VersiTeks.com
Selain membaca versi teks anime dan manga, di sini kalian juga bisa membaca dan mengirim cerita karangan kalian sendiri, baik itu yang berupa cerita berseri, cerpen (oneshot), atau fanfiction.
login · register · kirim cerita · setting · kuis
home · versi teks · cerita karangan · oneshot · fanfiction · jadwal rilis


Silakan login atau register jika belum memiliki akun untuk menikmati berbagai fitur khusus di situs ini serta akses tanpa iklan-iklan yang mengganggu.
Like Halaman Baru KOPBI, Official Komik One Piece Bahasa Indonesia, selain itu palsu :D
Beast Warriors Chapter 52

2014-11-29 - Tatzumaru > Beast Warriors
277 views | 14 komentar | nilai: 10 (1 user)

Prajurit bayangan masih terus menghisap jiwa orang-orang disana. Beberapa prajurit yang ada di bawah naungan Igna mulai berjatuhan satu persatu setelah prajurit bayangan menyerap jiwa mereka..

"Tsuki!!!" teriak lelaki itu.

Igna berlari, jendral bagian barat itu mengamuk setelah beberapa prajuritnya ambruk.

Igna bersiap menyerang, namun lelaki itu ditarik oleh Satoshi karena salah satu makhluk bayangan hampir menyerap jiwanya. Satt!!

Bersamaan dengan itu, Ryuga menangkap makhluk itu dengan tangan bayangan miliknya. Grap!!

"Woooaaakkh!!" suara makhluk itu.

Ryuga menarik prajurit bayangan tersebut menuju ke arahnya.

"Bantulah aku sekali lagi.."

"Berikan kekuatanmu padaku iblis merah!!"

Ryuga menjulurkan tangan kanannya ke depan kemudian secara perlahan tangan kanan anak itu mulai berubah menjadi tangan dari sang iblis merah, Dextra.

Bayangan sang iblis Dextra muncul di belakang anak itu dan mengikuti semua gerakan yang dilakukan oleh Ryuga, Dextra bagaikan menjadi bayangan anak berambut putih tersebut.

"A-apa itu!?" Igna terkejut, karena baru kali ini ia melihat yang seperti itu di depan matanya.

"Ternyata dia berhasil menguasai tangan iblis merah.." Satoshi sama kagetnya.

Tangan iblis Ryuga mengeluarkan sugetsu merahnya, membentuk sebuah tangan merah raksasa untuk menangkap makhluk bayangan itu. Batts!!

Ryuga berhasil menangkapnya, lalu Ryuga bersiap untuk menyerap makhluk itu menggunakan tangan iblis merahnya.

"Yosh!!! Berhasil.." teriak senang prajurit yang lain yang berada di sana.

"Woooaaarrkh!!!" makhluk bayangan tadi seperti merasa kesakitan setelah Ryuga menangkapnya.

"Aku tahu, kau yang asli.." Ryuga mulai menyerap sugetsu hitam dari prajurit bayangan tersebut.

Tubuh makhluk itu mulai tersedot masuk kedalam tangan anak itu. "Haaaaahh!!!!!"

"Dextra Red Hand!! Woooaaahh!!!!!"

Beast Warriors Chapter 52 - Kebenaran
Penulis : Tatzumaru

Makhluk bermata tiga itu benar-benar terserap oleh tangan iblis, hingga habis tak tersisa sama sekali.

"Yeaah!! Ryuga berhasil menyerapnya!!" teriak senang para prajurit.

"Fufufu.. dia murid bodohku!!" Satoshi kegirangan dengan ekspresi konyolnya.

"Apa-apaan orang ini?" pikir Igna yang ada di samping lelaki itu.

Satoshi memasang pose sambil menunjuk ke atas, tepat ke arah Draken. "Bwahahaha!! Sekarang tinggal kita panggang kadal terbang itu!!"

"Paman ini semakin aneh saja.." pikir Igna.

Setelah yang asli terserap oleh Ryuga, semua makhluk bayangan yang lainnya lenyap menjadi asap hitam.

"Apa yang telah terjadi di bawah, kenapa prajurit bayanganku menghilang?" sang raja menyadarinya.

"Kau telah berakhir, Hulio!!"

Buuaaakk!!! Karena lengah, sang raja mendapat pukulan di pipinya yang dilesatkan Kinousuke.

"Uagh!!" serangan itu membuat Hulio meneteskan darah segar dari mulutnya.

Belum sempat lelaki itu memalingkan wajahnya, Kinousuke kembali melesatkan tinjunya hingga sang raja terjatuh untuk yang kedua kalinya. Jbuuuaaakk!!!!

"Gyaaahh!!" erangnya.

Dan tanpa memberi sedikitpun kesempatan, Kinousuke sudah mencekik Hulio menggunakan tangan kirinya. Tap.

"!!?"

Tanpa menunggu, anak itu mulai melayangkan pukulan bertubi-tubi dengan tangan kanannya. Batts!! Batts!! Batts!!

Sang raja tak mampu berbuat banyak, ia menerima semua serangan di wajahnya, hingga darah semakin mengalir deras sampai-sampai membasahi tangan Kinousuke juga.

Hulio tidak membiarkannya begitu saja, lelaki itu melesatkan tinju petirnya, membuat anak itu terpental. Jbraaatts!!

"Ukh!!" Kinousuke terlempar jatuh dari atas naga karena begitu kuatnya tinju petir yang diterimanya.

"Cuh!!" Hulio meludahkan darah dari mututnya yang mulai mengganggu.

"Akan kubunuh kau, sialan!!" lelaki itu terjun dari naganya, berniat membalas anak itu.

Hulio bersiap melancarkan petirnya, tapi kali ini petirnya berwarna hitam, ia telah menggabungkan elemen petirnya dengan sugetsu hitam di tangannya.

"Burakku Tenmetsu!!"

Lelaki itu sukses mengenai perut Kinousuke, dan menghantamkan anak itu ke daratan begitu keras.

Duuaaarrr!!!! Mereka menghantam tanah begitu keras hingga menimbulkan tekanan udara yang begitu luar biasa disana.

Kinousuke terkapar dengan luka serius, sementara sang raja berdiri di hadapannya, bersiap menghantamkan petir hitam di tangannya sekali lagi..

"Aku akan mengakhirinya sekarang.." Hulio benar-benar menghantamkan serangan petir hitamnya dan ledakan tekananpun kembali terjadi di tempat mereka. Booommm!!!!!

"Gaaahh!!!!!" kali ini Kinousuke mengeluarkan banyak darah setelah menerima pukulan keras dari sang raja.

"Kinousuke!!!" Ryuga berlari dan menghempaskan sang raja menggunakan tinju bayangan peledak miliknya.

Hulio terlempar berguling-guling sangat jauh terkena ledakan anak itu..

"Kinousuke!!! Apa kau tidak apa-apa!? Jawab aku, jangan hanya diam!!!" teriaknya.

"Uh.. aku tidak apa-apa.. uhukk!!"

"Tidak apa-apa apanya? Kau mengeluarkan darah banyak sekali!!" Ryuga menutupi luka anak itu menggunakan tangannya.

Namun meski anak itu menutup luka temannya tersebut, tetap saja darah keluar dari sela-sela jari tangan karena darah yang keluar benar-benar banyak.

"Sial!! Kalau terus seperti ini, kau bisa mati kehabisan darah.." Ryuga panik.

"Sudah Ryuga.. aku tidak apa-apa, kau hadapi saja orang itu.. biarkan aku istirahat sejenak!" ujar anak itu lemah.

"Aku tidak akan meninggalkanmu dengan luka seperti ini!!" Ryuga berusaha menutup luka anak itu dengan kedua tangannya.

Ryu turun, ia menghampiri kedua temannya tersebut. "Kinousuke, apa kau terluka?"

"Kau tidak perlu mengkhawatirkan aku, kau fokus saja untuk mengalahkan musuh kita.. Uh.." Kinousuke menahan rasa sakit yang di dapatnya.

"Hey Ryu.. apakah tidak ada seseorang yang mampu menggunakan sihir penyembuh?" tanya Ryuga.

"Semua orang telah diungsikan ke tempat yang aman, tak ada seorangpun dari anggota medis disini, semuanya telah di evakuasi.." jelasnya.

"Sial!!" ucapnya.

Lalu Ryuga teringat akan sesuatu, "Oh iya, dia bisa menggunakan sihir medis.."

"Dia? Dia siapa maksudmu?" Ryu tak mengerti.

"Nanti kau juga tahu.."

Ryuga mulai berkonsentrasi untuk mengirim sinyal Beast pada Hayate yang lumayan agak jauh dari tempat mereka sekarang.

"I-ini Ryuga.." Hayate menerima panggilan itu.

"Hayate, apa kau masih hidup?" tanyanya.

"Sial, kau menyumpahiku mati ya!?" bentaknya.

"Ahahaha.. maaf aku hanya bercanda.." jawabnya tanpa dosa.

"Dasar kau! Ada apa kau menghubungiku hah!? Saat ini aku terlalu sibuk untuk mengobrol denganmu tahu!!"

"Aku cuma mau tanya, apa Vida bersamamu?"

"Yah, memang ada apa?"

"Suruh dia datang kemari!! Ada yang terluka parah!!"

"Baik!!" lalu hubungan merekapun terputus.

Hayate dan Vida masih sibuk melawan Lincoln disana..

"Hey Vida, cepat kau menuju tempat Ryuga!!"

"Ada apa?" balasnya.

"Ada seseorang yang terluka, dia membutuhkan ahli medis sekarang.."

"Tapi kau?"

"Aku bisa mengatasinya.." tegasnya.

"Baiklah, berhati-hatilah!" ucapnya sebelum pergi.

Setelah gadis itu pergi, kini hanya tinggal mereka berdua di tempat itu, saling berhadapan bersiap melanjutkan pertarungan yang tertunda tadi.

"Kali ini kita seimbang, ayo lanjutkan.. Hikaru-sensei!!" ucap anak itu penuh percaya diri.

Di tempat lain, pertarungan antara Jin dan Taki masih berlanjut..

Taki menebas bahu kiri lawannya, Jin terluka setelah menerima sayatan sang ahli pedang.

"Aku sudah tahu semua jurusmu.." gumam Taki.

Di sisi lain desa, tepatnya tempat pertempuran master Shin beserta anggota Five tiger juga masih berlangsung dengan sengit..

Jeckel menggunakan serangan apinya ke arah Yajiruma dan Ranma. Namun mereka mampu menghindar dan balik menyerang.

Di sisi Sigami, jendral Warriors utara itu melesatkan balok-balok tanahnya, namun sama seperti yang lainnya, dua anggota Five Tiger terkuat itu mampu menghindari semuanya, malahan dengan mudah Rikky menghancurkan balokan-balokan tanah itu dengan pukulannya..

Kembali ke tempat sang raja..

Setelah sebelumnya ia terlempar karena serangan peledak Ryuga, kini sang raja telah dihadang oleh Kororu..

"Dasar sampah.."

"Eh!?"

"Iya, kalian itu bagaikan sampah yang mengotori dunia ini.." Hulio mempertegas ucapannya.

"Apa kau tahu siapa yang telah membunuh teman baikmu huh?"

"Kau yang telah membunuhnya, brengsek!!" Kororu geram sebab sang raja kembali mengungkit masa lalunya.
Sang jendral mengepalkan tangannya.

"Dari dulu kau berfikir bahwa akulah yang telah membunuhnya?"

"Yah! Kau adalah seorang bajingan pengecut yang derajatnya lebih rendah dari binatang!!" emosi Kororu mulai memuncak.

"Gahahaha.. memang benar bangsa kamilah yang telah membunuhnya.. tapi asal kau tahu saja, bukan aku orang yang telah membunuhnya.." ucapnya.

"Apa maksudmu!?"

"Yang telah membunuh sahabat terbaikmu Hidegaya adalah.."

Kororu penasaran dengan jawaban Hulio. Jendral Beast utara itu menunggu pernyataan yang akan lawannya katakan..

"Pelakunya adalah teman kalian juga, yaitu.."

"Lincoln Hikaru.."

Bersambung ke Beast Warriors Chapter 53

ThE LaSt EnD
2016-08-24 08:10:48
ku beri nilai 10 dan kutinggalkan jejak renungan "Mayat".
Vor Deour
2016-03-03 00:40:15
Rupanya musuh dalam selimur ya ?
Kecebong Anyut
2016-02-26 09:03:42
Hahaha... Lincoln, kau itu sirik melulu samapai orang
Anique HyuUzumaki
2015-06-25 13:49:43
Hm... makin ke dpn, makin seru! Lanjutkan!
Siddhi
2014-12-18 05:07:20
lanjut!
zimaro
2014-12-14 10:02:26
Missy numpang lewat
Aditya iraz
2014-12-03 10:24:42
Lanjutkan
de.zero
2014-12-02 06:20:55
lanjutkan bro,.. lanjut,..
Elank hunter
2014-11-29 18:25:50
Di tunggu kanjutanx boz..
Phantom Alicia
2014-11-29 15:12:49
Sugoii banget.. Lanjutkan kak..
Baca Semua Komentar dan Balasan
daftar user · online · daftar penulis
halaman awal · group facebook