VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis · chat game
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Pengguna Telegram? Coba game Kampung Maifam
Beast Warriors Chapter 58

2015-01-26 - Tatzumaru > Beast Warriors
288 views | 21 komentar | nilai: 10 (1 user)

"Tempat ini bau sekali.. baunya seperti bangkai busuk.." keluh Hyde sambil menutup hidungnya.

"Dari tadi kau mengeluh terus.. saluran pembuangan memang bau.."

Lincoln dan Hyde masih menyusuri terowongan bawah tanah itu, berharap bisa menemukan jalan pintas menuju penjara bawah tanah.
Lalu setelah sekitar 10 menit menyusuri terowongan bau tersebut mereka berhenti ketika di jalan yang mereka lalui memiliki cabang.

"Kenapa ada 2 terowongan? yang benar yang mana?" Lincoln bingung harus memilih jalan yang mana.

"Lebih baik kita berpencar, agar lebih cepat!" ucap Hyde.

"Baiklah.. kita bertemu di ruangan sang raja.."

"Jaga dirimu!"

"Yah kau juga hati-hati!!"

Mereka berpencar, Lincoln ke sebelah kiri terowongan, dan Hyde ke sebelah kanan.

Sementara itu, Kororu tengah melacak keberadaan kedua temannya tersebut..

"Sudah kuduga mereka akan menuju ke tempat itu.." Kororu menemukan beberapa jejak di tanah.

"Eh!? Ini.."
"Mereka tengah di ikuti.." menyadari teman-temannya dalam bahaya, sang jendral langsung bergegas menyusul.

"Siapa yang membuntuti mereka? mungkinkah itu bangsa Warriors?" pikirnya.

"Sial, apa yang sebenarnya mereka pikirkan?"

Kororu menambah kecepatan berlarinya, berharap bisa menyusul kedua sahabat karibnya.

Kembali ke tempat Hyde berada..

"Sejauh mana terowongan ini akan membawaku?" lelaki itu terus mengikuti arah terowongan yang dipilihnya tersebut sampai akhirnya sebuah cahaya terang terlihat di depan sana yang menandakan ada sebuah jalan keluar dari tempat gelap nan lembab itu.

"Ah.. akhirnya ada jalan keluar juga.." tak mau berlama-lama, Hyde langsung menuju sumber cahaya itu.

Namun ketika lelaki itu keluar, ia benar-benar terkejut dengan apa yang ada di hadapannya.

"A-apa ini.."

Beast Warriors Chapter 58 - Teman Seperti Bintang
Penulis : Tatzumaru

Di tempat Lincoln berada, lelaki itu pun berhasil keluar dari terowongan tersebut, kini Lincoln sampai di suatu tempat yang lumayan luas seperti sebuah ruang pertemuan..

"Tempat apa ini? Kenapa tidak ada penjaga satupun disini?" pikirnya.

Lincoln mengamati ruangan itu dengan seksama, sampai akhirnya pandangan lelaki itu tertuju pada sebuah benda berbentuk kotak, sebuah peti penyimpanan berkas..

Lincoln menjadi penasaran dan langsung membuka peti tersebut.

Lincoln mengobrak-abrik isi kotak itu yang ternyata semua isinya adalah kertas catatan milik sang raja, Jarged.

"I-ini? Catatan kelahiran Erika.. kenapa ada di tempat ini?" Lincoln terkejut.

"Dia adikku.."

Sebuah suara tiba-tiba saja terdengar di belakang lelaki itu, suara yang sudah tidak asing lagi di telinganya yaitu, pangeran Hulio Garde Hill.

Mendengar suara itu, Lincoln langsung siaga.

"K-kau.. pangeran Hulio.." ucapnya kaget sambil membalikkan tubuhnya.

"Kau bilang Erika Suzura adalah adikmu!?" Lincoln tak percaya.

"Yah.. dia adalah adik kandungku.. tapi si brengsek Kashigami telah menculiknya.."

"Apa!? Semua ini hanya omong kosong saja kan?"

"Ini sebuah kenyataan, bahwa Erika adalah keturunan keluarga kami, keluarga Garde.." tegasnya.

"Aku tidak percaya dengan semua bualanmu itu.. aku tahu kalian keluarga Garde terkenal akan kelicikannya!! Aku tidak akan termakan omonganmu, sialan!!" lelaki itu tetap tak mempercayai ucapan musuhnya tersebut.

"Bukankah kau sudah lihat sendiri? Catatan kelahiran yang kau pegang itu adalah bukti nyata bahwa dia adalah adikku, putri dari ayahku.. Jarged Garde Hill."

"Maka dari itu, kembalikan Erika pada kami!!" pintanya.

Lincoln hanya bisa diam, "Benarkah.. benarkan wanita yang kusukai adalah bagian dari mereka?"

"Apa-apaan semua ini!? Apa kau tengah mengujiku Tuhan?" pikiran lelaki itu menjadi kacau, ia menjadi tidak fokus pada rencana awal.

Tetapi Lincoln berusaha untuk tetap tenang, "Dia baik-baik saja di sana! Dan asal kau tahu saja, Erika-san bahagia tinggal di desa kami.. jadi kau tak perlu mengusiknya! Kau mengerti huh!?"

"Terserah saja apa katamu.. yang jelas, jika wanita itu tak ada disini maka aku akan lebih mudah menjadi penerus ayahku, tak ada lagi tembok penghalang bagiku untuk menjadi pewaris tahta berikutnya.." jelasnya santai.

"Dasar brengsek!! Kau hanya seorang pengecut yang hanya bisa memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan!!"

"Apa kau berniat menyerangku di tempat kekuasaanku huh!? Dasar bodoh! Kau hanya menggali kuburanmu sendiri.."

Hanya dengan menjentikkan jari, kini ruangan kosong itu telah dipenuhi ratusan prajurit Warriors yang berbondong bondong masuk dan melindungi sang pangeran.

"Dasar pengecut! Sudah kuduga kau pasti akan menggunakan cara picik seperti ini untuk melawanku.. dasar manusia sampah!!" Lincoln langsung menyerang sekerumunan prajurit disana.

"Serang dia! Tapi jangan sampai mati!!" perintah Hulio pada bawahannya.

Scene berpindah keluar, di mana Kororu tengah bersembunyi sambil mengamati di sekitar benteng pertahanan bangsa Warriors..

"Aku tidak bisa merasakan sugetsu mereka berdua.. apa mungkin mereka telah masuk kedalam?"

Kororu mencoba untuk lebih mendekat ke tempat itu, "Ini aneh.. ke mana para penjaga tempat ini? Tidak mungkin sebuah benteng tak dijaga seperti ini, atau.. ini adalah perangkap?" Kororu menduga-duga.

"Tapi jika hanya berdiam diri tanpa melakukan sesuatu itu juga tidak akan menyelesaikan apapun, aku harus mengambil segala resiko.." sang jendral akhirnya mulai menyusup ke benteng pertahanan yang tak berpenjaga itu.

Kororu mengendap-endap melewati lorong-lorong yang juga sama sepinya seperti diluar tadi.

"Di sini juga sama.."

Sang jendral terus menyusuri ruangan demi ruangan di sana, tetapi tetap saja semuanya kosong tak ada seorangpun dijumpainya..

"Apa-apaan ini? Kenapa tak ada seorangpun sejauh ini? Benarkah ini perangkap atau apa?" lelaki itu malah kebingungan sendiri sambil terus menggeledah ruangan yang sangat banyak di tempat tersebut.

Kini hanya tinggal satu pintu yang berada di ujung lorong tersebut yang belum diperiksanya dan tanpa berlama-lama sang jendral pun segera membuka pintu terakhir di lorong tersebut.

"Ini pintu terakhir.. semoga mereka berada di sini.."

Perlahan pintu besar itu terbuka, dan betapa terkejutnya Kororu ketika melihat sebuah pembunuhan saat pintu itu terbuka sepenuhnya. Bukan sebuah pembunuhan biasa, melainkan temannya Hyde telah tertusuk sebilah pedang tepat di jantungnya, dan yang lebih mencengangkannya lagi ternyata yang melakukan hal itu adalah sahabat mereka sendiri yaitu Lincoln.

Lincoln menusuk jantung Hyde tepat di hadapan Hulio dan para prajurit Warriors lainnya.

"Hi-Hikaru.." gumam Kororu yang syok ketika melihat hal tersebut.

"Hikaru!! Apa yang kau lakukan!?" teriaknya.

Sementara itu, Hyde mulai kehilangan kesadaran dan keseimbangan tubuhnya membuat lelaki itu terlempar dari jendela dan terjun bebas dari menara tinggi itu hingga jatuh ke laut..

Byuuurr!!!

"Hyde!!!" teriak sang jendral histeris.

"Apa yang kau lakukan pada sahabat kita huh!! Ada apa denganmu Hikaru!!"

Lincoln hanya diam, lelaki itu hanya diam dengan kepala menunduk.

Tiba-tiba Hulio menghampiri Lincoln dan meraih pundaknya, "Sekarang dia adalah bagian dari kami.. Apa kau juga mau bergabung bersamanya atau bersama temanmu yang malang tadi, jendral Kororu?" ucapnya dengan nada ejekan.

"Aku tidak bicara padamu brengsek!! Aku bicara pada Hikaru!! Jawab aku Hikaru!!" teriaknya.

"Cepat jawab pertanyaan orang itu Lincoln! Biar dia dengar dari mulutmu sendiri.." perintah Hulio sambil melepas tangan yang berada di bahunya.

"Jelaskan padaku, apa yang kau lakukan barusan pada Hyde, Hikaru!?"

"Pergilah dari sini, sebelum aku juga membunuhmu.." sahutnya.

"A-apa!? K-kau!?" lelaki itu tak mampu berkata-kata setelah mendengar ucapan teman yang sudah dianggapnya sebagai keluarganya sendiri.

"Sial!! Ternyata kata-katamu dulu hanya omong kosong bahwa teman seperti bintang, meski tak selalu terlihat tapi akan selalu ada!!!" Kororu melesat ke arah Lincoln yang hanya berdiri diam sejak tadi.

"Bunuh dia!!" Hulio memerintahkan prajuritnya untuk menyerang sang jendral.

"Yeaaahh!!!!" semua prajurit di ruangan itu menyerbu Kororu.

Batts!! Batts!! Batts!! Kororu mementalkan beberapa dari mereka, kini sang jendral berada di hadapan Lincoln tapi bukannya menyerangnya, sang jendral malah berbelok menuju jendela tempat Hyde terjatuh tadi dan langsung melompat dari sana.

"Jangan biarkan dia lolos, cepat turun ke bawah!!" teriak Hulio.

Semuanya bergegas keluar dari ruangan tersebut dengan menuruni tangga di sebelah kiri mereka. Semuanya turun kecuali Hulio dan Lincoln yang masih berada di sana.

"Bagus kau menuruti semua perintahku, kini kau resmi kuangkat menjadi jendral.." bisik Hulio sambil berjalan meninggalkannya mematung di ruangan itu sendirian.

"Kuharap kau menepati janjimu.." ucap Lincoln.

Hulio hanya tersenyum lalu tanpa mengatakan apapun ia pergi begitu saja.

Di udara, Kororu masih melesat jatuh menuju laut..

"Teman seperti bintang katamu?"

"Heh.. itu hanya omong kosong bagiku.." ucapnya dalam hati.

Byuuurr!! tubuh Kororu tenggelam ke dasar lautan.

"Kau tenang saja Hyde.. kau tidak akan sendirian, aku akan menemanimu.." Kororu memejamkan kelopak matanya sambil terus menuju ke dasar lautan yang gelap itu.

"Sampai bertemu di alam sana, teman.."

Flashback berakhir..

Kembali ke masa sekarang, di mana Hulio yang telah mampu menggabungkan dua gen berbeda menjadi satu yang tengah bersiap menghantamkan serangannya pada Kororu yang saat ini tengah dalam keadaan kritis, terbaring tak berdaya di atas tanah dengan lubang di dadanya yang membuat keadaan jendral Beast utara itu semakin menyedihkan.

"Akan kukirim kau menemui Hyde di neraka!!" Hulio bersiap melesatkan serangan terakhirnya pada Kororu.

"Jangan!!!!" teriak Ryuga dan yang lainnya.

"Hentikan!!" teriak Igna yang juga telah sampai di tempat itu. Namun karena jaraknya terlalu jauh, ia tak mampu untuk menyelamatkan tepat waktu.

"Sial, aku tidak akan sempat untuk menolongnya.." umpatnya.

Di sisi sang jendral, ia terlihat telah pasrah dengan apa yang akan terjadi pada dirinya..

"Mungkin memang harusnya waktu itu aku telah menyusulmu.. tapi meski terlambat, aku juga akan menyusulmu sekarang teman.." Kororu memejamkan kedua matanya, pertanda ia telah siap mati saat ini juga.

"Dan maafkan aku.. maaf karena aku tidak bisa menjaga Erika untukmu.."

"Matilah kau!!!!"

Duuaaarrr!!!!! Hulio menghantamkan tinjunya hingga menciptakan asap dan ledakan yang cukup besar di sana.

"Kororu-sensei!!!!!" teriak Ryuga dan yang lainnya setelah sebelumnya dihempaskan oleh sang raja sangat jauh.

Saat asap tebal memudar, ternyata serangan sang raja telah di tahan oleh dua orang lelaki di sana..

"Si-siapa mereka?" tanya Kinousuke yang tidak bisa melihat jelas akibat jarak yang begitu jauh dari tempat mereka.

"Bu-bukankah mereka.." Igna mengenali dua sosok yang menyelamatkan Kororu dari kematian itu.

"I-ini mustahil.." pikirnya.

"Apa yang kau pikirkan, jendral?"

"K-kau.." Kororu terkejut ketika melihat kedua sosok pria yang menyelamatkan nyawanya tersebut.

"Hikaru.. Hyde.."

"Belum saatnya jendral sehebat dirimu mati.." ucap Hyde.

"Bukankah teman seperti bintang?" tanya Lincoln.

"Yah, meski tak selalu terlihat, tapi akan selalu ada.." lanjut Kororu.

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 59

ThE LaSt EnD
2016-08-24 11:22:43
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Shilaexs
2016-08-16 08:58:15
mmh sangat menarik. Next read
Vor Deour
2016-03-10 17:28:23
Udah ketebak. Tapi, kenapa selalu pengen dibaca ya ?.:v
Anique HyuUzumaki
2015-07-06 16:56:45
What happen?? Apa yg terjadi? Ok, next aja deh...
Dadang yg terluka
2015-02-16 08:05:47
Mna nech
Phantom Alicia
2015-02-08 14:20:50
Neto na jg d lnjtin donk..
hokage putra
2015-02-07 07:45:08
Apeeeeeeeekkkkk teeeeeeenaaannn
Rio D.Roy
2015-02-06 12:46:40
Beast warriors keren bro, .
Phantom Alicia
2015-02-05 16:15:39
Kyaaaa, masih idup! Lanjutkan kak!
Anggi
2015-01-27 19:50:41
di tunggu kelanjutanya.paling suka cuma critanya beast warior
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook