VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Beast Warriors Chapter 55

2014-12-18 - Tatzumaru > Beast Warriors
268 views | 14 komentar | nilai: 10 (1 user)

Hulio terbaring penuh luka tak mampu bergerak disana setelah sebelumnya menerima jurus andalan dari Kororu, jendral beast bagian utara tersebut.

Di sisa-sisa tenaganya, Hulio mulai berbicara pada sang jendral yang masih berdiri tegap di hadapannya.

"Sungguh menyedihkan.." ucapnya tiba-tiba.

"Apanya yang menyedihkan?"

"Kehidupan kalian bertiga.."

Perlahan tubuh yang dipenuhi luka-luka mulai beregenerasi sendiri, memulihkan luka yang diterima sang raja.

"Kehidupanmu, Lincoln, dan Hyde.." lanjutnya.

"Kehidupan yang dipenuhi dengan kebohongan, musuh dalam selimut, percintaan yang memuakan, persahabatan palsu yang menjijikkan. Aku sangat ingin muntah ketika Lincoln menceritakan kehidupan kalian padaku, dia berbicara seolah-olah anak yang paling malang di dunia kejam ini, tapi justru hal itulah yang membuatku sangat muak.."

"Tapi aku mencoba berpura-pura baik dan peduli di hadapannya, agar aku bisa memanfaatkannya untuk kepentinganku.."

"Apa!!" Kororu geram.

"Demi penelitian dan sebuah percobaan yang aku kembangkan sendiri, aku memiliki sebuah ide yang sangat cemerlang dengan memanfaatkan lelaki itu. Aku menerimanya karena aku membutuhkan sedikit sempel Genetik dari tubuhnya.."

"K-kau!!" sang jendral semakin geram.

"Aku bereksperimen untuk mendapatkan sebuah persilangan langka dari kedua jenis Gen yang berbeda.."

"Aku menjadikan tubuhku sendiri untuk menjadi wadah dari penampungan Gen yang telah kucampur dan kukembangkan dengan cara menyuntikkannya kedalam tubuhku."

"Apa yang sedang kau bicarakan huh!? Aku sama sekali tidak mengerti?" ucap Kororu.

"Aku mengambil sedikit sempel darah Lincoln dan kugabungkan dengan darahku dan beberapa ramuan untuk menyatukannya agar bisa bercampur. Dengan ilmu kedokteran, aku menyuntikkan percobaan itu kedalam tubuhku.."

"Untuk beberapa saat memang sulit untuk mengontrolnya, tapi setelah beberapa hari aku dimasukkan kedalam tabung berisi cairan sugetsu buatan, aku mulai mampu untuk mengendalikan tubuhku lagi.."

"Ternyata kau hanya memanfaatkan Hikaru untuk kepentingan pribadimu saja.."

"Dengan bercampurnya dua Gen berbeda di dalam tubuhku, kini aku bisa menggunakan keistimewaan masing-masing dari Gen tersebut.."

Hulio sembuh total, lelaki itu mulai berdiri dengan di iringi luapan sugetsu yang mulai menyebar dari dalam tubuhnya.

"Apa kau masih bisa bicara ketika kau melihat ini?" luapan sugetsu hitam itu semakin kuat hingga di setiap langkah kaki yang dihentakkannya menciptakan cekungan-cekungan di permukaan tanah yang dilewati olehnya.

Entah bagaimana Hulio telah mencekik lawan bertarungnya itu dengan tangan yang dipenuhi luapan sugetsu hitam yang terus saja berkobar bagaikan api..

"Kau lihat sendiri, kan? Menjawab pertanyaanku saja kau tak mampu.." sang raja mencekik leher sang jendral begitu kuat.

Hulio mulai menunjukkan taring yang mulai keluar dari mulutnya.

"I-ini!?" Kororu kaget.

"Dua gen yang bergabung menjadi satu.."

Mata sang raja berubah warna, "Akulah Beast Warriors.."

Beast Warriors Chapter 55 - Beast Warriors
Penulis : Tatzumaru

Panah itu tepat mengenai kepala Draken, seolah-olah terlihat sesosok bayangan besar yang tengah memegang trisula dan menusukkannya tepat di kepala makhluk itu..

Jbatts!! kepala naga tersebut mulai membeku.

"Poseidon?" Vida tercengang.

Sosok Poseidon hanya sekilas saja dan kini telah lenyap ditiup angin..

"Apakah tadi itu.. Dewa Poseidon?" gumam yang lainnya.

Perlahan seluruh bagian tubuh makhluk itu benar-benar membeku, menjadi sebuah patung naga es.

Juno mendarat setelah melakukan serangan terakhirnya dan mulai berteriak pada Ryuga..

"Hey cepat kau serang dia!! Jangan hanya berdiam diri disana saja!!"

"A-ah.. aku lupa.." kemudian Ryuga langsung berlari dengan membentangkan Cerberus di tangannya.

"Kinousuke, Ryu, Juno, Taki, Teo, Hayate, Tatsuya dan semuanya.." Ryuga terus berlari, sugetsu biru mulai menyebar di sisi tajam pedang besarnya.

"Mereka jauh lebih kuat dari sebelumnya, tapi aku.." kecepatan Ryuga bertambah.

"Aku selalu tertinggal satu tingkat di bawah teman-temanku.." Ryuga memutarkan Cerberus sambil terus berlari.

"Aku benar-benar payah.. anak yang tidak berguna.. aku hanya mempermalukan nama besar dari klan Suichi.." bukan hanya Cerberus yang mengeluarkan sugetsu, kini seluruh tubuh anak itu pun teraliri sugetsu yang berkobar.

"Tapi.. aku akan berusaha sekuat tenagaku untuk berjuang demi bangsaku.. bangsa kami semua.." Ryuga mengayunkan pedangnya.

"Ayah.. ibu.. aku berjanji demi nyawaku.. aku akan membawa kakak kembali menjadi bagian dari klan kita.. klan Suichi.."

"Ryuga.." gumam Vida.

"Kau teman pertama dan yang terbaik, Ryuga!!" ucap Kinousuke.

"Meski dulu kau dan aku adalah rival, tapi sesungguhnya.. aku mengagumimu, Ryuga.." kata Ryu.

"Kau menyatukan kami, Ryuga.. sebenarnya aku berpikir kau tidak tertinggal satu tingkat di bawah kami.. tapi, kaulah yang telah berada satu tingkat di atas kami.." ucap Juno dalam hati.

"Breakers!!!"

Tebasan sugetsu dari Cerberus benar-benar dahsat, Draken terbelah menjadi dua dan saat ujung pedang itu menyentuh tanah membuat permukaannya hancur berkeping-keping. Tak hanya itu, saking dahsyat serangan tersebut, tebasan Cerberus sampai mengenai bukit batu hingga hancur berhamburan.

Jblaaarr!!!!!!!!!!!!

Seluruh orang di penjuru desa terkejut akibat ledakan itu.

"Ledakan apa itu!?" teriak orang-orang yang berada di tempat pengungsian yang berada di gua dalam hutan yang terletak di dataran tinggi.

"Apa yang terjadi disana?" teriak yang lain.

"Ledakan itu dari mereka atau dari musuh?" seorang anggota pengevakuasi resah.

Salah seorang anggota lainnya menangkap kegelisahan temannya itu dan mulai bertanya kepada lelaki yang tengah risau tersebut.

"Apa kau tidak apa-apa, Teo?" ucapnya.

Ternyata lelaki itu Teo, salah satu teman Ryuga dan yang lainnya.

"Aku tidak apa-apa.. aku hanya khawatir pada mereka.." jelasnya.

"Mereka akan baik-baik saja, mereka semua itu sudah bertambah kuat, mereka takkan dikalahkan dengan mudah.." anggota tim pengevakuasi mencoba menenangkan Teo.

"Ya aku tahu mereka kuat, tapi.. aku hanya takut akan kehilangan teman seperti dulu.." ucapnya.

"Aku tidak boleh berdiam diri saja, aku harus melakukan sesuatu.. aku tak mau menyesal nantinya.." Teo berlari keluar gua.

"Jangan Teo!!" teriak tim pengevakuasi lainnya.

Tapi Teo telah berlari meninggalkan tempat itu..

"Tunggu aku teman-teman.." gumam dalam hatinya.

Kembali lagi ke tempat Kororu berada..

Rambut Hulio memanjang, memanjang dan terus memanjang hingga menyentuh tanah. Kemudian rambut panjangnya itu mengeras, menjadi duri-duri tajam di punggung lelaki tersebut..

Tak hanya itu, ternyata rambut duri itu pun tumbuh di pipi dan dahinya, wajahnya semakin terlihat menyeramkan dengan hiasan duri tersebut.

"Se-seekor landak?" pikir Kororu yang masih berusaha melepaskan tangan sang raja di lehernya.

"Inilah mode Beast Warriors.." pungkasnya.

"Tubuhku akan tetap seperti manusia, namun menyerupai Beast-mode.. inilah yang dinamakan evolusi.." sang raja bersiap dengan tangan berdurinya.

Tubuh penuh duri itu tiba-tiba teraliri listrik hitam, Hulio benar-benar berhasil menggabungkan dua gen berbeda menjadi satu di dalam tubuhnya.

"Aku akan mengirimmu ke tempat Hyde berada, yaitu.." Hulio bersiap menyerang menggunakan tangan berdurinya.

"Di neraka!!!" Batts!!!!!

"Gyaaahh.."

Tangan sang raja menembus dada sang jendral, benar-benar tembus hingga kebelakang..

"Bagaimana rasanya ada lubang di dadamu, jendral?"

"Uaaaggh!!" darah berceceran ke mana-mana.

Hulio mencabutnya dengan paksa, lalu menendang tubuh sang jendral hingga terpental dan terjungkal penuh darah.

Bruuuaaakk!!! Kororu rebah di atas tanah tak berkutik.

"Sampaikan salamku pada raja neraka." ucapnya.

Scene berpindah ke tempat Shin dan yang lainnya..

Setelah sebelumnya Sigami mengaktifkan jurusnya, kini jendral Warriors utara itu berubah menjadi monster mengerikan. Tanah di sekitarnya terangkat dan menempel pada tubuhnya hingga menjadi raksasa tanah dengan tinggi 2 meter lebih dan beratnya mencapai 200 kilo.

"Apa-apaan ini!?" gumam Shin syok.

"Dia melapisi tubuhnya dengan tanah!!" jelas Rikky.

Di sisi Ranma dan Yajiruma, merekapun terkejut dengan perubahan pada wujud Sigami..

"Jurus apa itu!?" ucap kaget Ranma.

"Dia berubah menjadi monster.." Yajiruma sama kagetnya.

"Itu adalah kemampuan kami, bukan hanya kalian saja yang bisa berubah wujud, tapi kamipun bisa berubah menjadi monster dari elemen yang kami miliki.." jelas Jeckel.

Lelaki itu mulai mengobarkan api di seluruh tubuhnya, "Bersiaplah untuk merasakan kekuatan kami yang sebenarnya!!"

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 56

ThE LaSt EnD
2016-08-24 08:12:26
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Aerilyn Chan Kawai
2016-08-16 08:31:44
next read
Vor Deour
2016-03-07 18:14:02
Fantastic Four Karena nggak ada job lagi. Jadi 2 diantara mereka malah ikutan jadi tokoh di Beast Warrior
Anique HyuUzumaki
2015-06-26 03:52:17
Tatsuya kok gak ada kabarnya yah??
Rio D.Roy
2015-02-06 12:43:17
Beast warriors keren bro, .
Sunrise
2014-12-23 23:02:24
Keren ceritanya (y)
Samut
2014-12-21 10:26:03
Smngat mas broo ,lama ga komen nih n jngan kngen ya ,wkwkwkkkk
yudikodo
2014-12-20 09:49:08
wahh... Klh telak pskn beast
Tsuki-kun
2014-12-19 21:13:04
Klimaks
Indra
2014-12-19 11:21:15
Pertarungan masih berlanjut.. Pihak musuh mulai menunjukan taringnya.. Akankah ryuga dkk bisa mengatasinya.. Kita tunggu kelanjutan nya .. Hehe.. Lanjut abang boz...
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook