ayo Teo bawa jendral ke tempat teman-temanmu!"
"Dimengerti Sensei!!"

"Whoooaaaa!!!!!" monster itu mulai mengamuk.

Dengan sekali hentakkan kaki besarnya, makhluk bertangan empat itu melibas habis prajurit yang ada di dekatnya. Duuaaarrr!!!!! serangan itu memakan banyak korban.

"Mustahil ki-kita mampu mengalahkannya.." para prajurit pesimis setelah melihat serangan yang telah menewaskan seperempat dari mereka.

Makhluk itu kembali menginjak para prajurit, termasuk prajurit Warriors. Blaaarr!!!

"Uwwaaahh!!!!"

Dalam sekejap, angka kematian dari kedua kubu meningkat drastis, kira-kira angka kematian mencapai 40% walau hanya dalam dua serangan.

"Ini gila, Hulio-sama juga menyerang kita!!" salah satu dari mereka panik.

"Kita harus melakukan sesuatu.." Hyde mulai mencari cara.

"Apa yang harus kulakukan di saat seperti ini!?"

"Ayolah Hyde.. gunakanlah otakmu.. kalau tidak semua orang akan mati dalam waktu singkat.." Hyde benar-benar berpikir keras. Tapi karena terlalu fokus mencari cara ia tak sadar kalau dirinyalah sasaran berikutnya.

"Awas bodoh!!" Baaammm!!

Untunglah Lincoln tepat pada waktunya untuk menyelamatkan Hyde dari pukulan monster setinggi 20 meter tersebut.

"Terima kasih Hikaru.."
"Jangan melamun di tengah pertempuran bodoh!! Bukankah dulu Wata-san telah memperingatkanmu soal hal itu?"

"Ma-maafkan aku, Hikaru.."

"Jangan meminta maaf sekarang, itu juga tidak akan membantu di saat seperti ini.."

"Yah aku tahu, tapi apa yang akan kita lakukan sekarang? Apa kau punya rencana untuk mengalahkannya?"

"Aku punya satu, tapi entah ini akan berjalan baik atau tidak aku tidak tahu.."

"Tidak apa-apa.. itu lebih baik daripada tidak sama sekali.."

"Tapi aku butuh bantuan darimu."
"Sebutkan saja!" jawab Hyde.

"Gunakan gelombang bunyimu padanya!"

Beast Warriors Chapter 61 - Bodoh!
Penulis : Tatzumaru

"Su-suara apa itu!?" Ryuga tak tahu apa yang terjadi di sana, sebab penglihatan pemuda itu belum kembali normal.

"I-ini adalah perubahan wujud Demon-mode.." ucap Hayate syok.

"Demon-mode!?" Ryuga sama sekali tidak mengetahui soal itu.

"Demon-mode adalah wujud yang tercipta saat seseorang telah mampu menggabungkan dua gen di dalam tubuhnya.. ini lebih mengerikan daripada bentuk sebelumnya.." Hayate menjelaskan.

"Apa maksud dari semua itu?" tanya Kinousuke.

"Sang raja berniat memusnahkan semuanya!!" lanjutnya.

"A-apa!?" semuanya terkejut.

"Pe-pemusnahan?" gumam Ryuga.

Hulio dalam bentuk iblisnya terus menyerang membabibuta, ia menyerang tanpa pandang bulu..

Booommm!! Booommm!! Puluhan prajurit tewas tanpa bisa melawan.

"Sial, Hulio-sama menggunakan rencana terakhirnya.." Jeckel berhenti menyerang, dan dengan itu Ranma selamat dari pembakaran yang dilakukan olehnya.

"Ini berbahaya.. Oi Sigami!! Cepat kita mundur!!" perintahnya.

Sigami kembali ke wujud manusianya, ia mengerti akan situasi di sana..

"Yah, aku tahu.." sahutnya.

Tubuh Jeckel perlahan lenyap terbakar menjadi debu dan sebelum benar-benar menghilang ia mengatakan sesuatu, "Sampai jumpa lagi, para sampah.."

"Sial, dia kabur.."

Jeckel telah lenyap dari sana.
Sementara, Shin dan Rikky tak mau membiarkan Sigami lolos.

"Jangan biarkan dia lolos!!" teriak sang master.
Kedua lelaki itu mencoba menyerangnya, tapi serangan mereka mampu ditepis menggunakan dinding tanahnya. Batts!! Tangan mereka terperangkap oleh dinding tersebut.

"A-apa!?"

"Hahaha.. kalian akan mati oleh Hulio-sama.." ucapnya.

"Sial! Dia akan lolos.." Shin kesal tak mampu melepaskan tangannya dari dinding tersebut.

"Kalian akan lenyap seperti debu.." perlahan tubuh Sigami bagaikan terserap masuk kedalam tanah.

"Jangan lari kau pengecut!! Urusan kita belum selesai!!"

Kini tinggal kepalanya saja yang belum terserap, "Yah urusan kita memang belum selesai, tapi hidup kalianlah yang selesai.." setelah mengucapkan kata-kata terakhirnya, Sigami benar-benar telah lenyap darisana.

"Brengsek!!" umpat Rikky.

Namun ternyata Jeckel belum benar-benar pergi darisana, lelaki pemilik elemen api itu muncul tepat di samping Jin yang masih berhadapan melawan si ahli pedang, Taki.

Byuuussh..

"Ada apa?" Jin bertanya.

"Maaf bukannya aku mau mengganggu kesenanganmu, tapi kita harus mundur untuk saat ini."

"Kenapa aku harus mundur huh!? Jika kalian mau jadi pengecut jangan ajak-ajak aku, pergi saja kalau kalian takut mati!!"

"Apa kau tidak melihat tanda dari Hulio-sama?"

"Aku melihatnya.. lalu?"

"Kau jangan egois, Hulio-sama telah memilih untuk menggunakan rencana terakhir yaitu pemusnahan. Jika kau mau mati sia-sia silakan saja kau tinggal, aku tidak peduli.." jelasnya.

"Cih.. dasar sial.." Jin kesal, namun ia berniat mundur.

"Dengan terpaksa aku akan mundur untuk saat ini.."

"Aku tidak akan membiarkanmu lolos!! Hyaaahh!!" Taki menyerang menggunakan dua pedangnya.

Namun serangan itu mampu ditahan dengan akar hidup Jin yang keluar dari dalam tanah. Taaassh!!!

"Jangan bermain-main lagi! Ayo pergi.." Jeckel kembali lenyap terbakar oleh apinya.

"Iya-iya, aku tahu cerewet.." kemudian akar-akar mulai menarik tubuh Jin masuk kedalam tanah.

"Kita akan bertemu kembali, tuan ahli pedang.." ucapnya sebelum benar-benar masuk kedalam tanah.

"Dia pergi.."
"Apakah yang harus kurasakan saat ini?"
"Haruskah aku kesal karena tidak bisa membunuhnya, atau.."

"Aku merasa lega tidak harus melawannya karena jikalau aku menghadapinya sekarang, aku akan mati sia-sia, karena kekuatanku telah mencapai batasnya.." kemudian Taki terduduk lemas di atas tanah sambil menahan tubuhnya dengan pedang.

"Sepertinya aku harus bersyukur atas hal ini.."

Kembali ke tempat Hyde..

"Kacaukanlah pendengarannya dengan gelombang bunyimu!" perintah Lincoln pada Hyde.

"Baiklah, akan kucoba.." balasnya.

"Tapi aku juga perlu bantuan dari seorang prajurit yang memiliki kecepatan dan serangan mematikan dalam satu serangan.." jelas Lincoln.

"Hey kalian, apakah diantara kalian ada yang memiliki kecepatan di atas rata-rata dan serangan mematikan?" Lincoln bertanya.

"Kalau bertanya seperti itu, Hayate lah yang larinya paling cepat. Tapi dalam kekuatan, kurasa ada pada Ryuga.." jelas Kinousuke.

"Begitu ya, memang sulit mencari seseorang yang memiliki dua kelebihan sekaligus.." ujar Hyde.

"Jadi sepertinya rencanamu akan sulit dilakukan, Hikaru.."

"Kurasa tidak.." tiba-tiba Ryuga angkat bicara.

"Apa maksudmu nak?"

"Kurasa rencana Hikaru-sensei bisa berjalan.." sambung Ryuga.

Ryuga mulai berdiri dari duduknya. "Ryuga.. apa matamu.." tanya Hayate.

"Kau tenang saja, penglihatanku sudah kembali.."

"Syukurlah.."

"Lalu apa maksudmu dengan mengatakan rencana itu masih bisa digunakan?" tanya Juno.

"Yah, kurasa rencananya masih bisa kita jalankan.." tegas Ryuga penuh percaya diri.

"Jelaskan pada kami caranya.."

"Kau hanya mencari kecepatan dan kekuatan bukan?" Ryuga bertanya.

"Yah.." jawabnya singkat.

"Kau akan mendapatkan yang kau inginkan.." ucap Ryuga dengan senyum tipis di bibirnya.

Sang monster masih terus mengamuk dan menghancurkan semua yang ada di hadapannya, puluhan bahkan ratusan nyawa prajurit telah menjadi korban dari keganasannya..

"Bajingan, kita akan mati!!" teriak para prajurit yang mulai frustasi.

Dengan sekali hantaman tangan besarnya, angka kematian kembali naik mencapai 50%. Beberapa prajurit memilih untuk melarikan diri dari amukan sang raja, namun ada juga yang melakukan penyerangan.

"Makhluk itu berniat melenyapkan kita semua!! Kyaaaa!!!" sebagian dari mereka nyalinya menciut.

"Whoooaaa!!!!" Hulio mulai memakan semua yang berada di jangkauannya.
Tak hanya memakan, tetapi makhluk mengerikan itu juga merobek dan mencabik prajurit yang mencoba lari.

"Percuma!! Kita akan mati olehnya!!"

Sang raja kembali menghantamkan tangannya ke tanah, membuat beberapa tanah hancur dan bergelombang.
Bruuaaakk!!! orang-orang kembali berjibaku menerima serangan monster bertangan empat tersebut.

"Gyaaahh!!!!" banyak yang tewas dan banyak yang terluka parah oleh serangan itu.

Namun tiba-tiba seseorang melesat ke arah makhluk itu, dan ternyata dia adalah Hyde.
Whuuuss..

Hyde melesat dengan dibantu gelombang sugetsunya dari telapak kaki untuk memberi hentakkan pada lesatannya. Byuuussh..

"Tidak akan kubiarkan kau melangkah lebih dari ini, makhluk menyebalkan!!"

Hulio menyadari kehadirannya, lalu tanpa berpikir panjang makhluk itu menghantamkan tinjunya tepat ke arah Hyde.
Baaammm!!

Meski tinjunya meremukkan tanah, tapi tidak dengan Hyde.. Lelaki dari klan Suichi itu menghindarinya, dan bersiap untuk melakukan lompatan supernya.

Hyde mengambil ancang-ancang dan..

"Onkai!!"

Jiiuuusshh!! dorongan gelombang kejut yang keluar dari kakinya membantu lompatan Hyde menuju lengan paling atas dari sang monster.

Tap.. Tap.. Tap..

Hyde berlari di atas lengan besar makhluk itu dan langsung menuju ke bagian vital, yaitu kepala..

"Ini dia!!" Hyde melompat tepat di bahu dekat telinga.

Hyde menyiapkan kedua tangannya, "Jisei no Uta!!"

Tepukan tangan lelaki itu menciptakan gelombang bunyi yang luar biasa. Wiiiink!!!! bunyi yang nyaring itu membuat makhluk bertangan empat itu terganggu. Makhluk itu langsung menggunakan kedua tangan paling atas untuk menutup telinganya.

"Oowwaaarrgghh!!!" sepertinya sang raja kesakitan.

"Lakukan sekarang!!" teriak Hyde sambil melompat turun dari bahu sang monster.

Lincoln telah bersiap dengan jurusnya, "Magunetto!!!"

Dengan ajaib makhluk mengerikan itu berhenti, lebih tepatnya tak mampu menggerakkan tubuhnya.

"Cepat, waktu kalian hanya beberapa detik saja!!" Lincoln memberi tanda.

"Hey, inikah ide terbaikmu Ryuga?" Hayate sedikit kesal.

"Kau jangan kesal begitu, memang inilah cara satu-satunya.."

"Tapi tidak menggendong dirimu juga!!" bentaknya.

"Sudahlah, tidak ada cara lain. Ayo cepatlah kau mulai berlari, waktu kita tidak banyak.. Hehehe.."

"Sial, senyumanmu itu memiliki makna yang berbeda.." Hayate mulai berlari sekencang kencangnya dengan menggendong Ryuga di belakang punggungnya.

Kecepatan Hayate luar biasa, sampai-sampai kepala Ryuga harus berada di bawah terkena hembusan angin yang sangat kuat.

"Uwaaa.."

"Apakah dia akan berhasil dengan posisi seperti itu?" Hyde kurang yakin.

"Aku juga meragukan hal itu.." balas Lincoln.

Hayate sampai di hadapan makhluk itu, kemudian ia melompat dan mulai melemparkan Ryuga menuju kepala si monster. Byuuussh!!!

Namun bukannya siap serang, Ryuga malah pusing di udara dengan mata berputar-putar.

"A-aa.. aahh.. kepalaku jadi pusing.."

"Kyaaaahh!?" semuanya kaget.

"Sepertinya rencana kita gagal total.."
"Yah aku setuju dengan ucapanmu.." Hyde dan Lincoln langsung drop, sedrop-dropnya.

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 62

ThE LaSt EnD
2016-08-24 14:02:19
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Princes Alien Kawai
2016-08-16 09:32:05
ryuga mengacaukan semuanya
Vor Deour
2016-03-12 00:22:06
Yang sabar ya hyde :c dan lincoln
Anique HyuUzumaki
2015-07-07 05:13:10
Ya ampun... Ryuuga bener2 baka!
yudikodo
2015-02-28 20:00:49
Tmben c4 lnjtnx bro
Elank hunter
2015-02-28 16:33:05
Keren ceritax boz...,
irvan-kun
2015-02-27 21:01:14
the last naruto nya dilanjutin dong min,,, please
yantoanam
2015-02-27 15:34:46
akhirnya keluar jg
hakim
2015-02-27 13:53:59
njirr.. Endingnya kocak bgt
ahmad
2015-02-27 11:11:09
Lanjut
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook